Manasik (Haji)
Sunan Darimi | Hadits No. : 1853
أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ صَالِحٍ يَقُولُ حَدَّثَنِي اللَّيْثُ حَدَّثَنِي عُقَيْلٌ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ قَالَ أَخْبَرَنِي طَاوُسٌ الْيَمَانِيُّ أَنَّهُ سَمِعَ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ وَهُوَ يُسْأَلُ عَنْ حَبْسِ النِّسَاءِ عَنْ الطَّوَافِ بِالْبَيْتِ إِذَا حِضْنَ قَبْلَ النَّفْرِ وَقَدْ أَفَضْنَ يَوْمَ النَّحْرِ فَقَالَ إِنَّ عَائِشَةَ كَانَتْ تَذْكُرُ رُخْصَةً لِلنِّسَاءِ وَذَلِكَ قَبْلَ مَوْتِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ بِعَامٍ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abdullah bin Shalih}, ia berkata telah menceritakan kepadaku {Al Laits} telah menceritakan kepadaku {‘Uqail} dari {Ibnu Syihab}, ia berkata telah mengabarkan kepadaku {Thawus Al Yamani} bahwa ia mendengar {Abdullah bin Umar} ditanya mengenai larangan wanita melakukan thawaf di Ka’bah, di saat haid sebelum nafar (kembali dari Mina), setelah melakukan Thawaf ifadhah pada hari Nahr (hari pertama ‘Idul Adhha), Ibnu Umar berkata “Sesungguhnya {‘Aisyah} pernah menyebutkan keringanan bagi wanita.” Peristiwa itu terjadi setahun sebelum meninggalnya Abdullah bin Umar.
Sunan Darimi | Hadits No. : 1854
أَخْبَرَنَا يَعْلَى حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ يَعْنِي ابْنَ أَبِي خَالِدٍ عَنْ عَامِرٍ عَنْ مَسْرُوقٍ أَنَّهُ قَالَ لِعَائِشَةَ يَا أُمَّ الْمُؤْمِنِينَ إِنَّ رِجَالًا يَبْعَثُ أَحَدُهُمْ بِالْهَدْيِ مَعَ الرَّجُلِ فَيَقُولُ إِذَا بَلَغْتَ مَكَانَ كَذَا وَكَذَا فَقَلِّدْهُ فَإِذَا بَلَغَ ذَلِكَ الْمَكَانَ لَمْ يَزَلْ مُحْرِمًا حَتَّى يَحِلَّ النَّاسُ قَالَ فَسَمِعْتُ صَفْقَتَهَا بِيَدِهَا مِنْ وَرَاءِ الْحِجَابِ وَقَالَتْ لَقَدْ كُنْتُ أَفْتِلُ الْقَلَائِدَ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَيَبْعَثُ بِالْهَدْيِ إِلَى الْكَعْبَةِ مَا يَحْرُمُ عَلَيْهِ شَيْءٌ مِمَّا يَحِلُّ لِلرَّجُلِ مِنْ أَهْلِهِ حَتَّى يَرْجِعَ النَّاسُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ya’la} telah menceritakan kepada kami {Isma’il yaitu Ibnu Abu Khalid} dari {‘Amir} dari {Masruq} bahwa ia bertanya kepada {‘Aisyah} “Wahai Ummul mukminin, salah seorang laki-laki mengirimkan hewan kurbannya kepada laki-laki lain dan berkata “Apabila kamu telah sampai pada tempat ini dan itu, kalungilah hewan kurban tersebut.” Ketika laki-laki (yang diperintah) sampai di tempat tersebut, ternyata ia masih dalam keadaan ihram, hingga orang-orang selesai bertahallul.” Musruq berkata lalu saya mendengar tepuk tangannya dari balik hijab, ‘Aisyah lalu berkata “Sungguh, aku telah memintal kalung-kalung untuk hewan kurban Rasulullah saw., kemudian beliau mengirim hewan kurbannya ke Ka’bah, Segala sesuatu yang halal bagi seorang suami terhadap isterinya menjadi haram hingga orang-orang kembali (dari melaksanakan haji).”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1855
أَخْبَرَنَا الْحَكَمُ بْنُ نَافِعٍ أَخْبَرَنَا شُعَيْبٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ قَالَ أَخْبَرَنِي عُرْوَةُ بْنُ الزُّبَيْرِ وَعَمْرَةُ بِنْتُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَنَّ عَائِشَةَ قَالَتْ كُنْتُ أَفْتِلُ قَلَائِدَ هَدْيِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَيَبْعَثُ بِهَدْيِهِ مُقَلَّدَةً وَيُقِيمُ بِالْمَدِينَةِ وَلَا يَجْتَنِبُ شَيْئًا حَتَّى يُنْحَرَ هَدْيُهُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Al Hakam bin Nafi’} telah mengabarkan kepada kami {Syu’aib} dari {Az Zuhri}, ia berkata telah mengabarkan kepadaku {‘Urwah bin Az Zubair} dan {‘Amrah binti Abdurrahman} bahwa {‘Aisyah} berkata “Aku pernah memintal kalung-kalung hewan kurban Rasulullah saw., kemudian beliau mengirim hewan kurbannya dalam keadaan mengenakan kalung, beliau bermukim di Madinah serta tidak menjauhi apapun hingga hewan kurbannya disembelih.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1856
أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ مُهَاجِرٍ عَنْ يُوسُفَ بْنِ مَاهَكَ عَنْ أُمِّهِ مُسَيْكَةَ وَأَثْنَى عَلَيْهَا خَيْرًا عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَلَا نَبْنِي لَكَ بِمِنًى بِنَاءً يُظِلُّكَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا مِنًى مُنَاخُ مَنْ سَبَقَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ishaq} telah menceritakan kepada kami {Waki’} telah menceritakan kepada kami {Isra’il} dari {Ibrahim bin Muhajir} dari {Yusuf bin Mahak} dari {Ibunya yaitu Musaikah} -ia memujinya dengan pujian yang baik- dari {‘Aisyah}, ia berkata “Aku bertanya “Wahai Rasulullah, tidakkah kami membangunkan suatu bangunan di Mina untuk menaungimu? Rasulullah saw. bersabda: “Tidak, Mina adalah tempat persinggahan orang-orang terdahulu.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1857
أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ خَالِدٍ حَدَّثَنَا مَالِكُ بْنُ أَنَسٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دَخَلَ مَكَّةَ عَامَ الْفَتْحِ وَعَلَى رَأْسِهِ مِغْفَرٌ فَلَمَّا نَزَعَهُ جَاءَهُ رَجُلٌ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ هَذَا ابْنُ خَطَلٍ مُتَعَلِّقٌ بِأَسْتَارِ الْكَعْبَةِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اقْتُلُوهُ قَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ خَالِدٍ وَقُرِئَ عَلَى مَالِكٍ قَالَ قَالَ ابْنُ شِهَابٍ وَلَمْ يَكُنْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَئِذٍ مُحْرِمًا
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abdullah bin Khalid} telah menceritakan kepada kami {Malik bin Anas} dari {Ibnu Syihab} dari {Anas bin Malik} bahwa Rasulullah saw. memasuki Makkah pada tahun penaklukan Mekkah dan di atas kepala beliau terdapat topi besi. Tatkala beliau melepasnya, seorang laki-laki datang kepada beliau sambil berkata “Wahai Rasulullah, Ibnu Khathal bergantungan pada tirai Ka’bah.” Rasulullah saw. bersabda: “Bunuhlah dia! ” Abdullah bin Khalid berkata telah dibacakan kepada Malik, ia berkata Ibnu Syihab berkata “Pada saat itu, Rasulullah saw. tidak dalam keadaan berihram.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1858
أَخْبَرَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ أَبَانَ حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ بْنُ عَمَّارٍ الدُّهْنِيُّ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ قَالَ دَخَلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَكَّةَ حِينَ افْتَتَحَهَا وَعَلَيْهِ عِمَامَةٌ سَوْدَاءُ بِغَيْرِ إِحْرَامٍ قَالَ إِسْمَعِيلُ سَمِعَهُ مِنْ أَبِي الزُّبَيْرِ كَانَ مَعَ أَبِيهِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Isma’il bin Aban} telah menceritakan kepada kami {Mu’awiyah bin ‘Ammar Ad Duhni} dari {Abu Az Zubair} dari {Jabir}, ia berkata Ketika penaklukan kota Makkah, Nabi saw. memasuki Makkah dengan memakai sorban hitam, tidak dalam keadaan berihram.” {Isma’il} mengatakan “Mu’awiyah mendengarnya dari Abu Az Zubair, ketika dia bersama ayahnya.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1859
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ قَالَ أَخْبَرَنِي الْحَسَنُ بْنُ مُسْلِمٍ وَعَبْدُ الْكَرِيمِ الْجَزَرِيُّ أَنَّ مُجَاهِدًا أَخْبَرَهُمَا أَنَّ عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ أَبِي لَيْلَى أَخْبَرَهُ أَنَّ عَلِيًّا أَخْبَرَهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَهُ أَنْ يَقُومَ عَلَى بُدْنِهِ وَأَنْ يَقْسِمَ بُدْنَهُ كُلَّهَا لُحُومَهَا وَجُلُودَهَا وَجِلَالَهَا وَلَا يُعْطِيَ فِي جِزَارَتِهَا مِنْهَا شَيْئًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Musaddad} telah menceritakan kepada kami {Yahya} dari {Ibnu Juraij}, ia berkata telah mengabarkan kepadaku {Al Hasan bin Muslim} dan {Abdul Karim Al Jazari} bahwa {Mujahid} telah mengabarkan kepada mereka bahwa {Abdurrahman bin Abu Laila} telah mengabarkan kepadanya bahwa {Ali} telah mengabarkan kepadanya, bahwa Rasulullah saw. memerintahkannya agar mengurusi unta kurbannya dan membagikan seluruh unta tersebut, baik dagingnya, kulitnya serta sesuatu yang ada di punggungnya, dan tidak memberi sesuatupun darinya kepada penjagal, karena penyembelihan unta tersebut.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1860
أَخْبَرَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا جَرِيرُ بْنُ حَازِمٍ قَالَ سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُبَيْدِ بْنِ عُمَيْرٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي عَمَّارٍ عَنْ جَابِرٍ قَالَ سُئِلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الضَّبُعِ فَقَالَ هُوَ صَيْدٌ وَفِيهِ كَبْشٌ إِذَا أَصَابَهُ الْمُحْرِمُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abu Nu’aim} telah menceritakan kepada kami {Jarir bin Hazim}, ia berkata saya mendengar {Abdullah bin ‘Ubaid bin ‘Umair} dari {Abdurrahman bin Abu ‘Ammar} dari {Jabir}, ia berkata Rasulullah saw. pernah ditanya mengenai Dhabu’ (sejenis anjing hutan), beliau bersabda: “Itu adalah hewan buruan, dan padanya terdapat denda seekor domba, jika orang yang sedang berihram membunuhnya.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1861
أَخْبَرَنَا أَبُو عَاصِمٍ عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُبَيْدِ بْنِ عُمَيْرٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي عَمَّارٍ قَالَ سَأَلْتُ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ الضَّبُعِ آكُلُهُ قَالَ نَعَمْ قُلْتُ هُوَ صَيْدٌ قَالَ نَعَمْ قُلْتُ سَمِعْتَهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ نَعَمْ قِيلَ لِأَبِي مُحَمَّدٍ مَا تَقُولُ فِي الضَّبُعِ تَأْكُلُهُ قَالَ أَنَا أَكْرَهُ أَكْلَهُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abu ‘Ashim} dari {Ibnu Juraij} dari {Abdullah bin ‘Ubaid bin ‘Umair} dari {Abdurrahman bin Abdullah bin Abu ‘Ammar}, ia berkata aku bertanya kepada {Jabir bin Abdullah} mengenai Dhabu’ (sejenis anjing hutan) apakah aku boleh memakannya?” Jabir menjawab “Ya.” Aku bertanya lagi “Apakah itu hewan buruan?” Jabir menjawab “Ya.” Aku bertanya “Apakah engkau mendengarnya dari Rasulullah saw.?” Jabir menjawab “Ya.” Abu Muhammad ditanya “Apa pendapatmu mengenai Dhabu’, apakah kamu memakannya?” Abu Muhammad menjawab “Aku tidak suka memakannya.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1862
أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ أَنَّ الْعَّبَاسَ بْنَ عَبْدِ الْمُطَّلِبِ اسْتَأْذَنَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِيَبِيتَ بِمَكَّةَ لَيَالِيَ مِنًى مِنْ أَجْلِ سِقَايَتِهِ فَأَذِنَ لَهُ حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ الْمُغِيرَةِ عَنْ عِيسَى بْنِ يُونُسَ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ نَحْوَهُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abdullah bin Sa’id} telah menceritakan kepada kami {Abu Usamah} dari {‘Ubaidullah} dari {Nafi’} dari {Ibnu Umar} bahwa Al Abbas bin Abdul Muththalib meminta izin kepada Rasulullah saw. untuk bermalam di Makkah pada malam (mabit) di Mina, dalam rangka untuk memberi minum orang-orang yang berhaji. Kemudian beliau memberinya izin.” Telah menceritakan kepada kami {Sa’id bin Al Mughirah} dari {Isa bin Yunus} dari {‘Ubaidullah bin Umar} seperti hadits di atas.