Manasik (Haji)

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan Darimi | Hadits No. : 1718

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدٍ وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ عَمْرٍو الْفُقَيْمِيُّ عَنْ مِهْرَانَ أَبِي صَفْوَانَ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ أَرَادَ الْحَجَّ فَلْيَتَعَجَّلْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Muhammad} dan {Abdullah bin Sa’id} telah menceritakan kepada kami {Abu Mu’awiyah} telah menceritakan kepada kami {Al Hasan bin ‘Amr Al Fuqaimi} dari {Mahran Abu Shafwan} dari {Ibnu Abbas}, ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa ingin melakukan haji, hendaknya ia segera menunaikannya.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1719

أَخْبَرَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ عَنْ شَرِيكٍ عَنْ لَيْثٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ سَابِطٍ عَنْ أَبِي أُمَامَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ لَمْ يَمْنَعْهُ عَنْ الْحَجِّ حَاجَةٌ ظَاهِرَةٌ أَوْ سُلْطَانٌ جَائِرٌ أَوْ مَرَضٌ حَابِسٌ فَمَاتَ وَلَمْ يَحُجَّ فَلْيَمُتْ إِنْ شَاءَ يَهُودِيًّا وَإِنْ شَاءَ نَصْرَانِيًّا
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Yazid bin Harun} dari {Syarik} dari {Laits} dari {Abdurrahman bin Sabith} dari {Abu Umamah}, ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa tidak terhalang untuk melakukan haji oleh suatu hajat yang jelas atau oleh penguasa yang lalim atau penyakit yang menahannya, kemudian ia meninggal dan belum melakukan haji, bisa jadi ia meninggal dalam keadaan sebagai Yahudi atau sebagai Nashrani.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1720

أَخْبَرَنَا مُجَاهِدُ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ قَالَ سَمِعْتُ زَيْدَ بْنَ أَرْقَمَ يَقُولُ حَجَّ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَعْدَ هِجْرَتِهِ حَجَّةً قَالَ وَقَالَ أَبُو إِسْحَقَ حَجَّ قَبْلَ هِجْرَتِهِ حَجَّةً
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Mujahid bin Musa} telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Adam} telah menceritakan kepada kami {Zuhair} dari {Abu Ishaq}, ia berkata saya mendengar {Zaid bin Arqam} berkata “Nabi saw. melaksanakan haji sekali setelah hijrah.” Perawi berkata Abu Ishaq mengatakan “Beliau melakukan haji sekali sebelum berhijrah.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1721

أَخْبَرَنَا أَبُو الْوَلِيدِ الطَّيَالِسِيُّ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ قَالَ قُلْتُ لِأَنَسٍ كَمْ حَجَّ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ حَجَّةً وَاحِدَةً وَاعْتَمَرَ أَرْبَعًا عُمْرَتُهُ الْأُولَى الَّتِي صَدَّهُ الْمُشْرِكُونَ عَنْ الْبَيْتِ وَعُمْرَتُهُ الثَّانِيَةُ حِينَ صَالَحُوهُ فَرَجَعَ مِنْ الْعَامِ الْمُقْبِلِ وَعُمْرَتُهُ مِنْ الْجِعْرَانَةِ حِينَ قَسَّمَ غَنِيمَةَ حُنَيْنٍ فِي ذِي الْقَعْدَةِ وَعُمْرَتُهُ مَعَ حَجَّتِهِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abu Al Walid Ath Thayalisi} telah menceritakan kepada kami {Hammam} telah menceritakan kepada kami {Qatadah}, ia berkata Saya berkata kepada {Anas} “Berapa kali Nabi saw. melakukan haji?” Anas menjawab “Sekali berhaji dan empat kali Umrah. Beliau pertama kali Umrah ketika orang-orang musyrik menghalanginya dari Ka’bah, dan Umrahnya yang kedua, ketika mereka mengadakan perdamaian dengan beliau, kemudian kembali pada tahun mendatang, dan Umrah dari Ji’ranah ketika beliau membagikan harta rampasan perang Hunain pada Bulan Dzul Qa’dah, serta Umrah beliau bersamaan dengan hajinya.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1722

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ كَثِيرٍ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ كَثِيرٍ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ سِنَانٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كُتِبَ عَلَيْكُمْ الْحَجُّ فَقِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ فِي كُلِّ عَامٍ قَالَ لَا وَلَوْ قُلْتُهَا لَوَجَبَتْ الْحَجُّ مَرَّةٌ فَمَا زَادَ فَهُوَ تَطَوُّعٌ أَخْبَرَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُوسَى عَنْ شَرِيكٍ عَنْ سِمَاكٍ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ نَحْوَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Katsir} telah menceritakan kepada kami {Sulaiman bin Katsir} dari {Az Zuhri} dari {Sinan} dari {Ibnu Abbas}, ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Telah diwajibkan haji atas kalian.” Beliau ditanya “Wahai Rasulullah, apakah wajib setiap tahun?, ” Beliau menjawab: “Tidak, jika aku mengatakannya, niscaya ia menjadi wajib (setiap tahun). Keawajiban haji hanya sekali, dan selebihnya adalah sunnah.” Telah mengabarkan kepada kami {‘Ubaidullah bin Musa} dari {Syarik} dari {Simak} dari {Ikrimah} dari {Ibnu Abbas} sama seperti hadits di atas.

Sunan Darimi | Hadits No. : 1723

أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ يُونُسَ حَدَّثَنَا مَالِكٌ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ وَقَّتَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِأَهْلِ الْمَدِينَةِ ذَا الْحُلَيْفَةِ وَلِأَهْلِ الشَّامِ الْجُحْفَةَ وَلِأَهْلِ نَجْدٍ قَرْنًا قَالَ قَالَ ابْنُ عُمَرَ أَمَّا هَذِهِ الثَّلَاثُ فَإِنِّي سَمِعْتُهُنَّ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَبَلَغَنِي أَنَّهُ وَقَّتَ لِأَهْلِ الْيَمَنِ يَلَمْلَمَ أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا مَالِكٌ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارَ عَنْ ابْنِ عُمَرَ مِثْلَهُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ahmad bin Abdullah bin Yunus} telah menceritakan kepada kami {Malik} dari {Nafi’} dari {Ibnu Umar}, ia berkata Rasulullah saw. telah menjadikan Dzal Hulaifah sebagai miqat penduduk Madinah, Juhfah sebagai miqat penduduk Syam, Qarnul Manazil sebagai miqat penduduk Najed.” Ibnu Umar berkata “Adapun ketiga tempat ini, saya telah mendengarnya dari Rasulullah saw., dan telah sampai kepadaku bahwa beliau menjadikan Yalamlam sebagai Miqat bagi penduduk Yaman.” Telah mengabarkan kepada kami {Ahmad bin Abdullah} telah menceritakan kepada kami {Malik} dari {Abdullah bin Dinar} dari {Ibnu Umar} seperti hadits di atas.

Sunan Darimi | Hadits No. : 1724

حَدَّثَنَا مُسْلِمُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ حَدَّثَنَا وُهَيْبٌ حَدَّثَنَا ابْنُ طَاوُسٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَّتَ لِأَهْلِ الْمَدِينَةِ ذَا الْحُلَيْفَةِ وَلِأَهْلِ الشَّامِ الْجُحْفَةَ وَلِأَهْلِ نَجْدٍ قَرْنَ الْمَنَازِلِ وَلِأَهْلِ الْيَمَنِ أَلَمْلَمَ هُنَّ لِأَهْلِهِنَّ وَلِكُلِّ آتٍ أَتَى عَلَيْهِنَّ مِنْ غَيْرِهِنَّ مَنْ أَرَادَ الْحَجَّ وَالْعُمْرَةَ وَمَنْ كَانَ دُونَ ذَلِكَ فَمِنْ حَيْثُ أَنْشَأَ حَتَّى أَهْلُ مَكَّةَ مِنْ مَكَّةَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muslim bin Ibrahim} telah menceritakan kepada kami {Wuhaib} telah menceritakan kepada kami {Ibnu Thawus} dari {Ayahnya} dari {Ibnu Abbas} bahwa Nabi saw. telah menjadikan Dzul Hulaifah sebagai miqat bagi penduduk Madinah, Juhfah sebagai miqat penduduk Syam, Qarnul Manazil sebagai miqat penduduk Najed, Alamlam sebagai miqat penduduk Yaman, tempat-tempat tersebut adalah bagi penduduknya dan bagi setiap orang yang datang kepadanya dari luar tempat-tempat tersebut, bagi orang yang ingin melakukan haji dan umrah. Barangsiapa penduduknya di luar miqat-miqat tersebut, maka tempatnya adalah lokasi yang ia gunakan untuk memulai berhaji, hingga penduduk Makkah dari Makkah sendiri.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1725

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ حَدَّثَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ حُنَيْنٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَ امْتَرَى الْمِسْوَرُ بْنُ مَخْرَمَةَ وَابْنُ عَبَّاسٍ فِي غَسْلِ الْمُحْرِمِ رَأْسَهُ فَأَرْسَلُونِي إِلَى أَبِي أَيُّوبَ الْأَنْصَارِيِّ كَيْفَ رَأَيْتَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَغْسِلُ رَأْسَهُ وَهُوَ مُحْرِمٌ فَأَتَيْتُ أَبَا أَيُّوبَ وَهُوَ بَيْنَ قَرْنَيْ الْبِئْرِ وَقَدْ سُتِرَ عَلَيْهِ بِثَوْبٍ فَسَلَّمْتُ عَلَيْهِ فَضَمَّ الثَّوْبَ إِلَيْهِ فَقُلْتُ أَرْسَلَنِي إِلَيْكَ ابْنُ أَخِيكَ ابْنُ عَبَّاسٍ كَيْفَ رَأَيْتَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَغْسِلُ رَأْسَهُ فَأَمَرَّ يَدَيْهِ عَلَى رَأْسِهِ مُقْبِلًا وَمُدْبِرًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Yusuf} telah menceritakan kepada kami {Ibnu ‘Uyainah} dari {Zaid bin Aslam} dari {Ibrahim bin Abdullah bin Hunain} dari {Ayahnya}, ia berkata Al Miswar bin Makharamah dan Ibnu Abbas berselisih mengenai orang yang mencuci kepalanya ketika berihram, kemudian mereka mengutusku menemui {Abu Ayyub Al Anshari}, agar saya bertanya kepadanya “Bagaimana anda melihat Rasulullah saw. mencuci kepalanya ketika berihram?” Maka saya datang menemui Abu Ayyub, ketika itu ia tengah berada diantara dua sisi sumur, bertabirkan dengan sehelai kain, saya mengucapkan salam kepadanya, namun ia merapatkan kainnya.” Saya katakan “Anak saudaramu yaitu Ibnu Abbas telah mengutusku untuk menemuimu, sembari menanyakan bagaimana anda melihat Rasulullah saw. mencuci kepalanya (ketika berihram)?” Kemudian ia memberi isyarat dengan menggerakkan kedua tangannya diatas kepala ke depan dan ke belakang.

Sunan Darimi | Hadits No. : 1726

أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَبِي زِيَادٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يَعْقُوبَ الْمَدَنِيُّ عَنْ ابْنِ أَبِي الزِّنَادِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ خَارِجَةَ بْنِ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَجَرَّدَ لِلْإِهْلَالِ وَاغْتَسَلَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abdullah bin Abu Ziyad} telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Ya’qub Al Madani} dari {Ibnu Abu Az Zinad} dari {Ayahnya} dari {Kharijah bin Zaid bin Tsabit} dari {Ayahnya} bahwa Nabi saw. melepas pakaian berjahitnya ketika hendak melaksanakan ihram, lalu beliau mandi.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1727

أَخْبَرَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُوسَى عَنْ سُفْيَانَ عَنْ سُمَيٍّ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ حَجَّةٌ مَبْرُورَةٌ لَيْسَ لَهَا ثَوَابٌ إِلَّا الْجَنَّةُ وَعُمْرَتَانِ تُكَفِّرَانِ مَا بَيْنَهُمَا مِنْ الذُّنُوبِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {‘Ubaidullah bin Musa} dari {Sufyan} dari {Sumay} dari {Abu Shalih} dari {Abu Hurairah} bahwa Nabi saw. bersabda: “Tidak ada balasan bagi haji yang mabrur kecuali Surga, dan dua kali Umrah akan menghapuskan dosa antara keduanya.”