Meminta Perlindungan
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 5397
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ سُمَيٍّ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَسْتَعِيذُ مِنْ سُوءِ الْقَضَاءِ وَشَمَاتَةِ الْأَعْدَاءِ وَدَرَكِ الشَّقَاءِ وَجَهْدِ الْبَلَاءِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Qutaibah} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Sumay} dari {Abu Shalih} dari {Abu Hurairah} ia berkata “Nabi saw. berlindung dari ketetapan yang jelek, kebahagiaan musuh, su`ul khatimah dan bencana yang dahsyat.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 5398
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ قَالَ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقُولُ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْجُنُونِ وَالْجُذَامِ وَالْبَرَصِ وَسَيِّئِ الْأَسْقَامِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad Ibnu Al Mutsanna} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Dawud} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Hammam} dari {Qatadah} dari {Anas} ia berkata “Nabi saw. mengucapkan: “ALLAHUMMA INNI A’UUDZU BIKA MINAL JUNUUNI WAL JUDZAAMI WAL BARASHI WA SAYYI`IL ASQAAM (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari penyakit gila, lepra, kusta dan penyakit yang ganas).”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 5399
أَخْبَرَنَا هِلَالُ بْنُ الْعَلَاءِ قَالَ حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ سُلَيْمَانَ قَالَ حَدَّثَنَا عَبَّادٌ عَنْ الْجُرَيْرِيِّ عَنْ أَبِي نَضْرَةَ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ قَالَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَعَوَّذُ مِنْ عَيْنِ الْجَانِّ وَعَيْنِ الْإِنْسِ فَلَمَّا نَزَلَتْ الْمُعَوِّذَتَانِ أَخَذَ بِهِمَا وَتَرَكَ مَا سِوَى ذَلِكَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Hillal bin Al ‘Ala} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Sa’id bin Sulaiman} ia berkata telah menceritakan kepada kami {‘Abbad} dari {Al Jurairi} dari {Abu Nadlrah} dari {Abu Sa’id} ia berkata “Rasulullah saw. biasa berlindung dari tatapan mata jahat bangsa jin dan manusia. Maka saat turun surat Mu’awwidzatain (surat Al falaq dan surat An Naas) beliau membaca keduanya dan meninggalkan selain itu.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 5400
أَخْبَرَنَا مُوسَى بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ قَالَ حَدَّثَنَا حُسَيْنٌ عَنْ زَائِدَةَ عَنْ حُمَيْدٍ عَنْ أَنَسٍ قَالَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَعَوَّذُ بِهَؤُلَاءِ الْكَلِمَاتِ كَانَ يَقُولُ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْكَسَلِ وَالْهَرَمِ وَالْجُبْنِ وَالْبُخْلِ وَسُوءِ الْكِبَرِ وَفِتْنَةِ الدَّجَّالِ وَعَذَابِ الْقَبْرِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Musa bin ‘Abdurrahman} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Husain} dari {Zaidah} dari {Humaid} dari {Anas} ia berkata “Rasulullah saw. biasa berlindung dari kalimat-kalimat seperti ini: “ALLAHUMMA INNI A’UUDZU BIKA MINAL KASALI WAL HARAMI WAL JUBNI WAL BUKHLI WA SUU`IL KIBRI WA FITNATID DAJJAL WA ADZAABIL QABRI (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan, pikun, sifat pengecut, kikir, keburukan takabur, fitnah dajjal dan siksa kubur).”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 5401
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى قَالَ حَدَّثَنَا خَالِدٌ عَنْ شُعْبَةَ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ عُمَيْرٍ قَالَ سَمِعْتُ مُصْعَبَ بْنَ سَعْدٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَكَانَ يُعَلِّمُنَا خَمْسًا كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدْعُو بِهِنَّ وَيَقُولُ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْجُبْنِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ أَنْ أُرَدَّ إِلَى أَرْذَلِ الْعُمُرِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Abdul A’la} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Khalid} dari {Syu’bah} dari {Abdul Malik bin Umair} ia berkata Aku mendengar {Mush’ab bin Sa’d} dari {Ayahnya} ia berkata “(Rasulullah) mengajarkan kepada kami lima perkara, dan Rasulullah saw. biasa berdoa dengannya: “ALLHUMMA INNI A’UUDZU BIKA MINAL BUKHLI WA A’UUDZU BIKA MINAL JUBNI WA A’UUDZU BIKA MIN AN URADDA ILAA ARDZALIL UMURI WA A’UUDZU BIKA MIN ADZAABIL QABRI (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kebakhilan. Aku berlindung kepada-Mu dari sifat pengecut. Aku berlindung kepada-mu dari kepikunan dan aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur).”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 5402
أَخْبَرَنَا عِمْرَانُ بْنُ بَكَّارٍ قَالَ حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ خَالِدٍ قَالَ حَدَّثَنَا يُونُسُ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ يَعْنِي أَبَاهُ عَنْ عَمْرِو بْنِ مَيْمُونٍ قَالَحَجَجْتُ مَعَ عُمَرَ فَسَمِعْتُهُ يَقُولُ بِجَمْعٍ أَلَا إِنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَتَعَوَّذُ مِنْ خَمْسٍ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْبُخْلِ وَالْجُبْنِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ سُوءِ الْعُمُرِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الصَّدْرِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Imran bin Bakar} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin Khalid} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Yunus} dari {Abu Ishaq} -yaitu bapaknya- dari {‘Amru bin Maimun} ia berkata “Aku pernah melaksanakan haji bersama {Umar}, lalu aku mendengar dia berkata kepada sekelompok orang “Ketahuilah, sesungguhnya Nabi saw. selalu berlindung dari lima perkara ‘ALLAHUMMA INNI A’UUDZU BIKA MINAL BUKHLI WAL JUBNI WA A’UUDZU BIKA MIN SUU`IL UMURI WA A’UUDZU BIKA MIN FITNATISH SHADRI WA A’UUDZU BIKA MIN ADZAABIL QABRI (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kebakhilan dan sifat pengecut. Aku berlindung kepada-Mu dari kehidupan yang buruk. Aku berlindung kepada-Mu dari kamatian sebelum taubat. Dan aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur).”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 5403
أَخْبَرَنَا أَزْهَرُ بْنُ جَمِيلٍ قَالَ حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ الْحَارِثِ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَاصِمٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ سَرْجِسَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا سَافَرَ قَالَ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ وَكَآبَةِ الْمُنْقَلَبِ وَالْحَوْرِ بَعْدَ الْكَوْرِ وَدَعْوَةِ الْمَظْلُومِ وَسُوءِ الْمَنْظَرِ فِي الْأَهْلِ وَالْمَالِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Azhar bin Jamil} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Khalid Ibnul Harits} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Ashim} dari {Abdullah bin Sarjis} ia berkata “Rasulullah saw. jika ingin bepergian mengucapkan: “ALLAHUMMA INNI A’UUDZU BIKA MIN WA’STAA`IS SAFAR WA KAABATIL MUNQALABI WAL HAURI BA’DAL KAURI WA DA’WATIL MALZHLUUMI WA SUU`IL MANZHARI FIL AHLI WAL MAALI (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelelahan di perjalanan, kesedihan saat kembali, kekurangan setelah kecukupan, doa orang yang terzhalimi dan pemandangan yang buruk pada keluarga dan harta).”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 5404
أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ عَاصِمٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ سَرْجِسَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا سَافَرَ قَالَ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ وَكَآبَةِ الْمُنْقَلَبِ وَالْحَوْرِ بَعْدَ الْكَوْرِ وَدَعْوَةِ الْمَظْلُومِ وَسُوءِ الْمَنْظَرِ فِي الْأَهْلِ وَالْمَالِ وَالْوَلَدِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ishaq bin Ibrahim} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Jarir} dari {‘Ashim} dari {Abdullah bin Sarjis} ia berkata “Jika Rasulullah saw. hendak safar, beliau mengucapkan: “ALLAHUMMA INNI A’UUDZU BIKA MIN WA’STAA`IS SAFAR WA KAABATIL MUNQALABI WAL HAURI BA’DAL KAURI WA DA’WATIL MALZHLUUMI WA SUU`IL MANZHARI FIL AHLI WAL MAALI WAL WALADI (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelelahan di perjalanan, kesedihan saat kembali, kekurangan setelah kecukupan, doa orang yang terzhalimi dan pemandangan yang buruk pada keluarga, harta dan anak).”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 5405
أَخْبَرَنَا يُوسُفُ بْنُ حَمَّادٍ قَالَ حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ مَنْصُورٍ عَنْ عَاصِمٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ سَرْجِسَ قَالَكَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا سَافَرَ يَتَعَوَّذُ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ وَكَآبَةِ الْمُنْقَلَبِ وَالْحَوْرِ بَعْدَ الْكَوْرِ وَدَعْوَةِ الْمَظْلُومِ وَسُوءِ الْمَنْظَرِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Yusuf bin Hammad} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Bisyr bin Manshur} dari {‘Ashim} dari {Abdullah bin Sarjis} ia berkata “Jika Nabi saw. hendak melakukan safar, beliau berlindung dari hambatan di perjalanan, kesedihan saat kembali, kekurangan setelah kecukupan, doa orang yang terzhalimi dan pemandangan yang buruk.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 5406
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُمَرَ بْنِ عَلِيِّ بْنِ مُقَدَّمٍ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ شُعْبَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بِشْرٍ الْخَثْعَمِيِّ عَنْ أَبِي زُرْعَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا سَافَرَ فَرَكِبَ رَاحِلَتَهُ قَالَ بِإِصْبَعِهِ وَمَدَّ شُعْبَةُ بِإِصْبَعِهِ قَالَ اللَّهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِي السَّفَرِ وَالْخَلِيفَةُ فِي الْأَهْلِ وَالْمَالِ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ وَكَآبَةِ الْمُنْقَلَبِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin ‘Amru bin Umar bin Ali bin Miqdam} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Ibnu Abu Adi} dari {Syu’bah} dari {Abdullah bin Bisyr Al Khasy’ami} dari {Abu Zur’ah} dari {Abu Hurairah} ia berkata “Jika Rasulullah saw. hendak safar, beliau naik kendaraannya. Beliau lalu mengisyarakatkan dengan jarinya -Syu’bah kemudian membentangkan jarinya-, beliau mengucapkan: “ALLAHUMMA ANTA SHAHIBU FISSAFARI WAL KHALIFATU FIL AHLI WAL MAALI ALLAHUMMA INNI A’UUDZU BIKA MIN WA’TSAA`IS SAFARI WA KAABATIL MANZHARI (Ya Allah, Engkau adalah teman dalam perjalanan dan yang mengurusi dalam keluarga dan harta (ku). Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari kelelahan dalam perjalanan dan pemandangan yang menyedihkan).”