Shalat
Sahih Muslim | Hadits No. : 648
حَدَّثَنَا عَمْرٌو النَّاقِدُ وَزُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ قَالَا حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ عَنْ يُونُسَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ زِيَادٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ مَا يَأْمَنُ الَّذِي يَرْفَعُ رَأْسَهُ فِي صَلَاتِهِ قَبْلَ الْإِمَامِ أَنْ يُحَوِّلَ اللَّهُ صُورَتَهُ فِي صُورَةِ حِمَارٍحَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ سَلَّامٍ الْجُمَحِيُّ وَعَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ الرَّبِيعِ بْنِ مُسْلِمٍ جَمِيعًا عَنْ الرَّبِيعِ بْنِ مُسْلِمٍ ح و حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُعَاذٍ حَدَّثَنَا أَبِي حَدَّثَنَا شُعْبَةُ ح و حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ حَمَّادِ بْنِ سَلَمَةَ كُلُّهُمْ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ زِيَادٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِهَذَا غَيْرَ أَنَّ فِي حَدِيثِ الرَّبِيعِ بْنِ مُسْلِمٍ أَنْ يَجْعَلَ اللَّهُ وَجْهَهُ وَجْهَ حِمَارٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Amru an-Naqid} dan {Zuhair bin Harb} keduanya berkata, telah menceritakan kepada kami {Ismail bin Ibrahim} dari {Yunus} dari {Muhammad bin Ziyad} dari {Abu Hurairah} dia berkata, “Rasulullah saw. bersabda, “Tidaklah aman orang yang mengangkat kepalanya dalam shalatnya sebelum imam, karena Allah akan mengubah bentuknya ke dalam bentuk keledai.” Telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman bin Sallam al-Jumahi} dan {Abdurrahman bin ar-Rabi’ bin Muslim} semuanya meriwayatkan dari {ar-Rabi’ bin Muslim} –lewat jalur periwayatan lain– dan telah menceritakan kepada kami {Ubaidullah bin Muadz} telah menceritakan kepada kami {bapakku} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} –lewat jalur periwayatan lain– dan telah menceritakan kepada kami {Abu Bakar bin Abi Syaibah} telah menceritakan kepada kami {Waki’} dari {Hammad bin Salamah} semuanya meriwayatkan dari {Muhammad bin Ziyad} dari {Abu Hurairah radhiyallahu’anhu} dari Nabi saw.m dengan isnad ini, hanya saja bahwa dalam hadits ar-Rabi’ bin Muslim terdapat redaksi, “Karena Allah mengubah wajahnya menjadi wajah keledai.”
Sahih Muslim | Hadits No. : 649
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَأَبُو كُرَيْبٍ قَالَا حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ الْمُسَيَّبِ عَنْ تَمِيمِ بْنِ طَرَفَةَ عَنْ جَابِرِ بْنِ سَمُرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيَنْتَهِيَنَّ أَقْوَامٌ يَرْفَعُونَ أَبْصَارَهُمْ إِلَى السَّمَاءِ فِي الصَّلَاةِ أَوْ لَا تَرْجِعُ إِلَيْهِمْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakar bin Abi Syaibah} dan {Abu Kuraib} keduanya berkata, telah menceritakan kepada kami {Abu Muawiyah} dari {al-A’masy} dari {al-Musayyab} dari {Tamim bin Tharafah} dari {Jabir bin Samurah} dia berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Hendaklah suatu kaum menghentikan untuk mengangkat pandangan mereka ke langit dalam shalat atau (kalau tidak), niscaya pandangan tersebut tidak kembali kepada mereka (buta).”
Sahih Muslim | Hadits No. : 650
حَدَّثَنِي أَبُو الطَّاهِرِ وَعَمْرُو بْنُ سَوَّادٍ قَالَا أَخْبَرَنَا ابْنُ وَهْبٍ حَدَّثَنِي اللَّيْثُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ جَعْفَرِ بْنِ رَبِيعَةَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَيَنْتَهِيَنَّ أَقْوَامٌ عَنْ رَفْعِهِمْ أَبْصَارَهُمْ عِنْدَ الدُّعَاءِ فِي الصَّلَاةِ إِلَى السَّمَاءِ أَوْ لَتُخْطَفَنَّ أَبْصَارُهُمْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepadaku {ath-Thahir} dan {Amru bin Sawwad} keduanya berkata, telah mengabarkan kepada kami {Ibnu Wahb} telah menceritakan kepadaku {al-Laits bin Sa’d} dari {Ja’far bin Rabi’ah} dari {Abdurrahman al-A’raj} dari {Abu Hurairah radhiyallahu’anhu} bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Hendaklah suatu kaum menghentikan untuk mengangkat pandangan mereka ke langit ketika berdoa dalam shalat atau (kalau tidak), niscaya pandangan mereka akan dicabut (dibutakan).”
Sahih Muslim | Hadits No. : 651
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَأَبُو كُرَيْبٍ قَالَا حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ الْمُسَيَّبِ بْنِ رَافِعٍ عَنْ تَمِيمِ بْنِ طَرَفَةَ عَنْ جَابِرِ بْنِ سَمُرَةَ قَالَخَرَجَ عَلَيْنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ مَا لِي أَرَاكُمْ رَافِعِي أَيْدِيكُمْ كَأَنَّهَا أَذْنَابُ خَيْلٍ شُمْسٍ اسْكُنُوا فِي الصَّلَاةِ قَالَ ثُمَّ خَرَجَ عَلَيْنَا فَرَآنَا حَلَقًا فَقَالَ مَالِي أَرَاكُمْ عِزِينَ قَالَ ثُمَّ خَرَجَ عَلَيْنَا فَقَالَ أَلَا تَصُفُّونَ كَمَا تَصُفُّ الْمَلَائِكَةُ عِنْدَ رَبِّهَا فَقُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَكَيْفَ تَصُفُّ الْمَلَائِكَةُ عِنْدَ رَبِّهَا قَالَ يُتِمُّونَ الصُّفُوفَ الْأُوَلَ وَيَتَرَاصُّونَ فِي الصَّفِّو حَدَّثَنِي أَبُو سَعِيدٍ الْأَشَجُّ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ ح و حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ أَخْبَرَنَا عِيسَى بْنُ يُونُسَ قَالَا جَمِيعًا حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ بِهَذَا الْإِسْنَادِ نَحْوَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakar bin Abi Syaibah} dan {Abu Kuraib} keduanya berkata, telah menceritakan kepada kami {Abu Muawiyah} dari {al-A’masy} dari {al-Musayyab bin Rafi’} dari {Tamim bin Tharafah} dari {Jabir bin Samurah} dia berkata, “Mengapa aku melihat kalian mengangkat tangan kalian, seakan-akan ia adalah ekor kuda yang tidak bisa diam. Kalian diamlah di dalam shalat.” Perawi berkata, “Kemudian beliau keluar melewati kami, lalu beliau melihat kami bergerombol, maka beliau bersabda, ‘Mengapa aku melihat kalian bercerai berai’.” Perawi berkata, “Kemudian Rasulullah keluar menemui kami seraya bersabda, ‘Mengapa kalian tidak berbaris sebagaimana malaikat berbaris di sisi Rabbnya? ‘ Maka kami berkata, ‘Wahai Rasulullah, bagaimana malaikat berbaris di sisi Rabbnya? ‘ Beliau bersabda, ‘Mereka menyempurnakan barisan awal dan menempelkan diri dalam barisan’.” Dan telah menceritakan kepadaku {Abu Sa’id al-Asyajj} telah menceritakan kepada kami {Waki’} –lewat jalur periwayatan lain– dan telah menceritakan kepada kami {Ishaq bin Ibrahim} telah mengabarkan kepada kami {Isa bin Yunus} semuanya berkata, telah menceritakan kepada kami {al-A’masy} dengan isnad ini hadits semisalnya.
Sahih Muslim | Hadits No. : 652
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ قَالَ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ مِسْعَرٍ ح و حَدَّثَنَا أَبُو كُرَيْبٍ وَاللَّفْظُ لَهُ قَالَ أَخْبَرَنَا ابْنُ أَبِي زَائِدَةَ عَنْ مِسْعَرٍ حَدَّثَنِي عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ الْقِبْطِيَّةِ عَنْ جَابِرِ بْنِ سَمُرَةَ قَالَكُنَّا إِذَا صَلَّيْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قُلْنَا السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَأَشَارَ بِيَدِهِ إِلَى الْجَانِبَيْنِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَامَ تُومِئُونَ بِأَيْدِيكُمْ كَأَنَّهَا أَذْنَابُ خَيْلٍ شُمْسٍ إِنَّمَا يَكْفِي أَحَدَكُمْ أَنْ يَضَعَ يَدَهُ عَلَى فَخِذِهِ ثُمَّ يُسَلِّمُ عَلَى أَخِيهِ مَنْ عَلَى يَمِينِهِ وَشِمَالِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakar bin Abi Syaibah} dia berkata, telah menceritakan kepada kami {Waki’} dari {Mis’ar} –lewat jalur periwayatan lain– dan telah menceritakan kepada kami {Abu Kuraib} dan lafazh tersebut miliknya. Dia berkata, telah mengabarkan kepada kami {Ibnu Abi Zaidah} dari {Mis’ar} telah menceritakan kepadaku {Ubaidullah bin al-Qibthiyyah} dari {Jabir bin Samurah} dia berkata, “Dahulu kami apabila shalat bersama Rasulullah saw.m, maka kami mengucapkan, ‘Assalamu’alaikum Warahmatullahi (Semoga keselamatan dan rahmat Allah terlimpahkan kepadamu) ‘ dan dia mengisyaratkan dengan tangannya ke arah dua sisi.’ Maka Rasulullah saw. bersabda, ‘Berdasarkan apa kami beriman dengan tangan-tangan kalian, seakan-akan ia adalah ekor kuda yang tidak bisa berhenti. Cukuplah bagi kalian untuk meletakkan tangan kalian pada paha kalian, kemudian mengucapkan salam atas saudaranya yang di sebelah kanannya dan sebelah kirinya’.”
Sahih Muslim | Hadits No. : 653
و حَدَّثَنَا الْقَاسِمُ بْنُ زَكَرِيَّاءَ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُوسَى عَنْ إِسْرَائِيلَ عَنْ فُرَاتٍ يَعْنِي الْقَزَّازَ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنْ جَابِرِ بْنِ سَمُرَةَ قَالَصَلَّيْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَكُنَّا إِذَا سَلَّمْنَا قُلْنَا بِأَيْدِينَا السَّلَامُ عَلَيْكُمْ السَّلَامُ عَلَيْكُمْ فَنَظَرَ إِلَيْنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ مَا شَأْنُكُمْ تُشِيرُونَ بِأَيْدِيكُمْ كَأَنَّهَا أَذْنَابُ خَيْلٍ شُمْسٍ إِذَا سَلَّمَ أَحَدُكُمْ فَلْيَلْتَفِتْ إِلَى صَاحِبِهِ وَلَا يُومِئْ بِيَدِهِ
Terjemahan: Dan telah menceritakan kepada kami {al-Qasim bin Zakariya’} telah menceritakan kepada kami {Ubaidullah bin Musa} dari {Israil} dari {Furat, yaitu al-Qazzaz} dari {Ubaidullah} dari {Jabir bin Samurah} dia berkata, “Saya shalat bersama Rasulullah saw.m. Dahulu kami apabila mengucapkan dengan tangan kami, ‘Assalamu’alaikum’ Lalu Rasulullah saw. melihat kepada kita seraya bersabda, ‘Apa yang membuat kalian menunjuk dengan tangan kalian seakan-akan ia adalah ekor kuda yang tidak bisa berhenti. Apabila kalian mengucapkan salam, maka hendaklah kalian menoleh kepada temannya, dan bukan mengisyaratkan dengan tangannya’.”
Sahih Muslim | Hadits No. : 654
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ إِدْرِيسَ وَأَبُو مُعَاوِيَةَ وَوَكِيعٌ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ عُمَارَةَ بْنِ عُمَيْرٍ التَّيْمِيِّ عَنْ أَبِي مَعْمَرٍ عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ قَالَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَمْسَحُ مَنَاكِبَنَا فِي الصَّلَاةِ وَيَقُولُ اسْتَوُوا وَلَا تَخْتَلِفُوا فَتَخْتَلِفَ قُلُوبُكُمْ لِيَلِنِي مِنْكُمْ أُولُو الْأَحْلَامِ وَالنُّهَى ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْقَالَ أَبُو مَسْعُودٍ فَأَنْتُمْ الْيَوْمَ أَشَدُّ اخْتِلَافًا و حَدَّثَنَاه إِسْحَقُ أَخْبَرَنَا جَرِيرٌ قَالَ ح و حَدَّثَنَا ابْنُ خَشْرَمٍ أَخْبَرَنَا عِيسَى يَعْنِي ابْنَ يُونُسَ قَالَ ح و حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عُمَرَ حَدَّثَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ بِهَذَا الْإِسْنَادِ نَحْوَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakar bin Abi Syaibah} telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Idris} dan {Abu Muawiyah} serta {Waki’} dari {al-A’masy} dari {Umarah bin Umair at-Taimi} dari {Abu Ma’mar} dari {Abu Mas’ud} dia berkata, “Dahulu Rasulullah saw. mengusap pundak kami dalam shalat seraya bersabda, ‘Luruskanlah, dan jangan berselisih sehingga hati kalian bisa berselisih. Hendaklah yang tepat di belakangku orang yang dewasa yang memiliki kecerdasan dan orang yang sudah berakal di antara kalian, kemudian orang yang sesudah mereka kemudian orang yang sesudah mereka’.” {Abu Mas’ud} berkata, “Kamu sekarang, sangat berselisih.” Dan telah menceritakannya kepada kami {Ishaq} telah mengabarkan kepada kami {Jarir} –lewat jalur periwayatan lain– dan telah menceritakan kepada kami {Ibnu Khasyram} telah mengabarkan kepada kami {Isa, yaitu Ibnu Yunus} dia berkata, –lewat jalur periwayatan lain– dan telah menceritakan kepada kami {Ibnu Abi Umar} telah menceritakan kepada kami {Ibnu Uyainah} dengan isnad ini hadits semisalnya.
Sahih Muslim | Hadits No. : 655
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ حَبِيبٍ الْحَارِثِيُّ وَصَالِحُ بْنُ حَاتِمِ بْنِ وَرْدَانَ قَالَا حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ زُرَيْعٍ حَدَّثَنِي خَالِدٌ الْحَذَّاءُ عَنْ أَبِي مَعْشَرٍ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ عَلْقَمَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِيَلِنِي مِنْكُمْ أُولُو الْأَحْلَامِ وَالنُّهَى ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ ثَلَاثًا وَإِيَّاكُمْ وَهَيْشَاتِ الْأَسْوَاقِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Habib al-Haritsi} dan {Shalih bin Hatim bin Wardan} keduanya berkata, telah menceritakan kepada kami {Yazid bin Zurai’} telah menceritakan kepadaku {Khalid bin al-Hadzdza’} dari {Abu Ma’syar} dari {Ibrahim} dari {‘Alqamah} dari {Abdullah bin Mas’ud} dia berkata, “Rasulullah saw. bersabda, ‘Hendaklah yang berada tepat di belakang shalatku orang yang dewasa yang memiliki kecerdasan dan orang yang sudah berakal di antara kalian, kemudian orang yang sesudah mereka tiga kali, dan hendaklah kalian menjauhi kebisingan dan perselisihan pasar’.”
Sahih Muslim | Hadits No. : 656
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى وَابْنُ بَشَّارٍ قَالَا حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ سَمِعْتُ قَتَادَةَ يُحَدِّثُ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَوُّوا صُفُوفَكُمْ فَإِنَّ تَسْوِيَةَ الصَّفِّ مِنْ تَمَامِ الصَّلَاةِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin al-Mutsanna} dan {Ibnu Basysyar} keduanya berkata, telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dia berkata, “Saya mendengar {Qatadah} bercerita dari {Anas bin Malik} dia berkata, “Rasulullah saw. bersabda, ‘Samakanlah shaf-shaf kalian, karena penyamaan shaf termasuk kesempurnaan shalat’.”
Sahih Muslim | Hadits No. : 657
حَدَّثَنَا شَيْبَانُ بْنُ فَرُّوخَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَارِثِ عَنْ عَبْدِ الْعَزِيزِ وَهُوَ ابْنُ صُهَيْبٍ عَنْ أَنَسٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَتِمُّوا الصُّفُوفَ فَإِنِّي أَرَاكُمْ خَلْفَ ظَهْرِي
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Syaiban bin Farrukh} telah menceritakan kepada kami {Abdul Warits} dari {Abdul Aziz, yaitu Ibnu Shuhaib} dari {Anas} dia berkata, “Rasulullah saw. bersabda, ‘Sempurnakanlah shaf-shaf kalian, karena aku melihat kalian dari arah belakang punggungku’.”