Manasik (Haji)

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan Darimi | Hadits No. : 1788

حَدَّثَنَا صَدَقَةُ بْنُ الْفَضْلِ حَدَّثَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ عَمْرٍو سَمِعَ عَمْرَو بْنَ أَوْسٍ يَقُولُ أَخْبَرَنِي عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ أَبِي بَكْرٍ يَقُولُ أَمَرَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ أُرْدِفَ عَائِشَةَ فَأُعْمِرَهَا مِنْ التَّنْعِيمِ قَالَ سُفْيَانُ كَانَ شُعْبَةُ يُعْجِبُهُ مِثْلَ هَذَا الْإِسْنَادِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Shadaqah bin Al Fadhl} telah menceritakan kepada kami {Ibnu ‘Uyainah} dari {‘Amru} ia mendengar {‘Amr bin Aus} berkata telah mengabarkan kepadaku {Abdurrahman bin Abu Bakr}, ia berkata Rasulullah saw. memerintahkanku agar memboncengkan Aisyah dan mengumrahkannya dari Tan’im.” Sufyan berkata Syu’bah kagum dengan sanad ini.

Sunan Darimi | Hadits No. : 1789

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ يُونُسَ حَدَّثَنَا دَاوُدُ الْعَطَّارُ عَنْ ابْنِ خُثَيْمٍ عَنْ يُوسُفَ بْنِ مَاهَكَ عَنْ حَفْصَةَ بِنْتِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي بَكْرٍ الصِّدِّيقِ عَنْ أَبِيهَا أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لِعَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي بَكْرٍ أَرْدِفْ أُخْتَكَ يَعْنِي عَائِشَةَ وَأَعْمِرْهَا مِنْ التَّنْعِيمِ فَإِذَا هَبَطْتَ مِنْ الْأَكَمَةِ فَمُرْهَا فَلْتُحْرِمْ فَإِنَّهَا عُمْرَةٌ مُتَقَبَّلَةٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin Yunus} telah menceritakan kepada kami {Daud Al ‘Athar} dari {Ibnu Khutsaim} dari {Yusuf bin Mahik} dari {Hafshah binti Abdurrahman bin Abu Bakr Ash Shiddiq} dari {Ayahnya} bahwa Nabi saw. berkata kepada Abdurrahman bin Abu Bakr: “Boncengkanlah saudara perempuanmu -yaitu Aisyah- dan umrahkanlah dia dari Tan’im. Apabila kamu telah turun dari anak bukit, perintahkan dirinya agar berihram, sesungguhnya hal itu adalah umrah yang diterima (oleh Allah).”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1790

أَخْبَرَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ أَنَّ عُمَرَ قَالَ إِنِّي لَأُقَبِّلُكَ وَإِنِّي لَأَعْلَمُ أَنَّكَ حَجَرٌ وَلَكِنِّي رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُقَبِّلُكَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Musaddad} telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Zaid} dari {Ayyub} dari {Nafi’} dari {Ibnu Umar} bahwa {Umar} berkata “Sungguh aku akan menciummu dan sungguh aku mengetahui bahwa engkau hanyalah sebongkah batu, akan tetapi aku melihat Rasulullah saw. menciummu.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1791

أَخْبَرَنَا أَبُو عَاصِمٍ عَنْ جَعْفَرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُثْمَانَ قَالَ رَأَيْتُ مُحَمَّدَ بْنَ عَبَّادِ بْنِ جَعْفَرٍ يَسْتَلِمُ الْحَجَرَ ثُمَّ يُقَبِّلُهُ وَيَسْجُدُ عَلَيْهِ فَقُلْتُ لَهُ مَا هَذَا فَقَالَ رَأَيْتُ خَالَكَ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَبَّاسٍ يَفْعَلُهُ ثُمَّ قَالَ رَأَيْتُ عُمَرَ فَعَلَهُ ثُمَّ قَالَ إِنِّي لَأَعْلَمُ أَنَّكَ حَجَرٌ وَلَكِنِّي رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَفْعَلُ هَذَا
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abu ‘Ashim} dari {Ja’far bin Abdullah bin Utsman}, ia berkata saya melihat {Muhammad bin ‘Abbad bin Ja’far} menyentuh Hajar Aswad kemudian menciumnya, dan bersujud di atasnya.” aku bertanya kepadanya “Apa-apaan ini? Muhammad bin Abbad menjawab “Aku pernah melihat pamanmu yaitu {Abdullah bin Abbas} melakukannya, kemudian berkata aku pernah melihat Umar melakukannya, kemudian {Umar} berkata “Sungguh aku mengetahui engkau hanyalah sebongkah batu, akan tetapi aku melihat Rasulullah saw. melakukan hal ini.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1792

حَدَّثَنَا حَجَّاجُ بْنُ مِنْهَالٍ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ دَخَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَكَّةَ وَرَدِيفُهُ أُسَامَةُ بْنُ زَيْدٍ فَأَنَاخَ فِي أَصْلِ الْكَعْبَةِ فَقَالَ ابْنُ عُمَرَ وَسَعَى النَّاسُ فَدَخَلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَبِلَالٌ وَأُسَامَةُ فَقُلْتُ لِبِلَالٍ مِنْ وَرَاءِ الْبَابِ أَيْنَ صَلَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ بَيْنَ السَّارِيَتَيْنِ أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ يُونُسَ حَدَّثَنَا لَيْثٌ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ سَالِمٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّهُ قَالَ دَخَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْبَيْتَ هُوَ وَأُسَامَةُ بْنُ زَيْدٍ وَبِلَالٌ وَعُثْمَانُ بْنُ طَلْحَةَ الْحَجَبِيُّ فَذَكَرَ نَحْوَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hajjaj bin Minhal} telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Salamah} dari {Ayyub} dari {Nafi’} dari {Ibnu Umar}, ia berkata Rasulullah saw. memasuki Makkah sedangkan Usamah bin Zaid membonceng beliau. Kemudian beliau menambatkan untanya di pondasi Ka’bah. Ibnu Umar berkata Sementara orang-orang melakukan sa’i, lalu Nabi saw., Bilal dan Usamah masuk ke dalam Ka’bah. aku bertanya kepada {Bilal} dari belakang pintu “Di manakah Rasulullah saw. mengerjakan shalat? Bilal menjawab “Diantara dua tiang.” Telah mengabarkan kepada kami {Ahmad bin Abdullah bin Yunus} telah menceritakan kepada kami {Laits} dari {Ibnu Syihab} dari {Salim} dari {Abdullah} bahwa ia berkata Rasulullah saw. memasuki Ka’bah bersama Usamah bin Zaid, Bilal dan Utsman bin Thalhah Al Hajabi, kemudian ia menyebutkan seperti di atas.

Sunan Darimi | Hadits No. : 1793

حَدَّثَنِي فَرْوَةُ بْنُ أَبِي الْمَغْرَاءِ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُسْهِرٍ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ قَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَوْلَا حَدَاثَةُ عَهْدِ قَوْمِكِ بِالْكُفْرِ لَنَقَضْتُ الْكَعْبَةَ ثُمَّ لَبَنَيْتُهَا عَلَى أُسِّ إِبْرَاهِيمَ فَإِنَّ قُرَيْشًا حِينَ بَنَتْ اسْتَقْصَرَتْ ثُمَّ جَعَلَتْ لَهَا خَلْفًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepadaku {Farwah bin Abu Al Maghra`} telah menceritakan kepada kami {Ali bin Mushir} dari {Hisyam bin ‘Urwah} dari {Ayahnya} dari {‘Aisyah}, ia berkata Rasulullah saw. bersabda kepadaku “Seandainya tidak karena kaummu masih dekat dengan kekafiran, sungguh aku akan merombak Ka’bah, kemudian membangunnya di atas pondasi Ibrahim. Sesungguhnya orang-orang Quraisy ketika membangun sempat menguranginya, kemudian mereka membuat pintu lain di belakang.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1794

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عِيسَى حَدَّثَنَا أَبُو الْأَحْوَصِ عَنْ الْأَشْعَثِ بْنِ سُلَيْمٍ عَنْ الْأَسْوَدِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ سَأَلْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْجَدْرِ أَمِنَ الْبَيْتِ هُوَ قَالَ نَعَمْ قُلْتُ فَمَا لَهُمْ لَمْ يُدْخِلُوهُ فِي الْبَيْتِ فَقَالَ إِنَّ قَوْمَكِ قَصَّرَتْ بِهِمْ النَّفَقَةُ قُلْتُ فَمَا شَأْنُ بَابِهِ مُرْتَفِعًا قَالَ فَعَلَ ذَلِكَ قَوْمُكِ لِيُدْخِلُوا مَنْ شَاءُوا وَيَمْنَعُوا مَنْ شَاءُوا وَلَوْلَا أَنَّ قَوْمَكِ حَدِيثُ عَهْدٍ بِجَاهِلِيَّةٍ فَأَخَافُ أَنْ تُنْكِرَ قُلُوبُهُمْ لَعَمَدْتُ إِلَى الْحِجْرِ فَجَعَلْتُهُ فِي الْبَيْتِ وَأَلْزَقْتُ بَابَهُ بِالْأَرْضِ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Isa} telah menceritakan kepada kami {Abu Al Ahwash} dari {Al Asy’ats bin Sulaim} dari {Al Aswad} dari {‘Aisyah}, ia berkata Saya bertanya kepada Nabi saw. mengenai batu-batu di sekitar dinding, apakah ia termasuk bagian dari Ka’bah? Beliau bersabda “Ya.” Aku bertanya “Mengapa mereka tidak memasukkannya ke dalam Ka’bah?” Beliau menjawab “Sesungguhnya kaummu mengalami keterbatasan biaya.” Aku bertanya “Kenapa pintunya tinggi?” Beliau menjawab “Kaummu melakukan hal itu supaya mereka dapat memasukkan orang yang mereka kehendaki dan menahan orang yang mereka kehendaki. Seandainya kaummu tidak dekat dengan masa jahiliyah dan aku tidak khawatir hati mereka akan ingkar, niscaya aku datangi Hijr dan menjadikannya di dalam Ka’bah, dan aku menurunkan pintunya (Ka’bah) dengan tanah.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1795

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَحْمَدَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ عَمْرٍو عَنْ عَطَاءٍ سَمِعْتُ ابْنَ عَبَّاسٍ يَقُولُ التَّحْصِيبُ لَيْسَ بِشَيْءٍ إِنَّمَا هُوَ مَنْزِلٌ نَزَلَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَبُو مُحَمَّد التَّحْصِيبُ مَوْضِعٌ بِمَكَّةَ وَهُوَ مَوْضِعٌ بِبَطْحَاءَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Ahmad} telah menceritakan kepada kami {Sufyan bin ‘Uyainah} dari {‘Amru} dari {‘Atha`} aku mendengar {Ibnu Abbas} berkata “Tahshib itu bukanlah bagian dari haji, ia hanya tempat yang pernah di gunakan Rasulullah saw. singgah.” Abu Muhammad berkata “Tahshib adalah suatu tempat di Makkah yaitu tempat di daerah Bathha`.

Sunan Darimi | Hadits No. : 1796

أَخْبَرَنَا الْأَسْوَدُ بْنُ عَامِرٍ حَدَّثَنَا أَبُو كُدَيْنَةَ هُوَ يَحْيَى بْنُ الْمُهَلَّبِ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ الْحَكَمِ عَنْ مِقْسَمٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ صَلَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمِنًى خَمْسَ صَلَوَاتٍ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Al Aswad bin ‘Amir} telah menceritakan kepada kami {Abu Kudainah} yaitu Yahya bin Al Muhallab dari {Al A’masy} dari {Al Hakam} dari {Miqsam} dari {Ibnu Abbas}, ia berkata Rasulullah saw. melakukan shalat lima waktu di Mina.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 1797

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَحْمَدَ وَأَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ حَنْبَلٍ عَنْ إِسْحَقَ بْنِ يُوسُفَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ الثَّوْرِيُّ عَنْ عَبْدِ الْعَزِيزِ بْنِ رُفَيْعٍ قَالَ قُلْتُ لِأَنَسِ بْنِ مَالِكٍ حَدِّثْنِي بِشَيْءٍ عَقَلْتَهُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيْنَ صَلَّى الظُّهْرَ يَوْمَ التَّرْوِيَةِ قَالَ بِمِنًى قَالَ قُلْتُ فَأَيْنَ صَلَّى الْعَصْرَ يَوْمَ النَّفْرِ قَالَ بِالْأَبْطَحِ ثُمَّ قَالَ اصْنَعْ مَا يَصْنَعُ أُمَرَاؤُكَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Ahmad} serta {Ahmad bin Muhammad bin Hanbal} dari {Ishaq bin Yusuf} telah menceritakan kepada kami {Sufyan Ats Tsauri} dari {Abdul Aziz bin Rufai’}, ia berkata aku bertanya kepada {Anas bin Malik} “Sampaikanlah kepadaku sesuatu yang kamu pahami dari Rasulullah saw., dimanakah beliau melakukan shalat Zhuhur pada hari Tarwiyah?” Anas menjawab “Di Mina.” Abdul Aziz melanjutkan saya bertanya “Dimanakah beliau melakukan shalat Ashar pada hari Nafar? Anas menjawab “Di Abthah.” Kemudian Anas berkata “Lakukanlah apa yang telah dilakukan oleh para pemimpinmu.”