Manasik (Haji)
Sunan Darimi | Hadits No. : 1813
أَخْبَرَنَا أَبُو غَسَّانَ مَالِكُ بْنُ إِسْمَعِيلَ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ عَمْرِو بْنِ مَيْمُونٍ عَنْ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ قَالَ كَانَ أَهْلُ الْجَاهِلِيَّةِ يُفِيضُونَ مِنْ جَمْعٍ بَعْدَ طُلُوعِ الشَّمْسِ وَكَانُوا يَقُولُونَ أَشْرِقْ ثَبِيرُ لَعَلَّنَا نُغِيرُ وَإِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَالَفَهُمْ فَدَفَعَ قَبْلَ طُلُوعِ الشَّمْسِ بِقَدْرِ صَلَاةِ الْمُسْفِرِينَ أَوْ قَالَ الْمُشْرِقِينَ بِصَلَاةِ الْغَدَاةِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abu Ghassan Malik bin Isma’il} telah menceritakan kepada kami {Israil} dari {Abu Ishaq} dari {‘Amr bin Maimun} dari {Umar bin Al Khathab}, ia berkata “Dahulu orang-orang jahiliyah berangkat dari Jama’ (Muzdalifah) setelah terbit matahari, mereka mengatakan “Terbitlah (wahai matahari) di atas Tsabir (nama gunung di Makkah), agar kami dapat berjalan dengan cepat.” Maka Rasulullah saw. menyelisihi mereka, beliau bertolak sebelum matahari terbit, seukuran para musafir melakukan shalat -atau berkata ketika orang-orang bangun untuk melaksanakan shalat shubuh.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1814
أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ أَخْبَرَنَا عِيسَى بْنُ يُونُسَ عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ قَالَ أَخْبَرَنِي أَبُو الزُّبَيْرِ أَنَّ أَبَا مَعْبَدٍ مَوْلَى ابْنِ عَبَّاسٍ أَخْبَرَهُ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ الْفَضْلِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فِي عَشِيَّةِ عَرَفَةَ وَغَدَاةِ جَمْعٍ حِينَ دَفَعُوا عَلَيْكُمْ السَّكِينَةَ وَهُوَ كَافٌّ نَاقَتَهُ حَتَّى إِذَا دَخَلَ مُحَسِّرًا أَوْضَعَ أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا لَيْثٌ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ بِإِسْنَادِهِ نَحْوَهُ قَالَ عَبْد اللَّهِ الْإِيضَاعُ لِلْإِبِلِ وَالْإِيجَافُ لِلْخَيْلِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ishaq bin Ibrahim} telah mengabarkan kepada kami {Isa bin Yunus} dari {Ibnu Juraij}, ia berkata telah mengabarkan kepadaku {Abu Az Zubair} bahwa {Abu Ma’bad} mantan budak Ibnu Abbas, telah mengabarkan kepadanya dari {Ibnu Abbas} dari {Al Fadhl} bahwa Nabi saw. bersabda pada sore hari di Arafah dan pada pagi harinya di Muzdalifah, ketika mereka telah bertolak: ” Hendaknya kalian tenang.” Beliau menahan laju untanya, hingga ketika beliau memasuki Muhassir, beliau mempercepat lajuu kendaraannya.” Telah mengabarkan kepada kami {Ahmad bin Abdullah} telah menceritakan kepada kami {Laits} dari {Abu Az Zubair} dengan sanad seperti itu. Abdullah berkata idha’ adalah ungkapan untuk unta, sedangkan ijaf adalah ungkapan untuk kuda.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1815
أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنْ نَافِعٍ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ وَسَالِمًا كَلَّمَا ابْنَ عُمَرَ لَيَالِيَ نَزَلَ الْحَجَّاجُ بِابْنِ الزُّبَيْرِ قَبْلَ أَنْ يُقْتَلَ فَقَالَا لَا يَضُرُّكَ أَنْ لَا تَحُجَّ الْعَامَ نَخَافُ أَنْ يُحَالَ بَيْنَكَ وَبَيْنَ الْبَيْتِ فَقَالَ قَدْ خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُعْتَمِرِينَ فَحَالَ كُفَّارُ قُرَيْشٍ دُونَ الْبَيْتِ فَنَحَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هَدْيَهُ وَحَلَقَ رَأْسَهُ ثُمَّ رَجَعَ فَأُشْهِدُكُمْ أَنِّي قَدْ أَوْجَبْتُ عُمْرَةً فَإِنْ خُلِّيَ بَيْنِي وَبَيْنَ الْبَيْتِ طُفْتُ وَإِنْ حِيلَ بَيْنِي وَبَيْنَهُ فَعَلْتُ كَمَا كَانَ فَعَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَا مَعَهُ فَأَهَلَّ بِالْعُمْرَةِ مِنْ ذِي الْحُلَيْفَةِ ثُمَّ سَارَ فَقَالَ إِنَّمَا شَأْنُهُمَا وَاحِدٌ أُشْهِدُكُمْ أَنِّي قَدْ أَوْجَبْتُ حَجًّا مَعَ عُمْرَتِي قَالَ نَافِعٌ فَطَافَ لَهُمَا طَوَافًا وَاحِدًا وَسَعَى لَهُمَا سَعْيًا وَاحِدًا ثُمَّ لَمْ يَحِلَّ حَتَّى جَاءَ يَوْمَ النَّحْرِ فَأَهْدَى وَكَانَ يَقُولُ مَنْ جَمَعَ الْعُمْرَةَ وَالْحَجَّ فَأَهَلَّ بِهِمَا جَمِيعًا فَلَا يَحِلَّ حَتَّى يَحِلَّ مِنْهُمَا جَمِيعًا يَوْمَ النَّحْرِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abdullah bin Sa’id} telah menceritakan kepada kami {Abu Usamah} dari {‘Ubaidullah} dari {Nafi’} bahwa Abdullah bin Abdullah dan Salim berbicara kepada {Ibnu Umar} -pada malam saat jama’ah haji singgah di (tempat) Ibnu Az Zubair sebelum ia terbunuh- keduanya berkata “Tidak mengapa engkau tidak melakukan haji pada tahun ini, kami khawatir anda akan dihalangi mendatangi Ka’bah.” Ibnu Umar berkata “Kami pernah keluar bersama Rasulullah saw. untuk melakukan umrah, Namun orang-orang Quraisy menghalangi sebelum sampai ke Ka’bah, kemudian Rasulullah saw. menyembelih hewan kurbannya, mencukur rambut kepalanya, kemudian kembali (ke Madinah). Maka aku bersaksi kepada kalian bahwa aku akan mewajibkan diriku untuk melakukan umrah, apabila aku tidak dihalangi mendatangi Ka’bah, maka aku akan melakukan thawaf, jika aku dihalangi untuk mendatangi (Ka’bah), maka aku akan melakukan sebagaimana yang dahulu dilakukan Rasulullah saw. ketika aku bersama beliau. Beliau mengucapkan talbiyah untuk umrah dari Dzul Hulaifah, kemudian berjalan, beliau bersabda: “Sesungguhnya perkara haji adan Umrah adalah satu, ” aku bersaksi kepada kalian bahwa aku mewajibkan diriku untuk melakukan haji bersamaan dengan umrahku. Nafi’ mengatakan “Kemudian Ibnu Umar melakukan thawaf untuk (haji dan Umrahnya) dengan satu thawaf dan sa’I satu kali. Dia tidak bertahallul hingga datang hari penyembelihan kurban, setelah itu ia berkurban. Ibnu Umar juga berkata “Barangsiapa menggabungkan niat umrah dan haji dan bertalbiyah untuk keduanya secara bersamaan, maka janganlah bertahallul hingga bertahallul pada hari penyembelihan hewan kurban.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1816
حَدَّثَنَا أَبُو عَاصِمٍ عَنْ حَجَّاجٍ الصَّوَّافِ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنْ الْحَجَّاجِ بْنِ عَمْرٍو الْأَنْصَارِيِّ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ كُسِرَ أَوْ عُرِجَ فَقَدْ حَلَّ وَعَلَيْهِ حَجَّةٌ أُخْرَى قَالَ أَبُو مُحَمَّد رَوَاهُ مُعَاوِيَةُ بْنُ سَلَّامٍ وَمَعْمَرٌ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ رَافِعٍ عَنْ الْحَجَّاجِ بْنِ عَمْرٍو عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu ‘Ashim} dari {Hajjaj Ash Shawwaf} dari {Yahya bin Abu Katsir} dari {Ikrimah} dari {Al Hajjaj bin ‘Amr Al Anshari} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Barangsiapa tulangnya patah atau kakinya pincang, maka sebenarnya ia telah bertahallul dan ia wajib melakukan haji yang lain.” Abu Muhammad berkata telah diriwayatkan oleh {Mu’awiyah bin Sallam} dan {Ma’mar} dari {Yahya bin Abu Katsir} dari {Ikrimah} dari {Abdullah bin Rafi’} dari {Al Hajjaj bin ‘Amru} dari Nabi saw.
Sunan Darimi | Hadits No. : 1817
أَخْبَرَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُوسَى أَخْبَرَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ قَالَ رَمَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْجَمْرَةَ يَوْمَ النَّحْرِ الضُّحَى وَبَعْدَ ذَلِكَ عِنْدَ زَوَالِ الشَّمْسِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {‘Ubaidullah bin Musa} telah mengabarkan kepada kami {Ibnu Juraij} dari {Abu Az Zubair} dari {Jabir}, ia berkata Rasulullah saw. melempar jumrah pada hari penyembelihan hewan kurban ketika matahari naik sepenggalah, setelah itu ketika tergelincirnya matahari.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1818
أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ حَدَّثَنَا مَالِكٌ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي بَكْرٍ عَنْ أَبِي الْبَدَّاحِ بْنِ عَاصِمٍ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَرْخَصَ لِرِعَاءِ الْإِبِلِ أَنْ يَرْمُوا يَوْمَ النَّحْرِ ثُمَّ يَرْمُوا الْغَدَ أَوْ مِنْ بَعْدِ الْغَدِ لِيَوْمَيْنِ ثُمَّ يَرْمُوا يَوْمَ النَّفْرِ قَالَ أَبُو مُحَمَّد مِنْهُمْ مَنْ يَقُولُ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَبِي بَكْرٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي الْبَدَّاحِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abdullah bin Maslamah} telah menceritakan kepada kami {Malik} dari {Abdullah bin Abu Bakr} dari {Abu Al Baddah bin ‘Ashim} dari {Ayahnya} bahwa Rasulullah saw. memberikan keringanan bagi penggembala unta untuk melempar jumrah pada hari penyembelihan kurban, kemudian ia melempar keesokan harinya atau lusa untuk dua hari, kemudian melempar pada hari Nafar (sekembalinya dari Mina).” Abu Muhammad berkata {Diantara perawi} ada yang mengatakan {Abdullah bin Abu Bakr} dari {Ayahnya} dari {Abu Al Baddah}.
Sunan Darimi | Hadits No. : 1819
أَخْبَرَنَا عُثْمَانُ بْنُ عُمَرَ حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ مُرَّةَ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عُثْمَانَ التَّيْمِيِّ قَالَ أَمَرَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي حَجَّةِ الْوَدَاعِ أَنْ نَرْمِيَ الْجَمْرَةَ بِمِثْلِ حَصَى الْخَذْفِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Utsman bin Umar} telah menceritakan kepada kami {Utsman bin Murrah} dari {Abu Salamah bin Abdurrahman} dari {Abdurrahman bin Utsman At Taimi}, ia berkata Rasulullah saw. memerintahkan kami pada saat haji wada’ agar melempar jumrah dengan kerikil.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1820
أَخْبَرَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُوسَى عَنْ سُفْيَانَ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ قَالَ أَمَرَهُمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَرَمَوْا بِمِثْلِ حَصَى الْخَذْفِ وَأَوْضَعَ فِي وَادِي مُحَسِّرٍ وَقَالَ عَلَيْكُمْ السَّكِينَةَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {‘Ubaidullah bin Musa} dari {Sufyan} dari {Abu Az Zubair} dari {Jabir}, ia berkata Rasulullah saw. memerintahkan mereka agar melempar jumrah dengan kerikil, dan mempercepat laju kendaraan di Bukit Muhassir, beliau bersabda: “Hendaknya kalian tenang.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1821
أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَوْنٍ أَخْبَرَنَا خَالِدٌ عَنْ حُمَيْدٍ الْأَعْرَجِ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ مُعَاذٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَأْمُرُنَا أَنْ نَرْمِيَ الْجِمَارَ بِمِثْلِ حَصَى الْخَذْفِ قِيلَ لِأَبِي مُحَمَّدٍ عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مُعَاذٍ لَهُ صُحْبَةٌ قَالَ نَعَمْ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {‘Amru bin ‘Aun} telah mengabarkan kepada kami {Khalid} dari {Humaid Al A’raj} dari {Muhammad bin Ibrahim} dari {Abdurrahman bin Mu’adz} bahwa Rasulullah saw. memerintahkan kami agar melempar jumrah dengan kerikil.” Abu Muhammad ditanya “Apakah Abdurrahman bin Mu’adz seorang sahabat?” Dia menjawab “Ya.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1822
أَخْبَرَنَا أَبُو عَاصِمٍ وَالْمُؤَمَّلُ وَأَبُو نُعَيْمٍ عَنْ أَيْمَنَ بْنِ نَابِلٍ عَنْ قُدَامَةَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمَّارٍ الْكِلَابِيِّ قَالَ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَرْمِي الْجِمَارَ عَلَى نَاقَةٍ صَهْبَاءَ لَيْسَ ثَمَّ ضَرْبٌ وَلَا طَرْدٌ وَلَا إِلَيْكَ إِلَيْكَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abu ‘Ashim} dan {Al Mu`ammal} serta {Abu Nu’aim} dari {Aiman bin Nabil} dari {Qudamah bin Abdullah bin ‘Ammar Al Kilabi}, ia berkata Saya mendengar Rasulullah saw. melempar jumrah di atas unta shahba`, tanpa ada pukulan, pengusiran dan tanpa ada kata-kata menyingkirlah-menyingkirlah.”