Puasa
Sunan Darimi | Hadits No. : 1690
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ حَسَّانَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ حَمْزَةَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ الْحَارِثِ الذِّمَارِيُّ عَنْ أَبِي أَسْمَاءَ الرَّحَبِيِّ عَنْ ثَوْبَانَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ صِيَامُ شَهْرٍ بِعَشَرَةِ أَشْهُرٍ وَسِتَّةِ أَيَّامٍ بَعْدَهُنَّ بِشَهْرَيْنِ فَذَلِكَ تَمَامُ سَنَةٍ يَعْنِي شَهْرَ رَمَضَانَ وَسِتَّةَ أَيَّامٍ بَعْدَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Hassan} telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Hamzah} telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Al Harits Adz Dzimari} dari {Abu Asma`Ar Rahabi} dari {Tsauban}, bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Berpuasa satu bulan sama dengan sepuluh bulan, dan enam hari setelahnya sama dengan dua bulan, maka dengan begitu sempurnalah satu tahun. Yaitu puasa bulan Ramadan dan enam hari setelahnya.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1691
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ فُضَيْلٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ إِسْحَقَ عَنْ النُّعْمَانِ بْنِ سَعْدٍ قَالَ جَاءَ رَجُلٌ إِلَى عَلِيٍّ فَسَأَلَهُ عَنْ شَهْرٍ يَصُومُهُ فَقَالَ لَهُ عَلِيٌّ مَا سَأَلَنِي أَحَدٌ عَنْ هَذَا بَعْدَ إِذْ سَمِعْتُ رَجُلًا سَأَلَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّ شَهْرٍ يَصُومُهُ مِنْ السَّنَةِ فَأَمَرَهُ بِصِيَامِ الْمُحَرَّمِ وَقَالَ إِنَّ فِيهِ يَوْمًا تَابَ اللَّهُ عَلَى قَوْمٍ وَيَتُوبُ فِيهِ عَلَى قَوْمٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Sa’id} telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Fudhail} dari {‘Abdurrahman bin Ishaq} dari {An Nu’man bin Sa’d} berkata, “Seorang laki-laki datang menemui Ali dan bertanya kepadanya tentang bulan untuk ia berpuasa. Lalu {Ali} berkata kepadanya, “Tidak ada seorangpun yang bertanya kepadaku tentang itu hingga saat ini, semenjak aku mendengar seorang laki-laki bertanya kepada Nabi saw., yaitu bulan apakah yang sebaiknya ia berpuasa dalam setahun?” Kemudian beliau memerintahkan dia agar berpuasa pada bulan Muharram. Beliau bersabda: “Sungguh, pada bulan ini ada satu hari dimana Allah telah memberikan taubat kepada suatu kaum dan akan memberi taubat kepada suatu kaum.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1692
أَخْبَرَنَا زَيْدُ بْنُ عَوْفٍ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ عُمَيْرٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ الْمُنْتَشِرِ عَنْ حُمَيْدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ شَهْرِ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الَّذِي تَدْعُونَهُ الْمُحَرَّمَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Zaid bin ‘Auf} telah menceritakan kepada kami {Abu ‘Awanah} dari {Abdul Malik bin ‘Umair} dari {Muhammad bin Al Muntasyir} dari {Humaid bin ‘Abdurrahman} dari {Abu Hurairah}, bahwa Nabi saw. bersabda: “Sebaik-baik puasa setelah Ramadan adalah puasa pada bulan Allah yang kalian sebut Muharram.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1693
حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ وَأَخْبَرَنَا يَحْيَى بْنُ حَسَّانَ أَخْبَرَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ أَبِي بِشْرٍ عَنْ حُمَيْدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْحِمْيَرِيِّ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ شَهْرِ رَمَضَانَ الْمُحَرَّمُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Nu’aim}, dan telah mengabarkan kepada kami {Yahya bin Hassan} telah mengabarkan kepada kami {Abu ‘Awanah} dari {Abu Bisyr} dari {Humaid bin ‘Abdurrahman Al Humairi} dari {Abu Hurairah}, bahwa Nabi saw. bersabda: “Sebaik-baik puasa setelah Ramadan adalah puasa Muharram.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1694
أَخْبَرَنَا سَهْلُ بْنُ حَمَّادٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي بِشْرٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّهُ قَالَ قَدِمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَدِينَةَ وَالْيَهُودُ يَصُومُونَ يَوْمَ عَاشُورَاءَ فَسَأَلَهُمْ فَقَالُوا هَذَا الْيَوْمُ الَّذِي ظَهَرَ فِيهِ مُوسَى عَلَى فِرْعَوْنَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْتُمْ أَوْلَى بِمُوسَى فَصُومُوهُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Sahl bin Hammad} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Abu Bisyr} dari {Sa’id bin Jubair} dari {Ibnu Abbas}, bahwa ia berkata, “Rasulullah saw. datang ke Madinah sementara orang-orang Yahudi sedang berpuasa ‘Asyura`, maka beliau pun bertanya kepada mereka. Mereka lalu menjawab, “Ini adalah hari kemenangan Musa atas Fir’aun.” Kemudian Rasulullah saw. bersabda: “Kalian lebih berhak terhadap Musa, maka berpuasalah pada hari tersebut.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1695
أَخْبَرَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ الْمَجِيدِ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي ذِئْبٍ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَصُومُ يَوْمَ عَاشُورَاءَ وَيَأْمُرُنَا بِصِيَامِهِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {‘Ubaidullah bin Abdul Majid} telah menceritakan kepada kami {Ibnu Abu Dzi` b} dari {Az Zuhri} dari {‘Urwah} dari {Aisyah}, bahwa Nabi saw. berpuasa pada hari ‘Asyura` dan memerintahkan kami agar berpuasa pada bulan tersebut.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1696
أَخْبَرَنَا أَبُو عَاصِمٍ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي عُبَيْدٍ عَنْ سَلَمَةَ بْنِ الْأَكْوَعِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَعَثَ يَوْمَ عَاشُورَاءَ رَجُلًا مِنْ أَسْلَمَ إِنَّ الْيَوْمَ يَوْمُ عَاشُورَاءَ فَمَنْ كَانَ أَكَلَ أَوْ شَرِبَ فَلْيُتِمَّ بَقِيَّةَ يَوْمِهِ وَمَنْ لَمْ يَكُنْ أَكَلَ أَوْ شَرِبَ فَلْيَصُمْهُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abu ‘Ashim} dari {Yazid bin Abu ‘Ubaid} dari {Salamah bin Al Akwa’}, bahwa Nabi saw. pada hari ‘Asyura` mengutus seorang laki-laki dari Bani Aslam agar mengatakan, “Sesungguhnya hari ini adalah hari ‘Asyura`, barangsiapa telah makan atau minum hendaknya ia menyempurnakan seluruh harinya, dan barangsiapa belum makan atau minum hendaknya ia berpuasa.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1697
أَخْبَرَنَا يَعْلَى عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَقَ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هَذَا يَوْمُ عَاشُورَاءَ كَانَتْ قُرَيْشٌ تَصُومُهُ فِي الْجَاهِلِيَّةِ فَمَنْ أَحَبَّ مِنْكُمْ أَنْ يَصُومَهُ فَلْيَصُمْهُ وَمَنْ أَحَبَّ مِنْكُمْ أَنْ يَتْرُكَهُ فَلْيَتْرُكْهُ وَكَانَ ابْنُ عُمَرَ لَا يَصُومُهُ إِلَّا أَنْ يُوَافِقَ صِيَامَهُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ya’la} dari {Muhammad bin Ishaq} dari {Nafi’} dari {Ibnu Umar} ia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Ini adalah hari ‘Asyura`, pada masa Jahiliyah orang-orang Quraisy berpuasa pada hari tersebut. Maka barangsiapa di antara kalian ingin berpuasa hendaklah ia berpuasa, dan barangsiapa di antara kalian ingin meninggalkan puasa hendaklah ia meninggalkannya.” Dan Ibnu Umar tidak berpuasa pada hari itu kecuali jika bertepatan dengan puasa yang biasa ia lakukan.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1698
أَخْبَرَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا شُعَيْبُ بْنُ إِسْحَقَ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَ يَوْمُ عَاشُورَاءَ يَوْمًا تَصُومُهُ قُرَيْشٌ فِي الْجَاهِلِيَّةِ فَلَمَّا قَدِمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَدِينَةَ صَامَهُ وَأَمَرَ بِصِيَامِهِ حَتَّى إِذَا فُرِضَ رَمَضَانُ كَانَ رَمَضَانُ هُوَ الْفَرِيضَةُ وَتُرِكَ يَوْمُ عَاشُورَاءَ فَمَنْ شَاءَ صَامَهُ وَمَنْ شَاءَ تَرَكَهُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abdul Wahhab bin Sa’id} telah menceritakan kepada kami {Syu’aib bin Ishaq} dari {Hisyam bin ‘Urwah} dari {Ayahnya} dari {Aisyah} ia berkata, “Hari ‘Asyura` adalah hari yang orang-orang Quraisy dahulu berpuasa padanya pada masa Jahiliyah. Kemudian tatkala Rasulullah saw. datang ke Madinah beliau berpuasa pada hari itu dan memerintahkan agar berpuasa padanya, hingga ketika telah diwajibkan puasa Ramadan maka puasa Ramadan adalah yang diwajibkan dan puasa ‘Asyura` ditinggalkan. Barangsiapa berkehendak ia boleh puasa dan barangsiapa tidak berkehendak ia boleh meninggalkannya.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1699
أَخْبَرَنَا وَهْبُ بْنُ جَرِيرٍ حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ عُلَيٍّ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمُ عَرَفَةَ وَأَيَّامُ التَّشْرِيقِ عِيدُنَا أَهْلَ الْإِسْلَامِ وَهِيَ أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Wahb bin Jarir} telah menceritakan kepada kami {Musa bin Ali} dari {Ayahnya} dari {‘Uqbah bin ‘Amir} ia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Hari ‘Arafah dan hari-hari Tasyriq adalah hari raya kita sebagai orang Islam, dan hari-hari tersebut adalah hari makan dan minum.”