Surga; Sifat dan Penghuninya
Sahih Muslim | Hadits No. : 5115
حَدَّثَنَا عَبْدُ بْنُ حُمَيْدٍ حَدَّثَنَا يُونُسُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا شَيْبَانُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ قَتَادَةَ حَدَّثَنَا أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ قَالَقَالَ نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ الْعَبْدَ إِذَا وُضِعَ فِي قَبْرِهِ وَتَوَلَّى عَنْهُ أَصْحَابُهُ إِنَّهُ لَيَسْمَعُ قَرْعَ نِعَالِهِمْ قَالَ يَأْتِيهِ مَلَكَانِ فَيُقْعِدَانِهِ فَيَقُولَانِ لَهُ مَا كُنْتَ تَقُولُ فِي هَذَا الرَّجُلِ قَالَ فَأَمَّا الْمُؤْمِنُ فَيَقُولُ أَشْهَدُ أَنَّهُ عَبْدُ اللَّهِ وَرَسُولُهُ قَالَ فَيُقَالُ لَهُ انْظُرْ إِلَى مَقْعَدِكَ مِنْ النَّارِ قَدْ أَبْدَلَكَ اللَّهُ بِهِ مَقْعَدًا مِنْ الْجَنَّةِ قَالَ نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَيَرَاهُمَا جَمِيعًاقَالَ قَتَادَةُ وَذُكِرَ لَنَا أَنَّهُ يُفْسَحُ لَهُ فِي قَبْرِهِ سَبْعُونَ ذِرَاعًا وَيُمْلَأُ عَلَيْهِ خَضِرًا إِلَى يَوْمِ يُبْعَثُونَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdu bin Humaid} telah menceritakan kepada kami {Yunus bin Muhammad} telah menceritakan kepada kami {Syaiban bin Abdurrahman} dari {Qatadah} telah menceritakan kepada kami {Anas bin Malik} berkata: Nabi Allah saw. bersabda: “Sesungguhnya hamba bila telah diletakkan dikuburnya dan teman-temannya telah meninggalkannya, ia mendengar derap sandal mereka.” Beliau bersabda: “Dua malaikat mendatanginya, keduanya mendudukkannya lalu bertanya padanya: ‘Apa yang dulu kau katakan tentang orang ini?” beliau bersabda: “Orang mu`min menjawab: ‘Aku bersaksi bahwa ia adalah hamba dan utusan Allah.” Beliau bersabda: “Lalu dikatakan padanya: ‘Lihatlah tempatmu dineraka, Allah telah menggantikannya dengan tempat disurga.” Nabi Allah saw. bersabda: “Lalu ia melihat keduanya.” Qadatah berkata: Disebutkan bagi kami bahwa kuburnya dipalangkan seluas tujuhpuluh dzira’ dipenuhi oleh tanaman hijau hingga hari manusia dibangkitkan.
Sahih Muslim | Hadits No. : 5116
و حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مِنْهَالٍ الضَّرِيرُ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ زُرَيْعٍ حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ أَبِي عَرُوبَةَ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ الْمَيِّتَ إِذَا وُضِعَ فِي قَبْرِهِ إِنَّهُ لَيَسْمَعُ خَفْقَ نِعَالِهِمْ إِذَا انْصَرَفُواحَدَّثَنِي عَمْرُو بْنُ زُرَارَةَ أَخْبَرَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ يَعْنِي ابْنَ عَطَاءٍ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ الْعَبْدَ إِذَا وُضِعَ فِي قَبْرِهِ وَتَوَلَّى عَنْهُ أَصْحَابُهُ فَذَكَرَ بِمِثْلِ حَدِيثِ شَيْبَانَ عَنْ قَتَادَةَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Minhal Adh Dharir} telah menceritakan kepada kami {Yazid bin Zurai’} telah menceritakan kepada kami {Sa’id bin Abu Arubah} dari {Qatadah} dari {Anas bin Malik} berkata: Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya mayit bila telah diletakkan dikuburnya, ia mendengar derapan sandal mereka saat mereka pulang.” Telah menceritakan kepadaku {Amru bin Zurarah} telah mengkhabarkan kepada kami {Abdulwahhab bin Atho`} dari {Sa’id} dari {Qatadah} dari {Anas bin Malik} nabi Allah saw. bersabda: “Bila ia diletakkan dikuburnya dan teman-temannya pulang.” Ia menyebut seperti hadits Syaiban dari Qatadah.
Sahih Muslim | Hadits No. : 5117
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارِ بْنِ عُثْمَانَ الْعَبْدِيُّ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَلْقَمَةَ بْنِ مَرْثَدٍ عَنْ سَعْدِ بْنِ عُبَيْدَةَ عَنْ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ{ يُثَبِّتُ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا بِالْقَوْلِ الثَّابِتِ }قَالَ نَزَلَتْ فِي عَذَابِ الْقَبْرِ فَيُقَالُ لَهُ مَنْ رَبُّكَ فَيَقُولُ رَبِّيَ اللَّهُ وَنَبِيِّي مُحَمَّدٌ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَلِكَ قَوْلُهُ عَزَّ وَجَلَّ{ يُثَبِّتُ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا بِالْقَوْلِ الثَّابِتِ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الْآخِرَةِ }
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Basyar bin Utsman Al Abdi} telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Alqamah bin Martsad} dari {Sa’ad bin Ubaidah} dari {Al Bara` bin Azib} dari nabi saw. bersabda: “Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan Ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan di akhirat.” (Ibrahiim: 27) beliau bersabda: “(Ayat ini) turun berkenaan dengan adzab kubur, ia ditanya: ‘Siapa Rabbmu? ‘ ia menjawab: ‘Rabbku Allah, nabiku Muhammad saw.’ Itulah firman Allah ‘azza wajalla: “Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan Ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan di akhirat.” (Ibrahiim: 27)
Sahih Muslim | Hadits No. : 5118
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَمُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى وَأَبُو بَكْرِ بْنُ نَافِعٍ قَالُوا حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ يَعْنُونَ ابْنَ مَهْدِيٍّ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ خَيْثَمَةَ عَنْ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ{ يُثَبِّتُ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا بِالْقَوْلِ الثَّابِتِ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الْآخِرَةِ }قَالَ نَزَلَتْ فِي عَذَابِ الْقَبْرِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakr bin Abi Syaibah}, {Muhammad bin Al Mutsanna} dan {Abu Bakr bin Nafi’}, mereka berkata: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman bin Mahdi} dari {Sufyan} dari {ayahnya} dari {Khaitsamah} dari {Al Bara` bin Azib}: “Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan Ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan di akhirat.” (Ibrahim: 27) ia berkata: Turun berkenaan dengan adzab kubur.
Sahih Muslim | Hadits No. : 5119
حَدَّثَنِي عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ الْقَوَارِيرِيُّ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ حَدَّثَنَا بُدَيْلٌ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ شَقِيقٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَإِذَا خَرَجَتْ رُوحُ الْمُؤْمِنِ تَلَقَّاهَا مَلَكَانِ يُصْعِدَانِهَا قَالَ حَمَّادٌ فَذَكَرَ مِنْ طِيبِ رِيحِهَا وَذَكَرَ الْمِسْكَ قَالَ وَيَقُولُ أَهْلُ السَّمَاءِ رُوحٌ طَيِّبَةٌ جَاءَتْ مِنْ قِبَلِ الْأَرْضِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْكِ وَعَلَى جَسَدٍ كُنْتِ تَعْمُرِينَهُ فَيُنْطَلَقُ بِهِ إِلَى رَبِّهِ عَزَّ وَجَلَّ ثُمَّ يَقُولُ انْطَلِقُوا بِهِ إِلَى آخِرِ الْأَجَلِ قَالَ وَإِنَّ الْكَافِرَ إِذَا خَرَجَتْ رُوحُهُ قَالَ حَمَّادٌ وَذَكَرَ مِنْ نَتْنِهَا وَذَكَرَ لَعْنًا وَيَقُولُ أَهْلُ السَّمَاءِ رُوحٌ خَبِيثَةٌ جَاءَتْ مِنْ قِبَلِ الْأَرْضِ قَالَ فَيُقَالُ انْطَلِقُوا بِهِ إِلَى آخِرِ الْأَجَلِ قَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ فَرَدَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَيْطَةً كَانَتْ عَلَيْهِ عَلَى أَنْفِهِ هَكَذَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepadaku {Ubaidullah bin Umar Al Qawariri} telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Zaid} telah menceritakan kepada kami {Budail} dari {Abdullah bin Syaqiq} dari {Abu Hurairah} berkata: Apabila roh orang mukmin telah keluar dari jasadnya, ia akan ditemui oleh dua malaikat yang akan membawanya naik, lalu Hammad berkata dan menyebutkan baunya yang harum seraya berkata: Baunya seperti minyak wangi, dan para penghuni langit berkata: Telah datang roh yang baik dari bumi, semoga Allah mendo’akanmu dan mendo’akan jasad yang telah kau tinggali. Lalu ia dibawa menghadap Rabbnya ‘azza wajalla. Kemudian ia berkata: Bawalah ia sampai ke tempat yang paling akhir (yakni Sidratul Muntaha). Dan sesungguhnya orang kafir apabila rohnya telah keluar daripadanya. Hammad berkata: ia menyebutkan baunya yang busuk dan cercaan yang ditujukan kepadanya, lalu para penghuni langit berkata: Telah datang satu roh yang buruk dari bumi. Ia berkata: lalu dikatakan: bawalah ia hingga sampai ke tempat yang paling akhir (yakni sijiin) Abu Hurairah berkata: Rasulullah saw. meletakkan kain tipis yang ada padanya pada hidung beliau seperti ini.
Sahih Muslim | Hadits No. : 5120
حَدَّثَنِي إِسْحَقُ بْنُ عُمَرَ بْنِ سَلِيطٍ الْهُذَلِيُّ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ الْمُغِيرَةِ عَنْ ثَابِتٍ قَالَ قَالَ أَنَسٌ كُنْتُ مَعَ عُمَرَ ح و حَدَّثَنَا شَيْبَانُ بْنُ فَرُّوخَ وَاللَّفْظُ لَهُ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ الْمُغِيرَةِ عَنْ ثَابِتٍ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَكُنَّا مَعَ عُمَرَ بَيْنَ مَكَّةَ وَالْمَدِينَةِ فَتَرَاءَيْنَا الْهِلَالَ وَكُنْتُ رَجُلًا حَدِيدَ الْبَصَرِ فَرَأَيْتُهُ وَلَيْسَ أَحَدٌ يَزْعُمُ أَنَّهُ رَآهُ غَيْرِي قَالَ فَجَعَلْتُ أَقُولُ لِعُمَرَ أَمَا تَرَاهُ فَجَعَلَ لَا يَرَاهُ قَالَ يَقُولُ عُمَرُ سَأَرَاهُ وَأَنَا مُسْتَلْقٍ عَلَى فِرَاشِي ثُمَّ أَنْشَأَ يُحَدِّثُنَا عَنْ أَهْلِ بَدْرٍ فَقَالَ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُرِينَا مَصَارِعَ أَهْلِ بَدْرٍ بِالْأَمْسِ يَقُولُ هَذَا مَصْرَعُ فُلَانٍ غَدًا إِنْ شَاءَ اللَّهُ قَالَ فَقَالَ عُمَرُ فَوَالَّذِي بَعَثَهُ بِالْحَقِّ مَا أَخْطَئُوا الْحُدُودَ الَّتِي حَدَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فَجُعِلُوا فِي بِئْرٍ بَعْضُهُمْ عَلَى بَعْضٍ فَانْطَلَقَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى انْتَهَى إِلَيْهِمْ فَقَالَ يَا فُلَانَ بْنَ فُلَانٍ وَيَا فُلَانَ بْنَ فُلَانٍ هَلْ وَجَدْتُمْ مَا وَعَدَكُمْ اللَّهُ وَرَسُولُهُ حَقًّا فَإِنِّي قَدْ وَجَدْتُ مَا وَعَدَنِي اللَّهُ حَقًّا قَالَ عُمَرُ يَا رَسُولَ اللَّهِ كَيْفَ تُكَلِّمُ أَجْسَادًا لَا أَرْوَاحَ فِيهَا قَالَ مَا أَنْتُمْ بِأَسْمَعَ لِمَا أَقُولُ مِنْهُمْ غَيْرَ أَنَّهُمْ لَا يَسْتَطِيعُونَ أَنْ يَرُدُّوا عَلَيَّ شَيْئًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepadaku {Ishaq bin Umar bin Salith Al Hudzali} telah menceritakan kepada kami {Sulaiman bin Al Mughirah} dari {Tsabit} berkata: {Anas} berkata: Aku bersama {Umar}. Telah menceritakan kepada kami {Syaiban bin Farrukh}, teks miliknya, telah menceritakan kepada kami {Sulaiman bin Al Mughirah} dari {Tsabit} dari {Anas bin Malik} berkata: Kami bersama {Umar} diantara Makkah dan Madinah, kami melihat hilal, aku adalah orang yang berpenglihatan tajam, aku melihatnya, tapi tiadk seorang pun mengira bahwa tidak ada melihatnya selainku. Anas berkata: Aku berkata kepada Umar: Apa kau tidak melihatnya? Ia tidak melihatnya, ia berkata: Aku akan melihatnya dengan berbaring di atas hamparanku. Lalu ia menceritakan kepada kami tentang tentara-tentara Badar, ia berkata: Rasulullah saw. memperlihatkan tempat kematian tentara-tentara Badar kemarin, beliau bersabda: “Ini tempat kematian fulan besok, insya Allah.” Anas berkata: Umar berkata: Demi Dzat yang mengutusnya dengan kebenaran, mereka tidak melenceng dari batasan yang ditentukan Rasulullah saw.” Ia berkata: Mereka ditempatkan dilubang tanah satu sama lain, lalu Rasulullah saw. bergegas hingga tiba menemui mereka, beliau memanggil: “Hai fulan bin fulan, hai fulan bin fulan, apakah kalian mendapatkan kebenaran janji Allah dan rasulNya, sesungguhnya aku telah menemukan kebenaran janji Allah yang dijanjikan padaku.” Umar berkata: Wahai Rasulullah, bagaimana Tuan berbicara dengan jasad-jasad tidak bernyawa? Beliau bersabda: “Kalian tidak lebih mendengar ucapanku melebihi mereka, hanya saja mereka tidak bisa menjawabku sedikit pun.”
Sahih Muslim | Hadits No. : 5121
حَدَّثَنَا هَدَّابُ بْنُ خَالِدٍ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ ثَابِتٍ الْبُنَانِيِّ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَرَكَ قَتْلَى بَدْرٍ ثَلَاثًا ثُمَّ أَتَاهُمْ فَقَامَ عَلَيْهِمْ فَنَادَاهُمْ فَقَالَ يَا أَبَا جَهْلِ بْنَ هِشَامٍ يَا أُمَيَّةَ بْنَ خَلَفٍ يَا عُتْبَةَ بْنَ رَبِيعَةَ يَا شَيْبَةَ بْنَ رَبِيعَةَ أَلَيْسَ قَدْ وَجَدْتُمْ مَا وَعَدَ رَبُّكُمْ حَقًّا فَإِنِّي قَدْ وَجَدْتُ مَا وَعَدَنِي رَبِّي حَقًّا فَسَمِعَ عُمَرُ قَوْلَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ كَيْفَ يَسْمَعُوا وَأَنَّى يُجِيبُوا وَقَدْ جَيَّفُوا قَالَ وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ مَا أَنْتُمْ بِأَسْمَعَ لِمَا أَقُولُ مِنْهُمْ وَلَكِنَّهُمْ لَا يَقْدِرُونَ أَنْ يُجِيبُوا ثُمَّ أَمَرَ بِهِمْ فَسُحِبُوا فَأُلْقُوا فِي قَلِيبِ بَدْرٍحَدَّثَنِي يُوسُفُ بْنُ حَمَّادٍ الْمَعْنِيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْأَعْلَى عَنْ سَعِيدٍ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ عَنْ أَبِي طَلْحَةَ ح و حَدَّثَنِيهِ مُحَمَّدُ بْنُ حَاتِمٍ حَدَّثَنَا رَوْحُ بْنُ عُبَادَةَ حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ أَبِي عَرُوبَةَ عَنْ قَتَادَةَ قَالَ ذَكَرَ لَنَا أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ عَنْ أَبِي طَلْحَةَ قَالَ لَمَّا كَانَ يَوْمُ بَدْرٍ وَظَهَرَ عَلَيْهِمْ نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَ بِبِضْعَةٍ وَعِشْرِينَ رَجُلًا وَفِي حَدِيثِ رَوْحٍ بِأَرْبَعَةٍ وَعِشْرِينَ رَجُلًا مِنْ صَنَادِيدِ قُرَيْشٍ فَأُلْقُوا فِي طَوِيٍّ مِنْ أَطْوَاءِ بَدْرٍ وَسَاقَ الْحَدِيثَ بِمَعْنَى حَدِيثِ ثَابِتٍ عَنْ أَنَسٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hadbah bin Khalid} telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Salamah} dari {Tsabit Al Bunani} dari {Anas bin Malik} Rasulullah saw. meninggalkan jenazah perang Badar tiga kali, setelah itu beliau mendatangi mereka, beliau berdiri dan memanggil-manggil mereka, beliau9 bersabda: “Hai Abu Jahal bin Hisyam, hai Umaiyah bin Khalaf, hai Utbah bin Rabi’ah, hai Syaibah bin Rabi’ah, bukankah kalian telah menemukan kebenaran janji Rabb kalian, sesungguhnya aku telah menemukan kebenaran janji Rabbku yang dijanjikan padaku.” Umar mendengar ucapan nabi saw., ia berkata: Wahai Rasulullah, bagaimana mereka mendengar dan bagaimana mereka menjawab, mereka telah menjadi bangkai? Beliau bersabda: “Demi Dzat yang jiwaku berada ditanganNya, kalian tidak lebih mendengar ucapanku melebihi mereka, hanya saja mereka tidak bisa menjawab.” Setelah itu beliau memerintahkan, mereka diseret lalu dilemparkan di sumur Badar. Telah menceritakan kepadaku {Yusuf bin Hammad Al Ma’ni} telah menceritakan kepada kami {Abdul A’la} dari {Sa’id} dari {Qatadah} dari {Anas bin Malik} dari {Abu Thalhah}. Telah menceritakannya kepadaku {Muhammad bin Hatim} telah menceritakan kepada kami {Rauh bin Ubadah} telah menceritakan kepada kami {Sa’id bin Abu Urubah} dari {Qatadah} berkata: {Anas bin Malik} menyebutkan kepada kami dari {Abu Thalhah} berkata: Saat perang Badar dan nabi Allah menang mengalahkan mereka, beliau memerintahkan duapuluh sekian orang -hadits Rauh menyebut duapuluh empat pembesar Quraisy- lalu dilemparkan ke salah satu sumur Badar. Ia menyebut hadits yang semakna dengan hadits Tsabit bin Anas.
Sahih Muslim | Hadits No. : 5122
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَعَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ جَمِيعًا عَنْ إِسْمَعِيلَ قَالَ أَبُو بَكْرٍ حَدَّثَنَا ابْنُ عُلَيَّةَ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي مُلَيْكَةَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ حُوسِبَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ عُذِّبَ فَقُلْتُ أَلَيْسَ قَدْ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ{ فَسَوْفَ يُحَاسَبُ حِسَابًا يَسِيرًا }فَقَالَ لَيْسَ ذَاكِ الْحِسَابُ إِنَّمَا ذَاكِ الْعَرْضُ مَنْ نُوقِشَ الْحِسَابَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ عُذِّبَحَدَّثَنِي أَبُو الرَّبِيعِ الْعَتَكِيُّ وَأَبُو كَامِلٍ قَالَا حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ حَدَّثَنَا أَيُّوبُ بِهَذَا الْإِسْنَادِ نَحْوَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakr bin Abu Syaibah} dan {Ali bin Hujr}, semuanya dari {Isma’il} berkata {Abu Bakar}: telah menceritakan kepada kami {Ibnu Ulaiyah} dari {Ayyub} dari {Abdullah bin Abu Malikah} dari {Aisyah} berkata: Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa dihisab pada hari kiamat, ia disiksa.” Aku berkata: Bukankah Allah ‘azza wajalla berfirman: “Maka dia akan diperiksa dengan pemeriksaan yang mudah.” (Al Insyiqaaq: 8) beliau menjawab: “Itu bukan hisab, itu hanya pemaparan. Barangsiapa dibantah (saat) penghisaban pada hari kiamat, ia disiksa.” Telah menceritakan kepadaku {Abu Ar Rabi’ Al Ataki} dan {Abu Kamil} keduanya bekata: Telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Zaid} telah menceritakan kepada kami {Ayyub} dengan sanad ini dengan matan serupa.
Sahih Muslim | Hadits No. : 5123
و حَدَّثَنِي عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ بِشْرِ بْنِ الْحَكَمِ الْعَبْدِيُّ حَدَّثَنَا يَحْيَى يَعْنِي ابْنَ سَعِيدٍ الْقَطَّانَ حَدَّثَنَا أَبُو يُونُسَ الْقُشَيْرِيُّ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي مُلَيْكَةَ عَنْ الْقَاسِمِ عَنْ عَائِشَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَيْسَ أَحَدٌ يُحَاسَبُ إِلَّا هَلَكَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَلَيْسَ اللَّهُ يَقُولُ{ حِسَابًا يَسِيرًا }قَالَ ذَاكِ الْعَرْضُ وَلَكِنْ مَنْ نُوقِشَ الْحِسَابَ هَلَكَو حَدَّثَنِي عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ بِشْرٍ حَدَّثَنِي يَحْيَى وَهُوَ الْقَطَّانُ عَنْ عُثْمَانَ بْنِ الْأَسْوَدِ عَنْ ابْنِ أَبِي مُلَيْكَةَ عَنْ عَائِشَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ نُوقِشَ الْحِسَابَ هَلَكَ ثُمَّ ذَكَرَ بِمِثْلِ حَدِيثِ أَبِي يُونُسَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepadaku {Abdurrahman bin Bisyr bin Al Hakam Al Abdi} telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Sa’id Al Qaththan} telah menceritakan kepada kami {Abu Yunus Al Qusyairi} telah menceritakan kepada kami {Ibnu Abi Mulaikah} dari {Al Qasim} dari {Aisyah} dari nabi saw. bersabda: “Tidaklah seseorang dihisab melaikan ia pasti binasa.” Aku bertanya: Wahai Rasulullah, bukankah Allah berfirman: “Maka dia akan diperiksa dengan pemeriksaan yang mudah.” (Al Insyiqaaq: 8) beliau menjawab: “Itu adalah pemeriksaan, tapi orang yang dibantah (saat) penghisaban, ia binasa.” Telah menceritakan kepadaku {Abdurrahman bin Bisyr} telah menceritakan kepadaku {Yahya Al Qaththan} dari {Utsman bin Al Aswad} dari {Ibnu Abi Mulaikah} dari {Aisyah} dari nabi saw. bersabda: “Barangsiapa dibantah (saat) penghisaban, ia binasa.” Lalu ia menyebut seperti hadits Abu Yunus.
Sahih Muslim | Hadits No. : 5124
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى أَخْبَرَنَا يَحْيَى بْنُ زَكَرِيَّاءَ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي سُفْيَانَ عَنْ جَابِرٍ قَالَسَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَبْلَ وَفَاتِهِ بِثَلَاثٍ يَقُولُ لَا يَمُوتَنَّ أَحَدُكُمْ إِلَّا وَهُوَ يُحْسِنُ بِاللَّهِ الظَّنَّو حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ ح و حَدَّثَنَا أَبُو كُرَيْبٍ حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ ح و حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ أَخْبَرَنَا عِيسَى بْنُ يُونُسَ وَأَبُو مُعَاوِيَةَ كُلُّهُمْ عَنْ الْأَعْمَشِ بِهَذَا الْإِسْنَادِ مِثْلَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Yahya} telah mengkhabarkan kepada kami {Yahya bin Zakariya} dari {Al A’masy} dari {Abu Sufyan} dari {Jabir} berkata: Aku mendengar nabi saw. bersabda tiga hari sebelum beliau wafat: “Jangalah salah seorang dari kalian meninggal dunia kecuali ia berbaik sangka kepada Allah.” Telah menceritakan kepada kami {Utsman bin Abu Syaibah} telah menceritakan kepada kami {Jarir}. Telah menceritakan kepada kami {Abu Kuraib} telah menceritakan kepada kami {Abu Mu’awiyah}. Telah menceritakan kepada kami {Ishaq bin Ibrahim} telah mengkhabarkan kepada kami {Isa bin Yunus} dan {Abu Mu’awiyah} semuanya dari {Al A’masy} dengan sanad ini dengan matan serupa.