Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Musnad Ahmad | Hadits No. : 8202
حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ دَاوُدَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الْأَوْدِيِّ عَنْ حُمَيْدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْحِمْيَرِيِّ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوْ قَالَ أَبُو الْقَاسِمِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَبُولَنَّ أَحَدُكُمْ فِي الْمَاءِ الدَّائِمِ ثُمَّ يَغْتَسِلُ مِنْهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Affan} telah menceritakan kepada kami {Abu ‘Awanah} dari {Dawud bin Abdullah Al Audi} dari {Humaid bin Abdurrahman Al Himyari} dari {Abu Hurairah}, dia berkata Rasulullah saw., atau Abul Qosim saw. Bersabda: “Janganlah sekali-kali salah seorang dari kalian kencing di air yang diam kemudian berwudhu darinya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 8203
حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرٍو عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يُوشِكُ أَنْ يَحْسِرَ الْفُرَاتُ عَنْ جَبَلٍ مِنْ ذَهَبٍ يَقْتَتِلُ عَلَيْهِ النَّاسُ حَتَّى يُقْتَلَ مِنْ كُلِّ عَشْرَةٍ تِسْعَةٌ وَيَبْقَى وَاحِدٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Affan} telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Salamah} telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin ‘Amru} dari {Abu Salamah} dari {Abu Hurairah}, dia berkata Bahwasanya Rasulullah saw. Bersabda: “Hampir-hampir sungai Eufrat menyingkap gunung emas yang menyebabkan orang-orang berperang karenanya, hingga dari setiap sepuluh orang terbunuh sembilan, dan hanya tersisa satu.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 8204
حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ عُمَيْرٍ عَنْ مُوسَى بْنِ طَلْحَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَأَتَى أَعْرَابِيٌّ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِأَرْنَبٍ قَدْ شَوَاهَا وَمَعَهَا صِنَابُهَا وَأُدُمُهَا فَوَضَعَهَا بَيْنَ يَدَيْهِ فَأَمْسَكَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمْ يَأْكُلْ وَأَمَرَ أَصْحَابَهُ أَنْ يَأْكُلُوا فَأَمْسَكَ الْأَعْرَابِيُّ فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا يَمْنَعُكَ أَنْ تَأْكُلَ قَالَ إِنِّي أَصُومُ ثَلَاثَةَ أَيَّامٍ مِنْ الشَّهْرِ قَالَ إِنْ كُنْتَ صَائِمًا فَصُمْ أَيَّامَ الْغُرِّ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Affan} telah menceritakan kepada kami {Abu ‘Awanah} berkata telah menceritakan kepada kami {Abdul Malik bin ‘Umair} dari {Musa bin Tholhah} dari {Abu Hurairah}, dia berkata Seorang arab badui datang menemui Rasulullah saw. dengan membawa daging kelinci yang telah dipanggang beserta bumbu-bumbunya, lalu ia meletakkannya di hadapan Rasulullah saw., namun beliau tidak memakannya dan bahkan menyuruh para sahabatnya untuk makan. Dan arab badui tersebut juga tidak ikut makan, maka Rasulullah saw. pun bertanya kepadanya, “Apa yang menghalangimu untuk ikut makan?” ia menjawab “Sesungguhnya aku sedang puasa tiga hari dalam setiap bulan, ” beliau bersabda: “Jika engkau berpuasa maka puasalah pada hari ghur (tanggal tiga belas, empat belas dan lima belas, pent).”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 8205
حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ أَخْبَرَنِي سُهَيْلُ بْنُ أَبِي صَالِحٍ قَالَخَرَجْتُ مَعَ أَبِي إِلَى الشَّامِ فَكَانَ أَهْلُ الشَّامِ يَمُرُّونَ بِأَهْلِ الصَّوَامِعِ فَيُسَلِّمُونَ عَلَيْهِمْ فَسَمِعْتُ أَبِي يَقُولُ سَمِعْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَا تَبْدَءُوهُمْ بِالسَّلَامِ وَاضْطَرُّوهُمْ إِلَى أَضْيَقِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Affan} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} telah mengabarkan kepadaku {Suhail bin Abu Shalih} ia berkata Aku bersama {bapakku} keluar ke Syam, dan kebiasaan penduduk Syam adalah selalu memberi salam kepada para pemilik gereja (pendeta), lalu aku mendengar bapakku berkata Aku mendengar {Abu Hurairah} berkata Aku mendengar Rasulullah saw. Bersabda: “Jangalah kalian mendahului mereka dalam mengucap salam, dan persempitlah mereka di jalanan.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 8206
حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ قَيْسٍ عَنْ طَاوُسٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا مِنْ مَوْلُودٍ يُولَدُ إِلَّا عَلَى الْفِطْرَةِ حَتَّى يَكُونَ أَبَوَاهُ اللَّذَانِ يُهَوِّدَانِهِ وَيُنَصِّرَانِهِ كَمَا تُنْتِجُونَ أَنْعَامَكُمْ هَلْ تَكُونُ فِيهَا جَدْعَاءُ حَتَّى تَكُونُوا أَنْتُمْ تَجْدَعُونَهَا قَالَ رَجُلٌ وَأَيْنَ هُمْ قَالَ اللَّهُ أَعْلَمُ بِمَا كَانُوا عَامِلِينَقَالَ قَيْسٌ مَا أَرَى ذَلِكَ الرَّجُلَ إِلَّا كَانَ قَدَرِيًّا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Affan} telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Salamah} dari {Qois} dari {Thawus} dari {Abu Hurairah}, dia berkata Bahwasanya Rasulullah saw. Bersabda: “Tidaklah bayi lahir kecuali dalam kondisi suci di atas fitrahnya sehingga kedua orang tuanyalah yang menjadikan mereka Yahudi dan Nasrani, sebagaimana kalian mendapatkan kelahiran ternak kalian, apakah kalian mendapatinya telah cacat, sehingga kalianlah yang telah menjadikannya cacat?” seorang laki-laki berkata “Lalu dimanakah mereka sekarang?” Beliau menjawab: “Allah lebih tahu dengan yang mereka kerjakan.” Qois berkata Aku tidak melihat laki-laki itu kecuali bahwa ia adalah seorang pengikut Qodariyah.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 8207
حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرٍو عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّهُ لَيَسْمَعُ خَفْقَ نِعَالِهِمْ إِذَا وَلَّوْا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Affan} telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Salamah} berkata telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin ‘Amru} dari {Abu Salamah} dari {Abu Hurairah} ia berkata Rasulullah saw. Bersabda: “Sesungguhnya ia (mait) mendengar suara sandal mereka ketika pergi.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 8208
حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ سُهَيْلِ بْنِ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تُسَافِرْ امْرَأَةٌ مَسِيرَةَ ثَلَاثَةِ أَيَّامٍ إِلَّا مَعَ ذِي رَحِمٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Affan} telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Salamah} dari {Suhail bin Abu Shalih} dari {bapaknya} dari {Abu Hurairah} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Seorang wanita tidak boleh melakukan safar dalam jarak tiga hari perjalanan kecuali bersama mahramnya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 8209
حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ عَنِ النَّضْرِ بْنِ أَنَسٍ عَنْ بَشِيرِ بْنِ نَهِيكٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ رَجُلًا أَعْتَقَ شِقْصًا مِنْ مَمْلُوكٍ فَأَجَازَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عِتْقَهُ وَغَرَّمَهُ بَقِيَّةَ ثَمَنِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Affan} telah menceritakan kepada kami {Hammam} telah menceritakan kepada kami {Qotadah} dari {An Nadhr bin Anas} dari {Basyir bin Nahik} dari {Abu Hurairah}, dia berkata Seorang laki-laki membebaskan setengah dari budak miliknya, dan Nabi saw. membolehkan pembebasannya tersebut dan menjadikan sisa dari harga sebagai hutang.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 8210
حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ عَنِ النَّضْرِ بْنِ أَنَسٍ عَنْ بَشِيرِ بْنِ نَهِيكٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ وَجَدَ مَتَاعَهُ عِنْدَ مُفْلِسٍ بِعَيْنِهِ فَهُوَ أَحَقُّ بِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Affan} telah menceritakan kepada kami {Hammam} telah menceritakan kepada kami {Qotadah} dari {An Nadhr bin Anas} dari {Basyir bin Nahik} dari {Abu Hurairah} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Barangsiapa mendapatkan barangnya pada seorang yang bangkrut maka ia lebih berhak atas barang tersebut.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 8211
حَدَّثَنَا بَهْزٌ وَعَفَّانُ قَالَا حَدَّثَنَا هَمَّامٌ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ قَالَ لِي سُلَيْمَانُ بْنُ يَسَارٍ مَا تَقُولُ فِي الْعُمْرَى قُلْتُ حَدَّثَنَا النَّضْرُ بْنُ أَنَسٍ عَنْ بَشِيرِ بْنِ نَهِيكٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْعُمْرَى جَائِزَةٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Bahz} dan {‘Affan} mereka berkata telah menceritakan kepada kami {Hammam} telah menceritakan kepada kami {Qotadah} berkata Sulaiman bin Yasar berkata kepadaku, “Apa pendapatmu tentang ‘Umra?” aku berkata Telah menceritakan kepada kami {An Nadhr bin Anas} dari {Basyir bin Nahik} dari {Abu Hurairah}, dia berkata Bahwasanya Rasulullah saw. Bersabda: “Umra adalah boleh.”