Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Kembali ke Menu Sebelumnya

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8572

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا لَيْثٌ يَعْنِي ابْنَ سَعْدٍ عَنْ عُقَيْلٍ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ ابْنِ الْمُسَيَّبِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يُلْدَغُ مُؤْمِنٌ مِنْ جُحْرٍ وَاحِدٍ مَرَّتَيْنِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Qutaibah} telah menceritakan kepada kami {Laits} -yaitu Ibnu Sa’d- dari {‘Uqail} dari {Az Zuhri} dari {Ibnul Musayyab} dari {Abu Hurairah} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Seorang mukmin tidak boleh terjatuh dalam satu lubang yang sama dua kali.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8573

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا لَيْثٌ عَنْ ابْنِ عَجْلَانَ عَنْ سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيِّ وَالْقَعْقَاعِ بْنِ حَكِيمٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ سَبَقَ دِرْهَمٌ دِرْهَمَيْنِ قَالُوا وَكَيْفَ ذَلِكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ كَانَ لِرَجُلٍ دِرْهَمَانِ فَتَصَدَّقَ بِأَحَدِهِمَا فَانْطَلَقَ رَجُلٌ إِلَى عُرْضِ مَالِهِ فَأَخَذَ مِنْهُ مِائَةَ أَلْفِ دِرْهَمٍ فَتَصَدَّقَ بِهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Qutaibah} telah menceritakan kepada kami {Laits} dari {Ibnu ‘Ajlan} dari {Sa’id Al Maqburi} dan {Al Qa’qa’ bin Hakim} dari {Abu Hurairah} berkata Bahwasanya Rasulullah saw. bersabda: “Satu dirham bisa mendahului dua dirham, ” para sahabat bertanya “Bagaimana itu bisa terjadi wahai Rasulullah?” beliau bersabda: “Seseorang memiiki uang dua dirham lalu mensedekahkan satu dirhamnya, dan seseorang bertolak kepada harta kekayaannya yang melimpah lalu ia hanya mengambil seratus ribu dirham untuk mensedekahkannya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8574

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا لَيْثٌ عَنْ ابْنِ عَجْلَانَ عَنْ الْقَعْقَاعِ بْنِ حَكِيمٍ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَنْ يَزَالَ عَلَى هَذَا الْأَمْرِ عِصَابَةٌ عَلَى الْحَقِّ لَا يَضُرُّهُمْ خِلَافُ مَنْ خَالَفَهُمْ حَتَّى يَأْتِيَهُمْ أَمْرُ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ وَهُمْ عَلَى ذَلِكَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Qutaibah} telah menceritakan kepada kami {Laits} dari {Ibnu ‘Ajlan} dari {Al Qa’qa’ bin Hakim} dari {Abu Shalih} dari {Abu Hurairah} berkata Bahwasanya Nabi saw. bersabda: “Akan senantiasa ada dalam perkara ini satu kelompok yang berada di atas kebenaran, tidak akan membahayakan mereka orang-orang yang menyelisihi mereka sehingga perkara Allah Azza Wa Jalla datang sedang mereka masih tetap seperti itu.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8575

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا لَيْثُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ ابْنِ عَجْلَانَ عَنْ الْقَعْقَاعِ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْمُسْلِمُ مَنْ سَلِمَ النَّاسُ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ وَالْمُؤْمِنُ مَنْ آمَنَهُ النَّاسُ عَلَى دِمَائِهِمْ وَأَمْوَالِهِمْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Qutaibah} telah menceritakan kepada kami {Laits bin Sa’d} dari {Ibnu ‘Ajlan} dari {Al Qa’qa’} dari {Abu Shalih} dari {Abu Hurairah} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Seorang muslim sejati adalah ketika manusia selamat dari lisan dan tangannya dan mukmin yang sejati adalah ketika manusia merasa aman darinya atas darah dan hartanya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8576

وَبِهَذَا الْإِسْنَادِعَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ عَلَى كُلِّ نَفْسٍ مِنْ بَنِي آدَمَ كُتِبَ حَظُّهُ مِنْ الزِّنَا أَدْرَكَ ذَلِكَ لَا مَحَالَةَ فَالْعَيْنُ زِنَاهَا النَّظَرُ وَالْآذَانُ زِنَاهَا الِاسْتِمَاعُ وَالْيَدُ زِنَاهَا الْبَطْشُ وَالرِّجْلُ زِنَاهَا الْمَشْيُ وَاللِّسَانُ زِنَاهُ الْكَلَامُ وَالْقَلْبُ يَهْوَى وَيَتَمَنَّى وَيُصَدِّقُ ذَلِكَ وَيُكَذِّبُهُ الْفَرْجُ
Terjemahan: Masih melalui jalur periwayatan yag sama seperti hadits sebelumnya dari {Abu Hurairah} Dan dengan sanad ini, dari Rasulullah saw., bahwasanya beliau bersabda: “Setiap jiwa dari anak cucu Adam telah ditetapkan bagiannya dari zina, tidak mungkin tidak, maka mata zinanya adalah melihat, dua telinga zinanya mencari dengar, tangan zinanya memegang, kaki zinanya melangkah, lisan zinanya mengucapkan, hati berkeinginan dan berharap, dan kemaluanlah yang mendustakan atau membenarkan semua itu.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8577

وَبِهَذَا الْإِسْنَادِعَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ يَكُونُ كَنْزُ أَحَدِهِمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ شُجَاعًا أَقْرَعَ ذَا زَبِيبَتَيْنِ يَتْبَعُ صَاحِبَهُ وَهُوَ يَتَعَوَّذُ مِنْهُ وَلَا يَزَالُ يَتْبَعُهُ حَتَّى يُلْقِمَهُ أُصْبُعَهُ
Terjemahan: Masih melalui jalur periwayatan yag sama seperti hadits sebelumnya dari {Abu Hurairah} Dan dengan sanad ini, dari Rasulullah saw., bahwasanya beliau bersabda: “Harta simpanan salah seorang dari mereka pada hari kiamat akan berwujud seekor ular yang ganas, ia memiliki dua taring dan akan mengikuti pemiliknya, padahal pemiliknya selalu berlindung darinya, dan ia akan terus mengikutinya sehingga menelankan jari-jarinya kepadanya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8578

وَبِهَذَا الْإِسْنَادِأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ قَلْبُ الشَّيْخِ شَابٌّ فِي حُبِّ اثْنَتَيْنِ طُولِ الْحَيَاةِ وَكَثْرَةِ الْمَالِ
Terjemahan: Masih melalui jalur periwayatan yag sama seperti hadits sebelumnya dari {Abu Hurairah} Dan dengan sanad ini, bahwasanya Nabi saw. bersabda: “Hati orang yang sudah tua itu muda untuk menyukai dua hal panjang umur dan banyak uang.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8579

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِدْرِيسَ يَعْنِي الشَّافِعِيَّ قَالَ أَخْبَرَنَا مَالِكٌ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ يَحْيَى بْنِ حَبَّانَ وَأَبِي الزِّنَادِ عَنْ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ الْمُلَامَسَةِ وَالْمُنَابَذَةِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Idris} -yaitu Asy Syafi’i- berkata telah mengabarkan kepada kami {Malik} dari {Muhammad bin Yahya bin Habban} dan {Abu Az Zinad} dari {Al A’raj} dari {Abu Hurairah} berkata Bahwasanya Rasulullah saw. melarang dari mulasamah dan munabadzah.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8580

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِدْرِيسَ أَخْبَرَنَا مَالِكٌ عَنْ مُوسَى بْنِ أَبِي تَمِيمٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ يَسَارٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الدِّينَارُ بِالدِّينَارِ وَالدِّرْهَمُ بِالدِّرْهَمِ لَا فَضْلَ بَيْنَهُمَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Idris} berkata telah mengabarkan kepada kami {Malik} dari {Musa bin Abi Tamim} dari {Sa’id bin Yasar} dari {Abu Hurairah} berkata Bahwasanya Rasulullah saw. bersabda: “Satu dinar ditukar dengan satu dinar, dan satu dirham ditukar dengan satu dirham, tidak ada lebih di antara keduanya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8581

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِدْرِيسَ أَخْبَرَنَا مَالِكٌ عَنْ أَبِي الزِّنَادِ عَنْ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يَبِعْ بَعْضُكُمْ عَلَى بَيْعِ بَعْضٍ وَلَا يَبِعْ حَاضِرٌ لِبَادٍ وَلَا تَنَاجَشُوا وَلَا تَلَقَّوْا السِّلَعَ وَقَالَ مَطْلُ الْغَنِيِّ ظُلْمٌ وَإِذَا أُتْبِعَ أَحَدُكُمْ عَلَى مَلِيءٍ فَلْيَتْبَعْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Idris} berkata telah mengabarkan kepada kami {Malik} dari {Abu Az Zinad} dari {Al A’raj} dari {Abu Hurairah} berkata Bahwasanya Rasulullah saw. bersabda: “Janganlah sebagian kalian menjual atas dagangan sebagian yang lain, janganlah orang kota menjual kepada orang dusun, janganlah kalian saling bersaing dalam menawar dan janganlah kalian saling menggelar dagangan yang sama.” Dan beliau bersabda: “Menunda-nundanya orang kaya dalam membayar hutang adalah kezhaliman, dan jika hutang salah seorang dipindahkan maka hendaklah diterima.”