Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Kembali ke Menu Sebelumnya

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8782

حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ أَبِي الْعَبَّاسِ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو أُوَيْسٍ قَالَ قَالَ الزُّهْرِيُّ سَمِعْتُ عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ هُرْمُزَ الْأَعْرَجَ يَقُولُ أَخْبَرَنِي أَبُو هُرَيْرَةَأَنَّهُ سَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ سَأَلَ جَارَهُ أَنْ يَضَعَ خَشَبَةً فِي جِدَارِهِ فَلَا يَمْنَعْهُثُمَّ قَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ مَا لِي أَرَاكُمْ عَنْهَا مُعْرِضِينَ وَاللَّهِ لَأَرْمِيَنَّ بِهَا بَيْنَ أَكْتَافِكُمْ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ أَبِي الْعَبَّاسِ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو أُوَيْسٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْفَضْلِ وَأَبُو الزِّنَادِ عَنِ الْأَعْرَجِ مِثْلَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ibrahim bin Abi Al ‘Abbas} berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Uwais} berkata {Az Zuhri} berkata Aku mendengar {Abdurrahman bin Hurmuz Al A’raj} berkata telah mengabarkan kepadaku {Abu Hurairah} Bahwasanya, ia mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa diminta tetangganya untuk menyandarkan kayu di dindingnya, maka janganlah melarangnya.” Kemudian Abu Hurairah berkata “Kenapa aku melihat kalian berpaling dari hal itu, demi Allah, aku akan melemparkannya di antara pundak kalian.” Telah menceritakan kepada kami {Ibrahim bin Abi Al ‘Abbas} berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Uwais} berkata telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Al Fadhl} dan {Abu Az Zinad} dari {Al A’raj} sebagaimana hadits tersebut diatas.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8783

حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ أَبِي الْعَبَّاسِ حَدَّثَنَا أَبُو أُوَيْسٍ عَنِ الزُّهْرِيِّ أَنَّ سَعِيدَ بْنَ الْمُسَيَّبِ أَخْبَرَهُ أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ قَالَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِذَا قُلْتَ لِصَاحِبِكَ أَنْصِتْ وَالْإِمَامُ يَخْطُبُ فَقَدْ لَغَوْتَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ibrahim bin Abi Al ‘Abbas} berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Uwais} dari {Az Zuhri} bahwa {Sa’id Ibnul Musayyab} menceritakan kepadanya, bahwa {Abu Hurairah} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Jika engkau berkata kepada temanmu diam, sedangkan imam berkhutbah maka sungguh engkau telah sia-sia.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8784

حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ أَبِي الْعَبَّاسِ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو أُوَيْسٍ قَالَ قَالَ الزُّهْرِيُّ إِنَّ أَبَا عُبَيْدٍ مَوْلَى عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْفٍ أَخْبَرَهُ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّهُ يُسْتَجَابُ لِأَحَدِكُمْ مَا لَمْ يَعْجَلْ فَيَقُولُ قَدْ دَعَوْتُ رَبِّي فَلَمْ يَسْتَجِبْ لِي
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ibrahim bin Abi Al ‘Abbas} berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Uwais} berkata {Az Zuhri} berkata bahwa {Abu ‘Ubaid pelayan Abdurrahman bin ‘Auf} mengabarkan kepadanya, bahwa ia mendengar {Abu Hurairah} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya doa salah seorang dari kalian akan dikabulkan selama ia tidak tergesa-gesa, hingga dia berkata “Aku telah memohon kepada Rabbku namun Dia tidak mengabulkan doaku.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8785

قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ بَكْرٍ السَّهْمِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا عَبَّادُ بْنُ مَنْصُورٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُبَيْدِ بْنِ عُمَيْرٍ قَالَ حَدَّثَنِي أَبِي عُبَيْدُ بْنُ عُمَيْرٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَنَتَ فِي صَلَاةِ الْفَجْرِ بَعْدَ الرُّكُوعِ فَقَالَ اللَّهُمَّ أَنْجِ الْوَلِيدَ بْنَ الْوَلِيدِ وَسَلَمَةَ بْنَ هِشَامٍ وَعَيَّاشَ بْنَ أَبِي رَبِيعَةَ وَالْمُسْتَضْعَفِينَ مِنْ الْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمِينَ مِنْ أَهْلِ مَكَّةَقَالَ فَوَافَقَهُ الْقَاسِمُ عَلَى أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَنَتَ بَعْدَ الرُّكُوعِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Bakr As Sahmi} berkata telah menceritakan kepada kami {‘Abbad bin Manshur} dari {Abdullah bin ‘Ubaid bin Umair} berkata bapakku {‘Ubaid bin Umair} telah menceritakan kepadaku dari {Abu Hurairah}, Bahwasanya Rasulullah saw. melakukan qunut dalam shalat subuh setelah ruku’, lalu beliau berucap: “Ya Allah, selamatkanlah Al Walid bin Al Walid, dan Salamah bin Hisyam, dan ‘Ayyasy bin Abi Rabi’ah dan orang-orang lemah dari kaum muslimin, serta kaum mukminin penduduk Makkah.” Dan Al Qasim sependapat bahwa Rasulullah saw. melakukan qunut setelah ruku’.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8786

قَالَ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ أَبِي الْعَبَّاسِ حَدَّثَنَا أَبُو أُوَيْسٍ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فَضْلُ صَلَاةِ الْجَمَاعَةِ عَلَى صَلَاةِ أَحَدِكُمْ وَحْدَهُ خَمْسَةٌ وَعِشْرُونَ جُزْءًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ibrahim bin Abi Al ‘Abbas} berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Uwais} dari {Az Zuhri} dari {Sa’id Ibnul Musayyab} dari {Abu Hurairah} dari Rasulullah saw. bersabda: “Kelebihan shalat berjama’ah atas shalat salah seorang dari kalian dengan sendiri adalah dua puluh lima derajat.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8787

حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ بْنُ عَمْرٍو قَالَ حَدَّثَنَا زَائِدَةُ عَنِ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ تَجْتَمِعُ مَلَائِكَةُ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ فِي صَلَاةِ الْفَجْرِ وَصَلَاةِ الْعَصْرِ قَالَ فَيَجْتَمِعُونَ فِي صَلَاةِ الْفَجْرِ قَالَ فَتَصْعَدُ مَلَائِكَةُ اللَّيْلِ وَتَثْبُتُ مَلَائِكَةُ النَّهَارِ قَالَ وَيَجْتَمِعُونَ فِي صَلَاةِ الْعَصْرِ قَالَ فَيَصْعَدُ مَلَائِكَةُ النَّهَارِ وَتَثْبُتُ مَلَائِكَةُ اللَّيْلِ قَالَ فَيَسْأَلُهُمْ رَبُّهُمْ كَيْفَ تَرَكْتُمْ عِبَادِي قَالَ فَيَقُولُونَ أَتَيْنَاهُمْ وَهُمْ يُصَلُّونَ وَتَرَكْنَاهُمْ وَهُمْ يُصَلُّونَقَالَ سُلَيْمَانُ وَلَا أَعْلَمُهُ إِلَّا قَدْ قَالَ فِيهِ فَاغْفِرْ لَهُمْ يَوْمَ الدِّينِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Mu’awiyah bin ‘Amru} berkata telah menceritakan kepada kami {Za`idah} dari {Al A’masy} dari {Abu Shalih} dari {Abu Hurairah} dari Nabi saw. bersabda: “Malaikat malam dan malaikat siang berkumpul pada waktu shalat fajar dan shalat ashar, ” beliau melanjutkan: “Maka mereka berkumpul pada waktu shalat fajar, ” beliau bersabda: “Malaikat malam naik sedang malaikat siang tetap di bumi, ” beliau bersabda: “Mereka berkumpul pada waktu shalat ashar, ” beliau bersabda: “Lalu malaikat siang naik dan malaikat malam tetap di bumi, ” beliau bersabda: “Lalu Rabb mereka bertanya: ‘Bagaimana kalian tinggalkan hamba-hamba-Ku? ‘ beliau bersabda: “maka mereka menjawab ‘Kami datang mereka shalat dan ketika kami tinggal mereka shalat.” Sulaimah berkata Dan aku tidak tahu kecuali bahwa ia berdoa “Maka ampunilah mereka pada hari pembalasan.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8788

حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ بْنُ عَمْرٍو قَالَ حَدَّثَنَا زَائِدَةُ عَنِ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ إِذَا رَجَعَ إِلَى أَهْلِهِ أَنْ يَجِدَ ثَلَاثَ خَلِفَاتٍ عِظَامٍ سِمَانٍ قَالَ قُلْنَا نَعَمْ قَالَ فَثَلَاثُ آيَاتٍ يَقْرَأُ بِهِنَّ فِي الصَّلَاةِ خَيْرٌ لَهُ مِنْهُنَّ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Mu’awiyah bin ‘Amru} berkata telah menceritakan kepada kami {Za`idah} dari {Al A’masy} dari {Abu Shalih} dari {Abu Hurairah} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Apakah salah seorang dari kalian suka pulang kepada keluarganya dengan mendapatkan tiga unta gemuk yang sedang mangandung, ” Abu Hurairah berkata maka kami menjawab “Tentu, ” maka beliau bersabda: “Tiga ayat yang ia baca dalam shalat adalah lebih baik baginya dari pada unta tersebut.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8789

حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ قَالَ حَدَّثَنَا أَبِي عَنْ ابْنِ إِسْحَاقَ قَالَ حَدَّثَنِي خُبَيْبُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ خُبَيْبٍ الْأَنْصَارِيُّ عَنْ حَفْصِ بْنِ عَاصِمِ بْنِ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ مِنْبَرِي عَلَى حَوْضِي وَإِنَّ مَا بَيْنَ مِنْبَرِي وَبَيْنَ بَيْتِي رَوْضَةٌ مِنْ رِيَاضِ الْجَنَّةِ وَصَلَاةٌ فِي مَسْجِدِي هَذَا كَأَلْفِ صَلَاةٍ فِيمَا سِوَاهُ مِنْ الْمَسَاجِدِ إِلَّا الْمَسْجِدَ الْحَرَامَحَدَّثَنَا يَعْقُوبُ قَالَ حَدَّثَنَا أَبِي عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَاقَ وَالْمِسْوَرِ بْنِ رِفَاعَةَ بْنِ أَبِي مَالِكٍ الْقُرَظِيِّ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْفٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِثْلَ حَدِيثِ خُبَيْبٍ عَنْ حَفْصٍ لَمْ يَزِدْ وَلَمْ يَنْقُصْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ya’qub} berkata {bapakku} telah menceritakan kepada kami dari {Ibnu Ishaq} berkata telah menceritakan kepadaku {Khubaib bin Abdurrahman bin Khubaib Al Anshari} dari {Hafsh bin ‘Ashim bin Umar bin Al Khaththab} dari {Abu Hurairah}, dia berkata aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya mimbarku ada di atas telagaku, dan sesungguhnya antara mimbarku dan rumahku taman dari taman-taman surga. Dan shalat di masjidku ini nilainya seperti shalat seribu kali di masjid selainnya kecuali masjidil haram.” Telah menceritakan kepada kami {Ya’qub} berkata {bapakku} telah menceritakan kepadaku dari {Muhammad bin Ishaq} dan {Al Miswar bin Rifa’ah bin Abi Malik Al Qurazhi} dari {Abu Salamah bin Abdurrahman bin ‘Auf} dari {Abu Hurairah} dari Rasulullah saw. sebagaimana dalam hadits Khubaib dari Hafsh, tidak ditambah dan tidak dikurangi.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8790

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ بَكْرٍ قَالَ سَمِعْتُ مَيْسُورًا مَوْلَى قُرَيْشٍ فِي حَلْقَةِ سَعِيدٍ يُحَدِّثُ يَعْنِي ابْنَ أَبِي عَرُوبَةَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ زِيَادٍ الْقُرَشِيِّ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّهُ مَرَّ بِهِ فَتًى يَجُرُّ إِزَارَهُ فَوَكَزَهُ بِحَدِيدَةٍ كَانَتْ مَعَهُ ثُمَّ قَالَ أَلَمْ يَبْلُغْكَ مَا قَالَ أَبُو الْقَاسِمِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَنْظُرُ اللَّهُ إِلَى الَّذِي يَجُرُّ إِزَارَهُ بَطَرًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Bakr} berkata aku mendengar {Maisur pelayan Quraisy} di majlis Sa’id menceritakan -yaitu Ibnu Abi ‘Arubah- dari {Muhammad bin Ziyad Al Qurasyi} dari {Abu Hurairah}, bahwasanya seorang pemuda melewatinya dengan sarung yang menjulur ke bawah (isbal), lalu ia menggapainya dengan besi yang ia bawa, kemudian berkata “Tidakkah telah sampai kepadamu apa yang disabdakan oleh Abul Qasim saw.: “Allah tidak melihat seorang laki-laki yang kain sarungnya menjulur (isbal) karena sombong.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8791

حَدَّثَنَا أَبُو الْجَوَّابِ الضَّبِّيُّ الْأَحْوَصُ بْنُ جَوَّابٍ قَالَ حَدَّثَنَا عَمَّارُ بْنُ زُرَيْقٍ عَنِ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَجَاءَ رَجُلٌ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي أُحَدِّثُ نَفْسِي بِالْحَدِيثِ لَأَنْ أَخِرَّ مِنْ السَّمَاءِ أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ أَنْ أَتَكَلَّمَ بِهِ قَالَ ذَلِكَ صَرِيحُ الْإِيمَانِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Al Jawwab Adh Dhabbi Al Ahwash bin Jawwab} berkata telah menceritakan kepada kami {‘Ammar bin Zuraiq} dari {Al A’masy} dari {Abu Shalih} dari {Abu Hurairah} bersabda: Seorang laki-laki datang kepada Nabi saw. seraya berkata “Wahai Rasulullah, sesungguhnya dalam hatiku terdetik sesuatu yang sekiranya aku jatuh dari langit adalah lebih aku sukai daripada aku harus mengucapkannya, ” maka beliau bersabda: “Itu jeritan keimanan.”