Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Kembali ke Menu Sebelumnya

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8532

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدٍ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي سَعِيدٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ حَرَّمَ عَلَى لِسَانِي مَا بَيْنَ لَابَتَيْ الْمَدِينَةِ ثُمَّ جَاءَ بَنُو فُلَانٍ فَقَالَ مَا أَرَاكُمْ إِلَّا قَدْ خَرَجْتُمْ مِنْ الْحَرَمِ ثُمَّ نَظَرَ فَقَالَ بَلْ أَنْتُمْ فِيهِ بَلْ أَنْتُمْ فِيهِقَالَ أَبِي قَالَ مُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدٍ ثُمَّ جَاءَ بَنُو جَارِيَةَ وَإِنَّمَا هُمْ بَنُو حَارِثَةَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin ‘Ubaid} berkata telah menceritakan kepada kami {Ubaidullah} dari {Sa’id bin Abu Sa’id} dari {Abu Hurairah} berkata Bahwasanya Rasulullah saw. bersabda “Sesungguhnya Allah ‘azza wajalla telah mengharamkan antara dua sisi kota Madinah melalui lisanku, ” kemudian datanglah bani fulan, lalu beliau bersabda: “Aku tidak melihatmu keculai bahwa engkau telah keluar dari wilayah haram, ” kemudan beliau (merenung) dan berkata “Kamu dalam wilayah haram, kamu dalam wilayah haram.” Bapakku berkata Muhammad bin ‘Ubaid berkata “Lalu datanglah bani Jariyah, dan hanyasanya mereka adalah bani Haritsah.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8533

حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَنْبَأَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ أَبِي خَالِدٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَوَكَانَ نَازِلًا عَلَى أَبِي هُرَيْرَةَ بِالْمَدِينَةِ قَالَ فَرَأَيْتُهُ يُصَلِّي صَلَاةً لَيْسَتْ بِالْخَفِيفَةِ وَلَا بِالطَّوِيلَةِ قَالَ إِسْمَاعِيلُ نَحْوًا مِنْ صَلَاةِ قَيْسِ بْنِ أَبِي حَازِمٍ قَالَ فَقُلْتُ لِأَبِي هُرَيْرَةَ أَهَكَذَا كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي قَالَ وَمَا أَنْكَرْتَ مِنْ صَلَاتِي قَالَ قُلْتُ خَيْرًا أَحْبَبْتُ أَنْ أَسْأَلَكَ قَالَ فَقُلْتُ نَعَمْ أَوْ أَوْجَزَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yazib bin Harun} berkata telah memberitakan kepada kami {Isma’il bin Abi Khalid} dari {bapaknya} berkata bahwa ia singgah kepada {Abu Hurairah} di Madinah. Dia berkata “Maka aku melihatnya mengerjakan shalat tidak pendek dan tidak juga panjang., ” Isma’il berkata “Ia shalat seperti shalatnya Qais bin Abi Hazim, ” Abu Khalid (ayah Isma’il) berkata Lalu aku bertanya kepada Abu Hurairah “Apakah seperti ini Rasulullah saw. shalat?” Abu Hurairah berkata “Apa yang kamu ingkari dari shalatku?” ia berkata “Aku hanya ingin kebaikan maka aku senang untuk bertanya kepadamu, ” Abu Hurairah berkata “Iya, atau beliau memperpendek shalatnya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8534

حَدَّثَنَا أَبُو سَعْدٍ الصَّاغَانِيُّ مُحَمَّدُ بْنُ مُيَسَّرٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَجْلَانَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّمَا الْإِمَامُ لِيُؤْتَمَّ بِهِ فَإِذَا كَبَّرَ فَكَبِّرُوا وَإِذَا قَرَأَ فَأَنْصِتُوا وَإِذَا قَالَ{ وَلَا الضَّالِّينَ }فَقُولُوا آمِينَ وَإِذَا رَكَعَ فَارْكَعُوا وَإِذَا قَالَ سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ فَقُولُوا رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ وَإِذَا صَلَّى جَالِسًا فَصَلُّوا جُلُوسًا أَجْمَعُونَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Sa’id Ash Shaghani Muhammad bin Muyassar} berkata telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin ‘Ajlan} dari {bapaknya} dari {Abu Hurairah} berkata Rasulullah saw. bersabda “Hanyasanya dijadikan imam untuk diikuti, jika ia bertakbir maka bertakbirlah, jika ia membaca maka diamlah, jika ia mengucapan ‘WALADL DLOOLLIIN’ maka ucapkanlah ‘Amiin’, jika ia ruku’ maka ruku’lah, jika ia mengucapkan ‘sami’allahu liman hamidah’ maka ucapkanlah ‘Rabbana wa lakal hamdu’, dan jika ia shalat dengan duduk maka shalatlah sambil duduk semuanya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8535

حَدَّثَنَا أَبُو سَعْدٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَجْلَانَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَقَدْ هَمَمْتُ أَنْ آمُرَ فِتْيَانِي فَيَجْمَعُوا حَطَبًا ثُمَّ آمُرَ رَجُلًا يَؤُمُّ النَّاسَ ثُمَّ أُخَالِفُ إِلَى رِجَالٍ يَتَخَلَّفُونَ عَنْ الصَّلَاةِ فَأُحَرِّقَ عَلَيْهِمْ بُيُوتَهُمْ وَايْمُ اللَّهِ لَوْ يَعْلَمُ أَحَدُهُمْ أَنَّ لَهُ بِشُهُودِهَا عَرْقًا سَمِينًا أَوْ مِرْمَاتَيْنِ لَشَهِدَهَا وَلَوْ يَعْلَمُونَ مَا فِيهَا لَأَتَوْهَا وَلَوْ حَبْوًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Sa’id} berkata telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin ‘Ajlan} dari {bapaknya} dari {Abu Hurairah} berkata Rasulullah saw. bersabda “Sungguh aku berkeinginan untuk menyuruh para pemudaku mengumpulkan kayu bakar, kemudian aku perintahkan seseorang mengimami manusia dan aku pergi mencari orang-orang yang meninggalkan shalat berjama’ah, sehingga aku bisa membakar rumah-rumah mereka. Demi Allah, sekiranya salah seorang dari mereka mengetahui bahwa mereka akan mendapatkan tulang yang besar (masih banyak dagingnya) atau tulang kambing, sungguh mereka akan ikut berjama’ah, dan sekiranya mereka tahu apa yang dijanjikan Allah di dalamnya mereka akan mendatanginya meskipun dengan merangkak.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8536

حَدَّثَنَا أَبُو سَعْدٍ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ عَنْ عَطَاءٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ التَّسْبِيحُ لِلرِّجَالِ وَالتَّصْفِيقُ لِلنِّسَاءِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Sa’id} berkata telah menceritakan kepada kami {Ibnu Juraij} dari {‘Atho`} dari {Abu Hurairah} berkata Rasulullah saw. bersabda “Mengucapkan tasbih adalah untuk laki-laki, dan bertepuk dengan tangan adalah untuk wanita.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8537

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ عَنِ ابْنِ ذَكْوَانَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَقْتَسِمُ وَرَثَتِي دِينَارًا مَا تَرَكْتُهُ بَعْدَ نَفَقَةِ نِسَائِي وَمَئُونَةِ عَامِلِي يَعْنِي عَامِلَ أَرْضِهِ فَهُوَ صَدَقَةٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} telah mengabarkan kepada kami {Sufyan} dari {Ibnu Dzakwan} dari {Abdurrahman bin Al A’raj} dari {Abu Hurairah} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Ahli warisku tidak akan mendapatkan dinar, apa apa yang aku tinggalkan setelah nafkah untuk para istriku dan gaji pekerjaku (pekerja kebun beliau), maka ia adalah sedekah.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8538

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَنْبَأَنَا سُفْيَانُ عَنْ سُهَيْلِ بْنِ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يَجْزِي وَلَدٌ وَالِدَهُ إِلَّا أَنْ يَجِدَهُ مَمْلُوكًا فَيَشْتَرِيَهُ فَيُعْتِقَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} telah memberitakan kepada kami {Sufyan} dari {Suhail bin Abu Shalih} dari {bapaknya} dari {Abu Hurairah} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Seorang anak tidak akan bisa membalas budi bapaknya, kecuali ketika ia mendapati bapaknya sebagai budak kemudian ia membelinya dan membebaskannya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8539

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَنْبَأَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَطَاءِ بْنِ السَّائِبِ عَنِ الْأَغْرِّ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَعْنِي قَالَ اللَّهُ الْكِبْرِيَاءُ رِدَائِي وَالْعَظَمَةُ إِزَارِي فَمَنْ نَازَعَنِي وَاحِدًا مِنْهُمَا أَدْخَلْتُهُ جَهَنَّمَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} telah memberitakan kepada kami {Sufyan} dari {‘Atho` bin As Sa`ib} dari {Al Aghar} dari {Abu Hurairah} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Allah berfirman: ‘Kesombongan adalah selendang-Ku dan kebesaran adalah sarung-Ku, maka barangsiapa mengambil salah satunya dari-Ku, Aku akan memasukkannya ke dalam neraka Jahannam.'”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8540

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ قَالَ أَنْبَأَنَا سُفْيَانُ عَنِ الْأَعْمَشِ عَنْ ذَكْوَانَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَرَفَعَهُ قَالَ لَا يَزْنِي الزَّانِي وَهُوَ مُؤْمِنٌ وَلَا يَسْرِقُ السَّارِقُ حِينَ يَسْرِقُ وَهُوَ مُؤْمِنٌ وَلَا يَشْرَبُ الْخَمْرَ حِينَ يَشْرَبُ وَهُوَ مُؤْمِنٌ وَالتَّوْبَةُ مَعْرُوضَةٌ بَعْدُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} telah memberitakan kepada kami {Sufyan} dari {Al A’masy} dari {Dzakwan} dari {Abu Hurairah} dan ia memarfu’kannya kepada Nabi saw., beliau bersabda: “Tidak dikatakan beriman seorang pezina ketika berzina, tidak dikatakan beriman seorang pencuri ketika mencuri, dan tidak dikatakan beriman seorang peminum khamer ketika minum khamer, dan pintu taubat masih terbentang luas setelah itu.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8541

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ عَنِ ابْنِ ذَكْوَانَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَإِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْمَطْلُ ظُلْمُ الْغَنِيِّ وَمَنْ أُتْبِعَ عَلَى مَلِيءٍ فَلْيَتْبَعْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} telah mengabarkan kepada kami {Sufyan} dari {Ibnu Dzakwan} dari {Abdurrahman} dari {Abu Hurairah} berkata Bahwasanya Rasulullah saw. bersabda: “Menunda pembayaran hutang adalah kezhaliman orang kaya, dan barangsiapa dibebaskan dari hutang hendaklah diterima.”