Masjid dan Tempat-Tempat Shalat
Sahih Muslim | Hadits No. : 846
حَدَّثَنِي أَبُو الطَّاهِرِ أَخْبَرَنَا ابْنُ وَهْبٍ عَنْ مَخْرَمَةَ بْنِ بُكَيْرٍ قَالَ ح و حَدَّثَنَا هَارُونُ بْنُ سَعِيدٍ الْأَيْلِيُّ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ أَخْبَرَنِي مَخْرَمَةُ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَمْرِو بْنِ سُلَيْمٍ الزُّرَقِيِّ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا قَتَادَةَ الْأَنْصَارِيَّ يَقُولُارَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي لِلنَّاسِ وَأُمَامَةُ بِنْتُ أَبِي الْعَاصِ عَلَى عُنُقِهِ فَإِذَا سَجَدَ وَضَعَهَاحَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا لَيْثٌ قَالَ ح و حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ الْحَنَفِيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْحَمِيدِ بْنُ جَعْفَرٍ جَمِيعًا عَنْ سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيِّ عَنْ عَمْرِو بْنِ سُلَيْمٍ الزُّرَقِيِّ سَمِعَ أَبَا قَتَادَةَ يَقُولُا بَيْنَا نَحْنُ فِي الْمَسْجِدِ جُلُوسٌ خَرَجَ عَلَيْنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِنَحْوِ حَدِيثِهِمْ غَيْرَ أَنَّهُ لَمْ يَذْكُرْ أَنَّهُ أَمَّ النَّاسَ فِي تِلْكَ الصَّلَاةِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepadaku {Abu ath-Thahir} telah mengabarkan kepada kami {Ibnu Wahb} dari {Makhramah bin Bukair} dia berkata, –Lewat jalur periwayatan lain– dan telah menceritakan kepada kami {Harun bin Sa’id al-Aili} telah menceritakan kepada kami {Ibnu Wahb} telah mengabarkan kepadaku {Makhramah} dari {Bapaknya} dari {Amru bin Sulaim az-Zuraqi} dia berkata, Saya mendengar {Abu Qatadah al-Anshari} berkata, “Saya melihat Rasulullah saw.m mengimami shalat orang-orang, sedangkan Umamah binti Abu al-‘Ash berada di atas pundaknya. Apabila beliau sujud, maka beliau meletakkannya.” Telah menceritakan kepada kami {Qutaibah bin Sa’id} telah menceritakan kepada kami {Laits} dia berkata, –Lewat jalur periwayatan lain– dan telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin al-Mutsanna} telah menceritakan kepada kami {Abu Bakar al-Hanafi} telah menceritakan kepada kami {Abdul Hamid bin Ja’far} semuanya meriwayatkan dari {Sa’id al-Maqburi} dari {Amru bin Sulaim az-Zuraqi} dia mendengar {Abu Qatadah} berkata, “Ketika kami di masjid duduk-duduk, maka Rasulullah saw.m mengunjungi kami, ” sebagaimana hadits mereka, hanya saja dia tidak menyebutkan bahwa dia mengimami orang-orang dalam shalat tersebut.
Sahih Muslim | Hadits No. : 847
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى وَقُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ كِلَاهُمَا عَنْ عَبْدِ الْعَزِيزِ قَالَ يَحْيَى أَخْبَرَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ أَبِي حَازِمٍ عَنْ أَبِيهِأَنَّ نَفَرًا جَاءُوا إِلَى سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ قَدْ تَمَارَوْا فِي الْمِنْبَرِ مِنْ أَيِّ عُودٍ هُوَ فَقَالَ أَمَا وَاللَّهِ إِنِّي لَأَعْرِفُ مِنْ أَيِّ عُودٍ هُوَ وَمَنْ عَمِلَهُ وَرَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوَّلَ يَوْمٍ جَلَسَ عَلَيْهِ قَالَ فَقُلْتُ لَهُ يَا أَبَا عَبَّاسٍ فَحَدِّثْنَا قَالَ أَرْسَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى امْرَأَةٍ قَالَ أَبُو حَازِمٍ إِنَّهُ لَيُسَمِّهَا يَوْمَئِذٍ انْظُرِي غُلَامَكِ النَّجَّارَ يَعْمَلْ لِي أَعْوَادًا أُكَلِّمُ النَّاسَ عَلَيْهَا فَعَمِلَ هَذِهِ الثَّلَاثَ دَرَجَاتٍ ثُمَّ أَمَرَ بِهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَوُضِعَتْ هَذَا الْمَوْضِعَ فَهِيَ مِنْ طَرْفَاءِ الْغَابَةِ وَلَقَدْ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَامَ عَلَيْهِ فَكَبَّرَ وَكَبَّرَ النَّاسُ وَرَاءَهُ وَهُوَ عَلَى الْمِنْبَرِ ثُمَّ رَفَعَ فَنَزَلَ الْقَهْقَرَى حَتَّى سَجَدَ فِي أَصْلِ الْمِنْبَرِ ثُمَّ عَادَ حَتَّى فَرَغَ مِنْ آخِرِ صَلَاتِهِ ثُمَّ أَقْبَلَ عَلَى النَّاسِ فَقَالَ يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنِّي صَنَعْتُ هَذَا لِتَأْتَمُّوا بِي وَلِتَعَلَّمُوا صَلَاتِيحَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدٍ الْقَارِيُّ الْقُرَشِيُّ حَدَّثَنِي أَبُو حَازِمٍ أَنَّ رِجَالًا أَتَوْا سَهْلَ بْنَ سَعْدٍ قَالَ ح و حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَزُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ وَابْنُ أَبِي عُمَرَ قَالُوا حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ أَبِي حَازِمٍ قَالَ أَتَوْا سَهْلَ بْنَ سَعْدٍ فَسَأَلُوهُ مِنْ أَيِّ شَيْءٍ مِنْبَرُ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَسَاقُوا الْحَدِيثَ نَحْوَ حَدِيثِ ابْنِ أَبِي حَازِمٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Yahya} dan {Qutaibah bin Sa’id} keduanya meriwayatkan dari {Abdul Aziz} berkata {Yahya}, telah mengabarkan kepada kami {Abdul Aziz bin Abi Hazim} dari {Bapaknya} “Bahwa sejumlah orang datang kepada {Sahl bin Sa’d} karena mereka bertengkar mengenai mimbar Rasulullah saw.m terbuat dari kayu apakah mimbar itu? Sahal menjawab, ‘Demi Allah, aku tahu betul dari kayu apa mimbar itu dibuat, siapa yang membuatnya, bahkan aku melihat Rasulullah saw.m duduk di situ pada hari pertama mimbar itu selesai dibuat.’ Kata Abu Hazim, ‘Hai Abu Abbas (Sahl)! Ceritakanlah kepada kami! ‘ Lalu Sahal bercerita, ‘Pada suatu hari Rasulullah saw.m menyuruh (untuk memanggil) seorang perempuan -Abu Hazim berkata, ‘Beliau menyebutkan namanya pada waktu itu’.- lalu beliau bersabda kepadanya, ‘Suruhlah anakmu yang tukang kayu itu membuatkan sebuah mimbar kayu untuk tempatku berpidato kepada orang-orang’. Maka dia membuat tiga tingkat ini. Kemudian Rasulullah memerintahkan supaya meletakkan mimbar itu di tempat ini. Mimbar itu terbuat dari kayu hutan. Aku melihat Rasulullah saw.m shalat di atas mimbar itu. Lalu beliau bertakbir, maka orang-orang pun bertakbir pula di belakangnya, sedangkan beliau masih di atas mimbar. Kemudian beliau bangkit dari rukuk, lalu turun sambil mundur sehingga beliau sujud di kaki mimbar. Kemudian beliau kembali pula ke atas mimbar hingga selesai shalat. Sesudah itu beliau menghadap kepada orang-orang lalu bersabda, ‘Wahai sekalian manusia, aku melalukan ini supaya kalian semua mengikutiku, dan supaya kalian belajar cara shalatku’.” Telah menceritakan kepada kami {Qutaibah bin Sa’id} telah menceritakan kepada kami {Ya’qub bin Abdurrahman bin Muhammad bin Abdullah bin Abdul Qari al-Qurasyi} telah menceritakan kepadaku {Abu Hazim} bahwa beberapa laki-laki datang kepada {Sahl bin Sa’d} dia berkata, –Lewat jalur periwayatan lain– dan telah menceritakan kepada kami {Abu Bakar bin Abi Syaibah} dan {Zuhair bin Harb} serta {Ibnu Abi Umar} mereka berkata, telah menceritakan kepada kami {Sufyan bin Uyainah} dari {Abu Hazim} dia berkata, “Mereka mendatangi {Sahl bin Sa’ad}, lalu mereka menanyakan kepadanya, ‘Terbuat dari apa mimbar Nabi saw., ‘ lalu mereka membawakan hadits tersebut semisal hadits Ibnu Abi Hazim.”
Sahih Muslim | Hadits No. : 848
و حَدَّثَنِي الْحَكَمُ بْنُ مُوسَى الْقَنْطَرِيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْمُبَارَكِ قَالَ ح و حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا أَبُو خَالِدٍ وَأَبُو أُسَامَةَ جَمِيعًا عَنْ هِشَامٍ عَنْ مُحَمَّدٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ نَهَى أَنْ يُصَلِّيَ الرَّجُلُ مُخْتَصِرًاوَفِي رِوَايَةِ أَبِي بَكْرٍ قَالَ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Terjemahan: Dan telah menceritakan kepadaku {al-Hakam bin Musa al-Qanthari} telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin al-Mubarak} dia berkata, –Lewat jalur periwayatan lain– dan telah menceritakan kepada kami {Abu Bakar bin Abi Syaibah} telah menceritakan kepada kami {Abu Khalid} dan {Abu Usamah} semuanya meriwayatkan dari {Hisyam} dari {Muhammad} dari {Abu Hurairah radhiyallahu’anhu} dari Nabi saw.m, “Bahwa Nabi saw.m, melarang seorang lelaki shalat dengan berkacak pinggang.” Dan dalam riwayat Abu Bakar, dia berkata, ‘Rasulullah saw.m melarang (hal tersebut).”
Sahih Muslim | Hadits No. : 849
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا هِشَامٌ الدَّسْتَوَائِيُّ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ مُعَيْقِيبٍ قَالَذَكَرَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَسْحَ فِي الْمَسْجِدِ يَعْنِي الْحَصَى قَالَ إِنْ كُنْتَ لَا بُدَّ فَاعِلًا فَوَاحِدَةً
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakar bin Abi Syaibah} telah menceritakan kepada kami {Waki’} telah menceritakan kepada kami {Hisyam ad-Dastawai} dari {Yahya bin Abi Katsir} dari {Abu Salamah} dari {Mu’aiqib} dia berkata, “Nabi saw.m pernah berkata tentang menyapu (kerikil) pada tempat sujud ketika shalat, (untuk membersihkannya). Beliau bersabda, ‘Jika kamu memang harus melakukannya maka cukup sekali saja’.”
Sahih Muslim | Hadits No. : 850
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ هِشَامٍ قَالَ حَدَّثَنِي ابْنُ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ مُعَيْقِيبٍأَنَّهُمْ سَأَلُوا النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْمَسْحِ فِي الصَّلَاةِ فَقَالَ وَاحِدَةًو حَدَّثَنِيهِ عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ الْقَوَارِيرِيُّ حَدَّثَنَا خَالِدٌ يَعْنِي ابْنَ الْحَارِثِ حَدَّثَنَا هِشَامٌ بِهَذَا الْإِسْنَادِ وَقَالَ فِيهِ حَدَّثَنِي مُعَيْقِيبٌ ح
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin al-Mutsanna} telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Sa’id} dari {Hisyam} dia berkata, telah menceritakan kepadaku {Ibnu Abi Katsir} dari {Abu Salamah} dari {Mu’aiqib} bahwasanya mereka bertanya kepada Nabi saw.m tentang membersihkan tempat sujud dalam shalat, maka beliau bersabda, “Cukup sekali saja.” Dan telah menceritakannya kepadaku {Ubaidullah bin Umar al-Qawariri} telah menceritakan kepada kami {Khalid, yaitu Ibnu al-Harits} telah menceritakan kepada kami {Hisyam} dengan isnad ini, dan dia berkata di dalamnya, telah menceritakan kepadaku {Mu’aiqib} –Lewat jalur periwayatan lain–.
Sahih Muslim | Hadits No. : 851
و حَدَّثَنَاه أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا شَيْبَانُ عَنْ يَحْيَى عَنْ أَبِي سَلَمَةَ قَالَ حَدَّثَنِي مُعَيْقِيبٌأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فِي الرَّجُلِ يُسَوِّي التُّرَابَ حَيْثُ يَسْجُدُ قَالَ إِنْ كُنْتَ فَاعِلًا فَوَاحِدَةً
Terjemahan: Dan telah menceritakannya kepada kami {Abu Bakar bin Abi Syaibah} telah menceritakan kepada kami {al-Hasan bin Musa} telah menceritakan kepada kami {Syaiban} dari {Yahya} dari {Abu Salamah} dia berkata, telah menceritakan kepada kami {Mu’aiqib} bahwa Rasulullah saw.m telah bersabda tentang seorang laki-laki yang meratakan debu pada tempat dia bersujud, “Jika kamu harus melakukannya, maka cukup sekali saja.”
Sahih Muslim | Hadits No. : 852
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى التَّمِيمِيُّ قَالَ قَرَأْتُ عَلَى مَالِكٍ عَنْ نَافِعٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَأَى بُصَاقًا فِي جِدَارِ الْقِبْلَةِ فَحَكَّهُ ثُمَّ أَقْبَلَ عَلَى النَّاسِ فَقَالَ إِذَا كَانَ أَحَدُكُمْ يُصَلِّي فَلَا يَبْصُقْ قِبَلَ وَجْهِهِ فَإِنَّ اللَّهَ قِبَلَ وَجْهِهِ إِذَا صَلَّىحَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ نُمَيْرٍ وَأَبُو أُسَامَةَ ح و حَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ حَدَّثَنَا أَبِي جَمِيعًا عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ ح و حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ وَمُحَمَّدُ بْنُ رُمْحٍ عَنْ اللَّيْثِ بْنِ سَعْدٍ ح و حَدَّثَنِي زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ يَعْنِي ابْنَ عُلَيَّةَ عَنْ أَيُّوبَ ح و حَدَّثَنَا ابْنُ رَافِعٍ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي فُدَيْكٍ أَخْبَرَنَا الضَّحَّاكُ يَعْنِي ابْنَ عُثْمَانَ ح و حَدَّثَنِي هَارُونُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا حَجَّاجُ بْنُ مُحَمَّدٍ قَالَ قَالَ ابْنُ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي مُوسَى بْنُ عُقْبَةَ كُلُّهُمْ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ رَأَى نُخَامَةً فِي قِبْلَةِ الْمَسْجِدِ إِلَّا الضَّحَّاكَ فَإِنَّ فِي حَدِيثِهِ نُخَامَةً فِي الْقِبْلَةِ بِمَعْنَى حَدِيثِ مَالِكٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Yahya at-Tamimi} dia berkata, Saya membaca di hadapan {Malik} dari {Nafi’} dari {Abdullah bin Umar} bahwa Rasulullah saw.m (pada suatu ketika) melihat dahak di dinding masjid arah kiblat. Lalu Nabi mengikisnya, sesudah itu beliau menghadap kepada orang-orang seraya bersabda, “Apabila kamu sedang shalat, maka janganlah meludah ke arah depan, karena Allah berada di hadapanmu ketika kamu sedang shalat.” Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakar bin Abi Syaibah} telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Numair} dan {Abu Usamah} –Lewat jalur periwayatan lain– dan telah menceritakan kepada kami {Ibnu Numair} telah menceritakan kepada kami {Bapakku} semuanya meriwayatkan dari {Ubaidullah} –Lewat jalur periwayatan lain– dan telah menceritakan kepada kami {Qutaibah} dan {Muhammad bin Rumh} dari {al-Laits bin Sa’ad} –Lewat jalur periwayatan lain– dan telah menceritakan kepadaku {Zuhair bin Harb} telah menceritakan kepada kami {Ismail, yaitu Ibnu Ulayyah} dari {Ayyub} –Lewat jalur periwayatan lain– dan telah menceritakan kepada kami {Ibnu Rafi’} telah menceritakan kepada kami {Ibnu Abi Fudaik} telah mengabarkan kepada kami {adh-Dhahhak, yaitu Ibnu Utsman} –Lewat jalur periwayatan lain– dan telah menceritakan kepadaku {Harun bin Abdullah} telah menceritakan kepada kami {Hajjaj bin Muhammad} dia berkata, berkata {Ibnu Juraij}, telah mengabarkan kepadaku {Musa bin Uqbah} semua mereka meriwayatkan dari {Nafi’} dari {Ibnu Umar} dari Nabi saw., “Bahwa beliau melihat dahak di arah kiblat masjid…” kecuali adh-Dhahhak. Karena dalam haditsnya terdapat, “Dahak di arah kiblat.” Semakna dengan hadits Malik.
Sahih Muslim | Hadits No. : 853
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى وَأَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَعَمْرٌو النَّاقِدُ جَمِيعًا عَنْ سُفْيَانَ قَالَ يَحْيَى أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ حُمَيْدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَأَى نُخَامَةً فِي قِبْلَةِ الْمَسْجِدِ فَحَكَّهَا بِحَصَاةٍ ثُمَّ نَهَى أَنْ يَبْزُقَ الرَّجُلُ عَنْ يَمِينِهِ أَوْ أَمَامَهُ وَلَكِنْ يَبْزُقُ عَنْ يَسَارِهِ أَوْ تَحْتَ قَدَمِهِ الْيُسْرَىح حَدَّثَنِي أَبُو الطَّاهِرِ وَحَرْمَلَةُ قَالَا حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ عَنْ يُونُسَ قَالَ ح و حَدَّثَنِي زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ حَدَّثَنَا أَبِي كِلَاهُمَا عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ حُمَيْدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ وَأَبَا سَعِيدٍ أَخْبَرَاهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَأَى نُخَامَةً بِمِثْلِ حَدِيثِ ابْنِ عُيَيْنَةَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Yahya} dan {Abu Bakar bin Abi Syaibah} serta {Amru an-Naqid} semuanya meriwayatkan dari {Sufyan} berkata {Yahya}, telah mengabarkan kepada kami {Sufyan bin Uyainah} dari {az-Zuhri} dari {Humaid bin Abdurrahman} dari {Abu Sa’id al-Khudri} bahwa Nabi saw.m (pada suatu ketika) melihat dahak di arah kiblat masjid. Lalu dia mengeriknya dengan kerikil. Kemudian beliau melarang orang meludah ke kanan atau ke depannya, tetapi membolehkan meludah ke kiri atau ke bawah kaki kiri.” –Lewat jalur periwayatan lain– Telah menceritakan kepadaku {Abu ath-Thahir} dan {Harmalah} keduanya berkata, telah menceritakan kepada kami {Ibnu Wahb} dari {Yunus} dia berkata, –Lewat jalur periwayatan lain– dan telah menceritakan kepadaku {Zuhair bin Harb} telah menceritakan kepada kami {Ya’qub bin Ibrahim} telah menceritakan kepada kami {Bapakku} keduanya meriwayatkan dari {Ibnu Syihab} dari {Humaid bin Abdurrahman} bahwa {Abu Hurairah radhiyallahu’anhu} dan {Abu Sa’id} keduanya telah mengabarkan kepadanya, “Bahwa Rasulullah saw.m melihat dahak”, semisal hadits Ibnu Uyainah.
Sahih Muslim | Hadits No. : 854
و حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ عَنْ مَالِكِ بْنِ أَنَسٍ فِيمَا قُرِئَ عَلَيْهِ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَأَى بُصَاقًا فِي جِدَارِ الْقِبْلَةِ أَوْ مُخَاطًا أَوْ نُخَامَةً فَحَكَّهُ
Terjemahan: Dan telah menceritakan kepada kami {Qutaibah bin Sa’id} dari {Malik bin Anas} dalam sesuatu yang dibacakan di hadapannya dari {Hisyam bin Urwah} dari {Bapaknya} dari {Aisyah ra} bahwa Nabi saw.m melihat ludah atau ingus atau dahak pada dinding masjid arah kiblat, lalu beliau mengeriknya.
Sahih Muslim | Hadits No. : 855
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَزُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ جَمِيعًا عَنْ ابْنِ عُلَيَّةَ قَالَ زُهَيْرٌ حَدَّثَنَا ابْنُ عُلَيَّةَ عَنْ الْقَاسِمِ بْنِ مِهْرَانَ عَنْ أَبِي رَافِعٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَأَى نُخَامَةً فِي قِبْلَةِ الْمَسْجِدِ فَأَقْبَلَ عَلَى النَّاسِ فَقَالَ مَا بَالُ أَحَدِكُمْ يَقُومُ مُسْتَقْبِلَ رَبِّهِ فَيَتَنَخَّعُ أَمَامَهُ أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ يُسْتَقْبَلَ فَيُتَنَخَّعَ فِي وَجْهِهِ فَإِذَا تَنَخَّعَ أَحَدُكُمْ فَلْيَتَنَخَّعْ عَنْ يَسَارِهِ تَحْتَ قَدَمِهِ فَإِنْ لَمْ يَجِدْ فَلْيَقُلْ هَكَذَا وَوَصَفَ الْقَاسِمُ فَتَفَلَ فِي ثَوْبِهِ ثُمَّ مَسَحَ بَعْضَهُ عَلَى بَعْضٍو حَدَّثَنَا شَيْبَانُ بْنُ فَرُّوخَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَارِثِ قَالَ ح و حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى أَخْبَرَنَا هُشَيْمٌ قَالَ ح و حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ كُلُّهُمْ عَنْ الْقَاسِمِ بْنِ مِهْرَانَ عَنْ أَبِي رَافِعٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَحْوَ حَدِيثِ ابْنِ عُلَيَّةَ وَزَادَ فِي حَدِيثِ هُشَيْمٍ قَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ كَأَنِّي أَنْظُرُ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَرُدُّ ثَوْبَهُ بَعْضَهُ عَلَى بَعْضٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakar bin Abi Syaibah} dan {Zuhair bin Harb} semuanya meriwayatkan dari {Ibnu Ulayyah} berkata {Zuhair}, telah menceritakan kepada kami {Ibnu Ulayyah} dari {al-Qasim bin Mihran} dari {Abu Rafi’} dari {Abu Hurairah radhiyallahu’anhu} “Bahwa Rasulullah saw.m melihat dahak pada dinding arah kiblat masjid. Lalu beliau menghadap kepada orang-orang seraya bersabda, ‘Bagaimana pendapat kamu semua, ada orang sedang shalat menghadapi Rabbnya, lalu dia meludah ke hadapanNya? Senangkah kamu jika kamu sedang dihadapi seseorang, lalu orang itu meludahi mukamu? Karena itu jika salah seorang dari kalian meludah ketika shalat, maka hendaklah dia meludah ke kiri atau ke bawah kakimu. Jika itu tidak mungkin, maka hendaklah dia mengatakan demikian, lalu al-Qasim memberikan gambaran contohnya, lalu dia meludah ke sapu tanganmu, kemudian mengusap sebagiannya pada sebagian yang lain.” Dan telah menceritakan kepada kami {Syaiban bin Farrukh} telah menceritakan kepada kami {Abdul Warits} dia berkata, –Lewat jalur periwayatan lain– dan telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Yahya} telah mengabarkan kepada kami {Husyaim} dia berkata, –Lewat jalur periwayatan lain– dan telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin al-Mutsanna} telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} semuanya meriwayatkan dari {al-Qasim bin Mihran} dari {Abu Rafi’} dari {Abu Hurairah radhiyallahu’anhu} dari Nabi saw.m semisal hadits Ibnu Ulayyah, dan dalam hadits Husyaim dia menambahkan, “Abu Hurairah berkata, ‘Seakan-akan aku melihat Rasulullah saw.m mengusapkan sebagian bajunya kepada sebagian lainnya’.”