Minuman

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 5447

أَخْبَرَنَا سُوَيْدُ بْنُ نَصْرٍ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ اللَّهِ يَعْنِي ابْنَ الْمُبَارَكِ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي عَرُوبَةَ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍ قَالَكُنْتُ أَسْقِي أَبَا طَلْحَةَ وَأُبَيَّ بْنَ كَعْبٍ وَأَبَا دُجَانَةَ فِي رَهْطٍ مِنْ الْأَنْصَارِ فَدَخَلَ عَلَيْنَا رَجُلٌ فَقَالَ حَدَثَ خَبْرٌ نَزَلَ تَحْرِيمُ الْخَمْرِ فَكَفَأْنَا قَالَ وَمَا هِيَ يَوْمَئِذٍ إِلَّا الْفَضِيخُ خَلِيطُ الْبُسْرِ وَالتَّمْرِ قَالَ وَقَالَ أَنَسٌ لَقَدْ حُرِّمَتْ الْخَمْرُ وَإِنَّ عَامَّةَ خُمُورِهِمْ يَوْمَئِذٍ الْفَضِيخُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Suwaid bin Nashr} ia berkata telah memberitakan kepada kami {Abdullah yaitu Ibnul Mubarak} dari {Sa’id bin Abu Arubah} dari {Qatadah} dari {Anas} ia berkata “Di perkumpulan orang-orang Anshar, aku pernah menuangkan (khamer) untuk Abu Thalhah, Ubay bin Ka’ab dan Abu Dujanah. Tiba-tiba masuklah seorang laki-laki dan berkata “Ada kabar bahwa khamer telah diharamkan!” Maka kami pun menumpahkan khamer tersebut.” Anas berkata “Tidaklah disebut khamer -waktu itu- kecuali minuman yang terbuat dari campuran kurma muda dan kurma masak.” Qatadah berkata “Anas mengatakan “Khamer telah diharamkan, dan khamer mereka pada waktu itu terbuat dari campuran kurma muda dan kurma masak.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 5448

أَخْبَرَنَا سُوَيْدُ بْنُ نَصْرٍ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ اللَّهِ عَنْ حُمَيْدٍ الطَّوِيلِ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَحُرِّمَتْ الْخَمْرُ حِينَ حُرِّمَتْ وَإِنَّهُ لَشَرَابُهُمْ الْبُسْرُ وَالتَّمْرُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Suwaid bin Nashr} ia berkata telah memberitakan kepada kami {Abdullah} dari {Humaid Ath Thawil} dari {Anas bin Malik} ia berkata “Khamer diharamkan saat turun ayat yang mengharamkannya, dan khamer mereka saat itu terbuat dari campuran kurma muda dan kurma masak.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 5449

أَخْبَرَنَا سُوَيْدُ بْنُ نَصْرٍ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ اللَّهِ عَنْ شُعْبَةَ عَنْ مُحَارِبِ بْنِ دِثَارٍ عَنْ جَابِرٍ يَعْنِي ابْنَ عَبْدِ اللَّهِ قَالَالْبُسْرُ وَالتَّمْرُ خَمْرٌ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Suwaid bin Nashr} ia berkata telah memberitakan kepada kami {Abdullah} dari {Asy Syu’bah} dari {Muharib bin Ditsar} dari {Jabir yaitu Ibnu Abdullah} ia berkata “Kurma muda dan kurma masak adalah khamer.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 5450

أَخْبَرَنَا سُوَيْدُ بْنُ نَصْرٍ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ اللَّهِ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ مُحَارِبِ بْنِ دِثَارٍ قَالَ سَمِعْتُ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ قَالَالْبُسْرُ وَالتَّمْرُ خَمْرٌرَفَعَهُ الْأَعْمَشُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Suwaid bin Nashr} ia berkata telah memberitakan kepada kami {Abdullah} dari {Sufyan} dari {Muharib bin Ditsar} ia berkata “Aku mendengar {Jabir bin Abdullah} berkata “Kurma muda dan kurma masak adalah khamer.” Sementara Al A’masy telah memarfu’kannya.

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 5451

أَخْبَرَنَا الْقَاسِمُ بْنُ زَكَرِيَّا قَالَ أَنْبَأَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ عَنْ شَيْبَانَ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ مُحَارِبِ بْنِ دِثَارٍ عَنْ جَابِرٍعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الزَّبِيبُ وَالتَّمْرُ هُوَ الْخَمْرُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Al Qasim bin Zakariya} ia berkata telah memberitakan kepada kami {Ubaidullah} dari {Syaiban} dari {Al A’masy} dari {Muharib bin Ditsar} dari {Jabir} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Anggur dan kurma adalah khamer.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 5452

أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ مَنْصُورٍ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ عَنْ شُعْبَةَ عَنْ الْحَكَمِ عَنْ ابْنِ أَبِي لَيْلَى عَنْ رَجُلٍ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ الْبَلَحِ وَالتَّمْرِ وَالزَّبِيبِ وَالتَّمْرِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ishaq bin Manshur} ia berkata telah memberitakan kepada kami {Abdurrahman} dari {Syu’bah} dari {Al Hakam} dari {Ibnu Abu Laila} dari {Seorang laki-laki} sahabat Nabi saw., ia berkata “Nabi saw. melarang mencampur kurma mentah dengan kurma masak, dan anggur dengan kurma masak.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 5453

أَخْبَرَنَا وَاصِلُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ فُضَيْلٍ عَنْ حَبِيبِ بْنِ أَبِي عَمْرَةَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَنَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الدُّبَّاءِ وَالْحَنْتَمِ وَالْمُزَفَّتِ وَالنَّقِيرِ وَأَنْ يُخْلَطَ الْبَلَحُ وَالزَّهْوُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Washil bin Abdul A’la} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Ibnu Fudlail} dari {Habib bin Abu Amrah} dari {Sa’id bin Jubair} dari {Ibnu Abbas} ia berkata “Rasulullah saw. melarang Ad Duba, Al Hantam, Al Muzaffat, An Naqir dan mencampur kurma mentah dengan Az Zahwu (kurma mentah hampir masak).”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 5454

أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ أَنْبَأَنَا جَرِيرٌ عَنْ حَبِيبِ بْنِ أَبِي عَمْرَةَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَنَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الدُّبَّاءِ وَالْمُزَفَّتِ وَزَادَ مَرَّةً أُخْرَى وَالنَّقِيرِ وَأَنْ يُخْلَطَ التَّمْرُ بِالزَّبِيبِ وَالزَّهْوُ بِالتَّمْرِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ishaq bin Ibrahim} ia berkata telah memberitakan kepada kami {Jarir} dari {Habib bin Abu Amrah} dari {Sa’id bin Jubair} dari {Ibnu Abbas} ia berkata “Rasulullah saw. melarang dari Ad Duba dan Al Muzaffat.” Dan dalam riwayat lain ia menambahkan, “An Naqir, dan mencampur kurma masak dengan anggur, dan Az Zahwu (kurma mentah hampir masak) dengan kurma masak.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 5455

أَخْبَرَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ مَنْصُورِ بْنِ جَعْفَرٍ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ نُمَيْرٍ قَالَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ حَبِيبٍ عَنْ أَبِي أَرْطَاةَ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَنَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الزَّهْوِ وَالتَّمْرِ وَالزَّبِيبِ وَالتَّمْرِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Al Husain bin Manshur bin Ja’far} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Numair} ia berkata telah menceritakan kepada kami {Al A’masy} dari {Habib} dari {Arthah} dari {Abu Sa’id Al Khudri} ia berkata “Rasulullah saw. melarang mencampur Az Zahwu (kurma mentah hampir masak) dengan kurma masak, dan anggur dengan kurma masak.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 5456

أَخْبَرَنَا سُوَيْدُ بْنُ نَصْرٍ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ اللَّهِ عَنْ الْأَوْزَاعِيِّ قَالَ حَدَّثَنِي يَحْيَى بْنُ أَبِي كَثِيرٍ قَالَ حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَبِي قَتَادَةَ عَنْ أَبِيهِعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تَجْمَعُوا بَيْنَ التَّمْرِ وَالزَّبِيبِ وَلَا بَيْنَ الزَّهْوِ وَالرُّطَبِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Suwaid bin Nashr} ia berkata telah memberitakan kepada kami {Abdullah} dari {Al Auza’i} ia berkata telah menceritakan kepadaku {Yahya bin Abu Katsir} ia berkata telah menceritakan kepadaku {Abdullah bin Abu Qatadah} dari {Ayahnya} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Janganlah kalian campur antara kurma masak dengan anggur, dan Az Zahwu (kurma mentah hampir masak) dengan ruthab (kurma segar).”