Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Kembali ke Menu Sebelumnya

Musnad Ahmad | Hadits No. : 9122

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ قَالَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ وَابْنُ نُمَيْرٍ قَالَ أَخْبَرَنَا الْأَعْمَشُ الْمَعْنَى عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَثْقَلُ الصَّلَاةِ عَلَى الْمُنَافِقِينَ صَلَاةُ الْعِشَاءِ وَصَلَاةُ الْفَجْرِ وَلَوْ يَعْلَمُونَ مَا فِيهِمَا لَأَتَوْهُمَا وَلَوْ حَبْوًا وَلَقَدْ هَمَمْتُ أَنْ آمُرَ الْمُؤَذِّنَ فَيُؤَذِّنَ ثُمَّ آمُرَ رَجُلًا يُصَلِّي بِالنَّاسِ ثُمَّ أَنْطَلِقَ مَعِي بِرِجَالٍ مَعَهُمْ حُزُمُ الْحَطَبِ إِلَى قَوْمٍ يَتَخَلَّفُونَ عَنْ الصَّلَاةِ فَأُحَرِّقَ عَلَيْهِمْ بُيُوتَهُمْ بِالنَّارِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Mu’awiyah} telah menceritakan kepada kami {Al A’masy}. Dan {Ibnu Numair} berkata telah mengabarkan kepada kami secara makna {Al A’masy} dari {Abu Shalih} dari {Abu Hurairah} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Shalat yang paling berat bagi kaum munafiqin adalah shalat isya` dan shalat subuh. Sekiranya mereka mengetahui pahala yang terdapat pada keduanya niscaya mereka akan mendatanginya meskipun dengan merangkak. Dan aku sangat berkeinginan memerintahkan seorang mu`adzin untuk adzan, kemudian aku perintahkan seorang lelaki mengimami mereka, lalu aku pergi bersama beberapa orang dengan membawa kayu bakar menuju orang-orang yang meninggalkan shalat juma’ah untuk kemudian membakar rumah-rumah mereka.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 9123

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ وَابْنُ نُمَيْرٍ قَالَا حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرٍو عَنْ أَبِي الْحَكَمِ مَوْلَى اللَّيْثِيِّينَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا سَبَقَ إِلَّا فِي خُفٍّ أَوْ حَافِرٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Mu’awiyah} dan {Ibnu Numair} mereka berkata telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin ‘Amru} dari {Abu Al Hakam mantan budak Al Laitsi} dari {Abu Hurairah} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Tidak ada sabaq (hadian untuk perlombaan) kecuali pada pacuan unta atau kuda.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 9124

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرٍو عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ رَآنِي فِي الْمَنَامِ فَقَدْ رَآنِي الْحَقَّ إِنَّ الشَّيْطَانَ لَا يَسْتَطِيعُ أَنْ يَتَشَبَّهَ بِي
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Mu’awiyah} telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin ‘Amru} dari {Abu Salamah} dari {Abu Hurairah} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa bermimpi melihatku maka sungguh ia telah melihatku yang sebebnarnya, karena sesungguhnya setan tidak bisa menyerupaiku.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 9125

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ وَهُوَ ابْنُ عُلَيَّةَ عَنْ هِشَامِ بْنِ حَسَّانَ وَيَزِيدُ بْنُ هَارُونَ قَالَ أَخْبَرَنَا هِشَامٌ عَنِ ابْنِ سِيرِينَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ نَسِيَ وَهُوَ صَائِمٌ فَأَكَلَ أَوْ شَرِبَ فَلْيُتِمَّ صَوْمَهُ فَإِنَّمَا أَطْعَمَهُ اللَّهُ وَسَقَاهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Isma’il bin Ibrahim} -yaitu Ibnu ‘ulaiyah- dari {Hisyam bin Hassan} dan {Yazid bin Harun} telah mengabarkan kepada kami {Hisyam} dari {Ibnu Sirin} dari {Abu Hurairah} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa berpuasa kemudian lupa, lalu ia makan dan minum maka hendaklah ia sempurnakan, karena sesungguhnya Allah telah memberinya makan dan minum.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 9126

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ قَالَ أَخْبَرَنَا هِشَامٌ الدَّسْتُوَائِيُّ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ زُرَارَةَ بْنِ أَوْفَى عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَيَقْطَعُ الصَّلَاةَ الْكَلْبُ وَالْحِمَارُ وَالْمَرْأَةُ قَالَ هِشَامٌ وَلَا أَعْلَمُهُ إِلَّا عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Isma’il} telah mengabarkan kepada kami {Hisyam Ad Dastuwa`i} dari {Qatadah} dari {Zurarah bin Aufa} dari {Abu Hurairah} berkata “Lewatnya anjing, himar dan wanita dapat membatalkan shalat.” Hisyam berkata “Dan aku tidak mengetahuinya kecuali dari Nabi saw.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 9127

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ قَالَ أَخْبَرَنَا الْحَجَّاجُ بْنُ أَبِي عُثْمَانَ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الثَّيِّبُ تُسْتَأْمَرُ فِي نَفْسِهَا وَالْبِكْرُ تُسْتَأْذَنُ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَكَيْفَ إِذْنُهَا قَالَ أَنْ تَسْكُتَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Isma’il} telah mengabarkan kepada kami {Al Hajjaj bin Abi Utsman} dari {Yahya bin Abu Katsir} dari {Abu Salamah} dari {Abu Hurairah} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Seorang janda diminta pendapatnya dan gadis diminta izinnya, ” para sahabat bertanya “Wahai Rasulullah, bagaimana bentuk izinnya?” maka beliau bersabda: ” dia akan diam.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 9128

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ حَدَّثَنَا هِشَامٌ الدَّسْتُوَائِيُّ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ عَامِرٍ الْعُقَيْلِيِّ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عُرِضَ عَلَيَّ أَوَّلُ ثَلَاثَةٍ يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ وَأَوَّلُ ثَلَاثَةٍ يَدْخُلُونَ النَّارَ فَأَمَّا أَوَّلُ ثَلَاثَةٍ يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ فَالشَّهِيدُ وَعَبْدٌ مَمْلُوكٌ أَحْسَنَ عِبَادَةَ رَبِّهِ وَنَصَحَ لِسَيِّدِهِ وَعَفِيفٌ مُتَعَفِّفٌ ذُو عِيَالٍ وَأَمَّا أَوَّلُ ثَلَاثَةٍ يَدْخُلُونَ النَّارَ فَأَمِيرٌ مُسَلَّطٌ وَذُو ثَرْوَةٍ مِنْ مَالٍ لَا يُعْطِي حَقَّ مَالِهِ وَفَقِيرٌ فَخُورٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Isma’il bin Ibrahim} berkata telah menceritakan kepada kami {Hisyam Ad Dastuwa`i} dari {Yahya bin Abu Katsir} dari {‘Amir Al ‘Uqaili} dari {bapaknya} dari {Abu Hurairah} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Telah dipaparkan kepadaku tiga golongan yang akan masuk surga pertama kali dan dan tiga golongan yang akan masuk neraka pertama kali adapun yang pertama kali masuk surga adalah: orang yang mati syahid, budak yang bagus ibadahnya dan patuh pada tuannya, serta orang miskin yang mempunyai tanggungan keluarga dan dia menahan dirinya untuk meminta minta. Sedangkan tiga golongan yang pertama kali akan masuk neraka adalah pemimpin yang kejam, orang kaya yang banyak harta namun tidak memberikan hak hartanya, serta orang fakir yang sombong.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 9129

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ قَالَ أَخْبَرَنَا هِشَامٌ الدَّسْتُوَائِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ أَمْسَكَ كَلْبًا فَإِنَّهُ يُنْقِصُ مِنْ عَمَلِهِ كُلَّ يَوْمٍ قِيرَاطًا إِلَّا كَلْبَ حَرْثٍ أَوْ مَاشِيَةٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Isma’il} telah mengabarkan kepada kami {Hisyam Ad Dastuwa`i} berkata telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Abu Katsir} dari {Abu Salamah} dari {Abu Hurairah} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa memelihara anjing maka akan berkurang dari pahalanya satu qiroth setiap hari, kecuali anjing penjaga kebun atau anjing untuk penjaga hewan ternak.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 9130

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ قَالَ أَخْبَرَنَا يُونُسُ يَعْنِي ابْنَ عُبَيْدٍ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ أَنَسِ بْنِ حَكِيمٍ الضَّبِّيِّأَنَّهُ خَافَ زَمَنَ زِيَادٍ أَوْ ابْنِ زِيَادٍ فَأَتَى الْمَدِينَةَ فَلَقِيَ أَبَا هُرَيْرَةَ فَانْتَسَبَنِي فَانْتَسَبْتُ لَهُ فَقَالَ يَا فَتَى أَلَا أُحَدِّثُكَ حَدِيثًا لَعَلَّ اللَّهَ أَنْ يَنْفَعَكَ بِهِ قُلْتُ بَلَى رَحِمَكَ اللَّهُ قَالَ إِنَّ أَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ بِهِ النَّاسُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ الصَّلَاةِ قَالَ يَقُولُ رَبُّنَا عَزَّ وَجَلَّ لِمَلَائِكَتِهِ وَهُوَ أَعْلَمُ انْظُرُوا فِي صَلَاةِ عَبْدِي أَتَمَّهَا أَمْ نَقَصَهَا فَإِنْ كَانَتْ تَامَّةً كُتِبَتْ لَهُ تَامَّةً وَإِنْ كَانَ انْتَقَصَ مِنْهَا شَيْئًا قَالَ انْظُرُوا هَلْ لِعَبْدِي مِنْ تَطَوُّعٍ فَإِنْ كَانَ لَهُ تَطَوُّعٌ قَالَ أَتِمُّوا لِعَبْدِي فَرِيضَتَهُ مِنْ تَطَوُّعِهِ ثُمَّ تُؤْخَذُ الْأَعْمَالُ عَلَى ذَلِكُمْ قَالَ يُونُسُ وَأَحْسَبُهُ قَدْ ذَكَرَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Isma’il} telah mengabarkan kepada kami {Yunus} -yaitu Ibnu ‘Ubaid- dari {Al Hasan} dari {Anas bin Hakim Adh dhabbi}, bahwasannya ia merasa ketakutan pada masa pemerintahan Ziyad atau Ibnu Ziyad, maka ia pun datang ke Madinah dan berjumpa dengan {Abu Hurairah}, ia berkata Abu Hurairah memintaku untuk menyebutkan garis nasabku, lalu aku pun menyebutkan untuknya.” Ia berkata kepadaku “Wahai anak muda, maukah engkau aku bacakan sebuah hadits, semoga dengannya Allah memberimu manfa’at?” aku berkata “Ya, semoga Allah merahmatimu.” Abu Hurairah berkata “Sesungguhnya pada hari kiamat pertama kali yang akan dihisab oleh Allah pada diri manusia adalah shalatnya.” Abu Hurairah berkata “Rabb kita ‘azza wajalla berfirman kepada para malaikatnya, dan Dia lebih tahu: “Lihatlah shalat hamba-Ku, sempurna atau ia kurang, ” jika sempurna maka akan ditulis sempurna, dan jika ada sesuatu yang kurang darinya, maka Allah berirman “Lihatlah, apakah hamba-Ku masih mempunyai ibadah-ibadah sunnah, ” jika ia mempunyai ibadah-ibadah sunnah, maka Allah berfirman: “Sempurnakanlah ibadah wajib hamba-ku yang kurang dengan ibadah sunnahnya, ” dan setiap amalan kalian proses penghitungannya akan demikian.” Yunus berkata “Dan aku mengira bahwasanya Abu Hurairah telah menyebutkannya dari Nabi saw.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 9131

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ عَنْ يُونُسَ بْنِ عُبَيْدٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ زِيَادٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا يَأْمَنُ الَّذِي يَرْفَعُ رَأْسَهُ فِي صَلَاتِهِ قَبْلَ الْإِمَامِ أَنْ يُحَوِّلَ اللَّهُ صُورَتَهُ صُورَةَ حِمَارٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Isma’il} dari {Yunus bin ‘Ubaid} dari {Muhammad bin Ziyad} dari {Abu Hurairah} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Tidak akan aman seseorang yang mengangkat kepala sebelum imam di dalam shalat, bahwa Allah akan mengubah wujudnya sebagaimana wujud himar.”