Meminta Perlindungan

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 5369

أَخْبَرَنَا يُونُسُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ قَالَ حَدَّثَنِي مُوسَى بْنُ شَيْبَةَ عَنْ الْأَوْزَاعِيِّ عَنْ إِسْحَقَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي طَلْحَةَ قَالَ حَدَّثَنِي جَعْفَرُ بْنُ عِيَاضٍ أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ حَدَّثَهُعَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ تَعَوَّذُوا بِاللَّهِ مِنْ الْفَقْرِ وَالْقِلَّةِ وَالذِّلَّةِ وَأَنْ تَظْلِمَ أَوْ تُظْلَمَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Yunus bin Abdul A’la} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Ibnu Wahb} ia berkata telah menceritakan kepadaku {Musa bin Syaibah} dari {Al Auza’i} dari {Ishaq bin Abdullah bin Abu Thalhah} ia berkata telah menceritakan kepadaku {Ja’far bin Iyadl} bahwa {Abu Hurairah} menceritakan kepadanya dari Rasulullah saw., beliau bersabda: “Berlindunglah kepada Allah dari kefakiran, kekurangan dan kehinaan, berbuat zhalim atau dizhalimi.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 5370

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ قَالَ حَدَّثَنَا عُثْمَانُ يَعْنِي الشَّحَّامَ قَالَ حَدَّثَنَا مُسْلِمٌ يَعْنِي ابْنَ أَبِي بَكْرَةَ أَنَّهُ كَانَ سَمِعَ وَالِدَهُيَقُولُ فِي دُبُرِ الصَّلَاةِ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْكُفْرِ وَالْفَقْرِ وَعَذَابِ الْقَبْرِ فَجَعَلْتُ أَدْعُو بِهِنَّ فَقَالَ يَا بُنَيَّ أَنَّى عُلِّمْتَ هَؤُلَاءِ الْكَلِمَاتِ قُلْتُ يَا أَبَتِ سَمِعْتُكَ تَدْعُو بِهِنَّ فِي دُبُرِ الصَّلَاةِ فَأَخَذْتُهُنَّ عَنْكَ قَالَ فَالْزَمْهُنَّ يَا بُنَيَّ فَإِنَّ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَدْعُو بِهِنَّ فِي دُبُرِ الصَّلَاةِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad Ibnul Mutsanna} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Ibnu Abu Adi} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Utsman yaitu Asy Syahham} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Muslim yaitu Ibnu Abu Bakrah} bahwa ia pernah mendengar {Ayahnya} mengucapkan setelah selesai shalat “ALLAHUMMA INNI A’UUDZU BIKA MINAL KUFRI WAL FAQRI WA ‘ADZAABIL QABRI (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kekafiran, kefakiran dan siksa kubur) ‘. Lalu aku berdoa dengan doa tersebut. Ayahku lalu bertanya “Wahai anakku, dari mana engkau belajar ucapan-ucapan itu?” Aku menjawab “Wahai ayahku, setiap selesai shalat aku mendengarmu membaca itu, maka aku mengamalkan itu darimu!” Ayahku lalu berkata “Wahai anakku, amalkanlah selalu, sebab Nabi saw. selalu membaca doa itu setiap selesai shalat.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 5371

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ قَالَ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَثِيرًا مَا يَدْعُو بِهَؤُلَاءِ الْكَلِمَاتِ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ النَّارِ وَعَذَابِ النَّارِ وَفِتْنَةِ الْقَبْرِ وَعَذَابِ الْقَبْرِ وَشَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ وَشَرِّ فِتْنَةِ الْفَقْرِ وَشَرِّ فِتْنَةِ الْغِنَى اللَّهُمَّ اغْسِلْ خَطَايَايَ بِمَاءِ الثَّلْجِ وَالْبَرَدِ وَأَنْقِ قَلْبِي مِنْ الْخَطَايَا كَمَا أَنْقَيْتَ الثَّوْبَ الْأَبْيَضَ مِنْ الدَّنَسِ وَبَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْكَسَلِ وَالْهَرَمِ وَالْمَأْثَمِ وَالْمَغْرَمِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Abdullah} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Usamah} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Hisyam bin Urwah} dari {Ayahnya} dari {‘Aisyah} ia berkata, “Doa yang sering dibaca oleh Rasulullah saw. adalah: “ALLAHUMMA INNI A’UUDZU BIKA MIN FITNATINNARI WA FITNATIL QABRI WA SYARRI FITNATIL MASIIHID DAJJAL WA SYARRI FITNATIL FAQRI WA SYARRI FITNATIL GHINA ALLAHUMMA IGHSIL KHATHAAYAAYA BIMA`ITS TSALJI WA BARADI WA ANTIQI QALBI MINAL KHATHAAYAAYA KAMAA ANQAITA ATS TSAUBAL ABYADLA MINAD DANAS WA BAA’ID BAINII WA BAINA KHATHAAYAAYA KAMAA BAA’ATTA BAINAL MASYRIQI WAL MAGHRIBI ALLAHUMMA INNI A’UUDZU BIKA MINAL KASALI WAL HARAMI WAL MA`TSAMI WAL MAGHRAMI (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari fitnah neraka dan siksa neraka, fitnah kubur dan siksa kubur, kejelekkan fitnah Al Masih dajjal, kejelekkan fitnah kafakiran dan kejelekkan fitnah kekayaan. Ya Allah, basuhlah kesalahanku dengan air es dan embun, bersihkan hatiku dari kesalahan sebagaimana Engkau bersihkan kain putih dari kotoran. Jauhkanlah antara aku dan kesalahanku sebagaimana Engkau jauhkan antara timur dan barat. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan, kepikunan, sebab yang mendatangkan dosa dan hutang yang tidak terbayar).”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 5372

أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي سَعِيدٍ عَنْ أَخِيهِ عَبَّادِ بْنِ أَبِي سَعِيدٍ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْأَرْبَعِ مِنْ عِلْمٍ لَا يَنْفَعُ وَمِنْ قَلْبٍ لَا يَخْشَعُ وَمِنْ نَفْسٍ لَا تَشْبَعُ وَمِنْ دُعَاءٍ لَا يُسْمَعُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Qutaibah} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Al Laits} dari {Sa’id bin Abu Sa’id} dari saudaranya {Abbad bin Abu Sa’id} Bahwasanya ia mendengar {Abu Hurairah} berkata “Rasulullah saw. selalu mengucapkan: “ALLAHUMMA INNI A’UUDZU BIKA MINAL ARBA’ MIN ‘ILMIN LAA YANFA’ WA MIN QALBIN LAA YAKHSYA’ WA MIN NAFSIN LAA TASYBA’ WA MIN DU’AA`IN LAA YUSMA’ (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari empat hal ilmu yang tidak bermanfaat, hati yang tidak khusyu’, jiwa yang tidak merasa puas dan dari doa yang tidak didengar).”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 5373

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْعَلَاءِ قَالَ أَنْبَأَنَا ابْنُ إِدْرِيسَ عَنْ ابْنِ عَجْلَانَ عَنْ الْمَقْبُرِيِّ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْجُوعِ فَإِنَّهُ بِئْسَ الضَّجِيعُ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْخِيَانَةِ فَإِنَّهَا بِئْسَتِ الْبِطَانَةُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad Ibnul ‘Ala} ia berkata telah memberitakan kepada kami {Ibnu Idris} dari {Ibnu ‘Ajlan} dari {Al Maqburi} dari {Abu Hurairah} ia berkata “Rasulullah saw. bersabda: “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelaparan, sebab ia adalah seburuk-buruk teman tidur. Dan aku berlindung kepada-Mu dari berkhianat, sebab itu adalah seburuk-buruk perkara dalam hati.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 5374

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ إِدْرِيسَ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ عَجْلَانَ وَذَكَرَ آخَرَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي سَعِيدٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْجُوعِ فَإِنَّهُ بِئْسَ الضَّجِيعُ وَمِنْ الْخِيَانَةِ فَإِنَّهَا بِئْسَتِ الْبِطَانَةُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad Ibnu Al Mutsanna} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Idris} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Ibnu ‘Ajlan} dan ia menyebutkan orang lain dari {Sa’id bin Abu Sa’id} dari {Abu Hurairah} ia berkata “Rasulullah saw. bersabda: “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelaparan, sebab ia adalah seburuk-buruk teman tidur. Dan aku berlindung kepada-Mu dari sifat khianat, sebab itu adalah seburuk-buruk perkara dalam hati.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 5375

أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا خَلَفٌ عَنْ حَفْصٍ عَنْ أَنَسٍأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَدْعُو بِهَذِهِ الدَّعَوَاتِ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عِلْمٍ لَا يَنْفَعُ وَقَلْبٍ لَا يَخْشَعُ وَدُعَاءٍ لَا يُسْمَعُ وَنَفْسٍ لَا تَشْبَعُ ثُمَّ يَقُولُ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ هَؤُلَاءِ الْأَرْبَعِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Qutaibah} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Khalaf} dari {Hafsh} dari {Anas} ia berkata “Nabi saw. biasa berdoa dengan doa-doa berikut: “ALLAHUMMA INNI A’UUDZU BIKA MIN ‘ILMIN LAA YANFA’ WA QALBIN LAA YAKHSYA’ WA DU’A`IN LAA YUSMA’ WA NAFSIN LAA TASYBA’ (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat, hati yang tidak khusyu’, doa yang tidak didengar dan jiwa yang tidak merasa puas) ‘. Kemudian beliau mengucapkan: “ALLAHUMMA INNI A’UUDZU BIKA MIN HAULAA`IL ARBA’ (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari empat perkara tersebut).”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 5376

أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عُثْمَانَ قَالَ حَدَّثَنَا بَقِيَّةُ قَالَ حَدَّثَنَا ضُبَارَةُ عَنْ دُوَيْدِ بْنِ نَافِعٍ قَالَ قَالَ أَبُو صَالِحٍ قَالَ أَبُو هُرَيْرَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَدْعُو اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الشِّقَاقِ وَالنِّفَاقِ وَسُوءِ الْأَخْلَاقِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Amru bin Utsman} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Baqiyyah} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Dlubarah} dari {Duwaid bin Nafi’} ia berkata {Abu Shalih} berkata {Abu Hurairah} berkata “Rasulullah saw. mengucapkan doa: “ALLAHUMMA INNI A’UUDZU BIKA MINSY SYIQAAQI WAN NIFAAQI WA SUU`IL AKHLAAQI (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari perpecahan, kenifakan dan akhlak yang buruk).”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 5377

أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ أَنْبَأَنَا بَقِيَّةُ قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو سَلَمَةَ سُلَيْمَانُ بْنُ سُلَيْمٍ الْحِمْصِيُّ قَالَ حَدَّثَنِي الزُّهْرِيُّ عَنْ عُرْوَةَ هُوَ ابْنُ الزُّبَيْرِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُكْثِرُ التَّعَوُّذَ مِنْ الْمَغْرَمِ وَالْمَأْثَمِ فَقِيلَ لَهُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّكَ تُكْثِرُ التَّعَوُّذَ مِنْ الْمَغْرَمِ وَالْمَأْثَمِ فَقَالَ إِنَّ الرَّجُلَ إِذَا غَرِمَ حَدَّثَ فَكَذَبَ وَوَعَدَ فَأَخْلَفَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ishaq bin Ibrahim} ia berkata telah memberitakan kepada kami {Baqiyyah} ia berkata telah menceritakan kepadaku {Abu Salamah Sulaiman bin Abu Sulaim Al ‘Himshi} ia berkata telah menceritakan kepadaku {Az Zuhri} dari {‘Urwah yakni Ibnu Az Zubair} dari {‘Aisyah} ia berkata “Rasulullah saw. memperbanyak minta perlindungan dari hutang yang tidak terbayar dan sebab yang menimbulkan dosa.” Lalu dikatakan kepada beliau “Wahai Rasulullah, kenapa engkau memperbanyak minta perlindungan dari hutang yang tidak terbayar dan sebab yang menimbulkan dosa?” beliau menjawab: “Sebab jika seseorang berhutang, ia akan banyak berbicara lalu dusta, dan berjanji lalu mengingkari.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 5378

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ يَزِيدَ قَالَ حَدَّثَنَا أَبِي قَالَ حَدَّثَنَا حَيْوَةُ وَذَكَرَ آخَرَ قَالَ حَدَّثَنَا سَالِمُ بْنُ غَيْلَانَ التُّجِيبِيُّ أَنَّهُ سَمِعَ دَرَّاجًا أَبَا السَّمْحِ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا الْهَيْثَمِ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا سَعِيدٍ يَقُولُسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ الْكُفْرِ وَالدَّيْنِ قَالَ رَجُلٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَتَعْدِلُ الدَّيْنَ بِالْكُفْرِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَعَمْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Abdullah bin Yazid} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Ayahku} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Haiwah}. Dan ia menyebutkan orang lain ia berkata telah menceritakan kepada kami {Salim bin Ghailan At Tujibi} bahwa ia mendengar {Darraj Abu As Samh} bahwa ia mendengar {Abu Al Haitsam} bahwa ia mendengar {Abu Sa’id} berkata “Aku mendengar Rasulullah saw. mengucapkan: “A’UUDZU BILLAHI MINAL KUFRI WAD DAINI (Aku berlindung kepada Allah dari kekufuran dan hutang).” Seorang laki-laki lalu bertanya “Wahai Rasulullah, apakah ada hubungannya antara hutang dengan kekufuran?” Rasulullah saw. menjawab: “Ya.”