Shalat

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sahih Muslim | Hadits No. : 688

حَدَّثَنَا شَيْبَانُ بْنُ فَرُّوخَ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ الْوَلِيدِ أَبِي بِشْرٍ عَنْ أَبِي الصِّدِّيقِ النَّاجِيِّ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقْرَأُ فِي صَلَاةِ الظُّهْرِ فِي الرَّكْعَتَيْنِ الْأُولَيَيْنِ فِي كُلِّ رَكْعَةٍ قَدْرَ ثَلَاثِينَ آيَةً وَفِي الْأُخْرَيَيْنِ قَدْرَ خَمْسَ عَشْرَةَ آيَةً أَوْ قَالَ نِصْفَ ذَلِكَ وَفِي الْعَصْرِ فِي الرَّكْعَتَيْنِ الْأُولَيَيْنِ فِي كُلِّ رَكْعَةٍ قَدْرَ قِرَاءَةِ خَمْسَ عَشْرَةَ آيَةً وَفِي الْأُخْرَيَيْنِ قَدْرَ نِصْفِ ذَلِكَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Syaiban bin Farrukh} telah menceritakan kepada kami {Abu ‘Awanah} dari {Manshur} dari {al-Walid Abi Bisyr} dari {Abu ash-Shiddiq an-Naji} dari {Abu Sa’id al-Khudri} “Bahwa Nabi saw. dahulu membaca dua rakaat pertama dari shalat zhuhur pada setiap rakaat kira-kira tiga puluh ayat, dan pada dua rakaat berikutnya kira-kira lima belas ayat -atau dia mengatakan setengah dari hal tersebut-. Sedangkan dua rakaat pertama dari shalat ashar maka pada setiap rakaat sekedar bacaan lima belas ayat dan pada dua rakaat lainnya sekedar setengah dari hal tersebut.”

Sahih Muslim | Hadits No. : 689

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى أَخْبَرَنَا هُشَيْمٌ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ عُمَيْرٍ عَنْ جَابِرِ بْنِ سَمُرَةَأَنَّ أَهْلَ الْكُوفَةِ شَكَوْا سَعْدًا إِلَى عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ فَذَكَرُوا مِنْ صَلَاتِهِ فَأَرْسَلَ إِلَيْهِ عُمَرُ فَقَدِمَ عَلَيْهِ فَذَكَرَ لَهُ مَا عَابُوهُ بِهِ مِنْ أَمْرِ الصَّلَاةِ فَقَالَ إِنِّي لَأُصَلِّي بِهِمْ صَلَاةَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا أَخْرِمُ عَنْهَا إِنِّي لَأَرْكُدُ بِهِمْ فِي الْأُولَيَيْنِ وَأَحْذِفُ فِي الْأُخْرَيَيْنِ فَقَالَ ذَاكَ الظَّنُّ بِكَ أَبَا إِسْحَقَحَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ وَإِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ عَنْ جَرِيرٍ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ عُمَيْرٍ بِهَذَا الْإِسْنَادِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Yahya} telah mengabarkan kepada kami {Husyaim} dari {Abdul Malik bin Umair} dari {Jabir bin Samurah} “Bahwa penduduk Kufah mengadukan {Sa’ad} kepada Umar bin al-Khaththab lalu mereka menyebutkan sebagian dari (kejelekan) shalatnya. Lalu Umar mengirim utusan kepadanya. Utusan tersebut menghadapnya dan menceritakan celaan penduduk Kufah tentang shalatnya. Maka Sa’ad menjawab, ‘aku shalat mengimami mereka dengan shalat (yang dilakukan) Rasulullah saw.m. Saya tidak menguranginya. aku memanjangkannya pada dua rakaat pertama, dan memendekkan dua rakaat lainnya.’ Dia berkata, ‘(Berarti) itu hanyalah prasangka buruk mereka terhadapmu wahai Abu Ishaq’.” Telah menceritakan kepada kami {Qutaibah bin Sa’id} dan {Ishaq bin Ibrahim} dari {Jarir} dari {Abdul Malik bin Umair} dengan isnad ini.

Sahih Muslim | Hadits No. : 690

و حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي عَوْنٍ قَالَ سَمِعْتُ جَابِرَ بْنَ سَمُرَةَ قَالَقَالَ عُمَرُ لِسَعْدٍ قَدْ شَكَوْكَ فِي كُلِّ شَيْءٍ حَتَّى فِي الصَّلَاةِ قَالَ أَمَّا أَنَا فَأَمُدُّ فِي الْأُولَيَيْنِ وَأَحْذِفُ فِي الْأُخْرَيَيْنِ وَمَا آلُو مَا اقْتَدَيْتُ بِهِ مِنْ صَلَاةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ ذَاكَ الظَّنُّ بِكَ أَوْ ذَاكَ ظَنِّي بِكَو حَدَّثَنَا أَبُو كُرَيْبٍ حَدَّثَنَا ابْنُ بِشْرٍ عَنْ مِسْعَرٍ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ وَأَبِي عَوْنٍ عَنْ جَابِرِ بْنِ سَمُرَةَ بِمَعْنَى حَدِيثِهِمْ وَزَادَ فَقَالَ تُعَلِّمُنِي الْأَعْرَابُ بِالصَّلَاةِ
Terjemahan: Dan telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin al-Mutsanna} telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman bin Mahdi} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Abu ‘Aun} dia berkata, Saya mendengar {Jabir bin Samurah} berkata, “Umar berkata kepada {Sa’ad}, ‘Penduduk Kufah telah mengadukan segala tindakanmu hingga masalah shalat.’ Dia menjawab, ‘Adapun saya, maka saya memanjangkan dua rakaat pertama dan memendekkan dua rakaat lainnya. Dan aku tidak menyingkiri sesuatu yang telah saya ikuti dari (cara) shalat Rasulullah saw.m.’ Maka Umar berkata, ‘Itu semuanya hanyalah prasangka terhadapmu saja -atau itu hanya prasangkaku terhadapmu saja’.” Dan telah menceritakan kepada kami {Abu Kuraib} telah menceritakan kepada kami {Ibnu Bisyr} dari {Mis’ar} dari {Abdul Malik} dan {Abu ‘Aun} dari {Jabir bin Samurah} semakna dengan hadits mereka. Dan dia menambahkan, “Kaum Badui telah mengajarkanku shalat.”

Sahih Muslim | Hadits No. : 691

حَدَّثَنَا دَاوُدُ بْنُ رُشَيْدٍ حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ يَعْنِي ابْنَ مُسْلِمٍ عَنْ سَعِيدٍ وَهُوَ ابْنُ عَبْدِ العَزِيزِ عَنْ عَطِيَّةَ بْنِ قَيْسٍ عَنْ قَزْعَةَ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَلَقَدْ كَانَتْ صَلَاةُ الظُّهْرِ تُقَامُ فَيَذْهَبُ الذَّاهِبُ إِلَى الْبَقِيعِ فَيَقْضِي حَاجَتَهُ ثُمَّ يَتَوَضَّأُ ثُمَّ يَأْتِي وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الرَّكْعَةِ الْأُولَى مِمَّا يُطَوِّلُهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Dawud bin Rusyaid} telah menceritakan kepada kami {al-Walid, yaitu Ibnu Muslim} dari {Sa’id yaitu Ibnu Abdul Aziz} dari {Athiyyah bin Qais} dari {Qaz’ah} dari {Abu Sa’id al-Khudri} dia berkata, “Sungguh shalat zhuhur dikumandangkan iqamah, maka seseorang pergi ke al-Baqi’, lalu menunaikan hajatnya, kemudian berwudhu, kemudian dia mendatangi (shalat jama’ah) sedangkan Rasulullah saw. masih pada raka’at pertama yang beliau panjangkan.”

Sahih Muslim | Hadits No. : 692

و حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ حَاتِمٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ صَالِحٍ عَنْ رَبِيعَةَ قَالَ حَدَّثَنِي قَزْعَةُ قَالَأَتَيْتُ أَبَا سَعِيدٍ الْخُدْرِيَّ وَهُوَ مَكْثُورٌ عَلَيْهِ فَلَمَّا تَفَرَّقَ النَّاسُ عَنْهُ قُلْتُ إِنِّي لَا أَسْأَلُكَ عَمَّا يَسْأَلُكَ هَؤُلَاءِ عَنْهُ قُلْتُ أَسْأَلُكَ عَنْ صَلَاةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ مَا لَكَ فِي ذَاكَ مِنْ خَيْرٍ فَأَعَادَهَا عَلَيْهِ فَقَالَ كَانَتْ صَلَاةُ الظُّهْرِ تُقَامُ فَيَنْطَلِقُ أَحَدُنَا إِلَى الْبَقِيعِ فَيَقْضِي حَاجَتَهُ ثُمَّ يَأْتِي أَهْلَهُ فَيَتَوَضَّأُ ثُمَّ يَرْجِعُ إِلَى الْمَسْجِدِ وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الرَّكْعَةِ الْأُولَى
Terjemahan: Dan telah menceritakan kepadaku {Muhammad bin Hatim} telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman bin Mahdi} dari {Muawiyah bin Shalih} dari {Rabi’ah} dia berkata, telah menceritakan kepadaku {Qaz’ah} dia berkata, “Saya mendatangi {Abu Sa’id al-Khudri}, dan dia dalam keadaan dikelilingi banyak orang. Ketika manusia telah berpencar darinya, maka aku berkata, ‘ aku tidak akan menanyakan kepadamu sesuatu yang ditanyakan oleh manusia lainnya.’ Aku berkata lagi, ‘Aku menanyakan kepadamu tentang shalat Rasulullah saw.m.’ Maka dia menjawab, ‘Kamu tidak memiliki kebaikan sedikit pun dalam masalah shalat (bila dibandingkan dengan shalat beliau karena panjangnya shalat tersebut) ‘. Lalu dia mengulangi pertanyaan tersebut kepadanya, maka dia menjawab, “Dahulu shalat zhuhur diiqamatkan, lalu salah seorang dari kami pergi ke al-Baqi’ (tempat buang hajat dekat Madinah) lalu dia menunaikan hajatnya, kemudian dia mendatangi keluarganya, lalu berwudhu, kemudian dia kembali ke masjid Nabawi, tetapi Rasulullah saw. masih berada pada rakaat pertama’.”

Sahih Muslim | Hadits No. : 693

و حَدَّثَنَا هَارُونُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا حَجَّاجُ بْنُ مُحَمَّدٍ عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ قَالَ ح و حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ رَافِعٍ وَتَقَارَبَا فِي اللَّفْظِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ قَالَ سَمِعْتُ مُحَمَّدَ بْنَ عَبَّادِ بْنِ جَعْفَرٍ يَقُولُ أَخْبَرَنِي أَبُو سَلَمَةَ بْنُ سُفْيَانَ وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْمُسَيَّبِ الْعَابِدِيُّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ السَّائِبِ قَالَصَلَّى لَنَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الصُّبْحَ بِمَكَّةَ فَاسْتَفْتَحَ سُورَةَ الْمُؤْمِنِينَ حَتَّى جَاءَ ذِكْرُ مُوسَى وَهَارُونَ أَوْ ذِكْرُ عِيسَى مُحَمَّدُ بْنُ عَبَّادٍ يَشُكُّ أَوْ اخْتَلَفُوا عَلَيْهِ أَخَذَتْ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَعْلَةٌ فَرَكَعَ وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ السَّائِبِ حَاضِرٌ ذَلِكَوَفِي حَدِيثِ عَبْدِ الرَّزَّاقِ فَحَذَفَ فَرَكَعَ وَفِي حَدِيثِهِ وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَمْرٍو وَلَمْ يَقُلْ ابْنِ الْعَاصِ
Terjemahan: Dan telah menceritakan kepada kami {Harun bin Abdullah} telah menceritakan kepada kami {Hajjaj bin Muhammad} dari {Ibnu Juraij} dia berkata, –lewat jalur periwayatan lain– dan telah menceritakan kepadaku {Muhammad bin Rafi’} dan keduanya berdekatan dalam lafazh tersebut, telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} telah mengabarkan kepada kami {Ibnu Juraij} dia berkata, saya mendengar {Muhammad bin ‘Abbad bin Ja’far} berkata, telah mengabarkan kepadaku {Abu Salamah bin Sufyan} dan {Abdullah bin Amru bin al-‘Ash} serta {Abdullah bin al-Musayyab al-‘Abidi} dari {Abdullah bin as-Saib} dia berkata, “Nabi saw. shalat shubuh mengimami kami di Makkah, lalu beliau membukanya dengan membaca surat al-Mukminin (Qad aflaha al-mukminin) hingga sampai pada penyebutan Musa dan Harun atau penyebutan Isa, -Muhammad bin Abbd ragu-ragu atau mereka berselisih padanya- maka mulailah Nabi saw. suaranya serak, lalu beliau rukuk.” Dan Abdullah bin as-Sa’ib hadir pada peristiwa tersebut. Dan dalam hadits Abdurrazzaq, “Lalu beliau menghentikan bacaannya, lalu rukuk.” Sedangkan dalam haditsnya, “Dan Abdullah bin Amru, dan bukan Ibnu al-Ash.”

Sahih Muslim | Hadits No. : 694

حَدَّثَنِي زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ قَالَ ح و حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ ح و حَدَّثَنِي أَبُو كُرَيْبٍ وَاللَّفْظُ لَهُ أَخْبَرَنَا ابْنُ بِشْرٍ عَنْ مِسْعَرٍ قَالَ حَدَّثَنِي الْوَلِيدُ بْنُ سَرِيعٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ حُرَيْثٍأَنَّهُ سَمِعَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقْرَأُ فِي الْفَجْرِ وَاللَّيْلِ إِذَا عَسْعَسَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepadaku {Zuhair bin Harb} telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Sa’id} dia berkata –lewat jalur periwayatan lain– dan telah menceritakan kepada kami {Abu Bakar bin Abi Syaibah} telah menceritakan kepada kami {Waki’} –lewat jalur periwayatan lain– dan telah menceritakan kepadaku {Abu Kuraib} dan lafazh tersebut miliknya, telah mengabarkan kepada kami {Ibnu Bisyr} dari {Mis’ar} dia berkata, telah menceritakan kepadaku {al-Walid bin Sari’} dari {Amru bin Huraits} bahwasanya dia mendengar Nabi saw. membaca dalam shalat shubuh, ‘Wallaili idza ‘as’as’.”

Sahih Muslim | Hadits No. : 695

حَدَّثَنِي أَبُو كَامِلٍ الْجَحْدَرِيُّ فُضَيْلُ بْنُ حُسَيْنٍ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ زِيَادِ بْنِ عِلَاقَةَ عَنْ قُطْبَةَ بْنِ مَالِكٍ قَالَصَلَّيْتُ وَصَلَّى بِنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَرَأَ ق وَالْقُرْآنِ الْمَجِيدِ حَتَّى قَرَأَ{ وَالنَّخْلَ بَاسِقَاتٍ }قَالَ فَجَعَلْتُ أُرَدِّدُهَا وَلَا أَدْرِي مَا قَالَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepadaku {Abu Kamil al-Jahdari Fudhail bin Husain} telah menceritakan kepada kami {Abu ‘Awanah} dari {Ziyad bin ‘Ilaqah} dari {Quthbah bin Malik} dia berkata, “Saya shalat, dan Rasulullah saw. mengimami kami, lalu beliau membaca, ‘Qaf wal Qur’an al-Majid’ hingga beliau membaca, ‘Wannakhla Basiqat’.” Dia berkata, “Saya mengulang-ulangnya, namun aku tidak mengetahui apa yang dia katakan.”

Sahih Muslim | Hadits No. : 696

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا شَرِيكٌ وَابْنُ عُيَيْنَةَ ح و حَدَّثَنِي زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ زِيَادِ بْنِ عِلَاقَةَ عَنْ قُطْبَةَ بْنِ مَالِكٍسَمِعَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقْرَأُ فِي الْفَجْرِ{ وَالنَّخْلَ بَاسِقَاتٍ لَهَا طَلْعٌ نَضِيدٌ }
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakar bin Abi Syaibah} telah menceritakan kepada kami {Syarik} dan {Ibnu Uyainah} –lewat jalur periwayatan lain– dan telah menceritakan kepadaku {Zuhair bin Harb} telah menceritakan kepada kami {Ibnu Uyainah} dari {Ziyad bin ‘Ilaqah} dari {Quthbah bin Malik}, “Dia mendengar Nabi saw. membaca dalam shalat shubuh, ‘Wannakhla Basiqat Laha Thal’ Nadhid’.”

Sahih Muslim | Hadits No. : 697

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُعَنْ زِيَادِ بْنِ عِلَاقَةَ عَنْ عَمِّهِ أَنَّهُ صَلَّى مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الصُّبْحَ فَقَرَأَ فِي أَوَّلِ رَكْعَةٍ{ وَالنَّخْلَ بَاسِقَاتٍ لَهَا طَلْعٌ نَضِيدٌ }وَرُبَّمَا قَالَ ق
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Basysyar} telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Ziyad bin ‘Ilaqah} dari {pamannya} “Bahwasanya dia shalat shubuh bersama Rasulullah saw.m, maka beliau membaca pada rakaat pertama, ‘Wannakhla Basiqat Laha Thal’ Nadhid’ -dan boleh jadi beliau membaca, ‘Qaf’.”