Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Musnad Ahmad | Hadits No. : 8832
حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ دَاوُدَ قَالَ قُرِئَ عَلَى مَالِكٍ عَنْ سُهَيْلٌ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ أَبْوَابَ الْجَنَّةِ تُفْتَحُ يَوْمَ الِاثْنَيْنِ وَيَوْمَ الْخَمِيسِ فَيُغْفَرُ لِكُلِّ عَبْدٍ لَا يُشْرِكُ بِاللَّهِ شَيْئًا إِلَّا رَجُلٌ بَيْنَهُ وَبَيْنَ أَخِيهِ شَحْنَاءُ فَيُقَالُ أَنْظِرُوهُمَا حَتَّى يَصْطَلِحَا مَرَّتَيْنِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Musa bin Dawud} telah dibacakan di hadapan {Malik} dari {Suhail} dari {bapaknya} dari {Abu Hurairah}, dia berkata Bahwasanya Nabi saw. bersabda: “Sesungguhnya pintu surga di buka pada hari senin dan kamis, maka akan diampuni setiap hamba yang tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu, kecuali seorang laki-laki yang bermusuhan dengan saudaranya, maka akan dikatakan ‘tunggulah, sehingga mereka berdua berbaikkan, ‘” beliau ulangi hingga dua kali.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 8833
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ غَيْلَانَ قَالَ حَدَّثَنَا الْمُفَضَّلُ قَالَ حَدَّثَنِي عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ زَحْرٍ أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ قَالَأَيُّهَا النَّاسُ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ فَرَضَ لَكُمْ عَلَى لِسَانِ نَبِيِّكُمْ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الصَّلَاةَ فِي الْحَضَرِ أَرْبَعًا وَفِي السَّفَرِ رَكْعَتَيْنِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Ghailan} telah menceritakan kepada kami {Al Mufadhdhal} berkata telah menceritakan kepadaku {Ubaidullah bin Zahr} bahwa {Abu Hurairah} berkata Wahai orang-orang, sesungguhnya Allah ‘azza wajalla telah mewajibkan kepada kalian melalui lisan Nabi kalian saw., bahwa shalat di waktu ada ditempat adalah empat rakaat, dan dua rakaat di waktu safar.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 8834
حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ دَاوُدَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ أَبِي الزِّنَادِ قَالَ أَخْبَرَنِي صَالِحُ بْنُ أَبِي صَالِحٍ مَوْلَى التَّوْأَمَةِ قَالَ أَخْبَرَنِي أَبُو هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيَتَحَمَّدَنَّ اللَّهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ عَلَى أُنَاسٍ مَا عَمِلُوا مِنْ خَيْرٍ قَطُّ فَيُخْرِجُهُمْ مِنْ النَّارِ بَعْدَمَا احْتَرَقُوا فَيُدْخِلُهُمْ الْجَنَّةَ بِرَحْمَتِهِ بَعْدَ شَفَاعَةِ مَنْ يَشْفَعُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Sulaiman bin Dawud} berkata telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman bin Abu Az Zinad} berkata telah mengabarkan kepadaku {Shalih bin Abu Shalih} berkata telah mengabarkan kepadaku {Abu Hurairah} ia berkata Rasulullah saw. bersabda, “Pada hari kiamat Allah akan memuji orang-orang yang tidak pernah berbuat kebaikan sama sekali, maka Allah mengeluarkan mereka dari neraka setelah terbakar hangus, kemudian memasukkan mereka ke dalam surga dengan rahmat-Nya, setelah mendapatkan syafa’at dari orang yang memberi syafa’at.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 8835
حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ إِسْحَاقَ الطَّالْقَانِيُّ قَالَ أَخْبَرَنَا ابْنُ الْمُبَارَكِ عَنْ يُونُسَ عَنِ الزُّهْرِيِّ قَالَ حَدَّثَنِي سَعِيدُ بْنُ الْمُسَيَّبِ أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ قَالَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مِنْ أُمَّتِي زُمْرَةٌ هُمْ سَبْعُونَ أَلْفًا تُضِيءُ وُجُوهُهُمْ إِضَاءَةَ الْقَمَرِ لَيْلَةَ الْبَدْرِ فَقَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ فَقَامَ عُكَّاشَةُ بْنُ مِحْصَنٍ الْأَسَدِيُّ يَرْفَعُ نَمِرَةً عَلَيْهِ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ ادْعُ اللَّهَ أَنْ يَجْعَلَنِي مِنْهُمْ فَقَالَ اللَّهُمَّ اجْعَلْهُ مِنْهُمْ ثُمَّ قَامَ رَجُلٌ مِنْ الْأَنْصَارِ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ ادْعُ اللَّهَ أَنْ يَجْعَلَنِي مِنْهُمْ قَالَ سَبَقَكَ عُكَّاشَةُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ibrahim bin Ishaq Ath Thalqani} berkata telah mengabarkan kepada kami {Ibnul Mubarak} dari {Yunus} dari {Az Zuhri} berkata telah menceritakan kepadaku {Sa’id Ibnul Musayyab} bahwa {Abu Hurairah} berkata Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Ada satu rombongan dari umatku yang akan masuk ke dalam surga, jumlah mereka tujuh puluh ribu, wajah mereka bersinar seperti rembulan di malam purnama, ” lalu Abu Hurairah berkata Lalu Ukasyah bin Mihshan Al Asadi mengangkat namirah (semacam kain wool) yang ia kenakan seraya berkata “Wahai Rasulullah, doakanlah aku agar termasuk dari mereka, ” maka beliau bersabda: “Ya Allah, jadikanlah ia termasuk dari mereka, ” kemudian seorang laki-laki dari Anshar bangun dan berkata “Wahai Rasulullah, doakanlah aku agar termasuk dari mereka, ” maka beliau bersabda: “Engkau telah di dahului Ukasyah.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 8836
حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ إِسْحَاقَ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ مُبَارَكٍ عَنْ يُونُسَ وَعَلِيِّ بْنِ إِسْحَاقَ قَالَ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ قَالَ أَخْبَرَنَا يُونُسُ عَنِ الزُّهْرِيِّ قَالَ أَخْبَرَنَا قَبِيصَةُ بْنُ ذُؤَيْبٍ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُنَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يُجْمَعَ بَيْنَ الْمَرْأَةِ وَعَمَّتِهَا وَبَيْنَ الْمَرْأَةِ وَخَالَتِهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ibrahim bin Ishaq} berkata telah menceritakan kepada kami {Ibnul Mubarak} dari {Yunus} dan {Ali bin Ishaq} berkata telah mengabarkan kepada kami {Abdullah} telah mengabarkan kepada kami {Yunus} dari {Az Zuhri} berkata telah mengabarkan kepada kami {Qabishah bin Dzu`aib} bahwa ia mendengar {Abu Hurairah} berkata “Rasulullah melarang mengumpulkan seorang wanita dengan bibinya baik dari pihak ibu atau bapak dalam satu pernikahan.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 8837
حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ إِسْحَاقَ حَدَّثَنَا ابْنُ الْمُبَارَكِ عَنْ يُونُسَ عَنِ الزُّهْرِيِّ قَالَ أَخْبَرَنِي ابْنُ أَبِي أَنَسٍ أَنَّ أَبَاهُ حَدَّثَهُ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا كَانَ رَمَضَانُ فُتِّحَتْ أَبْوَابُ الرَّحْمَةِ وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ جَهَنَّمَ وَسُلْسِلَتْ الشَّيَاطِينُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ibrahim bin Ishaq} berkata telah menceritakan kepada kami {Ibnul Mubarak} dari {Yunus} dari {Az Zuhri} berkata telah mengabarkan kepadaku {Ibnu Abi Anas} bahwa {bapaknya} menceritakan kepadanya, bahwa ia mendengar {Abu Hurairah} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Jika datang bulan ramadhan maka pintu-pintu rahmat akan dibuka, pintu-pintu Jahannam akan ditutup dan setan-setan akan dibelenggu.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 8838
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ إِسْحَاقَ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ وَعَتَّابٌ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ قَالَ أَخْبَرَنَا شُعْبَةُ عَنْ فُلَانٍ الْخَثْعَمِيِّ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا زُرْعَةَ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا خَرَجَ سَفَرًا فَرَكِبَ رَاحِلَتَهُ قَالَ اللَّهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِي السَّفَرِ وَالْخَلِيفَةُ فِي الْأَهْلِ قَالَ وَأُرَاهُ قَالَ وَالْحَامِلُ عَلَى الظَّهْرِ اللَّهُمَّ اصْحَبْنَا بِنُصْحٍ وَاقْلِبْنَا بِذِمَّةٍ أَعُوذُ بِكَ مِنْ مِلْحِ وَعْثَاءِ السَّفَرِ وَكَآبَةِ الْمُنْقَلَبِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ali bin Ishaq} berkata telah mengabarkan kepada kami {Abdullah} dan {‘Attab} berkata telah menceritakan kepada kami {Abdullah} telah mengabarkan kepada kami {Syu’bah} dari {fulan Al Khats’ami}, bahwa ia mendengar {Abu Zur’ah} menceritakan dari {Abu Hurairah}, dia berkata bahwa Nabi saw. apabila keluar melakukan safar beliau menaiki tunggangannya seraya berdoa “ALLAHUMMA ANTAS SHAAHIBU FIS SAFARI WAL KHALIIFATU FIL AHLI (ya Allah Engkau adalah sahabat dalam safar dan khalifah (yang memelihara) dalam keluarga).” Abu Hurairah berkata Dan aku melihat beliau berdoa “WAL HAMILU ‘ALADL DLAHRI ALLAHUMMA ISHABNA BI NUSHHIN WA AQLIBNAA BI DZIMMATIN A’UUDZU BIKA MIN MILHI WA’TSAA`IS SAFARI WA KA`ABATIL MUNQALABI (dan Engkau adalah pananggung segala beban (yang meringankan), ya Allah kami berpagi-pagi (berangkat) dengan nasehat yang baik, maka kembalikan kami dengan jaminan (keadaan baik), aku berlindung pada-Mu dari kesulitan dalam safar dan dari kembali dengan perubahan keadaan yang jelek).”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 8839
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ إِسْحَاقَ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ قَالَ أَخْبَرَنَا الْأَجْلَحُ أَنَّ أَبَا بُرْدَةَ بْنَ أَبِي مُوسَى الْأَشْعَرِيَّ أَخْبَرَهُ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ فِي الْجُمُعَةِ لَسَاعَةً مَا دَعَا اللَّهَ فِيهَا عَبْدٌ مُؤْمِنٌ بِشَيْءٍ إِلَّا اسْتَجَابَ اللَّهُ لَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ali bin Ishaq} berkata telah menceritakan kepada kami {Abdullah} telah mengabarkan kepada kami {Al Ajlaj} bahwa {Abu Burdah bin Abu Musa Al Asy’ari} mengabarkan kepadanya, dari {Abu Hurairah}, dia berkata Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya pada hari jum’at ada satu waktu, tidaklah seorang hamba yang beriman berdoa pada waktu itu dengan sesuatu, kecuali pasti Allah akan mengkabulkannya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 8840
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ إِسْحَاقَ قَالَ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ أَخْبَرَنِي يُونُسُ عَنْ الزُّهْرِيِّ أَخْبَرَنِي عَبْدُ الرَّحْمَنِ الْأَعْرَجُ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَيْرُ يَوْمٍ طَلَعَتْ فِيهِ الشَّمْسُ يَوْمُ الْجُمُعَةِ فِيهِ خُلِقَ آدَمُ وَفِيهِ أُدْخِلَ الْجَنَّةَ وَفِيهِ أُخْرِجَ مِنْهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ali bin Ishaq} berkata telah mengabarkan kepada kami {Abdullah} telah mengabarkan kepadaku {Yunus} dari {Az Zuhri} berkata telah mengabarkan kepadaku {Abdurrahman Al A’raj} bahwasanya ia mendengar {Abu Hurairah} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Sebaik-baik hari yang di dalamnya matahari terbit adalah hari jum’at, pada hari itu Adam dicipta, pada hari itu ia dimasukkan ke surga dan pada hari itu ia keluarkan darinya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 8841
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ إِسْحَاقَ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ وَعَتَّابٌ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ حَدَّثَنَا يُونُسُ عَنِ الزُّهْرِيِّ قَالَ حَدَّثَنِي عَبْدُ الرَّحْمَنِ الْأَعْرَجُ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ شَهِدَ الْجِنَازَةَ حَتَّى يُصَلَّى عَلَيْهَا فَلَهُ قِيرَاطٌ وَمَنْ شَهِدَهَا حَتَّى تُدْفَنَ وَقَالَ عَتَّابٌ حَتَّى تُفْرَغَ فَلَهُ قِيرَاطَانِ قِيلَ وَمَا الْقِيرَاطَانِ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ مِثْلُ الْجَبَلَيْنِ الْعَظِيمَيْنِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ali bin Ishaq} berkata telah mengabarkan kepada kami {Abdullah} dan {‘Attab} berkata telah menceritakan kepada kami {Abdullah} telah menceritakan kepada kami {Yunus} dari {Az Zuhri} berkata telah menceritakan kepadaku {Abdurrahman Al A’raj} dari {Abu Hurairah} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa menyalsikannya jenazah sampai dishalatkan maka ia mendapatkan pahala satu qiroth, dan barangsiapa menyaksikannya sampai dikuburkan, -dan ‘Attab menyebutkan sehingga selesai, – maka ia mendapatkan pahala dua qiroth, ” ditanyakan kepada beliau “Dua qiroth itu berapa wahai Rasulullah?” maka beliau bersabda: “Seperti dua gunung yang besar.”