Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Musnad Ahmad | Hadits No. : 9032
وَقَالَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا قَالَ الْقَارِئُ سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ فَقَالَ مَنْ خَلْفَهُ اللَّهُمَّ رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ فَوَافَقَ قَوْلُهُ ذَلِكَ قَوْلَ أَهْلِ السَّمَاءِ اللَّهُمَّ رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Terjemahan: Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya dari {Abu Hurairah} Dan saw. bersabda: “Jika Qari` (imam) membaca SAMI’A ALLAHU LIMAN HAMIDAH (semoga Allah mendengar orang yang memuji-Nya), lalu orang-orang yang di belakangnya membaca ALLAHUMMA RABBANA WA LAKAL HAMDU (Ya Allah Rabb kami, bagi-Mu segala pujian), lalu ucapannya tersebut berbarengan dengan ucapan malaikat yang ada di langit: ALLAHUMMA RABBANA WA LAKAL HAMDU (Ya Allah Rabb kami, bagi-Mu segala pujian), maka dosa-dosanya yang lalu akan diampuni.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 9033
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ عَنْ سُهَيْلٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّهُ كَانَ يُكَبِّرُ كُلَّمَا خَفَضَ وَرَفَعَ وَيُحَدِّثُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَفْعَلُ ذَلِكَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Qutaibah} berkata telah menceritakan kepada kami {Ya’qub} dari {Suhail} dari {bapaknya} dari {Abu Hurairah}, bahwasanya ia bertakbir setiap kali turun dan bangkit, dan ia menceritakan bahwasanya Rasulullah saw. melakukan itu.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 9034
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ عَنِ ابْنِ عَجْلَانَ عَنْ سُمَيٍّ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّهُ قَالَشَكَا النَّاسُ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَتْحَ مَا بَيْنَ الْمِرْفَقَيْنِ فَأَمَرَهُمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يَسْتَعِينُوا بِالرُّكَبِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Qutaibah} berkata telah menceritakan kepada kami {Ya’qub} dari {Ibnu ‘Ajlan} dari {Sumay} dari {Abu Shalih} dari {Abu Hurairah} bahwa ia berkata “orang-orang mengeluhkan kepada Rasulullah saw. perihal beratnya membuka dua siku ketika sujud, maka Rasulullah saw. memerintahkan kepada mereka untuk menggunakan bantuan lutut.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 9035
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ مُحَمَّدٍ عَنْ أَبِي ثِفَالٍ الْمُرِّيِّ عَنْ رَبَاحِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دَمُ عَفْرَاءَ أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ دَمِ سَوْدَاوَيْنِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Qutaibah bin Sa’id} berkata telah menceritakan kepada kami {Abdul ‘Aziz bin Muhammad} dari {Abu Tsifal Al Murri} dari {Rabbah bin Abdurrahman} dari {Abu Hurairah} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Darah merah yang segar dan bersih lebih aku sukai dari darah yang hitam dan kotor.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 9036
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ عَنْ ثَوْرِ بْنِ زَيْدٍ عَنْ أَبِي الْغَيْثِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ ذُو السُّوَيْقَتَيْنِ مِنْ الْحَبَشَةِ يُخَرِّبُ بَيْتَ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Qutaibah bin Sa’id} berkata telah menceritakan kepada kami {Abdul ‘Aziz} dari {Tsaur bin zaid} dari {Abu Al Ghaits} dari {Abu Hurairah} berkata Bahwasanya Rasulullah saw. bersabda: “Dua orang pemilik betis kecil dari bangsa Habasyah akan menghancurkan Baitullah ‘azza wajalla.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 9037
وَقَالَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يَخْرُجَ رَجُلٌ مِنْ قَحْطَانَ يَسُوقُ النَّاسَ بِعَصَاهُ
Terjemahan: Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya dari {Abu Hurairah} Rasulullah saw. bersabda: “Tidak akan terjadi hari kiamat sehingga keluar seorang laki-laki Qahthan menggiring manusia dengan tongkatnya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 9038
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ عَنْ ثَوْرٍ عَنْ أَبِي الْغَيْثِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّهُ قَالَكُنَّا جُلُوسًا عِنْدَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذْ نَزَلَتْ عَلَيْهِ سُورَةُ الْجُمُعَةِ فَلَمَّا قَرَأَ{ وَآخَرِينَ مِنْهُمْ لَمَّا يَلْحَقُوا بِهِمْ }قَالَ مَنْ هَؤُلَاءِ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَلَمْ يُرَاجِعْهُ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى سَأَلَهُ مَرَّةً أَوْ مَرَّتَيْنِ أَوْ ثَلَاثًا وَفِينَا سَلْمَانُ الْفَارِسِيُّ قَالَ فَوَضَعَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدَهُ عَلَى سَلْمَانَ وَقَالَ لَوْ كَانَ الْإِيمَانُ عِنْدَ الثُّرَيَّا لَنَالَهُ رِجَالٌ مِنْ هَؤُلَاءِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Qutaibah}, telah menceritakan kepada kami {Abdul ‘Aziz} dari {Tsaur} dari {Abu Al Ghaits} dari {Abu Hurairah} bahwa ia berkata “Ketika turun surat Al Jumu’ah kami sedang duduk-duduk bersama Nabi saw., maka ketika beliau membaca: “dan (juga) kepada kaum yang lain dari mereka yang belum berhubungan dengan mereka.” Seseorang bertanya “Siapa mereka itu wahai Rasulullah?” Nabi saw. tidak menjawabnya sehingga hal itu diulanginya sampai dua atau tiga kali, sedangkan di antara kami ada Salman Al Farisi. Abu Hurairah berkata Beliau saw. lalu meletakkan tangannya ke Salman seraya bersabda: “Sekiranya iman itu di perbintangan, sungguh iman itu akan diraih oleh mereka.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 9039
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ عَنْ ثَوْرٍ عَنْ أَبِي الْغَيْثِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ أَخَذَ أَمْوَالَ النَّاسِ يُرِيدُ أَدَاءَهَا أَدَّى اللَّهُ عَنْهُ وَمَنْ أَخَذَهَا يُرِيدُ يَعْنِي تَلَفَهَا أَتْلَفَهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Qutaibah} berkata telah menceritakan kepada kami {Abdul ‘Aziz} dari {Tsaur} dari {Abu Al Ghaits} dari {Abu Hurairah} berkata Bahwasanya Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa mengambil harta (hutang) orang lain dengan maksud membayarnya kembali maka Allah akan membayarkan untuknya, dan barangsiapa mengambil (berhutang) dengan maksud merusaknya (tidak membayarnya) maka Allah akan ‘azza wajalla merusaknya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 9040
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا الْمُغِيرَةُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْقُرَشِيُّ عَنْ أَبِي الزِّنَادِ عَنِ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اخْتَتَنَ إِبْرَاهِيمُ عَلَيْهِ السَّلَام وَهُوَ ابْنُ ثَمَانِينَ سَنَةً بِالْقَدُومِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Qutaibah} berkata telah menceritakan kepada kami {Al Mughirah bin Abdurrahman Al Qurasyi} dari {Abu Az Zinad} dari {Al A’raj} dari {Abu Hurairah} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Ibrahim berkhitan dengan menggunakan kapak kecil, sedangkan umurnya adalah depalan puluh tahun.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 9041
وَقَالَ خَيْرُ يَوْمٍ طَلَعَتْ عَلَيْهِ الشَّمْسُ يَوْمُ الْجُمُعَةِ فِيهِ خُلِقَ آدَمُ وَفِيهِ أُدْخِلَ الْجَنَّةَ وَفِيهِ أُخْرِجَ مِنْهَا وَلَا تَقُومُ السَّاعَةُ إِلَّا فِي يَوْمِ الْجُمُعَةِ
Terjemahan: Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya dari {Abu Hurairah} Rasulullah bersabda: “Sebaik-baik hari yang di dalamnya matahari terbit adalah hari jum’at, pada hari itu Adam dicipta, pada hari itu Adam dimasukkan surga, pada hari itu ia dikeluarkan darinya dan tidak akan terjadi hari kiamat kecuali pada hari jum’at.”