Mendirikan Shalat dan Sunah yang Ada di Dalamnya
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 835
حَدَّثَنَا جَمِيلُ بْنُ الْحَسَنِ بْنِ جَمِيلٍ الْعَتَكِيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْأَعْلَى حَدَّثَنَا سَعِيدٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ الْحَسَنِ عَنْ سَمُرَةَ بْنِ جُنْدَبٍ قَالَسَكْتَتَانِ حَفِظْتُهُمَا عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَفَأَنْكَرَ ذَلِكَ عِمْرَانُ بْنُ الْحُصَيْنِ فَكَتَبْنَا إِلَى أُبَيِّ بْنِ كَعْبٍ بِالْمَدِينَةِ فَكَتَبَ أَنَّ سَمُرَةَ قَدْ حَفِظَ قَالَ سَعِيدٌ فَقُلْنَا لِقَتَادَةَ مَا هَاتَانِ السَّكْتَتَانِ قَالَ إِذَا دَخَلَ فِي صَلَاتِهِ وَإِذَا فَرَغَ مِنْ الْقِرَاءَةِ ثُمَّ قَالَ بَعْدُ وَإِذَا قَرَأَ{ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ }قَالَ وَكَانَ يُعْجِبُهُمْ إِذَا فَرَغَ مِنْ الْقِرَاءَةِ أَنْ يَسْكُتَ حَتَّى يَتَرَادَّ إِلَيْهِ نَفَسُهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Jamil Ibnul Husain bin Jamil Al ‘Ataki} berkata, telah menceritakan kepada kami {Abdul A’la} berkata, telah menceritakan kepada kami {Sa’id} dari {Qatadah} dari {Al Hasan} dari {Samurah bin Jundub} ia berkata, “Ada dua saktah (jeda tidak membaca bacaan) yang aku hafal dari Rasulullah saw., ” namun hal itu diingkari oleh Imran bin Hushain. Maka kami menulis surat kepada {Ubai bin Ka’ab} di Madinah, dan Ubai pun menulis balasan bahwa Samurah telah menghafalnya. ” Sa’id berkata “kami bertanya kepada Qatadah, “Dua saktah itu letaknya di mana saja?” ia menjawab, “Jika ia telah masuk shalat dan ketika selesai dari membaca bacaan (Al Fatihah). ” Setelah itu ia berkata lagi, “Jika membaca GHAIRIL MAGHDLUUBI ‘ALAIHIM WALADLDLAALLIIN. ” Ia berkata “Yang menjadikannya ta’ajub adalah diam setelah membaca bacaan (Al Fatihah), hingga hatinya merasa ragu. ”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 836
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ خَالِدِ بْنِ خِدَاشٍ وَعَلِيُّ بْنُ الْحُسَيْنِ بْنِ إِشْكَابَ قَالَا حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ ابْنُ عُلَيَّةَ عَنْ يُونُسَ عَنْ الْحَسَنِ قَالَ قَالَ سَمُرَةُحَفِظْتُ سَكْتَتَيْنِ فِي الصَّلَاةِ سَكْتَةً قَبْلَ الْقِرَاءَةِ وَسَكْتَةً عِنْدَ الرُّكُوعِفَأَنْكَرَ ذَلِكَ عَلَيْهِ عِمْرَانُ بْنُ الْحُصَيْنِ فَكَتَبُوا إِلَى الْمَدِينَةِ إِلَى أُبَيِّ بْنِ كَعْبٍ فَصَدَّقَ سَمُرَةَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Khalid bin Khidasy} dan {Ali Ibnul Husain bin Isykab} keduanya berkata telah menceritakan kepada kami {Isma’il bin Ulayyah} dari {Yunus} dari {Al Hasan} ia berkata {Samurah} berkata, “Dalam shalat aku menghafal ada dua saktah sebelum bacaan dan ketika rukuk. ” Namun Imran Ibnul Hushain mengingkarinya, hingga mereka mengirim surat kepada {Ubai bin Ka’ab} di Madinah, dan Ubai pun membenarkan Samurah. ”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 837
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا أَبُو خَالِدٍ الْأَحْمَرُ عَنْ ابْنِ عَجْلَانِ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّمَا جُعِلَ الْإِمَامُ لِيُؤْتَمَّ بِهِ فَإِذَا كَبَّرَ فَكَبِّرُوا وَإِذَا قَرَأَ فَأَنْصِتُوا وَإِذَا قَالَ{ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ }فَقُولُوا آمِينَ وَإِذَا رَكَعَ فَارْكَعُوا وَإِذَا قَالَ سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ فَقُولُوا اللَّهُمَّ رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ وَإِذَا سَجَدَ فَاسْجُدُوا وَإِذَا صَلَّى جَالِسًا فَصَلُّوا جُلُوسًا أَجْمَعِينَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakr bin Abu Syaibah} berkata, telah menceritakan kepada kami {Abu Khalid Al Ahmar} dari {Ibnu ‘Ajlan} dari {Zaid bin Aslam} dari {Abu Shalih} dari {Abu Hurairah} ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Dijadikannya imam adalah agar diikuti, jika ia takbir maka bertakbirlah, jika ia membaca maka dengarkanlah, jika ia membaca WALADL DLAALLIIN maka ucapkanlah AMIIN. Jika ia rukuk maka rukuklah, jika ia mengucapkan SAMI’A ALLAHU LIMAN HAMIDAHU maka ucapkanlah ALLAHUMMA RABBANA WA LAKAL HAMDU, jika ia sujud maka sujudlah, dan jika ia shalat dengan duduk maka shalatlah kalian semua dengan duduk. ”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 838
حَدَّثَنَا يُوسُفُ بْنُ مُوسَى الْقَطَّانُ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ سُلَيْمَانَ التَّيْمِيِّ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَبِي غَلَّابٍ عَنْ حِطَّانَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الرَّقَاشِيِّ عَنْ أَبِي مُوسَى الْأَشْعَرِيِّ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا قَرَأَ الْإِمَامُ فَأَنْصِتُوا فَإِذَا كَانَ عِنْدَ الْقَعْدَةِ فَلْيَكُنْ أَوَّلَ ذِكْرِ أَحَدِكُمْ التَّشَهُّدُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yusuf bin Musa Al Qaththan} berkata, telah menceritakan kepada kami {Jarir} dari {Sulaiman At Taimi} dari {Qatadah} dari {Abu Ghallab} dari {Hithan bin Abdullah Ar Raqasyi} dari {Abu Musa Al Asy’ari} ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Jika imam membaca maka diamlah, dan jika ia duduk maka hendaklah dzikir pertama kali yang kalian ucapkan adalah tasyahud. ”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 839
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَهِشَامُ بْنُ عَمَّارٍ قَالَا حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ ابْنِ أُكَيْمَةَ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُصَلَّى النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِأَصْحَابِهِ صَلَاةً نَظُنُّ أَنَّهَا الصُّبْحُ فَقَالَ هَلْ قَرَأَ مِنْكُمْ مِنْ أَحَدٍ قَالَ رَجُلٌ أَنَا قَالَ إِنِّي أَقُولُ مَا لِي أُنَازَعُ الْقُرْآنَحَدَّثَنَا جَمِيلُ بْنُ الْحَسَنِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْأَعْلَى حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ ابْنِ أُكَيْمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ صَلَّى بِنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَ نَحْوَهُ وَزَادَ فِيهِ قَالَ فَسَكَتُوا بَعْدُ فِيمَا جَهَرَ فِيهِ الْإِمَامُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakr bin Abu Syaibah} dan {Hisyam bin Ammar} keduanya berkata telah menceritakan kepada kami {Sufyan bin Uyainah} dari {Az Zuhri} dari {Ibnu Ukaimah} berkata Aku mendengar {Abu Hurairah} berkata “Nabi saw. shalat bersama para sahabatnya yang kami mengira bahwa itu adalah shalat subuh. Beliau bersabda: “Apakah salah seorang dari kalian ada yang membaca?” seorang laki-laki menjawab, “Saya, ” beliau lalu bersabda: “Kenapa aku ditandingi dalam membaca Al Qur`an?” Telah menceritakan kepada kami {Jamil Ibnul Hasan} berkata, telah menceritakan kepada kami {Abdul A’la} berkata, telah menceritakan kepada kami {Ma’mar} dari {Az Zuhri} dari {Ibnu Ukaimah} dari {Abu Hurairah} ia berkata “Rasulullah saw. shalat bersama kami, lalu ia menyebutkan sebagaimana dalam hadits. Namun ia menambahkan, ia berkata “Para sahabat diam dalam shalat yang imam mengeraskan bacaannya. ”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 840
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُوسَى عَنْ الْحَسَنِ بْنِ صَالِحٍ عَنْ جَابِرٍ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ كَانَ لَهُ إِمَامٌ فَقِرَاءَةُ الْإِمَامِ لَهُ قِرَاءَةٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ali bin Muhammad} berkata, telah menceritakan kepada kami {Ubaidullah bin Musa} dari {Al Hasan bin Shalih} dari {Jabir} dari {Abu Az Zubair} dari {Jabir} ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa mempunyai (shalat bersama) imam, maka bacaan imam adalah bacaannya. ”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 841
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَهِشَامُ بْنُ عَمَّارٍ قَالَا حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا أَمَّنَ الْقَارِئُ فَأَمِّنُوا فَإِنَّ الْمَلَائِكَةَ تُؤَمِّنُ فَمَنْ وَافَقَ تَأْمِينُهُ تَأْمِينَ الْمَلَائِكَةِ غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakr bin Abu Syaibah} dan {Hisyam bin Ammar} keduanya berkata telah menceritakan kepada kami {Sufyan bin Uyainah} dari {Az Zuhri} dari {Sa’id Ibnul Musayyab} dari {Abu Hurairah} bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Jika Qari` (imam) membaca AMIIN maka bacalah AMIIN, sesungguhnya para malaikat juga membacanya. Maka barangsiapa bacaan AMIIN nya berbarengan dengan bacaan malaikat, dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni. ”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 842
حَدَّثَنَا بَكْرُ بْنُ خَلَفٍ وَجَمِيلُ بْنُ الْحَسَنِ قَالَا حَدَّثَنَا عَبْدُ الْأَعْلَى حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ ح و حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَمْرِو بْنِ السَّرْحِ الْمِصْرِيُّ وَهَاشِمُ بْنُ الْقَاسِمِ الْحَرَّانِيُّ قَالَا حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ وَهْبٍ عَنْ يُونُسَ جَمِيعًا عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ وَأَبِي سَلَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَمَّنَ الْقَارِئُ فَأَمِّنُوا فَمَنْ وَافَقَ تَأْمِينُهُ تَأْمِينَ الْمَلَائِكَةِ غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Bakr bin Khalaf} dan {Jamil Ibnul Hasan} keduanya berkata telah menceritakan kepada kami {Abdul A’la} berkata, telah menceritakan kepada kami {Ma’mar}. (dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin Amru bin As Sarh Al Mishri} dan {Hasyim Ibnul Qasim Al Harrani} keduanya berkata telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Wahb} dari {Yunus} semuanya dari {Az Zuhri} dari {Sa’id Ibnul Musayyab} dan {Abu Salamah bin ‘Abdurrahman} dari {Abu Hurairah} ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Jika Qari` (imam) membaca AMIIN maka bacalah AMIIN, barangsiapa yang bacaan AMIIN nya berbarengan dengan bacaan malaikat, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni. ”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 843
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا صَفْوَانُ بْنُ عِيسَى حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ رَافِعٍ عَنْ أَبِي عَبْدِ اللَّهِ ابْنِ عَمِّ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَتَرَكَ النَّاسُ التَّأْمِينَ وَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا قَالَ{ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ }قَالَ آمِينَ حَتَّى يَسْمَعَهَا أَهْلُ الصَّفِّ الْأَوَّلِ فَيَرْتَجُّ بِهَا الْمَسْجِدُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Basysyar} berkata, telah menceritakan kepada kami {Shofwan bin Isa} berkata, telah menceritakan kepada kami {Bisyr bin Rafi’} dari {Abu Abbdullah bin Ammi Abu Hurairah} dari {Abu Hurairah} ia berkata “Orang-orang banyak meninggalkan bacaan AMIIN, padahal Rasulullah saw. jika membaca GHAIRIL MAGHDLUUBI ‘ALAIHIM WALADL DLALLIIN beliau mengucapkan AMIIN hingga orang-orang yang berada di shaf pertama mendengarnya, dan masjid pun bergemuruh. ”
Sunan Ibnu Madjah | Hadits No. : 844
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا حُمَيْدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي لَيْلَى عَنْ سَلَمَةَ بْنِ كُهَيْلٍ عَنْ حُجَيَّةَ بْنِ عَدِيٍّ عَنْ عَلِيٍّ قَالَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا قَالَ{ وَلَا الضَّالِّينَ }قَالَ آمِينَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakr bin Abu Syaibah} berkata, telah menceritakan kepada kami {Humaid bin ‘Abdurrahman} berkata, telah menceritakan kepada kami {Ibnu Abu Laila} dari {Salamah bin Kuhail} dari {Hujayyah bin Adi} dari {Ali} ia berkata “Aku mendengar Rasulullah saw. apabila membaca WALADL DLALLIIN, beliau mengucapkan AMIIN. ”