Masjid dan Tempat-Tempat Shalat

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sahih Muslim | Hadits No. : 983

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ الْمُفَضَّلِ عَنْ غَالِبٍ الْقَطَّانِ عَنْ بَكْرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَكُنَّا نُصَلِّي مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي شِدَّةِ الْحَرِّ فَإِذَا لَمْ يَسْتَطِعْ أَحَدُنَا أَنْ يُمَكِّنَ جَبْهَتَهُ مِنْ الْأَرْضِ بَسَطَ ثَوْبَهُ فَسَجَدَ عَلَيْهِ
Terjemahan: Dan telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Yahya} telah menceritakan kepada kami {Bisyr bin Mufadlal} dari {Ghalib Al Qaththan} dari {Bakr bin Abdullah} dari {Anas bin Malik} dia berkata “Kami pernah shalat bersama Rasululah saw. ketika hari sangat panas, jika salah seorang diantara kami tidak dapat menempatkan keningnya di tanah dengan baik (karena panasnya), maka ia menghamparkan kain lalu sujud di atasnya.”

Sahih Muslim | Hadits No. : 984

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا لَيْثٌ قَالَ ح و حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رُمْحٍ أَخْبَرَنَا اللَّيْثُ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّهُ أَخْبَرَهُأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُصَلِّي الْعَصْرَ وَالشَّمْسُ مُرْتَفِعَةٌ حَيَّةٌ فَيَذْهَبُ الذَّاهِبُ إِلَى الْعَوَالِي فَيَأْتِي الْعَوَالِيَ وَالشَّمْسُ مُرْتَفِعَةٌوَلَمْ يَذْكُرْ قُتَيْبَةُ فَيَأْتِي الْعَوَالِيَ و حَدَّثَنِي هَارُونُ بْنُ سَعِيدٍ الْأَيْلِيُّ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ أَخْبَرَنِي عَمْرٌو عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُصَلِّي الْعَصْرَ بِمِثْلِهِ سَوَاءً
Terjemahan: Dan telah menceritakan kepada kami {Qutaibnah bin Said} telah menceritakan kepada kami {Laits} katanya (dan dari jalur lain) telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Rumh} telah mengabarkan kepada kami {Al Laits} dari {Ibnu Syihab} dari {Anas bin Malik} dia mengabarkan kepanya bahwa Rasulullah saw. pernah shalat ashar ketika matahari tengah naik, panas dan warnanya belum berubah, lantas seseorang yang pergi ke ‘Awali dan ia sampai ke Awali ketika matahari juga masih meninggi.” Namun Qutaibah tidak menyebutkan “Lantas ia datang ke ‘Awali.” Dan telah menceritakan kepadaku {Harun bin Said Al Ail} telah menceritakan kepada kami {Ibn Wahb} telah mengabarkan kepadaku {‘Amru} dari {Ibnu Syihab} dari {Anas} bahwa Rasulullah saw. pernah shalat ashar seperti hadits di atas.

Sahih Muslim | Hadits No. : 985

و حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى قَالَ قَرَأْتُ عَلَى مَالِكٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَكُنَّا نُصَلِّي الْعَصْرَ ثُمَّ يَذْهَبُ الذَّاهِبُ إِلَى قُبَاءٍ فَيَأْتِيهِمْ وَالشَّمْسُ مُرْتَفِعَةٌ
Terjemahan: Dan telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Yahya} katanya aku bacakan di hadapan {Malik} dari {Ibnu Syihab} dari {Anas bin Malik} katanya “Kami mengerjakan shalat Ashar, kemudian seseorang pergi ke Quba’ dan menemui mereka sementara matahari masih meninggi.”

Sahih Muslim | Hadits No. : 986

و حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى قَالَ قَرَأْتُ عَلَى مَالِكٍ عَنْ إِسْحَقَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي طَلْحَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَكُنَّا نُصَلِّي الْعَصْرَ ثُمَّ يَخْرُجُ الْإِنْسَانُ إِلَى بَنِي عَمْرِو بْنِ عَوْفٍ فَيَجِدُهُمْ يُصَلُّونَ الْعَصْرَ
Terjemahan: Dan telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Yahya} katanya Aku bacakan kepada {Malik} dari {Ishaq bin Abdulah bin Abu Thalhah} dari {Anas bin Malik}, katanya kami shalat Ashar, kemudian seseorang pergi ke Bani ‘Amru bin ‘Auf dan ia mendapati mereka masih melakukan shalat Ashar.”

Sahih Muslim | Hadits No. : 987

و حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَيُّوبَ وَمُحَمَّدُ بْنُ الصَّبَّاحِ وَقُتَيْبَةُ وَابْنُ حُجْرٍ قَالُوا حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ جَعْفَرٍ عَنْ الْعَلَاءِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِأَنَّهُ دَخَلَ عَلَى أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ فِي دَارِهِ بِالْبَصْرَةِ حِينَ انْصَرَفَ مِنْ الظُّهْرِ وَدَارُهُ بِجَنْبِ الْمَسْجِدِ فَلَمَّا دَخَلْنَا عَلَيْهِ قَالَ أَصَلَّيْتُمْ الْعَصْرَ فَقُلْنَا لَهُ إِنَّمَا انْصَرَفْنَا السَّاعَةَ مِنْ الظُّهْرِ قَالَ فَصَلُّوا الْعَصْرَ فَقُمْنَا فَصَلَّيْنَا فَلَمَّا انْصَرَفْنَا قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ تِلْكَ صَلَاةُ الْمُنَافِقِ يَجْلِسُ يَرْقُبُ الشَّمْسَ حَتَّى إِذَا كَانَتْ بَيْنَ قَرْنَيْ الشَّيْطَانِ قَامَ فَنَقَرَهَا أَرْبَعًا لَا يَذْكُرُ اللَّهَ فِيهَا إِلَّا قَلِيلًا
Terjemahan: Dan telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Ayyub} dan {Muhammad bin Shabah} dan {Qutaibah} dan {Ibn Hujr} mereka berkata telah menceritakan kepada kami {Ismail bin Ja’far} dari {Al ‘Ala` bin Abdurrahman} bahwa ia pernah menemui {Anas bin Malik} di rumahnya di Bashrah, yaitu ketika selesai shalat zhuhur, sementara rumahnya berada disamping masjid. Ketika kami menemuinya, dia bertanya “Apakah kalian sudah shalat ashar?” Kami jawab “Baru saja kami tinggalkan waktu shalat zhuhur.” Kata Anas “Lakukanlah shalat ‘Ashar.” Maka kami pun melakukan shalat ashar. Ketika kami selesai mengerjaan shalat Ashar, aku mendengar dia mengatakan Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Ashar itulah shalat (yang biasanya ditelantarkan) orang munafik, ia duduk mengamat-amati matahari, jika matahari telah berada diantara dua tanduk setan, ia melakukannya dan ia mematuk empat kali (Rasul pergunakan istilah mematuk, untuk menyatakan sedemikian cepatnya, bagaikan jago mematuk makanan -pent) ia tidak mengingat Allah kecuali sedikit sekali.”

Sahih Muslim | Hadits No. : 988

و حَدَّثَنَا مَنْصُورُ بْنُ أَبِي مُزَاحِمٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْمُبَارَكِ عَنْ أَبِي بَكْرِ بْنِ عُثْمَانِ بْنِ سَهْلِ بْنِ حُنَيْفٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا أُمَامَةَ بْنَ سَهْلٍ يَقُولُاصَلَّيْنَا مَعَ عُمَرَ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ الظُّهْرَ ثُمَّ خَرَجْنَا حَتَّى دَخَلْنَا عَلَى أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ فَوَجَدْنَاهُ يُصَلِّي الْعَصْرَ فَقُلْتُ يَا عَمِّ مَا هَذِهِ الصَّلَاةُ الَّتِي صَلَّيْتَ قَالَ الْعَصْرُ وَهَذِهِ صَلَاةُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ تَعَالَى عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الَّتِي كُنَّا نُصَلِّي مَعَهُ
Terjemahan: Dan telah menceritakan kepada kami {Manshur bin Abu Muzahim} telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Mubarak} dari {Abu Bakr bin Utsman bin Sahal bin Hunaif} katanya Aku mendengar {Abu Umamah bin Sahl} mengatakan “Kami shalat zhuhur bersama Umar bin Abdul Aziz, kemudian kami keluar hingga kami menemui {Anas bin Malik}, kami mendapati dia tengah melakukan shalat Ashar. Lalu aku bertanya “Wahai paman, shalat apa yang anda lakukan ini?” Dia menjawab “Shalat Ashar, dan inilah shalat Rasulullah saw. yang dahulu kami pernah shalat bersamanya.”

Sahih Muslim | Hadits No. : 989

حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ سَوَّادٍ الْعَامِرِيُّ وَمُحَمَّدُ بْنُ سَلَمَةَ الْمُرَادِيُّ وَأَحْمَدُ بْنُ عِيسَى وَأَلْفَاظُهُمْ مُتَقَارِبَةٌ قَالَ عَمْرٌو أَخْبَرَنَا و قَالَ الْآخَرَانِ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ أَخْبَرَنِي عَمْرُو بْنُ الْحَارِثِ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ أَنَّ مُوسَى بْنَ سَعْدٍ الْأَنْصَارِيَّ حَدَّثَهُ عَنْ حَفْصِ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّهُ قَالَصَلَّى لَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْعَصْرَ فَلَمَّا انْصَرَفَ أَتَاهُ رَجُلٌ مِنْ بَنِي سَلِمَةَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّا نُرِيدُ أَنْ نَنْحَرَ جَزُورًا لَنَا وَنَحْنُ نُحِبُّ أَنْ تَحْضُرَهَا قَالَ نَعَمْ فَانْطَلَقَ وَانْطَلَقْنَا مَعَهُ فَوَجَدْنَا الْجَزُورَ لَمْ تُنْحَرْ فَنُحِرَتْ ثُمَّ قُطِّعَتْ ثُمَّ طُبِخَ مِنْهَا ثُمَّ أَكَلْنَا قَبْلَ أَنْ تَغِيبَ الشَّمْسُو قَالَ الْمُرَادِيُّ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ عَنْ ابْنِ لَهِيعَةَ وَعَمْرِو بْنِ الْحَارِثِ فِي هَذَا الْحَدِيثِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Amru bin Sawwad Al ‘Amiri} dan {Muhammad bin Salamah Al Muradi} dan {Ahmad bin Isa} sedangkan lafadznya hampir berdekatan, ‘Amru mengatakan telah mengabarkan kepada kami, sedang keduanya mengatakan telah menceritakan kepada kami {Ibnu Wahab} telah mengabarkan kepadaku {‘Amru bin Al Harits} dari {Yazid bin Abu Hubaib} bahwa {Musa bin Sa’d Al Anshari} menceritakan kepadanya dari {Hafs bin Abdullah} dari {Anas bin Malik}, ia berkata Rasulullah saw. pernah shalat Ashar untuk kami, ketika beliau selesai, salah seorang Bani Salamah menemui beliau dan berkata “Wahai Rasulullah, kami ingin menyembelih untuk sembelihan kami dan sangat berharap agar anda menghadirinya. Beliau menjawab “Baiklah” Beliau pun berangkat bersama kami, ternyata kami mendapati unta sembelihan belum disembelih, setelah itu unta tersebut disembelih, kemudian dipotong-potong dagingnya dan dimasak, setelah itu kami menyantapnya sebelum matahari menghilang.” {Al Muradi} berkata telah menceritakan kepada kami {Ibnu Wahb} dari {Ibn Lahi’ah} dan {‘Amru bin Harits} tentang hadis ini.

Sahih Muslim | Hadits No. : 990

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مِهْرَانَ الرَّازِيُّ حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ بْنُ مُسْلِمٍ حَدَّثَنَا الْأَوْزَاعِيُّ عَنْ أَبِي النَّجَاشِيِّ قَالَ سَمِعْتُ رَافِعَ بْنَ خَدِيجٍ يَقُولُاكُنَّا نُصَلِّي الْعَصْرَ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ تُنْحَرُ الْجَزُورُ فَتُقْسَمُ عَشَرَ قِسَمٍ ثُمَّ تُطْبَخُ فَنَأْكُلُ لَحْمًا نَضِيجًا قَبْلَ مَغِيبِ الشَّمْسِحَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ أَخْبَرَنَا عِيسَى بْنُ يُونُسَ وَشُعَيْبُ بْنُ إِسْحَقَ الدِّمَشْقِيُّ قَالَا حَدَّثَنَا الْأَوْزَاعِيُّ بِهَذَا الْإِسْنَادِ غَيْرَ أَنَّهُ قَالَ كُنَّا نَنْحَرُ الْجَزُورَ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَعْدَ الْعَصْرِ وَلَمْ يَقُلْ كُنَّا نُصَلِّي مَعَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Mihran Ar Razi} telah menceritakan kepada kami {Al Walid bin Muslim} telah menceritakan kepada kami {Al Awza’i} dari {Abu Najasy} katanya Aku pernah mendengar {Rafi’ bin Khadij} mengatakan “Kami pernah shalat Ashar bersama Rasulullah saw., kemudian sembelihan disembelih dan dibagi menjadi sepuluh bagian, setelah (dagingnya) dimasak, kami lalu memakannya sebelum matahari terbenam.” Dan telah menceritakan kepada kami {Ishaq bin Ibrahim} telah mengabarkan kepada kami {Isa bin Yunus} dan {Syu’aib bin Ishaq Ad Dimasyqi} keduanya berkata telah menceritakan kepada kami {Al Awza’i} dengan sanad seperti ini, hanya dia katakana “Setelah Ashar kami menyembelih unta sembelihan di masa Rasulullah saw., ” Hanya dia tidak mengatakan “Kami shalat bersama beliau.”

Sahih Muslim | Hadits No. : 991

و حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى قَالَ قَرَأْتُ عَلَى مَالِكٍ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الَّذِي تَفُوتُهُ صَلَاةُ الْعَصْرِ كَأَنَّمَا وُتِرَ أَهْلَهُ وَمَالَهُو حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَعَمْرٌو النَّاقِدُ قَالَا حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ سَالِمٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَ عَمْرٌو يَبْلُغُ بِهِ و قَالَ أَبُو بَكْرٍ رَفَعَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Yahya}, katanya Aku bacakan kepada {Malik} dari {Nafi’} dari {Ibn Umar} bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa kehilangan shalat ashar, seolah-olah ia kehilangan keluarga dan hartanya.” Dan telah menceritakan kepada kami {Abu Bakr bin Abu Syaibah} dan {‘Amru An Naqid}, katanya telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Az Zuhri} dari {Salim} dari {Ayahnya}. ‘Amru mengatakan dan telah sampai kepadanya, sedangkan Abu Bakr mengatakan “Dan ‘Amru memarfu’kannya.”

Sahih Muslim | Hadits No. : 992

و حَدَّثَنِي هَارُونُ بْنُ سَعِيدٍ الْأَيْلِيُّ وَاللَّفْظُ لَهُ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ أَخْبَرَنِي عَمْرُو بْنُ الْحَارِثِ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ سَالِمِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ أَبِيهِأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ فَاتَتْهُ الْعَصْرُ فَكَأَنَّمَا وُتِرَ أَهْلَهُ وَمَالَهُ
Terjemahan: Dan telah menceritakan kepadaku {Harun bin Said Al Aili} sedangkan lafadz darinya, dia berkata telah menceritakan kepada kami {Ibn Wahb} telah mengabarkan kepadaku {‘Amru bin Al Harits} dari {Ibnu Syihab} dari {Salim bin Abdullah} dari {Ayahnya} bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Siapa yang ketinggalan shalat ashar, seolah-olah ia kehilangan keluarga dan hartanya.”