Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Musnad Ahmad | Hadits No. : 6822
أَخْبَرَنَا هُشَيْمُ بْنُ بَشِيرٍ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَبِي صَالِحٍ ذَكْوَانُ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَمِينُكَ عَلَى مَا يُصَدِّقُكَ بِهِ صَاحِبُكَ
Terjemahan: Telah mengkabarkan kepada kami {Husyaim bin Basyir} telah mengkabarkan kepada kami {Abdullah bin Abu Shalih Dzakwan} dari {bapaknya} dari {Abu Hurairah}, dia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Sumpahmu itu tergantung pada pembenaran yang dilakukan oleh temanmu kepadamu.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 6823
حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ حَدَّثَنَا مَنْصُورٌ وَهِشَامٌ عَنْ ابْنِ سِيرِينَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْبِئْرُ جُبَارٌ وَالْمَعْدِنُ جُبَارٌ وَالْعَجْمَاءُ جُبَارٌ وَفِي الرِّكَازِ الْخُمُسُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Husyaim} telah menceritakan kepada kami {Manshur} dan {Hisyam} dari {Ibnu Sirin} dari {Abu Hurairah}, dia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Mati karena tercebur ke dalam sumur adalah sia-sia, mati karena kecelakaan dalam penambangan adalah sia-sia, binatang yang mati tertanduk adalah sia-sia, dan pada harta terpendam yang ditemukan terdapat kewajiban mengeluarkan zakat seperlimanya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 6824
أَخْبَرَنَا هُشَيْمٌ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَدَخَلَ عُيَيْنَةُ بْنُ حِصْنٍ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَرَآهُ يُقَبِّلُ حَسَنًا أَوْ حُسَيْنًا فَقَالَ لَهُ لَا تُقَبِّلْهُ يَا رَسُولَ اللَّهِ لَقَدْ وُلِدَ لِي عَشَرَةٌ مَا قَبَّلْتُ أَحَدًا مِنْهُمْ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ مَنْ لَا يَرْحَمُ لَا يُرْحَمُ
Terjemahan: Telah mengkabarkan kepada kami {Husyaim} dari {Az Zuhri} dari {Abu Salamah} dari {Abu Hurairah} dia berkata ‘Uyainah bin Hishn pernah mengunjungi Rasulullah saw., lalu ia melihat beliau mencium Hasan dan Husain, maka iapun berkata kepada beliau: “Wahai Rasulullah, jangan engkau menciumnya, sesungguhnya aku telah dikaruniai anak sebanyak sepuluh orang, dan satupun dari mereka tidak ada yang pernah aku cium.” Maka Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya barangsiapa yang tidak mencintai maka ia tidak berhak untuk dicintai.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 6825
حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ عَنْ شُعْبَةَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ زِيَادٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَمَرَّ بِقَوْمٍ يَتَوَضَّئُونَ فَقَالَ أَسْبِغُوا الْوُضُوءَ فَإِنِّي سَمِعْتُ أَبَا الْقَاسِمِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ وَيْلٌ لِلْأَعْقَابِ مِنْ النَّارِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Husyaim} dari {Syu’bah} dari {Muhammad bin Ziyad} dari {Abu Hurairah}, dia berkata dia pernah melewati suatu kaum yang sedang berwudhu maka diapun berkata: “Sempurnakanlah wudhu kalian sebab aku telah mendengar Abu Qosim saw. bersabda: “Celakalah Al A’qob (tumit-tumit yang tidak terbasuh wudhu) bagian dari neraka.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 6826
حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ حَدَّثَنَا أَبُو بِشْرٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ شَقِيقٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَيْرُ أُمَّتِي الْقَرْنُ الَّذِي بُعِثْتُ فِيهِمْ ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ وَاللَّهُ أَعْلَمُ أَقَالَ الثَّالِثَةَ أَمْ لَا ثُمَّ يَجِيءُ قَوْمٌ يُحِبُّونَ السَّمَانَةَ يَشْهَدُونَ قَبْلَ أَنْ يُسْتَشْهَدُوا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Husyaim} telah menceritakan kepada kami {Abu Bisyr} dari {Abdullah bin Syaqiq} dari {Abu Hurairah}, dia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Sebaik-baik ummatku ialah orang-orang yang aku diutus ditengah-tengah mereka, kemudian generasi setelahnya, kemudian generasi setelahnya.” Allahu a’lam, apakah beliau mengatakannya hingga tiga kali ataukah tidak?” “Kemudian setelah itu datang satu generasi yang suka menggemukkan badan, dan mereka akan memberi kesaksian sebelum mereka diminta untuk memberi kesaksian.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 6827
حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ أَبِي بَكْرِ بْنِ مُحَمَّدٍ يَعْنِي ابْنَ عَمْرِو بْنِ حَزْمٍ عَنْ عُمَرَ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ عَنْ أَبِي بَكْرِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْحَارِثِ بْنِ هِشَامٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ وَجَدَ عَيْنَ مَالِهِ عِنْدَ رَجُلٍ قَدْ أَفْلَسَ فَهُوَ أَحَقُّ بِهِ مِمَّنْ سِوَاهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Husyaim} telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Sa’id} dari {Abu Bakar bin Muhammad} -yaitu Ibnu ‘Amru bin Hazm dari {Umar bin Abdul Aziz} dari {Abu Bakr bin Abdurrahman bin Al Harits bin Hisyam} dari {Abu Hurairah}, dia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa mendapati harta bendanya ada pada seseorang yang sedang pailit, maka ia lebih berhak atasnya daripada selainnya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 6828
حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ عَنْ زَكَرِيَّا عَنِ الشَّعْبِيِّ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا كَانَتْ الدَّابَّةُ مَرْهُونَةً فَعَلَى الْمُرْتَهِنِ عَلَفُهَا وَلَبَنُ الدَّرِّ يُشْرَبُ وَعَلَى الَّذِي يَشْرَبُهُ نَفَقَتُهُ وَيَرْكَبُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Husyaim} dari {Zakaria} dari {Asy Sya’bi} dari {Abu Hurairah}, dia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Jika binatang ternak menjadi jaminan, maka hendaklah orang yang mengambil jaminan itu memberinya makan, dan susunya boleh diminum dan hendaklah orang yang meminum susunya mencarikan makan untuknya dan ia juga boleh menungganginya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 6829
حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ أَخْبَرَنَا خَالِدٌ عَنْ يُوسُفَ أَوْ عَنْ أَبِيهِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْحَارِثِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا اخْتَلَفُوا فِي الطَّرِيقِ رُفِعَ مِنْ بَيْنِهِمْ سَبْعَةُ أَذْرُعٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Husyaim} telah mengkabarkan kepada kami {Khalid} dari {Yusuf} atau dari bapaknya dari {Abdullah bin Al Harits} dari {Abu Hurairah}, bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Jika orang-orang bertengkar mengenai (tanah) yang ada di jalanan maka ambillah dari setiap mereka tujuh hasta.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 6830
حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ حَدَّثَنَا أَبُو الْجُهَيْمِ الْوَاسِطِيُّ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ امْرُؤُ الْقَيْسِ صَاحِبُ لِوَاءِ الشُّعَرَاءِ إِلَى النَّارِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Husyaim} telah menceritakan kepada kami {Abul Juhaim Al Wasithiy} dari {Az Zuhri} dari {Abu Salamah} dari {Abu Hurairah}, dia berkata: Rasulullah saw. bersabda: “Umru-u Al Qois adalah pembawa bendera para penyair menuju ke neraka.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 6831
حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ عَنْ سَيَّارٍ عَنْ جَبْرِ بْنِ عَبِيدَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَوَعَدَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي غَزْوَةِ الْهِنْدِ فَإِنْ اسْتُشْهِدْتُ كُنْتُ مِنْ خَيْرِ الشُّهَدَاءِ وَإِنْ رَجَعْتُ فَأَنَا أَبُو هُرَيْرَةَ الْمُحَرَّرُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Husyaim} dari {Sayyar} dari {Jabr bin Abidah} dari {Abu Hurairah}, dia berkata “Pada perang Al hind Rasulullah saw. menjanjikan kepada kami, jika aku mati syahid maka aku adalah sebaik-baik para syuhada’, dan jika aku pulang kembali maka aku adalah Abu Hurairah yang merdeka.”