Minuman
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 5615
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَبَانَ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ إِدْرِيسَ قَالَ أَنْبَأَنَا شُعْبَةُ عَنْ بُرَيْدِ بْنِ أَبِي مَرْيَمَ عَنْ أَبِي الْحَوْرَاءِ السَّعْديِّ قَالَ قُلْتُ لِلْحَسَنِ بْنِ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا مَا حَفِظْتَ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ حَفِظْتُ مِنْهُ دَعْ مَا يَرِيبُكَ إِلَى مَا لَا يَرِيبُكَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Aban} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Idris} ia berkata telah memberitakan kepada kami {Syu’bah} dari {Buraid bin Abu Maryam} dari {Abu Al Haura As Sa’di} ia berkata, “Aku berkata kepada? {Al Hasan bin Ali}? radliallahu ‘anhuma, “Apa yang engkau hafal dari Rasulullah saw.?” ia menjawab, “Aku menghafal dari beliau: “Tinggalkanlah apa yang meragukan kamu dan lakukan apa yang tidak meragukan kamu.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 5616
أَخْبَرَنَا الْجَارُودُ بْنُ مُعَاذٍ هُوَ بَاوَرْدِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو سُفْيَانَ مُحَمَّدُ بْنُ حُمَيْدٍ عَنْ مَعْمَرٍ عَنْ ابْنِ طَاوُسٍ عَنْ أَبِيهِأَنَّهُ كَانَ يَكْرَهُ أَنْ يَبِيعَ الزَّبِيبَ لِمَنْ يَتَّخِذُهُ نَبِيذًا
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Al Jarud bin Mu’adz} -yaitu Bawardi- ia berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Sufyan Muhammad bin Humaid} dari {Ma’mar} dari {Ibnu Thawus} dari {Bapaknya}, bahwasanya ia tidak menyukai menjual anggur kepada seseorang yang akan menjadikannya sebagai perasan nabidz.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 5617
أَخْبَرَنَا سُوَيْدٌ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ اللَّهِ عَنْ سُفْيَانَ بْنِ دِينَارٍ عَنْ مُصْعَبِ بْنِ سَعْدٍ قَالَكَانَ لِسَعْدٍ كُرُومٌ وَأَعْنَابٌ كَثِيرَةٌ وَكَانَ لَهُ فِيهَا أَمِينٌ فَحَمَلَتْ عِنَبًا كَثِيرًا فَكَتَبَ إِلَيْهِ إِنِّي أَخَافُ عَلَى الْأَعْنَابِ الضَّيْعَةَ فَإِنْ رَأَيْتَ أَنْ أَعْصُرَهُ عَصَرْتُهُ فَكَتَبَ إِلَيْهِ سَعْدٌ إِذَا جَاءَكَ كِتَابِي هَذَا فَاعْتَزِلْ ضَيْعَتِي فَوَاللَّهِ لَا أَئْتَمِنُكَ عَلَى شَيْءٍ بَعْدَهُ أَبَدًا فَعَزَلَهُ عَنْ ضَيْعَتِهِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Suwaid} ia berkata telah memberitakan kepada kami {Abdullah} dari {Sufyan bin Dinar} dari {Mush’ab bin Sa’d} ia berkata, ” {Sa’d} mempunyai kebun anggur yang buahnya sangat banyak, dan ia juga mempunyai seseorang yang menjaga kebunnya. Buah anggur tersebut lalu diangkut dalam jumlah yang besar, maka penjaga itu pun menulis surat kepadanya, “Aku khawatir anggur-anggur itu akan rusak, jika engkau menginginkannya, maka aku akan membuatnya perasan (arak).” Sa’d pun menulis surat balasan kepadanya, “Jika suratku ini telah tiba kepadamu, maka buanglah anggurku yang telah rusak. Demi Allah, setelah ini aku tidak akan mempercayakan kamu untuk mengurusinya selama-lamanya.” Kemudian penjaga kebun itu pun membuang buah anggur yang telah rusak.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 5618
أَخْبَرَنَا سُوَيْدٌ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ اللَّهِ عَنْ هَارُونَ بْنِ إِبْرَاهِيمَ عَنْ ابْنِ سِيرِينَ قَالَبِعْهُ عَصِيرًا مِمَّنْ يَتَّخِذُهُ طِلَاءً وَلَا يَتَّخِذُهُ خَمْرًا
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Suwaid} ia berkata telah memberitakan kepada kami {Abdullah} dari {Harun bin Ibrahim} dari {Ibnu Sirin} ia berkata, “Juallah buah anggur yang telah menjadi perasan kepada orang yang akan membuatnya sebagai minuman yang dimasak, bukan sebagai khamer.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 5619
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى قَالَ حَدَّثَنَا الْمُعْتَمِرُ قَالَ سَمِعْتُ مَنْصُورًا عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ نُبَاتَةَ عَنْ سُوَيْدِ بْنِ غَفَلَةَ قَالَكَتَبَ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ إِلَى بَعْضِ عُمَّالِهِ أَنْ ارْزُقْ الْمُسْلِمِينَ مِنْ الطِّلَاءِ مَا ذَهَبَ ثُلُثَاهُ وَبَقِيَ ثُلُثُهُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Abdul A’la} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Al Mu’tamir} ia berkata Aku mendengar {Manshur} dari {Ibrahim} dari {Nubatah} dari {Suwaid bin Ghafalah} ia berkata, “{Umar Ibnul Khaththab} menulis surat kepada sebagian pekerjanya, “Berilah kaum muslimin Ath Thila (nabidz yang telah dimasak hingga menjadi gula), yang telah hilang dua pertiganya dan tersisa sepertiganya.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 5620
أَخْبَرَنَا سُوَيْدٌ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ اللَّهِ عَنْ سُلَيْمَانَ التَّيْمِيِّ عَنْ أَبِي مِجْلَزٍ عَنْ عَامِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّهُ قَالَقَرَأْتُ كِتَابَ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ إِلَى أَبِي مُوسَى أَمَّا بَعْدُ فَإِنَّهَا قَدِمَتْ عَلَيَّ عِيرٌ مِنْ الشَّامِ تَحْمِلُ شَرَابًا غَلِيظًا أَسْوَدَ كَطِلَاءِ الْإِبِلِ وَإِنِّي سَأَلْتُهُمْ عَلَى كَمْ يَطْبُخُونَهُ فَأَخْبَرُونِي أَنَّهُمْ يَطْبُخُونَهُ عَلَى الثُّلُثَيْنِ ذَهَبَ ثُلُثَاهُ الْأَخْبَثَانِ ثُلُثٌ بِبَغْيِهِ وَثُلُثٌ بِرِيحِهِ فَمُرْ مَنْ قِبَلَكَ يَشْرَبُونَهُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Suwaid} ia berkata telah memberitakan kepada kami {Abdullah} dari {Sulaiman At Taimi} dari {Abu Mijlaz} dari {Amir bin Abdullah} bahwasanya ia berkata, “Aku membaca surat {Umar Ibnul Khaththab} di hadapan Abu Musa, ‘Amma ba’du telah datang kepadaku rombongan unta dari Syam membawa minuman yang kental berwarna hitam, seperti Ath Thila unta (cairan yang digunakan untuk mengobati koreng unta). Aku tanyakan kepada mereka, sampai kadar berapa mereka memasaknya. Mereka memberi kabar kepadaku bahwa mereka memasaknya sampai kadar dua pertiga (yang harus uapkan, pent). Dua pertiga kadar yang buruk harus dimusnahkan, sepertiga pertama adalah unsur yang merusak dan memabukkan, dan sepertiga kedua adalah berkait unsur baunya, lantas perintahkanlah sahabat yang ada di seklilingmu untuk meminumnya.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 5621
أَخْبَرَنَا سُوَيْدٌ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ اللَّهِ عَنْ هِشَامٍ عَنْ ابْنِ سِيرِينَ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ يَزِيدَ الْخَطْمِيَّ قَالَكَتَبَ إِلَيْنَا عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَمَّا بَعْدُ فَاطْبُخُوا شَرَابَكُمْ حَتَّى يَذْهَبَ مِنْهُ نَصِيبُ الشَّيْطَانِ فَإِنَّ لَهُ اثْنَيْنِ وَلَكُمْ وَاحِدٌ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Suwaid} ia berkata telah memberitakan kepada kami {Abdullah} dari {Hisyam} dari {Ibnu Sirin} bahwa {Abdullah bin Yazid Al Khathmi} berkata, “{Umar Ibnul Khaththab} menulis surat kepada kami, “Amma ba’du Masaklah minuman kalian hingga hilang bagian setan. Sesungguhnya baginya adalah dua bagian dan untuk kalian satu bagian.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 5622
أَخْبَرَنَا سُوَيْدٌ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ اللَّهِ عَنْ جَرِيرٍ عَنْ مُغِيرَةَ عَنْ الشَّعْبِيِّ قَالَكَانَ عَلِيٌّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يَرْزُقُ النَّاسَ الطِّلَاءَ يَقَعُ فِيهِ الذُّبَابُ وَلَا يَسْتَطِيعُ أَنْ يَخْرُجَ مِنْهُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Suwaid} ia berkata telah memberitakan kepada kami {Abdullah} dari {Jarir} dari {Mughirah} dari {Asy Sya’bi} ia berkata, ” {Ali} memberikan minuman perasan nabidz kepada orang-orang, yang jika ada lalat jatuh dan masuk ke dalamnya maka tidak akan bisa keluar lagi.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 5623
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ دَاوُدَ قَالَسَأَلْتُ سَعِيدًا مَا الشَّرَابُ الَّذِي أَحَلَّهُ عُمَرُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ الَّذِي يُطْبَخُ حَتَّى يَذْهَبَ ثُلُثَاهُ وَيَبْقَى ثُلُثُهُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad Ibnul Mutsanna} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Ibnu Abu Adi} dari {Dawud} ia berkata, “Aku bertanya {Sa’id}, “Minuman (perasan) yang bagaimana yang dibolehkan oleh {Umar}? radliallahu ‘anhu?” Ia menjawab, “Yang dimasak hingga hilang dua pertiganya dan tersisa sepertiganya.”
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 5624
أَخْبَرَنَا زَكَرِيَّا بْنُ يَحْيَى قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْأَعْلَى قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ دَاوُدَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِأَنَّ أَبَا الدَّرْدَاءِ كَانَ يَشْرَبُ مَا ذَهَبَ ثُلُثَاهُ وَبَقِيَ ثُلُثُهُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Zakaria bin Yahya} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Abdul A’la} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Salamah} dari {Dawud} dari {Sa’id Ibnul Musayyab} berkata, ” {Abu Darda} biasa minum perasan yang telah hilang dua pertiga dan tersisa sepertiganya.”