Shalat
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 478
أَخْبَرَنَا نَصْرُ بْنُ عَلِيِّ بْنِ نَصْرٍ عَنْ عَبْدِ الْأَعْلَى قَالَ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْأَعْتَمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْعِشَاءِ حَتَّى نَادَاهُ عُمَرُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ نَامَ النِّسَاءُ وَالصِّبْيَانُ فَخَرَجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ إِنَّهُ لَيْسَ أَحَدٌ يُصَلِّي هَذِهِ الصَّلَاةَ غَيْرَكُمْ وَلَمْ يَكُنْ يَوْمَئِذٍ أَحَدٌ يُصَلِّي غَيْرَ أَهْلِ الْمَدِينَةِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Nashr bin Ali bin Nashr} dari {Abdul A’la} dia berkata Telah menceritakan kepada kami {Ma’mar} dari {Az Zuhri} dari {Urwah} dari {Aisyah} Radliyallahu’anha dia berkata, ” Rasulullah saw. mengakhirkan shalat Isya’ hingga Ibnu Umar Radliyallahu’anhu memanggil-manggil, ‘Para wanita dan anak-anak telah tidur! ‘ Lalu Rasulullah saw. keluar dan bersabda: ” Tidak ada yang melakukan shalat ini selain kalian”. Pada hari itu yang melakukan shalat hanya penduduk Madinah.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 479
أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ يَزِيدَ قَالَ حَدَّثَنَا بَهْزُ بْنُ أَسَدٍ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ أَخْبَرَنِي الْحَكَمُقَالَ صَلَّى بِنَا سَعِيدُ بْنُ جُبَيْرٍ بِجَمْعٍ الْمَغْرِبَ ثَلَاثًا بِإِقَامَةٍ ثُمَّ سَلَّمَ ثُمَّ صَلَّى الْعِشَاءَ رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ ذَكَرَ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ فَعَلَ ذَلِكَ وَذَكَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَعَلَ ذَلِكَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Amr bin Yazid} dia berkata Telah menceritakan kepada kami {Bahaz bin Asad} dia berkata Telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dia berkata Telah mengabarkan kepadaku {Al Hakam} dia berkata ” {Sa’id bin Jubair} shalat Maghrib bersama kami di Muzdalifah tiga raka’at dengan satu iqamah, lalu salam. Kemudian shalat Isya’ dua raka’at.” Lalu beliau menyebutkan bahwa {Abdullah bin Umar} melakukan hal tersebut, dan beliau (Abdullah bin Umar) menyebutkan bahwa Rasulullah saw. juga melakukan tersebut.
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 480
أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ يَزِيدَ قَالَ حَدَّثَنَا بَهْزُ بْنُ أَسَدٍ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا سَلَمَةُ بْنُ كُهَيْلٍ قَالَ سَمِعْتُ سَعِيدَ بْنَ جُبَيْرٍ قَالَرَأَيْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ صَلَّى بِجَمْعٍ فَأَقَامَ فَصَلَّى الْمَغْرِبَ ثَلَاثًا ثُمَّ صَلَّى الْعِشَاءَ رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ قَالَ هَكَذَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصْنَعُ فِي هَذَا الْمَكَانِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Amr bin Yazid} dia berkata Telah menceritakan kepada kami {Bahaz bin Asad} dia berkata Telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dia berkata Telah menceritakan kepada kami {Salamah bin Kuhail} dia berkata “Saya mendengar {Sa’id bin Jubair} berkata “Aku melihat {Abdullah bin Umar} shalat di Jam’ (Muzdalifah). Beliau qamat lalu shalat Maghrib tiga raka’at, kemudian shalat Isya dua raka’at. Setelah itu beliau berkata ‘Aku melihat Rasulullah saw. melakukan seperti ini di tempat ini’.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 481
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ عَنْ مَالِكٍ عَنْ أَبِي الزِّنَادِ عَنْ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَتَعَاقَبُونَ فِيكُمْ مَلَائِكَةٌ بِاللَّيْلِ وَمَلَائِكَةٌ بِالنَّهَارِ وَيَجْتَمِعُونَ فِي صَلَاةِ الْفَجْرِ وَصَلَاةِ الْعَصْرِ ثُمَّ يَعْرُجُ الَّذِينَ بَاتُوا فِيكُمْ فَيَسْأَلُهُمْ وَهُوَ أَعْلَمُ بِهِمْ كَيْفَ تَرَكْتُمْ عِبَادِي فَيَقُولُونَ تَرَكْنَاهُمْ وَهُمْ يُصَلُّونَ وَأَتَيْنَاهُمْ وَهُمْ يُصَلُّونَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Qutaibah} dari {Malik} dari {Abu Zinad} dari {Al A’raj} dari {Abu Hurairah} bahwa Rasulullah saw. bersabda: ” Para malaikat malam dan para malaikat siang saling bergantian mendatangi kalian. Mereka berkumpul saat shalat Subuh dan Ashar. Kemudian naiklah para malaikat malam -yang mendatangi kalian- Lalu Allah bertanya kepada mereka -dan Dia lebih mengetahui semua urusan mereka-: Bagaimana keadaan hamba-hambaKu ketika kalian meninggalkannya? ‘ Mereka menjawab, ‘Kami meninggalkan mereka sedang shalat dan ketika kami mendatangi mereka, mereka juga sedang shalat’.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 482
أَخْبَرَنَا كَثِيرُ بْنُ عُبَيْدٍ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ حَرْبٍ عَنْ الزُّبَيْدِيِّ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ تَفْضُلُ صَلَاةُ الْجَمْعِ عَلَى صَلَاةِ أَحَدِكُمْ وَحْدَهُ بِخَمْسَةٍ وَعِشْرِينَ جُزْءًا وَيَجْتَمِعُ مَلَائِكَةُ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ فِي صَلَاةِ الْفَجْرِ وَاقْرَءُوا إِنْ شِئْتُمْ{ وَقُرْآنَ الْفَجْرِ إِنَّ قُرْآنَ الْفَجْرِ كَانَ مَشْهُودًا }
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Katsir bin Ubaid} dia berkata Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Harb} dari {Az-Zubaidi} dari {Az-Zuhri} dari {Sa’id bin Musayyab} dari {Abu Hurairah} bahwa Rasulullah saw. bersabda: ” Shalat jama’ah salah seorang dari kalian lebih utama dua puluh lima (pahala) daripada shalat salah seorang dari kalian sendirian. Malaikat malam dan malaikat siang berkumpul saat shalat Fajar, dan bacalah jika engkau menghendaki, ‘Dan (dirikanlah pula shalat) Subuh’. Sesungguhnya shalat subuh disaksikan (oleh malaikat).
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 483
أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ وَيَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَا حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ إِسْمَعِيلَ قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو بَكْرِ بْنُ عُمَارَةَ بْنِ رُوَيْبَةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَا يَلِجُ النَّارَ أَحَدٌ صَلَّى قَبْلَ طُلُوعِ الشَّمْسِ وَقَبْلَ أَنْ تَغْرُبَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Amr bin Ali} dan {Ya’qub bin Ibrahim} keduanya berkata Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Sa’id} dari {Ismail} dia berkata Telah menceritakan kepadaku {Abu Bakr bin Umarah bin Ruwaibah} dari {Bapaknya} dia berkata, “Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: ‘ Tidak akan masuk neraka orang yang melakukan shalat sebelum matahari terbit dan sebelum matahari terbenam’.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 484
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو إِسْحَقَ عَنْ الْبَرَاءِ قَالَصَلَّيْنَا مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَحْوَ بَيْتِ الْمَقْدِسِ سِتَّةَ عَشَرَ شَهْرًا أَوْ سَبْعَةَ عَشَرَ شَهْرًا شَكَّ سُفْيَانُ وَصُرِفَ إِلَى الْقِبْلَةِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Basyar} dia berkata Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Sa’id} Telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dia berkata Telah menceritakan kepada kami {Abu Ishaq} dari {Al Bara’} dia berkata ” Kami shalat bersama Rasulullah saw. (menghadap) ke arah Baitul Maqdis selama enam belas bulan atau tujuh belas bulan -Sufyan merasa ragu-, lalu dialihkan ke kiblat (Ka’bah).
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 485
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْمَعِيلَ بْنِ إِبْرَاهِيمَ قَالَ حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ يُوسُفَ الْأَزْرَقُ عَنْ زَكَرِيَّا بْنِ أَبِي زَائِدَةَ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَقَدِمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَدِينَةَ فَصَلَّى نَحْوَ بَيْتِ الْمَقْدِسِ سِتَّةَ عَشَرَ شَهْرًا ثُمَّ إِنَّهُ وُجِّهَ إِلَى الْكَعْبَةِ فَمَرَّ رَجُلٌ قَدْ كَانَ صَلَّى مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى قَوْمٍ مِنْ الْأَنْصَارِ فَقَالَ أَشْهَدُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدْ وُجِّهَ إِلَى الْكَعْبَةِ فَانْحَرَفُوا إِلَى الْكَعْبَةِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Ismail bin Ibrahim} dia berkata Telah menceritakan kepada kami {Ishaq bi yusuf Al Azraq} dari {Zakariyya bin Abu Zaidah} dari {Abu Ishaq} dari {Al Bara’ bin ‘Azib} dia berkata ” Rasulullah saw. datang ke Madinah lalu shalat (menghadap) ke arah Baitul Maqdis selama enam belas bulan, kemudian dialihkan ke Ka’bah. Ada seorang -yang pernah shalat bersama Nabi saw.- melewati golongan kaum Anshar, lalu berkata, ‘Aku bersaksi bahwa Rasulullah saw. telah dihadapkan ke Ka’bah. Lalu mereka beralih (menghadap) ke Ka’bah.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 486
أَخْبَرَنَا عِيسَى بْنُ حَمَّادٍ زُغْبَةُ وَأَحْمَدُ بْنُ عَمْرِو بْنِ السَّرْحِ وَالْحَارِثُ بْنُ مِسْكِينٍ قِرَاءَةً عَلَيْهِ وَأَنَا أَسْمَعُ وَاللَّفْظُ لَهُ عَنْ ابْنِ وَهْبٍ عَنْ يُونُسَ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ سَالِمٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُسَبِّحُ عَلَى الرَّاحِلَةِ قِبَلَ أَيِّ وَجْهٍ تَتَوَجَّهُ وَيُوتِرُ عَلَيْهَا غَيْرَ أَنَّهُ لَا يُصَلِّي عَلَيْهَا الْمَكْتُوبَةَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Isa bin Hammad Zughbah} dan {Ahmad bin Amr bin As-Sarh} dan {Al Harits bin Miskin} telah dibacakan kepadanya dan saya mendengarnya, lafazhnya dari dia, dari {Ibnu wahab} dari {Yunus} dari {Ibnu Syihab} dari {Salim} dari {Bapaknya} dia berkata “Dahulu Rasulullah saw. shalat sunnah di atas kendaraannya ke arah mana saja kendaraannya menghadap. Beliau juga shalat witir di atasnya, tetapi beliau tidak pernah shalat wajib di atas kendaraan.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 487
أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ وَمُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى عَنْ يَحْيَى عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ قَالَ حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ جُبَيْرٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي عَلَى دَابَّتِهِ وَهُوَ مُقْبِلٌ مِنْ مَكَّةَ إِلَى الْمَدِينَةِ وَفِيهِ أُنْزِلَتْ{ فَأَيْنَمَا تُوَلُّوا فَثَمَّ وَجْهُ اللَّهِ }
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Amr bin Ali} dan {Muhammad bin Al Mutsanna} dari {Yahya} dari {Abdul Malik} dia berkata Telah menceritakan kepada kami {Sa’id bin Jubair} dari {Ibnu Umar} dia berkata “Dahulu Rasulullah saw. shalat di atas hewan kendaraannya dan beliau dari arah Makkah ke arah Madinah, dan di situlah turun ayat, ‘Maka kemana pun kamu menghadap di situlah wajah Allah. Sesungguhnya Allah Maha Luas (rahmat-Nya) lagi Maha Mengetahui.”