Shalat

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sahih Muslim | Hadits No. : 738

حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ مَنْصُورٍ وَأَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَزُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ قَالُوا حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ أَخْبَرَنِي سُلَيْمَانُ بْنُ سُحَيْمٍ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَعْبَدٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَكَشَفَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ السِّتَارَةَ وَالنَّاسُ صُفُوفٌ خَلْفَ أَبِي بَكْرٍ فَقَالَ أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّهُ لَمْ يَبْقَ مِنْ مُبَشِّرَاتِ النُّبُوَّةِ إِلَّا الرُّؤْيَا الصَّالِحَةُ يَرَاهَا الْمُسْلِمُ أَوْ تُرَى لَهُ أَلَا وَإِنِّي نُهِيتُ أَنْ أَقْرَأَ الْقُرْآنَ رَاكِعًا أَوْ سَاجِدًا فَأَمَّا الرُّكُوعُ فَعَظِّمُوا فِيهِ الرَّبَّ عَزَّ وَجَلَّ وَأَمَّا السُّجُودُ فَاجْتَهِدُوا فِي الدُّعَاءِ فَقَمِنٌ أَنْ يُسْتَجَابَ لَكُمْقَالَ أَبُو بَكْرٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ سُلَيْمَانَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَيُّوبَ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ جَعْفَرٍ أَخْبَرَنِي سُلَيْمَانُ بْنُ سُحَيْمٍ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَعْبَدِ بْنِ عَبَّاسٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبَّاسٍ قَالَ كَشَفَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ السِّتْرَ وَرَأْسُهُ مَعْصُوبٌ فِي مَرَضِهِ الَّذِي مَاتَ فِيهِ فَقَالَ اللَّهُمَّ هَلْ بَلَّغْتُ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ إِنَّهُ لَمْ يَبْقَ مِنْ مُبَشِّرَاتِ النُّبُوَّةِ إِلَّا الرُّؤْيَا يَرَاهَا الْعَبْدُ الصَّالِحُ أَوْ تُرَى لَهُ ثُمَّ ذَكَرَ بِمِثْلِ حَدِيثِ سُفْيَانَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Sa’id bin Manshur} dan {Abu Bakar bin Abi Syaibah} serta {Zuhair bin Harb} mereka berkata, telah menceritakan kepada kami {Sufyan bin Uyainah} telah mengabarkan kepadaku {Sulaiman bin Suhaim} dari {Ibrahim bin Abdullah bin Ma’bad} dari {Bapaknya} dari {Ibnu Abbas} dia berkata, “Rasulullah saw.m membuka tirai penutup, sedangkan manusia bershaf-shaf di belakang Abu Bakar, maka beliau bersabda, ‘Wahai manusia, tidak tersisa dari pemberi kabar kenabian melainkan mimpi yang baik yang dilihat oleh seorang muslim atau diperlihatkan kepadanya. Ketahuilah, aku dilarang untuk membaca al-Qur’an dalam keadaan rukuk atau sujud. Adapun rukuk maka agungkanlah Rabb azza wa jalla, sedangkan sujud, maka berusahalah bersungguh-sungguh dalam doa, sehingga layak dikabulkan untukmu’.” {Abu Bakar} berkata, telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Sulaiman} telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Ayyub} telah menceritakan kepada kami {Ismail bin Ja’far} telah mengabarkan kepadaku {Sulaiman bin Suhaim} dari {Ibrahim bin Abdullah bin Ma’bad bin Abbas} dari {Bapaknya} dari {Abdullah bin Abbas} dia berkata, “Rasulullah saw.m membuka tirai penutup, sedangkan kepalanya diikat, itu terjadi ketika sakitnya yang menyebabkan wafatnya, lalu beliau bersabda, ‘Ya Allah, apakah aku telah menyampaikan, -beliau ulang tiga kali- sesungguhnya tidak tersisa dari pemberi kabar kenabian melainkan mimpi yang baik, yang dilihat oleh seorang muslim atau diperlihatkan kepadanya’. Kemudian beliau menyebutkan seperti hadits Sufyan.”

Sahih Muslim | Hadits No. : 739

حَدَّثَنِي أَبُو الطَّاهِرِ وَحَرْمَلَةُ قَالَا أَخْبَرَنَا ابْنُ وَهْبٍ عَنْ يُونُسَ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ قَالَ حَدَّثَنِي إِبْرَاهِيمُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ حُنَيْنٍ أَنَّ أَبَاهُ حَدَّثَهُ أَنَّهُ سَمِعَ عَلِيَّ بْنَ أَبِي طَالِبٍ قَالَنَهَانِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ أَقْرَأَ رَاكِعًا أَوْ سَاجِدًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepadaku {Abu ath-Thahir} dan {Harmalah} keduanya berkata, telah mengabarkan kepada kami {Ibnu Wahb} dari {Yunus} dari {Ibnu Syihab} dia berkata, telah menceritakan kepadaku {Ibrahim bin Abdullah bin Hunain} bahwa {bapaknya} telah menceritakan kepadanya bahwa dia mendengar {Ali bin Abi Thalib} berkata, “Rasulullah saw.m melarangku untuk membaca (al-Qur’an) dalam keadaan rukuk atau sujud.”

Sahih Muslim | Hadits No. : 740

و حَدَّثَنَا أَبُو كُرَيْبٍ مُحَمَّدُ بْنُ الْعَلَاءِ حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ عَنْ الْوَلِيدِ يَعْنِي ابْنَ كَثِيرٍ حَدَّثَنِي إِبْرَاهِيمُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ حُنَيْنٍ عَنْ أَبِيهِ أَنَّهُ سَمِعَ عَلِيَّ بْنَ أَبِي طَالِبٍ يَقُولُانَهَانِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ قِرَاءَةِ الْقُرْآنِ وَأَنَا رَاكِعٌ أَوْ سَاجِدٌ
Terjemahan: Dan telah menceritakan kepada kami {Abu Kuraib Muhammad bin al-‘Ala’} telah menceritakan kepada kami {Abu Usamah} dari {al-Walid, yaitu Ibnu Katsir} telah menceritakan kepadaku {Ibrahim bin Abdullah bin Hunain} dari {Bapaknya} bahwasanya dia mendengar {Ali bin Abi Thalib} berkata, “Rasulullah saw.m melarangku dari membaca al-Qur’an ketika saya sedang rukuk atau sujud.”

Sahih Muslim | Hadits No. : 741

و حَدَّثَنِي أَبُو بَكْرِ بْنُ إِسْحَقَ أَخْبَرَنَا ابْنُ أَبِي مَرْيَمَ أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ أَخْبَرَنِي زَيْدُ بْنُ أَسْلَمَ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ حُنَيْنٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ أَنَّهُ قَالَنَهَانِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْقِرَاءَةِ فِي الرُّكُوعِ وَالسُّجُودِ وَلَا أَقُولُ نَهَاكُمْ
Terjemahan: Dan telah menceritakan kepadaku {Abu Bakar bin Ishaq} telah mengabarkan kepada kami {Ibnu Abi Maryam} telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} telah mengabarkan kepadaku {Zaid bin Aslam} dari {Ibrahim bin Abdullah bin Hunain} dari {Bapaknya} dari {Ali bin Abi Thalib} bahwa dia berkata, “Rasululah saw.m melarangku dari membaca (al-Qur’an) pada saat rukuk dan sujud. Dan aku tidak mengatakan, ‘Beliau melarang kalian’.”

Sahih Muslim | Hadits No. : 742

حَدَّثَنَا زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ وَإِسْحَقُ قَالَا أَخْبَرَنَا أَبُو عَامِرٍ الْعَقَدِيُّ حَدَّثَنَا دَاوُدُ بْنُ قَيْسٍ حَدَّثَنِي إِبْرَاهِيمُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ حُنَيْنٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ عَلِيٍّ قَالَنَهَانِي حِبِّي صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ أَقْرَأَ رَاكِعًا أَوْ سَاجِدًاحَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى قَالَ قَرَأْتُ عَلَى مَالِكٍ عَنْ نَافِعٍ ح و حَدَّثَنِي عِيسَى بْنُ حَمَّادٍ الْمِصْرِيُّ أَخْبَرَنَا اللَّيْثُ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ قَالَ ح و حَدَّثَنِي هَارُونُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي فُدَيْكٍ حَدَّثَنَا الضَّحَّاكُ بْنُ عُثْمَانَ قَالَ ح و حَدَّثَنَا الْمُقَدَّمِيُّ حَدَّثَنَا يَحْيَى وَهُوَ الْقَطَّانُ عَنْ ابْنِ عَجْلَانَ ح و حَدَّثَنِي هَارُونُ بْنُ سَعِيدٍ الْأَيْلِيُّ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ حَدَّثَنِي أُسَامَةُ بْنُ زَيْدٍ قَالَ ح و حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَيُّوبَ وَقُتَيْبَةُ وَابْنُ حُجْرٍ قَالُوا حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ يَعْنُونَ ابْنَ جَعْفَرٍ أَخْبَرَنِي مُحَمَّدٌ وَهُوَ ابْنُ عَمْرٍو قَالَ ح و حَدَّثَنِي هَنَّادُ بْنُ السَّرِيِّ حَدَّثَنَا عَبْدَةُ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَقَ كُلُّ هَؤُلَاءِ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ حُنَيْنٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَلِيٍّ ح إِلَّا الضَّحَّاكَ وَابْنَ عَجْلَانَ فَإِنَّهُمَا زَادَا عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ عَلِيٍّ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كُلُّهُمْ قَالُوا نَهَانِي عَنْ قِرَاءَةِ الْقُرْآنِ وَأَنَا رَاكِعٌ وَلَمْ يَذْكُرُوا فِي رِوَايَتِهِمْ النَّهْيَ عَنْهَا فِي السُّجُودِ كَمَا ذَكَرَ الزُّهْرِيُّ وَزَيْدُ بْنُ أَسْلَمَ وَالْوَلِيدُ بْنُ كَثِيرٍ وَدَاوُدُ بْنُ قَيْسٍ و حَدَّثَنَاه قُتَيْبَةُ عَنْ حَاتِمِ بْنِ إِسْمَعِيلَ عَنْ جَعْفَرِ بْنِ مُحَمَّدٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ الْمُنْكَدِرِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ حُنَيْنٍ عَنْ عَلِيٍّ وَلَمْ يَذْكُرْ فِي السُّجُودِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Zuhair bin Harb} dan {Ishaq} keduanya berkata, telah mengabarkan kepada kami {Abu Amir al-‘Aqadi} telah menceritakan kepada kami {Dawud bin Qais} telah menceritakan kepadaku {Ibrahim bin Abdullah bin Hunain} dari {Bapaknya} dari {Ibnu Abbas} dari {Ali} dia berkata, “Kekasihku saw.m melarangku untuk membaca (al-Qur’an) dalam keadaan rukuk atau sujud.” Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Yahya} dia berkata, Saya membaca di hadapan {Malik} dari {Nafi’} –Lewat jalur periwayatan lain–, dan telah menceritakan kepadaku {Isa bin Hammad al-Mishri} telah menceritakan kepada kami {al-Laits} dari {Yazid bin Abi Habib} dia berkata, –Lewat jalur periwayatan lain– dan telah menceritakan kepadaku {Harun bin Abdullah} telah menceritakan kepada kami {Ibnu Abi Fudaik} telah menceritakan kepada kami {adh-Dhahhak bin Utsman} dia berkata, –Lewat jalur periwayatan lain– dan telah menceritakan kepada kami {al-Muqaddami} telah menceritakan kepada kami {Yahya, dan dia adalah al-Qaththan} dari {Ibnu ‘Ajlan} –Lewat jalur periwayatan lain– dan telah menceritakan kepadaku {Harun bin Sa’id al-Aili} telah menceritakan kepada kami {Ibnu Wahb} telah menceritakan kepadaku {Usamah bin Zaid} dia berkata, –Lewat jalur periwayatan lain– dan telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Ayyub} dan {Qutaibah} serta {Ibnu Hujr} mereka berkata, telah menceritakan kepada kami {Ismail mereka memaksudkan Ibnu Ja’far} telah mengabarkan kepadaku {Muhammad, dan dia adalah Ibnu Amru} dia berkata, –Lewat jalur periwayatan lain– dan telah menceritakan kepadaku {Hannad bin as-Sari} telah menceritakan kepada kami {‘Abdah} dari {Muhammad bin Ishaq} semuanya meriwayatkan dari {Ibrahim bin Abdullah bin Hunain} dari {Bapaknya} dari {Ali} –Lewat jalur periwayatan lain– kecuali {adh-Dhahhak} dan {Ibnu ‘Ajlan} sesungguhnya keduanya menambahkan dari {Ibnu Abbas} dari {Ali} dari Nabi saw.m semuanya berkata, “Beliau melarangku dari membaca al-Qur’an, sedangkan saya dalam keadaan rukuk.” Dan mereka tidak menyebutkan dalam riwayat mereka larangan darinya pada saat sujud sebagaimana telah disebutkan az-Zuhri, Zaid bin Aslam, al-Walid bin Katsir, dan Dawud bin Qais. Dan telah menceritakannya kepada kami {Qutaibah} dari {Hatim bin Ismail} dari {Ja’far bin Muhammad} dari {Muhammad bin al-Munkadir} dari {Abdullah bin Hunain} dari {Ali} dan dia tidak menyebutkan dalam sujud.

Sahih Muslim | Hadits No. : 743

و حَدَّثَنِي عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي بَكْرِ بْنِ حَفْصٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ حُنَيْنٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّهُ قَالَنُهِيتُ أَنْ أَقْرَأَ وَأَنَا رَاكِعٌلَا يَذْكُرُ فِي الْإِسْنَادِ عَلِيًّا
Terjemahan: Dan telah menceritakan kepadaku {Amru bin Ali} telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Abu Bakar bin Hafsh} dari {Abdullah bin Hunain} dari {Ibnu Abbas} bahwasanya dia berkata, “Saya dilarang untuk membaca (al-Qur’an, sedangkan saya dalam keadaan rukuk.” Dan dia tidak menyebutkan Ali dalam sanad tersebut.

Sahih Muslim | Hadits No. : 744

و حَدَّثَنَا هَارُونُ بْنُ مَعْرُوفٍ وَعَمْرُو بْنُ سَوَّادٍ قَالَا حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ وَهْبٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ الْحَارِثِ عَنْ عُمَارَةَ بْنِ غَزِيَّةَ عَنْ سُمَيٍّ مَوْلَى أَبِي بَكْرٍ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا صَالِحٍ ذَكْوَانَ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَقْرَبُ مَا يَكُونُ الْعَبْدُ مِنْ رَبِّهِ وَهُوَ سَاجِدٌ فَأَكْثِرُوا الدُّعَاءَ
Terjemahan: Dan telah menceritakan kepada kami {Harun bin Ma’ruf} dan {Amru bin Sawwad} keduanya berkata, telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Wahb} dari {Amru bin al-Harits} dari {Umarah bin Ghaziyyah} dari {Sumai, maula Abu Bakar} bahwasanya dia mendengar {Abu Shalih Dzakwan} bercerita dari {Abu Hurairah ra} bahwa Rasulullah saw.m bersabda, “Keadaan seorang hamba yang paling dekat dari Rabbnya adalah ketika dia sujud, maka perbanyaklah doa.”

Sahih Muslim | Hadits No. : 745

و حَدَّثَنِي أَبُو الطَّاهِرِ وَيُونُسُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى قَالَا أَخْبَرَنَا ابْنُ وَهْبٍ أَخْبَرَنِي يَحْيَى بْنُ أَيُّوبَ عَنْ عُمَارَةَ بْنِ غَزِيَّةَ عَنْ سُمَيٍّ مَوْلَى أَبِي بَكْرٍ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقُولُ فِي سُجُودِهِ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي ذَنْبِي كُلَّهُ دِقَّهُ وَجِلَّهُ وَأَوَّلَهُ وَآخِرَهُ وَعَلَانِيَتَهُ وَسِرَّهُ
Terjemahan: Dan telah menceritakan kepadaku {Abu ath-Thahir} dan {Yunus bin Abdul A’la} keduanya berkata, telah mengabarkan kepada kami {Ibnu Wahb} telah mengabarkan kepadaku {Yahya bin Ayyub} dari {Umarah bin Ghaziyyah} dari {Sumai, maula Abu Bakar} dari {Abu Shalih} dari {Abu Hurairah Radhiyallahu’anhu} bahwa Rasulullah saw.m dalam sujudnya mengucapkan do’a, “Allahummaghfirli Dzanbi Kullahu Diqqahu Wajullahu Wa Awwalahu Wa Akhirahu Wa ‘Alaniyatahu Wa Sirrahu (Ya Allah, ampunilah semua dosa-dosaku, yang kecil maupun yang besar, yang awal maupun yang akhir, dan yang terang-terangan maupun yang sembunyi-sembunyi).”

Sahih Muslim | Hadits No. : 746

حَدَّثَنَا زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ وَإِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ زُهَيْرٌ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ أَبِي الضُّحَى عَنْ مَسْرُوقٍ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُكْثِرُ أَنْ يَقُولَ فِي رُكُوعِهِ وَسُجُودِهِ سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ رَبَّنَا وَبِحَمْدِكَ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي يَتَأَوَّلُ الْقُرْآنَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Zuhair bin Harb} dan {Ishaq bin Ibrahim} Zuhair berkata, telah menceritakan kepada kami {Jarir} dari {Manshur} dari {Abu adh-Dhuha} dari {Masruq} dari {Aisyah} dia berkata, “Dahulu Rasulullah memperbanyak dalam rukuk dan sujudnya membaca, ‘ SUBHAANAKALLOOHUMMA ROBBANAA WABIHAMDIKALLOOHUMMAGH FIRLII, YATA”AWWALUL QUR”AANA (Mahasuci Engkau ya Allah, Rabb kami, dan dengan memujiMu, ya Allah, ampunilah aku, mentakwil al-Qur’an) ‘.”

Sahih Muslim | Hadits No. : 747

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَأَبُو كُرَيْبٍ قَالَا حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ مُسْلِمٍ عَنْ مَسْرُوقٍ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُكْثِرُ أَنْ يَقُولَ قَبْلَ أَنْ يَمُوتَ سُبْحَانَكَ وَبِحَمْدِكَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ قَالَتْ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا هَذِهِ الْكَلِمَاتُ الَّتِي أَرَاكَ أَحْدَثْتَهَا تَقُولُهَا قَالَ جُعِلَتْ لِي عَلَامَةٌ فِي أُمَّتِي إِذَا رَأَيْتُهَا قُلْتُهَا{ إِذَا جَاءَ نَصْرُ اللَّهِ وَالْفَتْحُ }إِلَى آخِرِ السُّورَةِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakar bin Abi Syaibah} dan {Abu Kuraib} keduanya berkata, “Telah menceritakan kepada kami {Abu Muawiyah} dari {al-A’masy} dari {Muslim} dari {Masruq} dari {Aisyah} dia berkata, “Dahulu Rasulullah saw.m sebelum meninggal memperbanyak membaca doa, ‘SUBHAANAKA WABIHAMDIKA ASTAGHFIRUKA WA ATUUBU ILAIKA Mahasuci Engkau, dan dengan memujiMu, aku meminta ampun dan bertaubat kepadaMu’.” Aisyah berkata, “Aku berkata, ‘Wahai Rasulullah, kalimat inikah yang aku melihatmu barusan membacanya? ‘ Beliau menjawab, ‘Telah dijadikan suatu tanda untukku dalam umatku, apabila aku melihatnya niscaya aku mengucapkannya, ‘Idza Ja’a Nashrullah wa al-Fath…hingga akhir surat’.”