Haid

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sahih Bukhari | Hadits No. : 318

حَدَّثَنَا مُعَلَّى بْنُ أَسَدٍ قَالَ حَدَّثَنَا وُهَيْبٌ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ طَاوُسٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَرُخِّصَ لِلْحَائِضِ أَنْ تَنْفِرَ إِذَا حَاضَتْوَكَانَ ابْنُ عُمَرَ يَقُولُ فِي أَوَّلِ أَمْرِهِ إِنَّهَا لَا تَنْفِرُ ثُمَّ سَمِعْتُهُ يَقُولُ تَنْفِرُ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَخَّصَ لَهُنَّ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Mu’alla bin Asad} berkata, telah menceritakan kepada kami {Wuhaib} dari {‘Abdullah bin Thawus} dari {Bapaknya} dari {Ibnu ‘Abbas} berkata, “Wanita yang haid diberi keringanan untuk nafar (meninggalkan Mina), dan pada mulanya {Ibnu Umar} melarang hal itu, namun kemudian aku mendengar ia mengatakan, ‘Wanita haid boleh nafar karena Rasulullah saw. telah memberi keringanan buat mereka.”

Sahih Bukhari | Hadits No. : 319

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ يُونُسَ عَنْ زُهَيْرٍ قَالَ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَقْبَلَتْ الْحَيْضَةُ فَدَعِي الصَّلَاةَ وَإِذَا أَدْبَرَتْ فَاغْسِلِي عَنْكِ الدَّمَ وَصَلِّي
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin Yunus} dari {Zuhair} berkata, telah menceritakan kepada kami {Hisyam bin ‘Urwah} dari {‘Urwah} dari {‘Aisyah} berkata, “Nabi saw. bersabda: “Jika datang haid maka tinggalkanlah shalat, dan bila telah berakhir maka bersihkanlah darah darimu lalu shalatlah.”

Sahih Bukhari | Hadits No. : 320

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ أَبِي سُرَيْجٍ قَالَ أَخْبَرَنَا شَبَابَةُ قَالَ أَخْبَرَنَا شُعْبَةُ عَنْ حُسَيْنٍ الْمُعَلِّمِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بُرَيْدَةَ عَنْ سَمُرَةَ بْنِ جُنْدُبٍأَنَّ امْرَأَةً مَاتَتْ فِي بَطْنٍ فَصَلَّى عَلَيْهَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَامَ وَسَطَهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin Abu Suraij} berkata, telah mengabarkan kepada kami {Syababah} berkata, telah mengabarkan kepada kami {Syu’bah} dari {Husain Al Mu’alim} dari {‘Abdullah bin Buraidah} dari {Samrah bin Jundub}, bahwa ada seorang wanita yang meninggal dunia karena hamil. Maka Nabi saw. menshalatinya dan beliau berdiri di bagian tengah (jenazah) nya.”

Sahih Bukhari | Hadits No. : 321

حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ مُدْرِكٍ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ حَمَّادٍ قَالَ أَخْبَرَنَا أَبُو عَوَانَةَ اسْمُهُ الْوَضَّاحُ مِنْ كِتَابِهِ قَالَ أَخْبَرَنَا سُلَيْمَانُ الشَّيْبَانِيُّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ شَدَّادٍ قَالَ سَمِعْتُخَالَتِي مَيْمُونَةَ زَوْجَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهَا كَانَتْ تَكُونُ حَائِضًا لَا تُصَلِّي وَهِيَ مُفْتَرِشَةٌ بِحِذَاءِ مَسْجِدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ يُصَلِّي عَلَى خُمْرَتِهِ إِذَا سَجَدَ أَصَابَنِي بَعْضُ ثَوْبِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Al Hasan bin Mudrik} berkata, telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Hammad} berkata, telah mengabarkan kepada kami {Abu ‘Awanah} nama aslinya adalah Al Wadhdhah sebagaimana dalam kitabnya, ia berkata telah mengabarkan kepada kami {Sulaiman Asy Syaibani} dari {‘Abdullah bin Syaddad} berkata, Aku mendengar bibiku {Maimunah} isteri Nabi saw., bahwa ia mengalami haid dan tidak melaksanakan shalat. Dan ia tidur di depan tempat sujud Rasulullah saw. yang saat itu sedang shalat di atas tikar (kecil) nya, jika sujud beliau maka sebagian kainnya mengenaiku.”