Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Kembali ke Menu Sebelumnya

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8792

حَدَّثَنَا أَبُو الْجَوَّابِ حَدَّثَنَا عَمَّارُ بْنُ زُرَيْقٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عِيسَى عَنْ عِكْرِمَةَ عَنْ يَحْيَى بْنِ يَعْمَرَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ خَبَّبَ خَادِمًا عَلَى أَهْلِهَا فَلَيْسَ مِنَّا وَمَنْ أَفْسَدَ امْرَأَةً عَلَى زَوْجِهَا فَلَيْسَ هُوَ مِنَّا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Al Jawwab} berkata telah menceritakan kepada kami {‘Ammar bin Zuraiq} dari {Abdullah bin Isa} dari {Ikrimah} dari {Yahya bin Ya’mar} dari {Abu Hurairah} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa merusak seorang pembantu atas hak tuannya maka ia bukan dari golongan kami, dan barangsiapa merusak seorang perempuan atas hak suaminya maka ia bukan dari golongan kami.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8793

حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ عِيسَى قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ دَاوُدَ بْنِ أَبِي هِنْدٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثَلَاثٌ فِي الْمُنَافِقِ وَإِنْ صَلَّى وَإِنْ صَامَ وَزَعَمَ أَنَّهُ مُسْلِمٌ إِذَا حَدَّثَ كَذَبَ وَإِذَا وَعَدَ أَخْلَفَ وَإِذَا ائْتُمِنَ خَانَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ishaq bin Isa} telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Salamah} dari {Dawud bin Abu Hind} dari {Sa’id Ibnul Musayyab} dari {Abu Hurairah} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Tiga sifat orang munafiq meskipun ia shalat, puasa dan mengaku sebagai seorang muslim jika berkata dusta, jika berjanji ingkar, dan jika diberi amanah berkhianat.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8794

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَابِقٍ حَدَّثَنَا شَرِيكٌ عَنِ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ كَتَبَ كِتَابًا بِيَدِهِ لِنَفْسِهِ قَبْلَ أَنْ يَخْلُقَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضَ فَوَضَعَهُ تَحْتَ عَرْشِهِ فِيهِ رَحْمَتِي سَبَقَتْ غَضَبِي
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Sabiq} berkata telah menceritakan kepada kami {Syarik} dari {Al A’masy} dari {Abu Shalih} dari {Abu Hurairah} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Sesungguhnya Allah ‘azza wajalla menulis dengan tangan-Nya untuk diri-Nya sendiri sebelum Ia menciptakan langit dan bumi ‘sesungguhnya rahmat-Ku mendahului murka-Ku.'”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8795

حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ دَاوُدَ الْهَاشِمِيُّ قَالَ أَخْبَرَنَا إِسْمَاعِيلُ يَعْنِي ابْنَ جَعْفَرٍ قَالَ أَخْبَرَنَا الْعَلَاءُ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ دَعَا إِلَى هُدًى كَانَ لَهُ مِنْ الْأَجْرِ مِثْلُ أُجُورِ مَنْ تَبِعَهُ لَا يُنْقِصُ ذَلِكَ مِنْ أُجُورِهِمْ شَيْئًا وَمَنْ دَعَا إِلَى ضَلَالَةٍ كَانَ عَلَيْهِ مِنْ الْإِثْمِ مِثْلُ آثَامِ مَنْ تَبِعَهُ لَا يُنْقِصُ ذَلِكَ مِنْ آثَامِهِمْ شَيْئًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Sulaiman bin Dawud Al Hasyimi} berkata telah mengabarkan kepada kami {Isma’il} -yaitu Ibnu Ja’far- berkata telah mengabarkan kepada kami {Al ‘Ala`} dari {bapaknya} dari {Abu Hurairah} berkata Bahwasanya Nabi saw. bersabda: “Barangsiapa menyeru kepada petunjuk maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengikutinya tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun, dan barangsiapa menyeru kepada kesesatan maka dia akan mendapatkan dosa seperti dosa orang yang mengikutinya tanpa mengurangi dosa mereka sedikitpun.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8796

حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ دَاوُدَ قَالَ أَخْبَرَنَا إِسْمَاعِيلُ قَالَ أَخْبَرَنِي الْعَلَاءُ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يَصْبِرُ عَلَى لَأْوَاءِ الْمَدِينَةِ وَشِدَّتِهَا أَحَدٌ إِلَّا كُنْتُ لَهُ شَفِيعًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَوْ شَهِيدًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Sulaiman bin Dawud} berkata telah mengabarkan kepada kami {Isma’il}, berkata telah mengabarkan kepadaku {Al ‘Ala`} dari {bapaknya} dari {Abu Hurairah}, Bahwasanya Rasulullah saw. bersabda: “Tidaklah seseorang bersabar dengan payah dan kerasnya alam Madinah kecuali aku akan menjadi pemberi syafa’at baginya pada hari kiamat, -atau beliau mengatakan – sebagai saksi.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8797

وَبِهَذَا الْإِسْنَادِأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ التَّثَاؤُبَ مِنْ الشَّيْطَانِ فَإِذَا تَثَاءَبَ أَحَدُكُمْ فَلْيَكْظِمْ مَا اسْتَطَاعَ
Terjemahan: Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya dan {Abu Hurairah} Dan dengan sanad ini, Bahwasanya Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya menguap itu dari setan, maka jika salah seorang dari kalian menguap hendaklah ia menahannya semampunya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8798

وَبِهَذَا الْإِسْنَادِأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يَجْتَمِعُ كَافِرٌ وَقَاتِلُهُ فِي النَّارِ أَبَدًا
Terjemahan: Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya dan {Abu Hurairah} Dan dengan sanad ini, bahwasanya Rasulullah saw. bersabda: “Tidak akan pernah berkumpul selamanya seorang kafir dengan pembunuhnya di neraka.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8799

وَبِهَذَا الْإِسْنَادِأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَوْ يَعْلَمُ الْمُؤْمِنُ مَا عِنْدَ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ مِنْ الْعُقُوبَةِ مَا طَمِعَ بِجَنَّتِهِ أَحَدٌ وَلَوْ يَعْلَمُ الْكَافِرُ مَا عِنْدَ اللَّهِ مِنْ الرَّحْمَةِ مَا قَنَطَ مِنْ رَحْمَتِهِ أَحَدٌ
Terjemahan: Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya dan {Abu Hurairah} Dan dengan sanad ini, Bahwasanya Nabi saw. bersabda: “Sekiranya seorang mukmin mengetahui siksaan yang ada di sisi Allah ‘azza wajalla, maka tidak akan ada seorang pun yang tamak untuk bisa masuk ke surga-Nya, dan sekiranya orang kafir mengetahui rahmat Allah, sungguh tidak seorang pun dari mereka yang berputus asa dari rahmat-Nya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8800

وَبِهَذَا الْإِسْنَادِأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا عَدْوَى وَلَا صَفَرَ وَلَا هَامَةَ وَلَا نَوْءَ
Terjemahan: Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya dan {Abu Hurairah} Dan dengan sanad ini, Bahwasanya Nabi saw. bersabda: “Tidak ada penyakit menular, tidak ada shafar, tidak ada hammah serta tidak ada nau`.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8801

وَبِهَذَا الْإِسْنَادِأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَأْتِي الْمَسِيحُ الدَّجَّالُ مِنْ قِبَلِ الْمَشْرِقِ وَهِمَّتُهُ الْمَدِينَةُ حَتَّى يَنْزِلَ دَائِرَ أُحُدٍ ثُمَّ تَصْرِفُ الْمَلَائِكَةُ وَجْهَهُ قِبَلَ الشَّامِ وَهُنَالِكَ يَهْلِكُقَالَ عَبْد اللَّهِ كَذَا قَالَ أَبِي فِي هَذِهِ الْأَحَادِيثِ
Terjemahan: Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya dan {Abu Hurairah} Dan dengan sanad, dari Abu Hurairah, bahwasanya Nabi saw. bersabda: “Al Masih Dajjal akan datang dari arah timur dan tujuannya adalah Madinah, sehingga ketika sampai dibukit uhud, para malaikat membalikkan wajahnya ke arah Syam dan di sana dia akan binasa.” Abdullah berkata “Beginilah ayahku berkata dalam hadits ini.”