Meminta Perlindungan

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 5427

أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ قَالَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ وَهُوَ ابْنُ زُرَيْعٍ قَالَ حَدَّثَنَا حُسَيْنٌ الْمُعَلِّمُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بُرَيْدَةَ عَنْ بُشَيْرِ بْنِ كَعْبٍ عَنْ شَدَّادِ بْنِ أَوْسٍعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ سَيِّدَ الِاسْتِغْفَارِ أَنْ يَقُولَ الْعَبْدُ اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوءُ لَكَ بِذَنْبِي وَأَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ فَإِنْ قَالَهَا حِينَ يُصْبِحُ مُوقِنًا بِهَا فَمَاتَ دَخَلَ الْجَنَّةَ وَإِنْ قَالَهَا حِينَ يُمْسِي مُوقِنًا بِهَا دَخَلَ الْجَنَّةَخَالَفَهُ الْوَلِيدُ بْنُ ثَعْلَبَةَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Amru bin Ali} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Yazid} -yaitu Ibnu Zurai’- ia berkata telah menceritakan kepada kami {Husain Al Mu’allim} dari {Abdullah bin Buraidah} dari {Busyair bin Ka’b} dari {Syaddad bin Aus} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Sesungguhnya istighfar yang paling baik adalah jika seorang hamba mengucapkan: “ALLAHUMMA ANTA RABBI LAA ILAAHA ILLA ANTA KHALAQTANI WA ANA ‘ABDUKA WA ANA ‘ALA ‘AHDIKA WA WA’DIKA MASTATHA’TU A’UUDZU BIKA MIN SYARRI MAA SHANA’TU ABUU`U LAKA BIDZANBI WA ABUU`U LAKA BINI’MATIKA ‘ALAYYA FAGHFIRLI FA INNAHU LAA YAGHFIRU ADZ DZUNUUBA ILLA ANTA (Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan yang berhak diibadahi selain Engkau. Engkau telah menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku menetapi perjanjian-Mu dan janji-Mu sesuai dengan kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan perbuatanku, aku mengakui dosaku kepada-Mu dan aku akui nikmat-Mu kepadaku, maka ampunilah aku. Sebab tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain-Mu) ‘. Jika ia mengucapkan di waktu subuh dengan penuh keyakinan lalu meninggal, maka ia akan masuk surga. Dan jika ia membacanya di waktu sore dengan penuh keyakinan lalu meninggal, maka ia akan masuk surga.” Namun Al Walid bin Tsa’labah menyelisihi riwayat hadits ini.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 5428

أَخْبَرَنَا يُونُسُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى عَنْ ابْنِ وَهْبٍ قَالَ أَخْبَرَنِي مُوسَى بْنُ شَيْبَةَ عَنْ الْأَوْزَاعِيِّ عَنْ عَبْدَةَ بْنِ أَبِي لُبَابَةَ أَنَّ ابْنَ يَسَافٍ حَدَّثَهُ أَنَّهُ سَأَلَ عَائِشَةَ زَوْجَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَمَا كَانَ أَكْثَرُ مَا يَدْعُو بِهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَبْلَ مَوْتِهِ قَالَتْ كَانَ أَكْثَرُ مَا كَانَ يَدْعُو بِهِ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا عَمِلْتُ وَمِنْ شَرِّ مَا لَمْ أَعْمَلْ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Yunus bin Abdul A’la} dari {Ibnu Wahb} ia berkata telah mengabarkan kepadaku {Musa bin Syaibah} dari {Al Auza’i} dari {Abdah bin Abu Lubabah} bahwa {Ibnu Yasaf} menceritakan kepadanya, bahwasanya ia pernah bertanya kepada {‘Aisyah} isteri Nabi saw. ‘Apa yang paling sering dibaca oleh Rasulullah saw. dalam doa sebelum beliau wafat? ‘ ‘Aisyah berkata “Yang paling sering beliau baca adalah: ‘ALLAHUMMA INNI A’UUDZU BIKA MIN SYARRI MAA ‘AMILTU WA MIN SYARRI MAA LAM A’MAL (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari keburukkan sesuatu yang telah aku lakukan, dan dari keburukkan sesuatu yang belum aku lakukan).”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 5429

أَخْبَرَنِي عِمْرَانُ بْنُ بَكَّارٍ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو الْمُغِيرَةِ قَالَ حَدَّثَنَا الْأَوْزَاعِيُّ قَالَ حَدَّثَنِي عَبْدَةُ قَالَ حَدَّثَنِي ابْنُ يَسَافٍ قَالَ سُئِلَتْ عَائِشَةُمَا كَانَ أَكْثَرُ مَا كَانَ يَدْعُو بِهِ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ كَانَ أَكْثَرُ دُعَائِهِ أَنْ يَقُولَ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا عَمِلْتُ وَمِنْ شَرِّ مَا لَمْ أَعْمَلْ بَعْدُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepadaku {Imran bin Bakkar} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Al Mughirah} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Al Auza’i} ia berkata telah menceritakan kepadaku {Abdah} ia berkata telah menceritakan kepadaku {Ibnu Yasaf} ia berkata {‘Aisyah} pernah ditanya ‘Apa yang paling sering dibaca oleh Nabi saw.? ‘ ‘Aisyah menjawab “Doa yang paling sering dibaca oleh beliau adalah ‘ALLAHUMMA INNI A’UUDZU BIKA MIN SYARRI MAA ‘AMILTU WA MIN SYARRI MAA LAM A’MAL BA’DU (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari keburukkan sesuatu yang telah aku lakukan, dan dari keburukkan sesuatu yang belum aku lakukan).”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 5430

أَخْبَرَنِي مُحَمَّدُ بْنُ قُدَامَةَ عَنْ جَرِيرٍ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ هِلَالِ بْنِ يَسَافٍ عَنْ فَرْوَةَ بْنِ نَوْفَلٍ قَالَ سَأَلْتُ أُمَّ الْمُؤْمِنِينَ عَائِشَةَعَمَّا كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدْعُو قَالَتْ كَانَ يَقُولُ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا عَمِلْتُ وَمِنْ شَرِّ مَا لَمْ أَعْمَلْ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepadaku {Muhammad bin Qudamah} dari {Jarir} dari {Manshur} dari {Hilal} dari {Farwah bin Naufal} ia berkata “Aku pernah bertanya Ummul Mukminin {‘Aisyah}, tentang doa yang biasa dibaca oleh Rasulullah saw. untuk berdoa? ‘ ia menjawab “Beliau membaca ‘ALLAHUMMA INNI A’UUDZU BIKA MIN SYARRI MAA ‘AMILTU WA MIN SYARRI MAA LAM A’MAL (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari keburukkan sesuatu yang telah aku lakukan, dan dari keburukkan sesuatu yang belum aku lakukan).”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 5431

أَخْبَرَنَا هَنَّادٌ عَنْ أَبِي الْأَحْوَصِ عَنْ حُصَيْنٍ عَنْ هِلَالٍ عَنْ فَرْوَةَ بْنِ نَوْفَلٍ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا عَمِلْتُ وَمِنْ شَرِّ مَا لَمْ أَعْمَلْ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Hannad} dari {Abu Al Ahwash} dari {Hushain} dari {Hilal} dari {Farwah bin Naufal} dari {‘Aisyah} ia berkata “Rasulullah saw. bersabda: “ALLAHUMMA INNI A’UUDZU BIKA MIN SYARRI MAA ‘AMILTU WA MIN SYARRI MAA LAM A’MAL (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari keburukkan sesuatu yang telah aku lakukan, dan dari keburukkan sesuatu yang belum aku lakukan).”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 5432

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى قَالَ حَدَّثَنَا الْمُعْتَمِرُ عَنْ أَبِيهِ عَنْ حُصَيْنٍ عَنْ هِلَالِ بْنِ يَسَافٍ عَنْ فَرْوَةَ بْنِ نَوْفَلٍ قَالَ سَأَلْتُ عَائِشَةَ فَقُلْتُحَدِّثِينِي بِشَيْءٍ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدْعُو بِهِ قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا عَمِلْتُ وَمِنْ شَرِّ مَا لَمْ أَعْمَلْ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Abdul A’la} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Al Mu’tamir} dari {Ayahnya} dari {Hushain} dari {Hilal bin Yasaf} dari {Farwah bin Naufal} ia berkata “Aku bertanya {‘Aisyah}, “Aku katakan, ‘Ceritakanlah kepadaku sesuatu yang Rasulullah saw. biasa gunakan untuk berdoa?! Ia berkata “Rasulullah saw. mengucapkan: “ALLAHUMMA INNI A’UUDZU BIKA MIN SYARRI MAA ‘AMILTU WA MIN SYARRI MAA LAM A’MAL (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari keburukkan sesuatu yang telah aku lakukan, dan dari keburukkan sesuatu yang belum aku lakukan).”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 5433

أَخْبَرَنَا مَحْمُودُ بْنُ غَيْلَانَ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ حُصَيْنٍ سَمِعْتُ هِلَالَ بْنَ يَسَافٍ عَنْ فَرْوَةَ بْنِ نَوْفَلٍ قَالَ قُلْتُ لِعَائِشَةَأَخْبِرِينِي بِدُعَاءٍ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدْعُو بِهِ قَالَتْ كَانَ يَقُولُ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا عَمِلْتُ وَمِنْ شَرِّ مَا لَمْ أَعْمَلْ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Mahmud bin Ghailan} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Dawud} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Hushain} ia berkata aku mendengar {Hilal bin Yasaf} dari {Farwah bin Naufal} ia berkata aku berkata kepada {‘Aisyah} “Kabarkanlah kepadaku doa apa yang biasa dibaca oleh Rasulullah saw.?” ‘Aisyah berkata “Beliau membaca: ALLAHUMMA INNI A’UUDZU BIKA MIN SYARRI MAA ‘AMILTU WA MIN SYARRI MAA LAM A’MAL (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari keburukan sesuatu yang telah aku lakukan, dan dari keburukan sesuatu yang belum aku lakukan).”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 5434

أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ مَنْصُورٍ قَالَ حَدَّثَنَا الْفَضْلُ بْنُ دُكَيْنٍ عَنْ عُبَادَةَ بْنِ مُسْلِمٍ قَالَ حَدَّثَنِي جُبَيْرُ بْنُ أَبِي سُلَيْمَانَ بْنِ جُبَيْرِ بْنِ مُطْعِمٍ أَنَّ ابْنَ عُمَرَ قَالَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِعَظَمَتِكَ أَنْ أُغْتَالَ مِنْ تَحْتِيقَالَ جُبَيْرٌ وَهُوَ الْخَسْفُ قَالَ عُبَادَةُ فَلَا أَدْرِي قَوْلُ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوْ قَوْلُ جُبَيْرٍ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {‘Amru bin Manshur} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Al Fadll bin Dukain} dari {‘Ubadah bin Muslim} ia berkata telah menceritakan kepadaku {Jubair bin Muth’im} bahwa {Ibnu Umar} berkata “Aku mendengar Rasulullah saw. membaca: ALLAHUMMA INNI A’UUDZU BIKA BI AZHAMATIKA AN UGHTAALA MIN TAHTII (Ya Allah, aku berlindung dengan keagungan-Mu dari pembunuhan yang dilakukan dengan cara yang tidak diketahui).” Jubair berkata “Yaitu penenggelaman ke dalam dasar bumi.” ‘Ubadah berkata “Aku tidak mengetahui, apakah itu sabda Nabi saw. atau ucapan Jubair.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 5435

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْخَلِيلِ قَالَ حَدَّثَنَا مَرْوَانُ هُوَ ابْنُ مُعَاوِيَةَ عَنْ عَلِيِّ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ عَنْ عُبَادَةَ بْنِ مُسْلِمٍ الْفَزَارِيِّ عَنْ جُبَيْرِ بْنِ أَبِي سُلَيْمَانَ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَكَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ اللَّهُمَّ فَذَكَرَ الدُّعَاءَ وَقَالَ فِي آخِرِهِ أَعُوذُ بِكَ أَنْ أُغْتَالَ مِنْ تَحْتِي يَعْنِي بِذَلِكَ الْخَسْفَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Al Khalil} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Marwan yaitu Ibnu Mu’awiyah} dari {Ali bin Abdul Aziz} dari {‘Ubadah bin Muslim Al Fazari} dari {Jubair bin Abu Sulaiman} dari {Ibnu Umar} ia berkata “Nabi saw. berdoa: “ALLAHUMMA (Ya Allah..), lalu beliau menyebutkan doa tersebut, dan mengucapkan pada akhir doanya: “A’UUDZU BIKA AN UGHTAALA MIN TAHTII (aku berlindung kepada-Mu dari pembunuhan dengan cara yang tidak diketahui), yaitu penenggelaman ke dalam perut bumi.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 5436

أَخْبَرَنَا مَحْمُودُ بْنُ غَيْلَانَ قَالَ حَدَّثَنَا الْفَضْلُ بْنُ مُوسَى عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ سَعِيدٍ عَنْ صَيْفِيٍّ مَوْلَى أَبِي أَيُّوبَ عَنْ أَبِي الْيَسَرِ قَالَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ التَّرَدِّي وَالْهَدْمِ وَالْغَرَقِ وَالْحَرِيقِ وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ يَتَخَبَّطَنِي الشَّيْطَانُ عِنْدَ الْمَوْتِ وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ أَمُوتَ فِي سَبِيلِكَ مُدْبِرًا وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ أَمُوتَ لَدِيغًا
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Mahmud bin Ghailan} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Al fadll bin Musa} dari {Abdullah bin Sa’id} dari {Shaifi} -mantan budak Abu Ayyub- dari {Abu Al Yasaar} ia berkata “Rasulullah saw. membaca doa: “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kematian karena jatuh dari tempat yang tinggi, tertimpa reruntuhan, tenggelam, dan terbakar. Dan aku berlindung kepada-Mu dari bujukan setan saat sakaratul maut, kematian saat lari dari perang di jalan-Mu, serta mati karena sengatan binatang melata.”