Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Kembali ke Menu Sebelumnya

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8052

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بِشْرٍ حَدَّثَنَا أَبُو حَيَّانَ عَنْ أَبِي زُرْعَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِبِلَالٍ عِنْدَ صَلَاةِ الْفَجْرِ يَا بِلَالُ خَبِّرْنِي بِأَرْجَى عَمَلٍ عَمِلْتَهُ مَنْفَعَةً فِي الْإِسْلَامِ فَإِنِّي قَدْ سَمِعْتُ اللَّيْلَةَ خَشْفَ نَعْلَيْكَ بَيْنَ يَدَيَّ فِي الْجَنَّةِ قَالَ مَا عَمِلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ فِي الْإِسْلَامِ عَمَلًا أَرْجَى عِنْدِي مَنْفَعَةً مِنْ أَنِّي لَمْ أَتَطَهَّرْ طُهُورًا تَامًّا قَطُّ فِي سَاعَةٍ مِنْ لَيْلٍ أَوْ نَهَارٍ إِلَّا صَلَّيْتُ بِذَلِكَ الطُّهُورِ لِرَبِّي مَا كُتِبَ لِي أَنْ أُصَلِّيَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Bisyr} telah menceritakan kepada kami {Abu Hayyan} dari {Abu Zur’ah} dari {Abu Hurairah} ia berkata Nabi Allah saw. Bersabda pada Bilal ketika shalat fajar: “Wahai Bilal, beritahu aku tentang amalan yang paling bermanfaat yang engkau kerjakan dalam Islam, karena sesungguhnya aku mendengar suara dua sandalmu di surga.” Bilal berkata “Wahai Rasulullah, aku tidak pernah melakukan amalan yang paling bermanfaat untukku, kecuali bahwa aku tidak pernah bersuci dengan sempurna baik di waktu malam maupun siang hari melainkan aku mengerjakan shalat setelahnya karena Allah, sebagaimana shalat yang telah Dia tetapkan untuk aku kerjakan.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8053

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَزِيدَ بْنِ عَبْدِ الْمَلِكِ يَعْنِي النَّوْفَلِيَّ عَنْ أَبِيهِ ذَكَرَهُ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيِّ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ أَفْضَى بِيَدِهِ إِلَى ذَكَرِهِ لَيْسَ دُونَهُ سِتْرٌ فَقَدْ وَجَبَ عَلَيْهِ الْوُضُوءُحَدَّثَنَا الْهَيْثَمُ بْنُ خَارِجَةَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَزِيدَ بْنِ عَبْدِ الْمَلِكِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيِّ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِثْلَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Yazid bin Abdul Malik} -yaitu An Naufali- dari {bapaknya} yang ia sebutkan dari {Sa’id bin Abi Sa’id Al Maqburi} dari {Abu Hurairah}, dari Nabi saw., beliau bersabda: “Barangsiapa yang menyentuh kemaluannya dengan tangan tanpa ada alas yang membatasinya maka wajib baginya berwudhu.” telah menceritakan kepadaku {Al Haitsam bin Kharijah}, telah menceritakan kepadaku {Yahya bin Yazid bin Abdul Malik}, dari {ayahnya} dari {Sa’id Al Maqbury} dari {Abu Hurairah} dari Nabi saw. sebagaimana hadits diatas.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8054

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَزِيدَ بْنِ عَبْدِ الْمَلِكِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي سَعِيدٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَكْثِرُوا مِنْ قَوْلِ لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ فَإِنَّهَا كَنْزٌ مِنْ كُنُوزِ الْجَنَّةِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Yazid bin Abdul Malik} dari {bapaknya} dari {Sa’id bin Abi Sa’id} dari {Abu Hurairah}, dia berkata Bahwa Rasulullah saw. Bersabda: “Perbanyaklah kalian mengucapkan: LAA HAULAA WA LAA QUWWATA ILLA BILLAH (tidak ada daya dan upaya kecuali dengan kehendak Allah), karena sesungguhnya ia adalah harta simpanan surga.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8055

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَزِيدَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جُبَيْرِ بْنِ أَبِي صَالِحٍ وَكَانَ يُقَالُ لَهُ ابْنُ نُفَيْلَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ ثَمَنُ الْجَرِيسَةِ حَرَامٌ وَأَكْلُهَا حَرَامٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Yazid} dari {bapaknya} dari {Jubair bin Abu Shalih} ia biasa di sebut juga dengan nama Ibnu Nufailah, dari {Abu Hurairah}, dia berkata Bahwasanya Nabi saw. Bersabda: “Hasil curian adalah haram, dan memakannya juga haram.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8056

حَدَّثَنَا أَبُو النَّضْرِ حَدَّثَنَا الْمُبَارَكُ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ وَأُرَاهُعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَيَنْتَهِيَنَّ أَقْوَامٌ يَرْفَعُونَ أَبْصَارَهُمْ إِلَى السَّمَاءِ فِي الصَّلَاةِ أَوْ لَتُخْطَفَنَّ أَبْصَارُهُمْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu An Nadhr} telah menceritakan kepada kami {Al Mubarak} dari {Al Hasan} dari {Abu Hurairah}, ia berkata -dan aku melihat bahwa itu adalah dari Nabi saw., – beliau bersabda: “Hendaknya orang-orang itu menghentikan dari mengangkat mata mereka ke langit dalam shalat, atau benar-benar Allah akan menyambar mata mereka.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8057

حَدَّثَنَا أَبُو النَّضْرِ حَدَّثَنَا الْمُبَارَكُ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ أَلَا مِنْ رَجُلٍ يَأْخُذُ بِمَا فَرَضَ اللَّهُ وَرَسُولُهُ كَلِمَةً أَوْ كَلِمَتَيْنِ أَوْ ثَلَاثًا أَوْ أَرْبَعًا أَوْ خَمْسًا فَيَجْعَلُهُنَّ فِي طَرَفِ رِدَائِهِ فَيَتَعَلَّمُهُنَّ وَيُعَلِّمُهُنَّ قَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ فَقُلْتُ أَنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ فَابْسُطْ ثَوْبَكَ قَالَ فَبَسَطْتُ ثَوْبِي فَحَدَّثَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ قَالَ ضُمَّ إِلَيْكَ فَضَمَمْتُ ثَوْبِي إِلَى صَدْرِيفَإِنِّي لَأَرْجُو أَنْ لَا أَكُونَ نَسِيتُ حَدِيثًا سَمِعْتُهُ مِنْهُ بَعْدُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu An Nadhr} telah menceritakan kepada kami {Al Mubarak} dari {Al Hasan} dari {Abu Hurairah}, dia berkata Aku mendengar Rasulullah saw. Bersabda: “Siapakah yang mau mengambil apa-apa yang telah Allah dan Rasul-Nya wajibkan, baik satu kalimat, atau dua kalimat, atau tiga, atau empat, atau lima kalimat lalu ia letakkan di ujung selendangnya, ia pelajari dan ia ajarkan kepada orang lain?” Abu Hurairah berkata Aku berkata “Aku wahai Rasulullah, ” beliau bersabda: “Hamparkanlah selendangmu, ” Abu Hurairah berkata Lalu aku hamparkan kain selendangku, dan Rasulullah saw. menceritakan hadits kemudian Bersabda: “Satukanlah selendangmu, ” lalu akupun satukan kain selendangku ke dalam dekapan dadaku, maka sungguh aku berharap tidak pernah lupa dengan hadits yang aku dengar dari beliau setelah itu.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8058

حَدَّثَنَا أَبُو النَّضْرِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ يَعْنِي ابْنَ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَسَارٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ضِرْسُ الْكَافِرِ مِثْلُ أُحُدٍ وَفَخِذُهُ مِثْلُ الْبَيْضَاءِ وَمَقْعَدُهُ مِنْ النَّارِ كَمَا بَيْنَ قُدَيْدٍ وَمَكَّةَ وَكَثَافَةُ جِلْدِهِ اثْنَانِ وَأَرْبَعُونَ ذِرَاعًا بِذِرَاعِ الْجَبَّارِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu An Nadhr} telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman} -yaitu Ibnu Abdullah bin Dinar, dari {Zaid bin Aslam} dari {‘Atha` bin Yasar} dari {Abu Hurairah}, dia berkata Rasulullah saw. Bersabda: “gigi taring orang kafir itu seperti gunung uhud, pahanya seperti telur dan tempat duduknya di neraka seperti jarak antara Qudaid dan Makkah, sedangkan tebal kulitnya adalah empat puluh dua hasta dengan hasta Allah ‘azza wajalla.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8059

حَدَّثَنَا أَبُو النَّضْرِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ الْعَبْدَ لَيَتَكَلَّمُ بِالْكَلِمَةِ مِنْ رُضْوَانِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ لَا يُلْقِي لَهَا بَالًا يَرْفَعُهُ اللَّهُ بِهَا دَرَجَاتٍ وَإِنَّ الْعَبْدَ لَيَتَكَلَّمُ بِالْكَلِمَةِ مِنْ سَخَطِ اللَّهِ لَا يُلْقِي لَهَا بَالًا يَهْوِي بِهَا فِي جَهَنَّمَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu An Nadhr} telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman} dari {bapaknya} dari {Abu Shalih} dari {Abu Hurairah} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Sungguh seorang hamba akan mengucapkan sebuah kalimat yang diridhai Allah ‘azza wajalla, suatu kalimat yang ia tidak menggubrisnya, namun dengannya Allah mengangkatnya beberapa derajat. Dan sungguh, seorang hamba akan mengucapkan sebuah kalimat yang dibenci oleh Allah, suatu kalimat yang ia tidak menggubrisnya, namun dengannya Allah melemparkannya ke dalam neraka.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8060

حَدَّثَنَا أَبُو عَامِرٍ الْعَقَدِيُّ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمَّارٍ كَشَاكِشٍ قَالَ سَمِعْتُ سَعِيدًا الْمَقْبُرِيَّ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ خَيْرُ الْكَسْبِ كَسْبُ يَدِ الْعَامِلِ إِذَا نَصَحَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu ‘Amir Al ‘Aqodi} dari {Muhammad bin ‘Ammar Kasyakisy} berkata Aku mendengar {Sa’id Al Maqburi} menceritakan dari {Abu Hurairah} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Sebaik-baik pekerjaan adalah pekerjaan seseorang dengan tangannya jika dia ikhlash.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8061

حَدَّثَنَا أَبُو عَامِرٍ حَدَّثَنَا فُلَيْحُ بْنُ سُلَيْمَانَ عَنْ نُعَيْمِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الْمُجْمِرِأَنَّهُ رَقِيَ إِلَى أَبِي هُرَيْرَةَ عَلَى ظَهْرِ الْمَسْجِدِ وَهُوَ يَتَوَضَّأُ فَرَفَعَ فِي عَضُدَيْهِ ثُمَّ أَقْبَلَ عَلَيَّ فَقَالَ إِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ أُمَّتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ هُمْ الْغُرُّ الْمُحَجَّلُونَ مِنْ آثَارِ الْوُضُوءِ فَمَنْ اسْتَطَاعَ مِنْكُمْ أَنْ يُطِيلَ غُرَّتَهُ فَلْيَفْعَلْفَقَالَ نُعَيْمٌ لَا أَدْرِي قَوْلُهُ مَنْ اسْتَطَاعَ أَنْ يُطِيلَ غُرَّتَهُ فَلْيَفْعَلْ مِنْ قَوْلِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوْ مِنْ قَوْلِ أَبِي هُرَيْرَةَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu ‘Amir} telah menceritakan kepada kami {Fulaih bin Sulaiman} dari {Nu’aim bin Abdullah Al Mujmir}, bahwa ia menuju {Abu Hurairah} di depan masjid ketika sedang wudhu, seraya mengangkat kedua lengannya, kemudian ia mengahadap ke arahku dan berkata Sesungguhnya aku mendengar Rasulullah saw. Bersabda: “Sesungguhnya ummatku pada hari kiamat akan bersinar-sinar karena bekas wudhu, maka barangsiapa dari kalian mampu memperluas sinar tersebut maka lakukanlah.” Nu’aim berkata Aku tidak tahu apakah perkataan “barangsiapa dari kalian mampu memperluas sinar tersebut maka lakukanlah” sabda Rasulullah saw. atau perkataan Abu Hurairah?”