Manasik (Haji)
Sunan Darimi | Hadits No. : 1768
حَدَّثَنَا حَجَّاجُ بْنُ مِنْهَالٍ وَسُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ قَالَا حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُثْمَانَ بْنِ خُثَيْمٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَيَبْعَثَنَّ اللَّهُ الْحَجَرَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَلَهُ عَيْنَانِ يُبْصِرُ بِهِمَا وَلِسَانٌ يَنْطِقُ بِهِ يَشْهَدُ عَلَى مَنْ اسْتَلَمَهُ بِحَقٍّ قَالَ سُلَيْمَانُ لِمَنْ اسْتَلَمَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hajjaj bin Minhal} dan {Sulaiman bin Harb} keduanya berkata telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Salamah} telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Utsman bin Khutsaim} dari {Sa’id bin Jubair} dari {Ibnu Abbas} bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Sungguh Allah akan membangkitkan Hajar Aswad pada Hari Kiamat dalam keadaan memiliki dua mata untuk melihat dan lidah untuk berbicara, ia memberikan persaksian atas orang yang menyentuhnya dengan benar.” {Sulaiman} mengatakan “Bagi orang yang menyentuhnya.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1769
أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا مَالِكُ بْنُ أَنَسٍ عَنْ جَعْفَرِ بْنِ مُحَمَّدٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَابِرٍ قَالَ رَمَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ الْحَجَرِ إِلَى الْحَجَرِ ثَلَاثَةَ أَشْوَاطٍ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Ahmad bin Abdullah} telah menceritakan kepada kami {Malik bin Anas} dari {Ja’far bin Muhammad} dari {Ayahnya} dari {Jabir}, ia berkata Rasulullah saw. berjalan dengan langkah cepat dari Hajar Aswad ke Hajar Aswad (lagi) sebanyak tiga kali putaran.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1770
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا عُقْبَةُ بْنُ خَالِدٍ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ حَدَّثَنِي نَافِعٌ عَنْ ابْنِ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا طَافَ بِالْبَيْتِ الطَّوَافَ الْأَوَّلَ خَبَّ ثَلَاثَةً وَمَشَى أَرْبَعَةً وَكَانَ يَسْعَى بِبَطْنِ الْمَسِيلِ إِذَا سَعَى بَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ فَقُلْتُ لِنَافِعٍ أَكَانَ عَبْدُ اللَّهِ يَمْشِي إِذَا بَلَغَ الرُّكْنَ الْيَمَانِيَ قَالَ لَا إِلَّا أَنْ يُزَاحَمَ عَلَى الرُّكْنِ فَإِنَّهُ كَانَ لَا يَدَعُهُ حَتَّى يَسْتَلِمَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Sa’id} telah menceritakan kepada kami {‘Uqbah bin Khalid} telah menceritakan kepada kami {‘Ubaidullah} telah menceritakan kepadaku {Nafi’} dari {Ibnu Umar} bahwa Apabila Rasulullah saw. melakukan thawaf pertama di Ka’bah, beliau berjalan dengan langkah cepat sebanyak tiga putaran, berjalan biasa sebanyak empat kali putaran dan berlari-lari kecil antara Shafa dan Marwah di perut lembah.” Lalu aku bertanya kepada Nafi’ “Apakah Abdullah berjalan apabila ia sampai di Rukun Yamani?” Nafi’ menjawab “Tidak, kecuali apabila keadaan di Rukun Yamani ramai (berdesakan), sesungguhnya ia tidak meninggalkan Rukun tersebut hingga menyentuhnya.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1771
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ بْنِ أَبَانَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْمُبَارَكِ أَخْبَرَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ رَمَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ الْحَجَرِ إِلَى الْحَجَرِ ثَلَاثًا وَمَشَى أَرْبَعًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Umar bin Aban} telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Al Mubarak} telah mengabarkan kepada kami {‘Ubaidullah bin Umar} dari {Nafi’} dari {Ibnu Umar}, ia berkata Rasulullah saw. berjalan cepat dari Hajar Aswad ke Hajar Aswad (lagi) sebanyak tiga kali putaran dan berjalan biasa sebanyak empat kali putaran.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1772
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ عَنْ عَبْدِ الْحَمِيدِ هُوَ ابْنُ جُبَيْرٍ عَنْ ابْنِ يَعْلَى عَنْ أَبِيهِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ طَافَ مُضْطَبِعًا
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Yusuf} telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Ibnu Juraij} dari {Abdul Hamid yaitu Ibnu Jubair} dari {Ibnu Ya’la} dari {Ayahnya} dari Nabi saw. bahwa beliau melakukan thawaf dengan menyelendangkan kain ihramnya dari bawah ketiak kanan hingga menutupi pundak kirinya.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1773
أَخْبَرَنَا سَعِيدُ بْنُ مَنْصُورٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ مُحَمَّدٍ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ أَهَلَّ بِالْحَجِّ وَالْعُمْرَةِ كَفَاهُ لَهُمَا طَوَافٌ وَاحِدٌ وَلَا يَحِلُّ حَتَّى يَحِلَّ مِنْهُمَا
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Sa’id bin Manshur} telah menceritakan kepada kami {Abdul Aziz bin Muhammad} dari {‘Ubaidullah bin Umar} dari {Nafi’} dari {Ibnu Umar} bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa menggabungkan haji dan umrah, maka baginya cukup thawaf sekali, dan dia belum di anggap halal (masih dalam keadaan ihram) hingga ia selesai bertahallaul untuk haji dan Umrah.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1774
أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَوْنٍ عَنْ خَالِدِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ خَالِدٍ الْحَذَّاءِ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ طَافَ بِالْبَيْتِ عَلَى بَعِيرٍ كُلَّمَا أَتَى عَلَى الرُّكْنِ أَشَارَ إِلَيْهِ بِشَيْءٍ فِي يَدِهِ وَكَبَّرَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {‘Amr bin ‘Aun} dari {Khalid bin Abdullah} dari {Khalid Al Hadzdza`} dari {Ikrimah} dari {Ibnu Abbas} bahwa Rasulullah saw. thawaf mengelilingi Ka’bah di atas untanya, setiap kali beliau sampai ke Rukun, beliau memberi isyarat kepadanya dengan sesuatu yang ada di tangannya sambil bertakbir.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1775
أَخْبَرَنَا خَالِدُ بْنُ مَخْلَدٍ حَدَّثَنَا مَالِكٌ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْقَاسِمِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ قَدِمْتُ مَكَّةَ وَأَنَا حَائِضٌ وَلَمْ أَطُفْ بَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ فَشَكَوْتُ ذَلِكَ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ افْعَلِي مَا يَفْعَلُ الْحَاجُّ غَيْرَ أَنْ لَا تَطُوفِي بِالْبَيْتِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Khalid bin Makhlad} telah menceritakan kepada kami {Malik} dari {Abdurrahman bin Al Qasim} dari {Ayahnya} dari {‘Aisyah} radliallahu ‘anha, ia berkata “Setibanya di Makkah, aku dalam keadaan haid, dan belum melakukan thawaf antara Shafa dan Marwah, lalu aku mengadukan hal itu kepada Rasulullah saw., beliau bersabda: “Lakukanlah sebagaimana yang dilakukan orang yang berhaji, hanya saja kamu jangan thawaf di Ka’bah.”
Sunan Darimi | Hadits No. : 1776
أَخْبَرَنَا الْحُمَيْدِيُّ حَدَّثَنَا الْفُضَيْلُ بْنُ عِيَاضٍ عَنْ عَطَاءِ بْنِ السَّائِبِ عَنْ طَاوُسٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الطَّوَافُ بِالْبَيْتِ صَلَاةٌ إِلَّا أَنَّ اللَّهَ أَحَلَّ فِيهِ الْمَنْطِقَ فَمَنْ نَطَقَ فِيهِ فَلَا يَنْطِقْ إِلَّا بِخَيْرٍ أَخْبَرَنَا عَلِيُّ بْنُ مَعْبَدٍ عَنْ مُوسَى بْنِ أَعْيَنَ عَنْ عَطَاءِ بْنِ السَّائِبِ عَنْ طَاوُسٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَحْوَهُ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Al Humaidi} telah menceritakan kepada kami {Al Fudhail bin ‘Iyadh} dari {‘Atha` bin As Sa`ib} dari {Thawus} dari {Ibnu Abbas}, ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Thawaf mengelilingi Ka’bah adalah shalat, hanya saja Allah memperbolehkan berbicara ketika melakukannya, barangsiapa berbicara disaat melakukan thawaf, maka janganlah ia berbicara kecuali yang baik.” Telah mengabarkan kepada kami {Ali bin Ma’bad} dari {Musa bin A’yan} dari {Atha` bin As Sa`ib} dari {Thawus} dari {Ibnu Abbas} dari Nabi saw. seperti hadits di atas.
Sunan Darimi | Hadits No. : 1777
أَخْبَرَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ حَدَّثَنَا حُمَيْدٌ عَنْ أَنَسٍ قَالَ قَالَ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ وَافَقْتُ رَبِّي فِي ثَلَاثٍ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ لَوْ اتَّخَذْتَ مِنْ مَقَامِ إِبْرَاهِيمَ مُصَلًّى فَأَنْزَلَ اللَّهُ تَعَالَى { وَاتَّخِذُوا مِنْ مَقَامِ إِبْرَاهِيمَ مُصَلًّى }
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Yazid bin Harun} telah menceritakan kepada kami {Humaid} dari {Anas}, ia berkata {Umar bin Al Khathab} berkata “Rabbku menyepakatiku dalam tiga perkara, yaitu ketika saya mengatakan “Wahai Rasulullah, seandainya anda menjadikan Maqam Ibrahim sebagai tempat shalat maka itu akan lebih baik, kemudian Allah Ta’ala menurunkan ayat: WATTAKHIDZUU MIN MAQAAMI IBRAAHIIMA MUSHALLAA (Dan jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat shalat). QS. Al Baqarah 125.