Manasik (Haji)

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan Darimi | Hadits No. : 1823

أَخْبَرَنَا زَكَرِيَّا بْنُ عَدِيٍّ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عَمْرٍو عَنْ عَبْدِ الْكَرِيمِ هُوَ الْجَزَرِيُّ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ الْفَضْلِ قَالَ كُنْتُ رِدْفَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمْ يَزَلْ يُلَبِّي حَتَّى رَمَى الْجَمْرَةَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Zakariya bin ‘Adi} telah menceritakan kepada kami {‘Ubaidullah bin ‘Amru} dari {Abdul Karim yaitu Al Jazari} dari {Sa’id bin Jubair} dari {Ibnu Abbas} dari {Al Fadhl}, ia berkata “Aku pernah membonceng Rasulullah saw., beliau senantiasa bertalbiyah hingga beliau melontar jumrah.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1824

أَخْبَرَنَا عُثْمَانُ بْنُ عُمَرَ أَخْبَرَنَا يُونُسُ عَنْ الزُّهْرِيِّ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا رَمَى الْجَمْرَةَ الَّتِي تَلِي الْمَسْجِدَ مَسْجِدَ مِنًى يَرْمِيهَا بِسَبْعِ حَصَيَاتٍ يُكَبِّرُ مَعَ كُلِّ حَصَاةٍ ثُمَّ تَقَدَّمَ أَمَامَهَا فَوَقَفَ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ رَافِعًا يَدَيْهِ وَكَانَ يُطِيلُ الْوُقُوفَ ثُمَّ يَأْتِي الْجَمْرَةَ الثَّانِيَةَ فَيَرْمِيهَا بِسَبْعِ حَصَيَاتٍ يُكَبِّرُ كُلَّمَا رَمَى بِحَصَاةٍ ثُمَّ يَنْحَدِرُ مِنْ ذَاتِ الْيَسَارِ مِمَّا يَلِي الْوَادِي رَافِعًا يَدَيْهِ يَدْعُو ثُمَّ يَأْتِي الْجَمْرَةَ الَّتِي عِنْدَ الْعَقَبَةِ فَيَرْمِيهَا بِسَبْعِ حَصَيَاتٍ يُكَبِّرُ كُلَّمَا رَمَى بِحَصَاةٍ ثُمَّ يَنْصَرِفُ وَلَا يَقِفُ عِنْدَهَا قَالَ الزُّهْرِيُّ سَمِعْتُ سَالِمَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ يُحَدِّثُ بِهَذَا الْحَدِيثِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ وَكَانَ ابْنُ عُمَرَ يَفْعَلُهُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Utsman bin Umar} telah mengabarkan kepada kami {Yunus} dari {Az Zuhri} bahwa apabila Rasulullah saw. melempar jumrah yang terletak di sebelah masjid Mina, beliau melemparnya dengan tujuh kerikil sembari bertakbir pada setiap lontaran kerikil, kemudian beliau maju ke depannya dan berdiri menghadap Kiblat dengan mengangkat kedua tangannya (berdoa) dan berdiri lama, kemudian mendatangi jumrah yang kedua lalu melemparnya dengan tujuh kerikil sembari bertakbir pada setiap lemparan, kemudian turun dari sisi kiri jalan yang berada di sisi bukit, beliau mengangkat kedua tangannya sembari berdoa, kemudian mendatangi jumrah yang ada di ‘Aqabah, beliau lalu melemparnya dengan tujuh kerikil sambil bertakbir setiap kali melempar, setelah itu beliau beranjak pergi dan tidak berdiri di sana.” {Az Zuhri} berkata Aku mendengar {Salim bin Abdullah} menceritakan hadits ini dari {Ayahnya} dari Nabi saw. Perawi berkata “Dan Ibnu Umar juga melakukan hal itu.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1825

أَخْبَرَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ هُوَ الْمَاجِشُونُ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ هُوَ ابْنُ الْقَاسِمِ عَنْ الْقَاسِمِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا نَذْكُرُ إِلَّا الْحَجَّ فَلَمَّا جِئْنَا سَرِفَ طَمِثْتُ فَلَمَّا كَانَ يَوْمُ النَّحْرِ طَهُرْتُ فَأَرْسَلَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَفَضْتُ فَأُتِيَ بِلَحْمِ بَقَرٍ فَقُلْتُ مَا هَذَا قَالُوا أَهْدَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ نِسَائِهِ الْبَقَرَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abu Nu’aim} telah menceritakan kepada kami {Abdul Aziz yaitu Al Majisyun} dari {Abdurrahman yaitu Ibnu Al Qasim} dari {Al Qasim} dari {‘Aisyah}, ia berkata “Kami keluar bersama Rasulullah saw. dan tidak menyebutkan sesuatupun kecuali (masalah) haji. Setelah kami sampai di Sarif, aku mengalami haid. Ketika hari penyembelihan kurban (awal hari Adha) aku telah suci. Lalu Rasulullah saw. mengirim utusan kepadaku (agar aku segera dating), aku pun segera bertolak untuk berangkat, beliau lalu diberi daging sapi, aku bertanya “Apa ini?” Para sahabat menjawab Rasulullah saw. telah berkurban sapi untuk para isterinya.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1826

أَخْبَرَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الْمَدِينِيُّ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ يُوسُفَ حَدَّثَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي عَبْدُ الْحَمِيدِ بْنُ جُبَيْرٍ عَنْ صَفِيَّةَ بِنْتِ شَيْبَةَ قَالَتْ أَخْبَرَتْنِي أُمُّ عُثْمَانَ بِنْتُ أَبِي سُفْيَانَ أَنَّ ابْنَ عَبَّاسٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيْسَ عَلَى النِّسَاءِ حَلْقٌ إِنَّمَا عَلَى النِّسَاءِ التَّقْصِيرُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ali bin Abdullah Al Madini} telah menceritakan kepada kami {Hisyam bin Yusuf} telah menceritakan kepada kami {Ibnu Juraij} telah mengabarkan kepadaku {Abdul Hamid bin Jubair} dari {Shafiyah binti Syaibah} ia berkata telah mengabarkan kepadaku {Ummu Utsman binti Abu Sufyan} bahwa {Ibnu Abbas} berkata “Rasulullah saw. bersabda: “Wanita tidak diwajibkan untuk mencukur rambut, (akan tetapi) ia hanya dianjurkan untuk memendekkan.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1827

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ رَحِمَ اللَّهُ الْمُحَلِّقِينَ قِيلَ وَالْمُقَصِّرِينَ قَالَ رَحِمَ اللَّهُ الْمُحَلِّقِينَ قَالَ فِي الرَّابِعَةِ وَالْمُقَصِّرِينَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Yusuf} telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {‘Ubaidullah} dari {Nafi’} dari {Ibnu Umar} dari Nabi saw. bahwa beliau bersabda: “Semoga Allah merahmati orang-orang yang mencukur rambutnya.” Dikatakan kepada beliau “Dan orang-orang yang memendekkan rambutnya.” Beliau bersabda: “Semoga Allah merahmati orang-orang yang mencukur rambutnya.” Pada kali yang keempat, beliau bersabda: “Dan orang-orang yang memendekkan rambutnya.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1828

أَخْبَرَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ هُوَ ابْنُ أَبِي سَلَمَةَ الْمَاجِشُونُ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عِيسَى بْنِ طَلْحَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عِنْدَ الْجَمْرَةِ وَهُوَ يُسْأَلُ فَقَالَ رَجُلٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ نَحَرْتُ قَبْلَ أَنْ أَرْمِيَ قَالَ ارْمِ وَلَا حَرَجَ قَالَ آخَرُ يَا رَسُولَ اللَّهِ حَلَقْتُ قَبْلَ أَنْ أَنْحَرَ قَالَ انْحَرْ وَلَا حَرَجَ قَالَ فَمَا سُئِلَ عَنْ شَيْءٍ قُدِّمَ وَلَا أُخِّرَ إِلَّا قَالَ افْعَلْ وَلَا حَرَجَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abu Nu’aim} telah menceritakan kepada kami {Abdul Aziz yaitu Ibnu Abu Salamah Al Majisyun} dari {Az Zuhri} dari {Isa bin Thalhah} dari {Abdullah bin ‘Amru}, ia berkata Aku melihat Rasulullah saw. berada di jumrah ketika ditanya, seseorang berkata “Wahai Rasulullah, saya menyembelih sebelum melempar jumrah.” Beliau bersabda: “Tidak mengapa, lemparlah.” Orang yang lainnya bertanya “Wahai Rasulullah, saya mencukur rambut sebelum menyembelih.” Beliau menjawab: “Tidak mengapa, sembelihlah.” Dan tidaklah beliau ditanya mengenai sesuatu yang didahulukan dan diakhirkan, melainkan beliau menjawab: “Tidak mengapa, lakukanlah.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1829

أَخْبَرَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا يَحْيَى حَدَّثَنَا مَالِكُ بْنُ أَنَسٍ حَدَّثَنَا الزُّهْرِيُّ عَنْ عِيسَى بْنِ طَلْحَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَفَ لِلنَّاسِ فِي حَجَّةِ الْوَدَاعِ فَقَالَ لَهُ رَجُلٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ حَلَقْتُ قَبْلَ أَنْ أَذْبَحَ قَالَ لَا حَرَجَ قَالَ لَمْ أَشْعُرْ ذَبَحْتُ قَبْلَ أَنْ أَرْمِيَ قَالَ لَا حَرَجَ فَلَمْ يُسْأَلْ يَوْمَئِذٍ عَنْ شَيْءٍ قُدِّمَ أَوْ أُخِّرَ إِلَّا قَالَ لَا حَرَجَ قَالَ عَبْد اللَّهِ أَنَا أَقُولُ بِهَذَا وَأَهْلُ الْكُوفَةِ يُشَدِّدُونَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Musaddad} telah menceritakan kepada kami {Yahya} telah menceritakan kepada kami {Malik bin Anas} telah menceritakan kepada kami {Az Zuhri} dari {Isa bin Thalhah} dari {Abdullah bin ‘Amru} bahwa Rasulullah saw. berdiri di hadapan orang-orang pada saat haji wada’, kemudian seorang laki-laki bertanya “Wahai Rasulullah, saya telah mencukur rambut sebelum menyembelih.” Beliau menjawab: “Tidak mengapa.” Orang tersebut mengatakan “Aku tidak merasa bila diriku telah menyembelih sebelum melempar jumrah.” Beliau menjawab: “Tidak mengapa.” Tidaklah saat itu beliau ditanya mengenai sesuatu yang didahulukan atau diakhirkan, melainkan beliau menjawab “Tidak mengapa.” Abdullah berkata “Aku berpendapat seperti ini, sementara penduduk Kufah bersikap keras.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1830

أَخْبَرَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا شُعَيْبُ بْنُ إِسْحَقَ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ نَاجِيَةَ الْأَسْلَمِيِّ صَاحِبِ هَدْيِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ سَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَيْفَ أَصْنَعُ بِمَا عَطِبَ مِنْ الْهَدْيِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كُلُّ بَدَنَةٍ عَطِبَتْ فَانْحَرْهَا ثُمَّ أَلْقِ نَعْلَهَا فِي دَمِهَا ثُمَّ خَلِّ بَيْنَهَا وَبَيْنَ النَّاسِ فَلْيَأْكُلُوهَا أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا حَفْصُ بْنُ غِيَاثٍ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ نَاجِيَةَ نَحْوَهُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abdul Wahhab bin Sa’id} telah menceritakan kepada kami {Syu’aib bin Ishaq} dari {Hisyam bin ‘Urwah} dari {Ayahnya} dari {Najiyah Al Aslami} -seorang yang menuntun hewan kurban Rasulullah saw.- ia berkata Aku bertanya kepada Rasulullah saw. “Apa yang harus aku laukan terhadap hewan kurban yang hampir mati?” Rasulullah saw. bersabda: “Sembelihlah seluruh unta yang hampir mati, kemudian lemparkan telapak kakinya pada darahnya, setelah itu biarkanlah (dagingnya) berada di antara orang-orang supaya mereka memakannya.” Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Sa’id} telah menceritakan kepada kami {Hafsh bin Ghiyats} dari {Hisyam bin ‘Urwah} dari {Ayahnya} dari {Najiyah} seperti hadits di atas.

Sunan Darimi | Hadits No. : 1831

أَخْبَرَنَا يَعْلَى بْنُ عُبَيْدٍ وَأَبُو نُعَيْمٍ قَالَا حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ الْأَسْوَدِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ أَهْدَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَرَّةً غَنَمًا
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ya’la bin ‘Ubaid} dan {Abu Nu’aim} keduanya berkata telah menceritakan kepada kami {Al A’masy} dari {Ibrahim} dari {Al Aswad} dari {‘Aisyah} ia berkata “Sesekali Rasulullah saw. berkurban dengan seekor kambing.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1832

أَخْبَرَنَا أَبُو الْوَلِيدِ الطَّيَالِسِيُّ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ قَتَادَةَ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا حَسَّانَ يُحَدِّثُ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى الظُّهْرَ بِذِي الْحُلَيْفَةِ ثُمَّ دَعَا بِبَدَنَةٍ فَأَشْعَرَهَا مِنْ صَفْحَةِ سَنَامِهَا الْأَيْمَنِ ثُمَّ سَلَتَ الدَّمَ عَنْهَا وَقَلَّدَهَا نَعْلَيْنِ ثُمَّ أُتِيَ بِرَاحِلَتِهِ فَلَمَّا قَعَدَ عَلَيْهَا وَاسْتَوَتْ عَلَى الْبَيْدَاءِ أَهَلَّ بِالْحَجِّ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abu Al Walid Ath Thayalisi} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Qatadah}, ia berkata Aku mendengar {Abu Hassan} menceritakan dari {Ibnu Abbas} bahwa Rasulullah saw. melakukan shalat Zhuhur di Dzul Hulaifah, kemudian beliau meminta seekor unta dan (sedikit) melukai pada sisi punuk kanannya (sebagai tanda bahwa itu adalah hewan kurban), setelah menghentikan darah hewan kurbannya, beliau mengalunginya dengan dua sandal, lalu beliau diberi kendaraannya, ketika beliau telah duduk di atas hewan tunggangannya hingga berada di Baida`, beliau mengucapkan talbiyah untuk melakukan haji.”