Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Musnad Ahmad | Hadits No. : 8862
حَدَّثَنَا عَتَّابٌ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ قَالَ أَخْبَرَنَا لَيْثُ بْنُ سَعْدٍ عَنِ الْحَسَنِ بْنِ ثَوْبَانَ أُرَاهُ عَنْ مُوسَى بْنِ وَرْدَانَ قَالَقَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ لِرَجُلٍ تَعَالَ أُوَدِّعْكَ كَمَا وَدَّعَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوْ كَمَا وَدَّعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اسْتَوْدَعْتُكَ اللَّهَ الَّذِي لَا يُضَيِّعُ وَدَائِعَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Attab} telah menceritakan kepada kami {Abdullah} telah mengabarkan kepada kami {Laits bin Sa’d} dari {Al Hasan bin Tsauban} aku melihatnya dari {Musa bin Wardan} berkata {Abu Hurairah} berkata kepada seorang laki-laki, “Kemarilah, saya akan mengucapkan selamat tinggal (berpamitan) kepadamu sebagaimana Rasulullah saw. mengucapkan selamat tinggal kepadaku, atau sebagaimana Rasulullah saw. mengucapkan selamat tinggal “aku titipkan engkau kepada Allah yang tidak menyia-nyiakan titipan-Nya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 8863
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ وَاقِدٍ الْحَرَّانِيُّ قَالَ حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَاقَ عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ عَنْ مُجَاهِدٍ وَالْمُغِيرَةِ بْنِ حَكِيمٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَا سَمِعْنَاهُ يَقُولُمَا كَانَ أَحَدٌ أَعْلَمَ بِحَدِيثِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنِّي إِلَّا مَا كَانَ مِنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو فَإِنَّهُ كَانَ يَكْتُبُ بِيَدِهِ وَيَعِيهِ بِقَلْبِهِ وَكُنْتُ أَعِيهِ بِقَلْبِي وَلَا أَكْتُبُ بِيَدِي وَاسْتَأْذَنَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الْكِتَابِ عَنْهُ فَأَذِنَ لَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin Abdul Malik bin Waqid Al Harrani} berkata telah menceritakan kepadaku {Muhammad bin Salamah} dari {Muhammad bin Ishaq} dari {‘Amru bin Syu’aib} dari {Mujahid} dan {Al Mughirah bin Hakim} dari {Abu Hurairah}, mereka berkata kami mendengarnya berkata “Tidak seorangpun yang lebih tahu dengan hadits Rasulullah saw. selain aku, kecuali Abdullah bin ‘Amru, karena sesungguhnya ia menulis dengan tangan dan meresapinya dengan hati, sedangkan aku hanya meresapi dengan hati dan tidak menulis dengan tangan, dan dia juga meminta izin kepada Rasulullah saw. untuk menulis dalam bukunya dan Rasulullah mengizinkannya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 8864
حَدَّثَنَا عَتَّابٌ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ قَالَ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ قَالَ حَدَّثَنِي سُهَيْلُ بْنُ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَيْسَ فِيمَا دُونَ خَمْسَةِ أَوْسَاقٍ صَدَقَةٌ وَلَيْسَ فِيمَا دُونَ خَمْسِ أَوَاقٍ صَدَقَةٌ وَلَيْسَ فِيمَا دُونَ خَمْسِ ذَوْدٍ صَدَقَةٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Attab} telah menceritakan kepada kami {Abdullah} telah mengabarkan kepada kami {Ma’mar} berkata telah menceritakan kepadaku {Suhail bin Abu Shalih} dari {bapaknya} dari {Abu Hurairah} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Tidak ada zakat di bawah lima wasaq, tidak zakat di bawah lima uqiyah, dan tidak ada zakat di bawah lima dzaud.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 8865
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ قَالَ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو بَلْجٍ يَحْيَى بْنُ أَبِي سُلَيْمٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ مَيْمُونٍ أَنَّهُ حَدَّثَهُ قَالَقَالَ لِي أَبُو هُرَيْرَةَ قَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَلَا أُعَلِّمُكَ كَلِمَةً مِنْ كَنْزِ الْجَنَّةِ قَالَ قُلْتُ نَعَمْ فِدَاكَ أَبِي وَأُمِّي قَالَ قُلْ لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin Abdul Malik} berkata telah menceritakan kepada kami {Zuhair} telah menceritakan kepada kami {Abu Balj Yahya bin Abu Sulaim} dari {‘Amru bin Maimun} bahwasanya ia telah menceritakan kepadanya, ia berkata {Abu Hurairah} berkata kepadaku, Rasulullah saw. bersabda kepadaku: “Maukah sekiranya aku ajarkan kepadamu satu kalimat yang termasuk harta simpanan surga?” Abu Hurairah berkata aku menjawab “Ya, demi bapak dan ibuku sebagai tebusannya, ” maka beliau bersabda: “Ucapkanlah LAA HAULA WALAA QUWWATA ILLA BILLAH (Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah).”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 8866
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ حَدَّثَنَا شَرِيكٌ عَنِ ابْنِ مَوْهَبٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا أَنْعَمَ اللَّهُ عَلَى عَبْدٍ نِعْمَةً إِلَّا وَهُوَ يُحِبُّ أَنْ يَرَى أَثَرَهَا عَلَيْهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin Abdul Malik} berkata telah menceritakan kepada kami {Syarik} dari {Ibnu Mauhab} dari {bapaknya} dari {Abu Hurairah} ia Berkata Rasulullah saw. bersabda: “Tidaklah Allah memberikan sebuah nikmat pada seorang hamba melainkan Ia senang melihat wujudnya terhadap nikmat yang diberikan-Nya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 8867
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَاقَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَلَا أُنَبِّئُكُمْ بِخِيَارِكُمْ قَالُوا بَلَى يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ خِيَارُكُمْ أَطْوَلُكُمْ أَعْمَارًا وَأَحْسَنُكُمْ أَخْلَاقًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin Abdul Malik} berkata telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Salamah} dari {Muhammad bin Ishaq} dari {Muhammad bin Ibrahim} dari {Abu Salamah} dari {Abu Hurairah} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Maukah kalian jika aku beritahukan orang yang paling baik diantara kalian?” para sahabat menjawab “Tentu, wahai Rasulullah, ” maka beliau bersabda: “Sebaik-baik kalian adalah yang panjang umurnya dan baik akhlaqnya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 8868
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ قَالَ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عَمْرٍو عَنْ أَيُّوبَ عَنِ ابْنِ سِيرِينَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَنَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يُتَلَقَّى الْجَلَبُ فَإِنْ ابْتَاعَ مُبْتَاعٌ فَصَاحِبُ السِّلْعَةِ بِالْخِيَارِ إِذَا وَرَدَتْ السُّوقَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin Abdul Malik} berkata telah menceritakan kepada kami {Ubaidullah bin ‘Amru} dari {Ayub} dari {Ibnu Sirin} dari {Abu Hurairah}, dia berkata Rasulullah saw. melarang menghadang dagangan sebelum sampai pasar, maka jika seorang pembeli membeli barang, pemilik barang bebas memilih (melanjutkan atau meneruskan transaksi) apabila sampai di pasar.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 8869
حَدَّثَنَا سُرَيْجُ بْنُ النُّعْمَانِ اللُّؤْلُؤِيُّ وَأَبُو كَامِلٍ قَالَا حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ زِيَادٍ قَالَ سُرَيْجٌ فِي حَدِيثِهِ سَمِعْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُسَمِعْتُ أَبَا الْقَاسِمِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَيَخْرُجَنَّ رِجَالٌ مِنْ الْمَدِينَةِ رَغْبَةً عَنْهَا وَالْمَدِينَةُ خَيْرٌ لَهُمْ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Suraij bin An Nu’man Al Lu`lu`i} dan {Abu Kamil} mereka berkata telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Salamah} dari {Muhammad bin Ziyad}, {Suraij} berkata di dalam riwayatnya aku mendengar {Abu Hurairah} berkata Aku mendengar Abul Qasim saw. bersabda: “Dan demi Dzat yang jiwaku ada dalam tangan-Nya, sungguh benar-benar akan ada seorang laki-laki keluar dari kota Madinah karena benci darinya, padahal Madinah adalah lebih baik bagi mereka sekiranya mereka mengetahuinya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 8870
حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ دَاوُدَ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ قَالَ أَخْبَرَنِي جَابِرٌ أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ أَخْبَرَهُأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا اسْتَيْقَظَ أَحَدُكُمْ مِنْ مَنَامِهِ فَلْيُفْرِغْ عَلَى يَدَيْهِ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ قَبْلَ أَنْ يُدْخِلَهُمَا فِي الْإِنَاءِ فَإِنَّهُ لَا يَدْرِي فِيمَ بَاتَتْ يَدُهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Musa bin Dawud} telah menceritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} dari {Abu Zubair} berkata telah mengabarkan kepadaku {Jabir} bahwa {Abu Hurairah} mengabarkan kepadanya, bahwasanya Nabi saw. bersabda: “Jika salah seorang dari kalian bangun dari tidurnya hendaklah ia menuangkan air ke tangannya tiga kali sebelum memasukkan kedua tangannya ke dalam bejana, karena sesungguhnya ia tidak mengetahui dimana tangannya bermalam.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 8871
حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ دَاوُدَ قَالَ أَخْبَرَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ أَنَّهُ قَالَ وَقَدْ قَالَ أَبُو هُرَيْرَةَسَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ فِي يَوْمِ الْجُمُعَةِ سَاعَةٌ لَا يُوَافِقُهَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ إِلَّا اسْتُجِيبَ لَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Musa bin Dawud} telah mengabarkan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} dari {Abu Az Zubair} dari {Jabir} Bahwasanya ia berkata {Abu Hurairah} berkata Aku mendengar Nabi saw. bersabda: “Pada hari jum’at ada satu waktu, yang tidaklah seorang muslim mendapatinya kecuali Allah pasti akan mengabulkan doanya.”