Adab

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sahih Bukhari | Hadits No. : 5693

حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَاعِيلَ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَأَى رَجُلًا يَسُوقُ بَدَنَةً فَقَالَ ارْكَبْهَا قَالَ إِنَّهَا بَدَنَةٌ قَالَ ارْكَبْهَا قَالَ إِنَّهَا بَدَنَةٌ قَالَ ارْكَبْهَا وَيْلَكَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Musa bin Isma’il} telah menceritakan kepada kami {Hammam} dari {Qatadah} dari {Anas} ra. bahwa Nabi saw. melihat seorang laki-laki yang menuntun unta, lalu beliau bersabda: “Naikilah” laki-laki tersebut menjawab “Ia hanya seekor unta?” beliau bersabda: “Naikilah.” Laki-laki itu tetap berkata “Sesungguhnya ia hanya seekor unta.” Beliau bersabda: “Naikilah, celaka kamu.”

Sahih Bukhari | Hadits No. : 5694

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ عَنْ مَالِكٍ عَنْ أَبِي الزِّنَادِ عَنْ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَأَى رَجُلًا يَسُوقُ بَدَنَةً فَقَالَ لَهُ ارْكَبْهَا قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّهَا بَدَنَةٌ قَالَ ارْكَبْهَا وَيْلَكَ فِي الثَّانِيَةِ أَوْ فِي الثَّالِثَةِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Qutaibah bin Sa’id} dari {Malik} dari {Abu Az Zinad} dari {Al A’raj} dari {Abu Hurairah} ra. bahwa Rasulullah saw. melihat seorang laki-laki yang menuntun unta, lalu beliau bersabda: “Naikilah.” Laki-laki itu berkata “Wahai Rasulullah, sesungguhnya ia hanya seekor unta.” Beliau bersabda: “Naikilah, celaka kamu, ” beliau mengucapkan itu di kali yang kedua atau ketiga”

Sahih Bukhari | Hadits No. : 5695

حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ ثَابِتٍ الْبُنَانِيِّ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ وَأَيُّوبَ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي سَفَرٍ وَكَانَ مَعَهُ غُلَامٌ لَهُ أَسْوَدُ يُقَالُ لَهُ أَنْجَشَةُ يَحْدُو فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَيْحَكَ يَا أَنْجَشَةُ رُوَيْدَكَ بِالْقَوَارِيرِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Musaddad} telah menceritakan kepada kami {Hammad} dari {Tsabit Al Bunani} dari {Anas bin Malik}, sedangkan {Ayyub} dari {Abu Qilabah} dari {Anas bin Malik} dia berkata “Rasulullah saw. pernah dalam suatu perjalanan, sementara bersama beliau ada seorang budak laki-laki hitam yang bernama Anjasyah sebagai pengawal, maka Rasulullah saw. bersabda kepadanya: “Celaka kamu wahai Anjsyah, hati-hatilah kamu jika mengawal sesuatu yang mudah pecah (maksudnya adalah wanita karena lemahnya).”

Sahih Bukhari | Hadits No. : 5696

حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَاعِيلَ حَدَّثَنَا وُهَيْبٌ عَنْ خَالِدٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي بَكْرَةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَأَثْنَى رَجُلٌ عَلَى رَجُلٍ عِنْدَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ وَيْلَكَ قَطَعْتَ عُنُقَ أَخِيكَ ثَلَاثًا مَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَادِحًا لَا مَحَالَةَ فَلْيَقُلْ أَحْسِبُ فُلَانًا وَاللَّهُ حَسِيبُهُ وَلَا أُزَكِّي عَلَى اللَّهِ أَحَدًا إِنْ كَانَ يَعْلَمُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Musa bin Isma’il} telah menceritakan kepada kami {Wuhaib} dari {Khalid} dari {Abdurrahman bin Abu Bakrah} dari {Ayahnya} dia berkata “Ada seorang laki-laki yang menyanjung kebaikan laki-laki lain di depan Nabi saw., maka beliau bersabda: “Celaka kamu, kamu telah memenggal leher saudaramu.” -Beliau mengatakannya hingga tiga kali- bila salah seorang dari kalian memuji temannya -tidak mustahil- hendaklah mengucapkan: ‘Aku kira fulan seperti ini dan ini, dan Allah lah yang akan menilainya, dan aku tidak menyucikan seorang pun atas Allah walaupun Dia mengetahuinya.”

Sahih Bukhari | Hadits No. : 5697

حَدَّثَنِي عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ إِبْرَاهِيمَ حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ عَنْ الْأَوْزَاعِيِّ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ وَالضَّحَّاكِ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَبَيْنَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقْسِمُ ذَاتَ يَوْمٍ قِسْمًا فَقَالَ ذُو الْخُوَيْصِرَةِ رَجُلٌ مِنْ بَنِي تَمِيمٍ يَا رَسُولَ اللَّهِ اعْدِلْ قَالَ وَيْلَكَ مَنْ يَعْدِلُ إِذَا لَمْ أَعْدِلْ فَقَالَ عُمَرُ ائْذَنْ لِي فَلْأَضْرِبْ عُنُقَهُ قَالَ لَا إِنَّ لَهُ أَصْحَابًا يَحْقِرُ أَحَدُكُمْ صَلَاتَهُ مَعَ صَلَاتِهِمْ وَصِيَامَهُ مَعَ صِيَامِهِمْ يَمْرُقُونَ مِنْ الدِّينِ كَمُرُوقِ السَّهْمِ مِنْ الرَّمِيَّةِ يُنْظَرُ إِلَى نَصْلِهِ فَلَا يُوجَدُ فِيهِ شَيْءٌ ثُمَّ يُنْظَرُ إِلَى رِصَافِهِ فَلَا يُوجَدُ فِيهِ شَيْءٌ ثُمَّ يُنْظَرُ إِلَى نَضِيِّهِ فَلَا يُوجَدُ فِيهِ شَيْءٌ ثُمَّ يُنْظَرُ إِلَى قُذَذِهِ فَلَا يُوجَدُ فِيهِ شَيْءٌ قَدْ سَبَقَ الْفَرْثَ وَالدَّمَ يَخْرُجُونَ عَلَى حِينِ فُرْقَةٍ مِنْ النَّاسِ آيَتُهُمْ رَجُلٌ إِحْدَى يَدَيْهِ مِثْلُ ثَدْيِ الْمَرْأَةِ أَوْ مِثْلُ الْبَضْعَةِ تَدَرْدَرُ قَالَ أَبُو سَعِيدٍ أَشْهَدُ لَسَمِعْتُهُ مِنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَشْهَدُ أَنِّي كُنْتُ مَعَ عَلِيٍّ حِينَ قَاتَلَهُمْ فَالْتُمِسَ فِي الْقَتْلَى فَأُتِيَ بِهِ عَلَى النَّعْتِ الَّذِي نَعَتَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepadaku {Abdurrahman bin Ibrahim} telah menceritakan kepada kami {Al Walid} dari {Al Auza’i} dari {Az Zuhri} dari {Abu Salamah} dan {Adh dhahak} dari {Abu Sa’id Al Khudri} dia berkata Pada suatu hari, Nabi saw. membagi pembagian, tiba-tiba Dzul Huwaishirah seorang laki-laki dari Bani Tamim berkata “Wahai Rasulullah, hendaknya engkau berbuat adil! Spontan beliau menjawab: “Siapa lagi bisa berbuat adil jika aku tak bisa berbuat adil? ‘Umar kemudian mengatakan ‘Izinkanlah aku yang memenggal lehernya! Beliau menjawab: ‘Biarkan saja dia, sesungguhnya dia mempunyai beberapa kawan yang salah seorang diantara kalian meremehkan shalatnya sekalipun dia shalat, dan meremehkan puasanya sekalipun dia puasa, mereka keluar dari agama sebagaimana anak panah keluar dari busur, ia melihat mata panahnya namun tak ada apa-apa, kemudian memperhatikan kain panahnya namun tidak ditemukan apa-apa, kemudian melihat anak panahnya namun tidak didapatkan apa-apa, kemudian melihat pada bulu anak panahnya namun tidak didapatkan apa-apa, rupanya telah didahulu oleh kotoran dan darah. Mereka muncul ketika manusia mengalami perpecahan. Ciri mereka adalah seorang laki-laki yang salah satu diantara kedua tangannya seperti dada kaum perempuan atau ia seperti daging yang bergerak-gerak.” Abu Sa’id mengatakan “Aku bersaksi bahwa aku mendengar dari Nabi saw., dan aku bersaksi bahwa ‘Ali membunuh mereka dan aku bersamanya ketika didatangkan seseorang yang cirinya seperti yang dicirikan Nabi saw.”

Sahih Bukhari | Hadits No. : 5698

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مُقَاتِلٍ أَبُو الْحَسَنِ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ أَخْبَرَنَا الْأَوْزَاعِيُّ قَالَ حَدَّثَنِي ابْنُ شِهَابٍ عَنْ حُمَيْدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُأَنَّ رَجُلًا أَتَى رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ هَلَكْتُ قَالَ وَيْحَكَ قَالَ وَقَعْتُ عَلَى أَهْلِي فِي رَمَضَانَ قَالَ أَعْتِقْ رَقَبَةً قَالَ مَا أَجِدُهَا قَالَ فَصُمْ شَهْرَيْنِ مُتَتَابِعَيْنِ قَالَ لَا أَسْتَطِيعُ قَالَ فَأَطْعِمْ سِتِّينَ مِسْكِينًا قَالَ مَا أَجِدُ فَأُتِيَ بِعَرَقٍ فَقَالَ خُذْهُ فَتَصَدَّقْ بِهِ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَعَلَى غَيْرِ أَهْلِي فَوَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ مَا بَيْنَ طُنُبَيْ الْمَدِينَةِ أَحْوَجُ مِنِّي فَضَحِكَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى بَدَتْ أَنْيَابُهُ قَالَ خُذْهُتَابَعَهُ يُونُسُ عَنْ الزُّهْرِيِّ وَقَالَ عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ خَالِدٍ عَنْ الزُّهْرِيِّ وَيْلَكَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Muqatil Abu Al Hasan} telah mengabarkan kepada kami {Abdullah} telah mengabarkan kepada kami {Al Auza’i} dia berkata telah menceritakan kepadaku {Ibnu Syihab} dari {Humaid bin Abdurrahman} dari {Abu Hurairah} ra. bahwa seorang laki-laki datang kepada Rasulullah saw. seraya berkata “Wahai Rasulullah, celaka aku!.” Beliau menanggapi: “Ada apa denganmu?” laki-laki itu berkata “Aku telah menggauli isteri di (siang) bulan Ramadhan.” Beliau bersabda: “Kalau begitu, bebaskanlah budak.” Laki-laki itu berkata “Aku tidak mampu.” Beliau bersabda: “Berpuasalah dua bulan berturut-turut.” Laki-laki itu berkata “Aku tidak mampu.” Beliau bersabda: “Berilah makan enam puluh orang miskin.” Laki-laki itu berkata “Aku tidak mampu.” Lalu beliau memberinya segantang makanan, dan bersabda: “Ambillah dan bersedekahlah dengannya.” Laki-laki itu berkata “Wahai Rasulullah, apakah ini untuk selain keluargaku? Demi dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, tidak ada seorang pun di antara dua lembah ini (maksudnya Madinah) yang lebih membutuhkan daripada (keluargaku).” Maka Nabi saw. tersenyum hingga terlihat giginya, lalu beliau bersabda: “Kalau begitu ambilah untukmu.” Hadits ini juga di perkuat oleh {Yunus} dari {Az Zuhri}. {Abdurrahman bin Khalid} berkata dari {Az Zuhri} dengan redaksi “wailaka (celaka kamu).”

Sahih Bukhari | Hadits No. : 5699

حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ حَدَّثَنَا أَبُو عَمْرٍو الْأَوْزَاعِيُّ قَالَ حَدَّثَنِي ابْنُ شِهَابٍ الزُّهْرِيُّ عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَزِيدَ اللَّيْثِيِّ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُأَنَّ أَعْرَابِيًّا قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَخْبِرْنِي عَنْ الْهِجْرَةِ فَقَالَ وَيْحَكَ إِنَّ شَأْنَ الْهِجْرَةِ شَدِيدٌ فَهَلْ لَكَ مِنْ إِبِلٍ قَالَ نَعَمْ قَالَ فَهَلْ تُؤَدِّي صَدَقَتَهَا قَالَ نَعَمْ قَالَ فَاعْمَلْ مِنْ وَرَاءِ الْبِحَارِ فَإِنَّ اللَّهَ لَنْ يَتِرَكَ مِنْ عَمَلِكَ شَيْئًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Sulaiman bin Abdurrahman} telah menceritakan kepada kami {Al Walid} telah menceritakan kepada kami {Abu ‘Amru Al Auza’i} dia berkata telah menceritakan kepadaku {Ibnu Syihab Az Zuhri} dari {‘Atha` bin Yazid Al Laitsi} dari {Abu Sa’id Al Khudri} ra. bahwa seorang Arab Badui berkata “Wahai Rasulullah, beritahukanlah kepadaku tentang Hijrah!.” Beliau bersabda: “Sayang sekali, hijrah itu sangat berat. Apakah kamu mempunyai unta?” Jawab orang itu “Ada!” beliau bertanya: “Sudahkah kamu membayar zakatnya?” dia menjawab “Ya!” beliau bersabda: “Kalau begitu beramallah di negerimu, sesungguhnya Allah Ta’ala tidak akan menyia-nyiakan pahala amalmu sedikitpun juga.”

Sahih Bukhari | Hadits No. : 5700

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ الْوَهَّابِ حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ الْحَارِثِ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ وَاقِدِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ زَيْدٍ سَمِعْتُ أَبِي عَنْ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَاعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ وَيْلَكُمْ أَوْ وَيْحَكُمْ قَالَ شُعْبَةُ شَكَّ هُوَ لَا تَرْجِعُوا بَعْدِي كُفَّارًا يَضْرِبُ بَعْضُكُمْ رِقَابَ بَعْضٍوَقَالَ النَّضْرُ عَنْ شُعْبَةَ وَيْحَكُمْ وَقَالَ عُمَرُ بْنُ مُحَمَّدٍ عَنْ أَبِيهِ وَيْلَكُمْ أَوْ وَيْحَكُمْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Abdul Wahhab} telah menceritakan kepada kami {Khalid bin Al Harits} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Waqid bin Muhammad bin Zaid} saya mendengar {Ayahku} dari {Ibnu Umar} ra.ma dari Nabi saw. beliau bersabda: “Celakalah kalian -atau binasalah kalian-Syu’bah mengatakan “Ada keraguan pada Waqid”- janganlah kalian kembali kepada kekufuran sepeninggalku yaitu dengan saling berperang di antara kalian.” dan berkata {An Nadhar} dari {Syu’bah} dengan lafadz waihakum (celakalah kalian), dan {Umar bin Muhammad} berkata dari {ayahnya} dengan lafadz wailakum atau waihakum (celakalah kalian).

Sahih Bukhari | Hadits No. : 5701

حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ عَاصِمٍ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍأَنَّ رَجُلًا مِنْ أَهْلِ الْبَادِيَةِ أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَتَى السَّاعَةُ قَائِمَةٌ قَالَ وَيْلَكَ وَمَا أَعْدَدْتَ لَهَا قَالَ مَا أَعْدَدْتُ لَهَا إِلَّا أَنِّي أُحِبُّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ قَالَ إِنَّكَ مَعَ مَنْ أَحْبَبْتَ فَقُلْنَا وَنَحْنُ كَذَلِكَ قَالَ نَعَمْ فَفَرِحْنَا يَوْمَئِذٍ فَرَحًا شَدِيدًا فَمَرَّ غُلَامٌ لِلْمُغِيرَةِ وَكَانَ مِنْ أَقْرَانِي فَقَالَ إِنْ أُخِّرَ هَذَا فَلَنْ يُدْرِكَهُ الْهَرَمُ حَتَّى تَقُومَ السَّاعَةُوَاخْتَصَرَهُ شُعْبَةُ عَنْ قَتَادَةَ سَمِعْتُ أَنَسًا عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Amru bin ‘Ashim} telah menceritakan kepada kami {Hammam} dari {Qatadah} dari {Anas} bahwa seorang laki-laki dari penduduk kampung datang kepada Nabi saw. seraya berkata “Wahai Rasulullah, kapankah hari Kiamat akan terjadi?” beliau menjawab: “Celaka kamu, apa yang telah kau persiapkan?” laki-laki itu berkata “Aku belum mempersiapkan bekal kecuali aku hanya mencintai Allah dan Rasul-Nya.” Beliau bersabda: “Kalau begitu, kamu bersama dengan orang yang kamu cintai.” Maka kami pun berkata “Apakah kami juga seperti itu?” beliau menjawab: “Ya.” Maka pada hari itu kami sangat bahagia, tiba-tiba pelayan Mughirah lewat -sedangkan dia termasuk dari teman dekatku- beliau lalu bersabda: “Jika (ajalnya) ini diakhirkan, pasti dia tidak akan mendapati penyakit tua sampai kiamat tiba.” {Syu’bah} meringkasnya, dari {Qatadah} saya mendengar {Anas} dari Nabi saw.

Sahih Bukhari | Hadits No. : 5702

حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ خَالِدٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ عَنْ شُعْبَةَ عَنْ سُلَيْمَانَ عَنْ أَبِي وَائِلٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ الْمَرْءُ مَعَ مَنْ أَحَبَّ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Bisyr bin Khalid} telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} dari {Syu’bah} dari {Sulaiman} dari {Abu Wa`il} dari {Abdullah} dari Nabi saw. bahwa beliau bersabda: “Seseorang akan bersama dengan orang yang dicintainya.”