Shalat

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 468

أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ عَنْ مَالِكٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ عَنْ الْقَعْقَاعِ بْنِ حَكِيمٍ عَنْ أَبِي يُونُسَ مَوْلَى عَائِشَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَأَمَرَتْنِي عَائِشَةُ أَنْ أَكْتُبَ لَهَا مُصْحَفًا فَقَالَتْ إِذَا بَلَغْتَ هَذِهِ الْآيَةَ فَآذِنِّي{ حَافِظُوا عَلَى الصَّلَوَاتِ وَالصَّلَاةِ الْوُسْطَى }فَلَمَّا بَلَغْتُهَا آذَنْتُهَا فَأَمْلَتْ عَلَيَّ حَافِظُوا عَلَى الصَّلَوَاتِ وَالصَّلَاةِ الْوُسْطَى وَصَلَاةِ الْعَصْرِ وَقُومُوا لِلَّهِ قَانِتِينَ ثُمَّ قَالَتْ سَمِعْتُهَا مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Qutaibah} dari {Malik} dari {Zaid bin Aslam} dari {Al Qa’qa’ bin Hakim} dari {Abu Yunus} -mantan budak Aisyah istri Rasulullah saw.- dia berkata, ” Aisyah menyuruhku menulis mushhaf untuknya. {Aisyah} berkata, ‘Bila kamu sampai pada ayat ini, maka beritahu aku, “Peliharalah shalat-shalat dan shalat Wushtha”! Setelah aku sampai pada ayat tersebut, aku memberitahu beliau, maka beliau pun mendektekan kepadaku, ‘Peliharalah semua shalat dan shalat Wushtha serta shalat Ashar. Berdirilah karena Allah (dalam shalatmu) dengan khusyu’. Kemudian beliau berkata, ‘Aku mendengarnya dari Rasulullah saw.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 469

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى قَالَ حَدَّثَنَا خَالِدٌ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ أَخْبَرَنِي قَتَادَةُ عَنْ أَبِي حَسَّانَ عَنْ عَبِيدَةَ عَنْ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ شَغَلُونَا عَنْ الصَّلَاةِ الْوُسْطَى حَتَّى غَرَبَتْ الشَّمْسُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Abdul A’la} dia berkata Telah menceritakan kepada kami {Khalid} dia berkata Telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dia berkata Telah mengabarkan kepadaku {Qatadah} dari {Abu Hasan} dari {Ubaidah} dari {Ali} Radliyallahu’anhu dari Nabi saw. beliau bersabda: ” Mereka telah menyibukkan kami dari shalat Wushtha (Ashar) hingga terbenam matahari.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 470

أَخْبَرَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ سَعِيدٍ قَالَ حَدَّثَنِي يَحْيَى عَنْ هِشَامٍ قَالَ حَدَّثَنِي يَحْيَى بْنُ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو الْمَلِيحِ قَالَكُنَّا مَعَ بُرَيْدَةَ فِي يَوْمٍ ذِي غَيْمٍ فَقَالَ بَكِّرُوا بِالصَّلَاةِ فَإِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ تَرَكَ صَلَاةَ الْعَصْرِ فَقَدْ حَبِطَ عَمَلُهُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ubaidullah bin Sa’id} dia berkata Telah menceritakan kepadaku {Yahya} dari {Hisyam} dia berkata Telah menceritakan kepadaku {Yahya bin Abu Katsir} dari {Abu Qilabah} berkata Telah menceritakan kepadaku {Abul Malih} dia berkata “Kami pernah bersama {Buraidah} pada hari yang mendung, lalu dia berkata, ‘Bersegeralah untuk shalat, karena Rasulullah saw. pernah bersabda, ” Barangsiapa meninggalkan shalat Ashar, maka gugurlah (pahala) amalannya.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 471

أَخْبَرَنَا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ قَالَ أَنْبَأَنَا مَنْصُورُ بْنُ زَاذَانَ عَنْ الْوَلِيدِ بْنِ مُسْلِمٍ عَنْ أَبِي الصِّدِّيقِ النَّاجِيِّ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَكُنَّا نَحْزُرُ قِيَامَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الظُّهْرِ وَالْعَصْرِ فَحَزَرْنَا قِيَامَهُ فِي الظُّهْرِ قَدْرَ ثَلَاثِينَ آيَةً قَدْرَ سُورَةِ السَّجْدَةِ فِي الرَّكْعَتَيْنِ الْأُولَيَيْنِ وَفِي الْأُخْرَيَيْنِ عَلَى النِّصْفِ مِنْ ذَلِكَ وَحَزَرْنَا قِيَامَهُ فِي الرَّكْعَتَيْنِ الْأُولَيَيْنِ مِنْ الْعَصْرِ عَلَى قَدْرِ الْأُخْرَيَيْنِ مِنْ الظُّهْرِ وَحَزَرْنَا قِيَامَهُ فِي الرَّكْعَتَيْنِ الْأُخْرَيَيْنِ مِنْ الْعَصْرِ عَلَى النِّصْفِ مِنْ ذَلِكَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ya’qub bin Ibrahim} dia berkata Telah menceritakan kepada kami {Husyaim} berkata Telah memberitakan kepada kami {Manshur bin Zadzan} dari {Al Walid bin Muslim} dari {Abu Shiddiq An-Naji} dari {Abu Sa’id Al Khudri} dia berkata “Pernah kami menaksir waktu berdirinya Rasulullah saw. Saat shalat Zhuhur dan Ashar, maka kami menaksir berdirinya beliau saat shalat Zhuhur sekitar tiga puluh ayat, seukuran surat As-Sajdah pada dua raka’at pertama. Sedangkan pada dua raka’at terakhir beliau membaca (seukuran) separuh dari pertama. Kami perkirakan berdirinya pada dua raka’at yang pertama dari shalat Ashar seukuran dua raka’at yang terakhir dari shalat Zhuhur, dan berdirinya pada dua raka’at terakhir dari shalat Ashar separuh dari raka’at pertama.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 472

أَخْبَرَنَا سُوَيْدُ بْنُ نَصْرٍ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْمُبَارَكِ عَنْ أَبِي عَوَانَةَ عَنْ مَنْصُورِ بْنِ زَاذَانَ عَنْ الْوَلِيدِ أَبِي بِشْرٍ عَنْ أَبِي الْمُتَوَكِّلِ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُومُ فِي الظُّهْرِ فَيَقْرَأُ قَدْرَ ثَلَاثِينَ آيَةً فِي كُلِّ رَكْعَةٍ ثُمَّ يَقُومُ فِي الْعَصْرِ فِي الرَّكْعَتَيْنِ الْأُولَيَيْنِ قَدْرَ خَمْسَ عَشْرَةَ آيَةً
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Suwaid bin Nashr} dia berkata Telah memberitakan kepada kami {Abdullah bin Al Mubarak} dari {Abu ‘Awanah} dari {Manshur bin Zadzan} dari {Al Walid Abu Bisyir} dari {Abu Al Mutawakkil} dari {Abu Sa’id Al Khudri} dia berkata “Dulu Rasulullah saw. shalat Zhuhur dan membaca sekitar tiga puluh ayat setiap raka’at. Kemudian beliau shalat ashar dengan membaca seukuran lima belas ayat pada dua raka’at pertama.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 473

أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى الظُّهْرَ بِالْمَدِينَةِ أَرْبَعًا وَصَلَّى الْعَصْرَ بِذِي الْحُلَيْفَةِ رَكْعَتَيْنِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Qutaibah} Telah menceritakan kepada kami {Hammad} dari {Ayyub} dari {Abu Qilabah} dari {Anas bin Malik} bahwa Nabi saw. shalat Zhuhur empat raka’at di Madinah, dan shalat Ashar dua raka’at di Dzul Hulaifah.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 474

أَخْبَرَنَا سُوَيْدُ بْنُ نَصْرٍ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْمُبَارَكِ عَنْ حَيْوَةَ بْنِ شُرَيْحٍ قَالَ أَنْبَأَنَا جَعْفَرُ بْنُ رَبِيعَةَ أَنَّ عِرَاكَ بْنَ مَالِكٍ حَدَّثَهُ أَنَّ نَوْفَلَ بْنَ مُعَاوِيَةَ حَدَّثَهُأَنَّهُ سَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ فَاتَتْهُ صَلَاةُ الْعَصْرِ فَكَأَنَّمَا وُتِرَ أَهْلَهُ وَمَالَهُقَالَ عِرَاكٌ وَأَخْبَرَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ أَنَّهُ سَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ فَاتَتْهُ صَلَاةُ الْعَصْرِ فَكَأَنَّمَا وُتِرَ أَهْلَهُ وَمَالَهُ خَالَفَهُ يَزِيدُ بْنُ أَبِي حَبِيبٍ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Suwaid bin Nashr} dia berkata Telah memberitakan kepada kami {Abdullah bin Al Mubarak} dari {Haiwah bin Syuraih} dia berkata Telah memberitakan kepada kami {Ja’far bin Rabi’ah} bahwa {‘Irak bin Malik} berkata kepadanya sesungguhnya {Naufal bin Mu’awiyah} berkata kepadanya bahwa dia telah mendengar Rasulullah saw. bersabda ” Barangsiapa kehilangan shalat Ashar, seolah-olah dia kehilangan (dirampas) keluarga dan hartanya. {‘Irak} berkata Telah mengabarkan kepadaku {Abdullah bin Umar} bahwa dia mendengar Rasulullah saw. bersabda “Barang siapa kehilangan Shalat ashar, seolah-olah dia telah kehilangan keluarga dan hartanya. Hal ini diselisihi oleh Habib bin Yazid.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 475

أَخْبَرَنَا عِيسَى بْنُ حَمَّادٍ زُغْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ عِرَاكِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّهُ بَلَغَهُ أَنَّ نَوْفَلَ بْنَ مُعَاوِيَةَ قَالَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مِنْ الصَّلَاةِ صَلَاةٌ مَنْ فَاتَتْهُ فَكَأَنَّمَا وُتِرَ أَهْلَهُ وَمَالَهُقَالَ ابْنُ عُمَرَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ هِيَ صَلَاةُ الْعَصْرِ خَالَفَهُ مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَقَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Isa bin Hammad Zughbah} dia berkata Telah menceritakan kepada kami {Al-Laits} dari {Yazid bin Abu Habib} dari {‘Irak bin Malik} bahwa telah sampai kepadanya, sesungguhnya {Naufal bin Mu’awiyah} berkata “Saya Pernah mendengar Rasulullah saw. bersabda setelah menunaikan shalat: “Itulah shalat yang barang siapa kehilangan waktunya, maka seolah-olah dia telah kehilangan keluarga dan hartanya”. {Ibnu Umar} berkata “Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa kehilangan shalat Ashar, maka seolah-olah dia kehilangan (dirampas) keluarga dan hartanya”. Ibnu Umar berkata yaitu shalat Ashar. Ibnu Ishaq menyelisihinya.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 476

أَخْبَرَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ سَعْدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ بْنِ سَعْدٍ قَالَ حَدَّثَنِي عَمِّي قَالَ حَدَّثَنَا أَبِي عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَقَ قَالَ حَدَّثَنِي يَزِيدُ بْنُ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ عِرَاكِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ سَمِعْتُ نَوْفَلَ بْنَ مُعَاوِيَةَ يَقُولُصَلَاةٌ مَنْ فَاتَتْهُ فَكَأَنَّمَا وُتِرَ أَهْلَهُ وَمَالَهُقَالَ ابْنُ عُمَرَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هِيَ صَلَاةُ الْعَصْرِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ubaidullah bin Sa’ad bin Ibrahim bin Sa’ad} dia berkata Telah menceritakan kepadaku {Pamanku} dia berkata Telah menceritakan kepadaku {Bapakku} dari {Muhammad bin Ishaq} berkata Telah menceritakan kepadaku {Yazid bin Abu Habib} dari {‘Irak bin Malik} dia berkata Saya mendengar {Naufal bin Mu’awiyah} berkata, “Diantara shalat, ada shalat yang jika ditinggalkan oleh seseorang, maka seolah-olah dia kehilangan (dirampas) keluarga dan hartanya’. {Ibnu Umar} berkata “Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: ‘Itu adalah shalat Ashar’.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 477

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى قَالَ حَدَّثَنَا خَالِدٌ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ سَلَمَةَ بْنِ كُهَيْلٍ قَالَ رَأَيْتُ سَعِيدَ بْنَ جُبَيْرٍ بِجَمْعٍأَقَامَ فَصَلَّى الْمَغْرِبَ ثَلَاثَ رَكَعَاتٍ ثُمَّ أَقَامَ فَصَلَّى يَعْنِي الْعِشَاءَ رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ ذَكَرَ أَنَّ ابْنَ عُمَرَ صَنَعَ بِهِمْ مِثْلَ ذَلِكَ فِي ذَلِكَ الْمَكَانِ وَذَكَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَنَعَ مِثْلَ ذَلِكَ فِي ذَلِكَ الْمَكَانِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Abdul A’la} dia berkata Telah menceritakan kepada kami {Khalid} dia berkata Telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Salamah bin Kuhail} berkata “Aku melihat {Sa’id bin Jubair} di Muzdalifah melakukan iqamah lalu shalat Maghrib tiga raka’at kemudian melakukan iqamah dan shalat -yakni Isya’- dua raka’at.” Kemudian dia menyebutkan bahwa {Ibnu Umar} berbuat serupa di tempat yang sama, dan beliau juga menyebutkan bahwa Rasulullah saw. melakukan hal tersebut di tempat itu.”