Mendirikan Shalat dan Sunah yang Ada di Dalamnya

Kembali ke Menu Sebelumnya

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 795

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ الطَّنَافِسِيُّ حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ حَدَّثَنِي عَبْدُ الْحَمِيدِ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرِو بْنِ عَطَاءٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا حُمَيْدٍ السَّاعِدِيَّ يَقُولُكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا قَامَ إِلَى الصَّلَاةِ اسْتَقْبَلَ الْقِبْلَةَ وَرَفَعَ يَدَيْهِ وَقَالَ اللَّهُ أَكْبَرُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ali bin Muhammad Ath Thanafusi} berkata, telah menceritakan kepada kami {Abu Usamah} berkata, telah menceritakan kepadaku {Abdul Hamid bin Ja’far} berkata, telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin ‘Amru bin ‘Atho`} ia berkata aku mendengar {Abu Humaid As Sa’idi} berkata “Jika akan mendirikan shalat, Rasulullah saw. menghadap kiblat dan mengangkat kedua tangannya, lalu beliau mengucapkan: “ALLAHU AKBAR (Allah Maha Besar).”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 796

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ الْحُبَابِ حَدَّثَنِي جَعْفَرُ بْنُ سُلَيْمَانَ الضُّبَعِيُّ حَدَّثَنِي عَلِيُّ بْنُ عَلِيٍّ الرِّفَاعِيُّ عَنْ أَبِي الْمُتَوَكِّلِ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَسْتَفْتِحُ صَلَاتَهُ يَقُولُ سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ وَتَبَارَكَ اسْمُكَ وَتَعَالَى جَدُّكَ وَلَا إِلَهَ غَيْرُكَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakr bin Abu Syaibah} berkata, telah menceritakan kepada kami {Zaid Ibnul Hubab} berkata, telah menceritakan kepadaku {Ja’far bin Sulaiman Adl Dluba’i} berkata, telah menceritakan kepadaku {Ali bin Ali Ar Rifa’i} dari {Abu Al Mutawakkil} dari {Abu Sa’id Al Khudri} ia berkata Rasulullah saw. membuka shalatnya dengan membaca: “SUBHAANAKA ALLAHUMMA WA BIHAMDIKA TABAARAKASMUKA WA TA’ALAA JADDUKA WA LAA ILAAHA GHAIRUKA (Maha suci Engkau ya Allah, dan dengan memuji-Mu, nama-Mu berbarakah dan kemuliaan-Mu sangat agung, dan tidak ada Tuhan selain Engkau).”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 797

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَعَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ قَالَا حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ فُضَيْلٍ عَنْ عُمَارَةَ بْنِ الْقَعْقَاعِ عَنْ أَبِي زُرْعَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا كَبَّرَ سَكَتَ بَيْنَ التَّكْبِيرِ وَالْقِرَاءَةِ قَالَ فَقُلْتُ بِأَبِي أَنْتَ وَأُمِّي أَرَأَيْتَ سُكُوتَكَ بَيْنَ التَّكْبِيرِ وَالْقِرَاءَةِ فَأَخْبِرْنِي مَا تَقُولُ قَالَ أَقُولُ اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنْ خَطَايَايَ كَالثَّوْبِ الْأَبْيَضِ مِنْ الدَّنَسِ اللَّهُمَّ اغْسِلْنِي مِنْ خَطَايَايَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakr bin Abu Syaibah} dan {Ali bin Muhammad} keduanya berkata telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Fudlail} dari {Umarah Ibnul Qa’qa’} dari {Abu Zur’ah} dari {Abu Hurairah}, ia berkata Jika Rasulullah saw. bertakbir, beliau diam antara takbir dan bacaan, Abu Hurairah berkata maka aku bertanya “Demi bapak dan ibuku, kabarkanlah kepadaku apa yang engkau baca di saat diam antara takbir dan bacaan? Beliau menjawab: “Aku mengucapkan ALLAHUMMA BAA’ID BAINI WA BAINA KHATHAAYAAYA KAMAA BAA’ADTA BAINAL MASYRIQI WAL MAGHRIBI. ALLAHUMMA NAQQINI MIN KHATHAAYAAYA KATS TSAUBIL ABYADLI MINAD DANAS. ALLAHUMMA IGHSILNI MIN KHATHAAYAAYA BIL MAA`I WATS TSALJI WAL BARADI (Ya Allah, jauhkanlah antara aku dan kesalahan-kesalahanku sebagaimana Engkau jauhkan antara timur dan barat. Ya Allah, bersihkanlah kesalahan-kesalahanku sebagaimana bersihnya kain putih dari noda. Ya Allah, bersihkanlah aku dari kesalahan-kesalahanku dengan air, es dan embun).”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 798

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ عِمْرَانَ قَالَا حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا حَارِثَةُ بْنُ أَبِي الرِّجَالِ عَنْ عَمْرَةَ عَنْ عَائِشَةَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا افْتَتَحَ الصَّلَاةَ قَالَ سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ تَبَارَكَ اسْمُكَ وَتَعَالَى جَدُّكَ وَلَا إِلَهَ غَيْرُكَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ali bin Muhammad} dan {Abdullah bin Imran} keduanya berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Mu’awiyah} berkata, telah menceritakan kepada kami {Haritsah bin Abu Rijal} dari {‘Amrah} dari {Aisyah}, bahwa Nabi saw. jika hendak membuka shalat, beliau mengucapkan “SUBHAANAKA ALLAHUMMA WA BIHAMDIKA TABAARAKASMUKA WA TA’ALAA JADDUKA WA LAA ILAAHA GHAIRUKA (Maha suci Engkau ya Allah, dan dengan memuji-Mu, nama-Mu berbarakah dan kemuliaan-Mu sangat agung, dan tidak ada Tuhan selain Engkau).”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 799

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ عَنْ عَاصِمٍ الْعَنَزِيِّ عَنْ ابْنِ جُبَيْرِ بْنِ مُطْعِمٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَرَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حِينَ دَخَلَ فِي الصَّلَاةِ قَالَ اللَّهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا اللَّهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا ثَلَاثًا الْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيرًا الْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيرًا ثَلَاثًا سُبْحَانَ اللَّهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا ثَلَاثَ مَرَّاتِ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ مِنْ هَمْزِهِ وَنَفْخِهِ وَنَفْثِهِقَالَ عَمْرٌو هَمْزُهُ الْمُوتَةُ وَنَفْثُهُ الشِّعْرُ وَنَفْخُهُ الْكِبْرُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Basysyar} berkata, telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} berkata, telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {‘Amru bin Murrah} dari {‘Ashim Al ‘Anazi} dari {Ibnu Jubair bin Muth’im} dari {Bapaknya} ia berkata Ketika membuka shalat, aku melihat Rasulullah saw. mengucapkan “ALLAHU AKBAR KABIIRA, ALLAHU AKBAR KABIIRA (Sungguh Maha besar Allah, Sungguh Maha besar Allah) sebanyak tiga kali, ALHAMDULILLAHI KATSIIRA, ALHAMDULILLAHI KATSIIRA (Segala puji bagi Allah sebanyak-banyaknya. Segala puji bagi Allah sebanyak-banyaknya) sebanyak tiga kali, SUBHAANAALLAHI BUKRATAU WA ASHIILA (Maha suci Allah diwaktu pagi dan petang) sebanyak tiga kali, ALLAHUMMA INNI A’UDZU BIKA MINASY SYAITHANIR RAJIIM MIN HAMZIHI WA NAFKHIHI WA NAFTSIHI (Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari setan yang terkutuk dari goda, tiupan dan hembusannya).” ‘Amru berkata “Godaannya adalah kebimbangan, tiupannya adalah sya’ir dan hembusannya adalah kesombongan.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 800

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ الْمُنْذِرِ حَدَّثَنَا ابْنُ فُضَيْلٍ حَدَّثَنَا عَطَاءُ بْنُ السَّائِبِ عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ السُّلَمِيِّ عَنْ ابْنِ مَسْعُودٍعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ وَهَمْزِهِ وَنَفْخِهِ وَنَفْثِهِ قَالَ هَمْزُهُ الْمُوتَةُ وَنَفْثُهُ الشِّعْرُ وَنَفْخُهُ الْكِبْرُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ali Ibnul Mundzir} berkata, telah menceritakan kepada kami {ibnu Fudlail} berkata, telah menceritakan kepada kami {‘Atho` bin As Sa`ib} dari {Abu Abdurrahman As Sulami} dari {Ibnu Mas’ud}, dari Nabi saw., beliau mengucapkan: “ALLAHUMMA INNI A’UDZU BIKA MINASY SYAITHANIR RAJIIM WA HAMZIHI WA NAFKHIHI WA NAFTSIHI (Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari setan yang terkutuk dari goda, tiupan dan hembusannya).” dia menjelaskan “Godaannya adalah kebimbangan, tiupannya adalah sya’ir dan hembusannya adalah kesombongan.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 801

حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا أَبُو الْأَحْوَصِ عَنْ سِمَاكِ بْنِ حَرْبٍ عَنْ قَبِيصَةَ بْنِ هُلْبٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَكَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَؤُمُّنَا فَيَأْخُذُ شِمَالَهُ بِيَمِينِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Utsman bin Abu Syaibah} berkata, telah menceritakan kepada kami {Abul Ahwash} dari {Simak bin Harb} dari {Qabishah bin Hulb} dari {Bapaknya} ia berkata “Nabi saw. mengimami kami, beliau memegang tangan kirinya dengan tangan kanannya. ”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 802

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ إِدْرِيسَ ح و حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ مُعَاذٍ الضَّرِيرُ حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ الْمَفَضَّلِ قَالَا حَدَّثَنَا عَاصِمُ بْنُ كُلَيْبٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ وَائِلِ بْنِ حُجْرٍ قَالَرَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي فَأَخَذَ شِمَالَهُ بِيَمِينِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ali bin Muhammad} berkata, telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Idris}. (dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepada kami {Busyr bin Mu’adz Adl Dlarir} berkata, telah menceritakan kepada kami {Bisyr Ibnul Mufadldlal} keduanya berkata telah menceritakan kepada kami {‘Ashim bin Kulaib} dari {Bapaknya} dari {Wa`il bin Hujr} ia berkata “Aku melihat Nabi saw. shalat, tangan kanannya menggenggam tangan kiri.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 803

حَدَّثَنَا أَبُو إِسْحَقَ الْهَرَوِيُّ إِبْرَاهِيمُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ حَاتِمٍ أَنْبَأَنَا هُشَيْمٌ أَنْبَأَنَا الْحَجَّاجُ بْنُ أَبِي زَيْنَبَ السُّلَمِيُّ عَنْ أَبِي عُثْمَانَ النَّهْدِيِّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ قَالَمَرَّ بِيَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَا وَاضِعٌ يَدِي الْيُسْرَى عَلَى الْيُمْنَى فَأَخَذَ بِيَدِي الْيُمْنَى فَوَضَعَهَا عَلَى الْيُسْرَى
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Ishaq Al Harawi Ibrahim bin Abdullah bin Hatim} berkata, telah memberitakan kepada kami {Husyaim} berkata, telah memberitakan kepada kami {Al Hajjaj bin Abu Zainab As Sulami} dari {Abu Utsman An Nahdi} dari {Abdullah bin Mas’ud} ia berkata, “Nabi saw. melewatiku, sementara aku meletakkan tangan kiri di atas tangan kananku (dalam shalat), maka beliau meraih tangan kananku dan meletakkannya di atas tangan kiriku.”

Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 804

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ عَنْ حُسَيْنٍ الْمُعَلِّمِ عَنْ بُدَيْلِ بْنِ مَيْسَرَةَ عَنْ أَبِي الْجَوْزَاءِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَفْتَتِحُ الْقِرَاءَةَ بِ{ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ }
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakr bin Abu Syaibah} berkata, telah menceritakan kepada kami {Yazid bin Harun} dari {Husain Al Muallim} dari {Budail bin Maisarah} dari {Abu Al Jauza`} dari {Aisyah} ia berkata “Rasulullah saw. memulai bacaannya dengan ALHAMDULILLAHI RABBIL ‘ALAMIIN (segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam).”