Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Kembali ke Menu Sebelumnya

Musnad Ahmad | Hadits No. : 9142

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ قَالَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ أَبِي يَحْيَى مَوْلَى جَعْدَةَ بْنِ هُبَيْرَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَمَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَابَ طَعَامًا قَطُّ كَانَ إِذَا اشْتَهَاهُ أَكَلَهُ وَإِنْ لَمْ يَشْتَهِهِ سَكَتَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Mu’awiyah} telah menceritakan kepada kami {Al A’masy} dari {Abu Yahya mantan budak Ja’dah bin Hubairah} dari {Abu Hurairah} berkata “Aku tidak pernah melihat Rasulullah saw. mencela makanan sama sekali, jika suka beliau makan dan jika tidak beliau tinggalkan.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 9143

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ أَخْبَرَنَا عَطَاءُ بْنُ السَّائِبِ عَنِ الْأَغَرِّ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ الْكِبْرِيَاءُ رِدَائِي وَالْعَظَمَةُ إِزَارِي فَمَنْ يُنَازِعُنِي وَاحِدَةً مِنْهُمَا أَلْقَيْتُهُ فِي جَهَنَّمَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Isma’il} telah mengabarkan kepada kami {‘Atho` bin As Sa`ib} dari {Al Aghar} dari {Abu Hurairah} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Allah ‘azza wajalla berfirman: “Kesombongan adalah selendang-Ku dan kebesaran adalah sarung-Ku, maka barangsiapa mengambil salah satunya dari-Ku, Aku akan melemparkannya ke dalam neraka Jahannam.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 9144

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ حَسَّانَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ سِيرِينَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ تَابَ قَبْلَ أَنْ تَطْلُعَ الشَّمْسُ مِنْ مَغْرِبِهَا تَابَ اللَّهُ عَلَيْهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Isma’il} telah menceritakan kepada kami {Hisyam bin Hassan} dari {Muhammad bin Sirin} dari {Abu Hurairah} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa bertaubat sebelum matahari terbit dari arah barat, maka Allah akan menerima taubatnya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 9145

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ عَنِ ابْنِ عَوْنٍ عَنْ عُمَيْرِ بْنِ إِسْحَاقَ قَالَرَأَيْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ لَقِيَ الْحَسَنَ فَقَالَ لَهُ اكْشِفْ عَنْ بَطْنِكَ حَتَّى أُقَبِّلَ حَيْثُ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُقَبِّلُ مِنْهُ قَالَ فَكَشَفَ عَنْ بَطْنِهِ فَقَبَّلَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Isma’il} dari {Ibnu ‘Aun} dari {‘Umair bin Ishaq} berkata aku melihat {Abu Hurairah} bertemu Al Hasan, lalu Abu Hurairah berkata kepadanya “singkaplah (pakaian yang menutupi) perutmu sehingga aku bisa mencium bagian yang pernah aku lihat Rasulullah saw. menciumnya.” ‘Umair bin Ishaq berkata “Kemudian Al Hasan membukanya, dan Abu Hurairah mencium perutnya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 9146

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ عَنْ هِشَامِ بْنِ حَسَّانَ عَنِ ابْنِ سِيرِينَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ طُهُورُ إِنَاءِ أَحَدِكُمْ إِذَا وَلَغَ فِيهِ الْكَلْبُ أَنْ يَغْسِلَهُ سَبْعَ مَرَّاتٍ أُولَاهُنَّ بِالتُّرَابِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Isma’il} dari {Hisyam bin Hassan} dari {Ibnu Sirin} dari {Abu Hurairah} berkata Rasulullah saw. bersabda: “sucinya bejana salah seorang dari kalian jika dijilat anjing adalah mencucinya sebanyak tujuh kali yang permulaannya dengan menggunakan tanah.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 9147

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ حَدَّثَنَا هِشَامٌ الدَّسْتُوَائِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا صَلَّى أَحَدُكُمْ فِي ثَوْبٍ وَاحِدٍ فَلْيُخَالِفْ مَا بَيْنَ طَرَفَيْهِ عَلَى عَاتِقَيْهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Isma’il} telah menceritakan kepada kami {Hisyam Ad Dastuwa`i} berkata telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Abu Katsir} dari {Ikrimah} dari {Abu Hurairah} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Jika salah seorang dari kalian shalat dengan menggunakan satu kain, maka hendaklah ia menyelempangkan dua ujungnya di kedua pundaknya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 9148

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ عَنْ هِشَامٍ وَيَزِيدُ يَعْنِي ابْنَ هَارُونَ قَالَ أَخْبَرَنَا هِشَامٌ عَنِ ابْنِ سِيرِينَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ تِسْعَةٌ وَتِسْعُونَ اسْمًا مِائَةٌ إِلَّا وَاحِدًا مَنْ أَحْصَاهَا كُلَّهَا دَخَلَ الْجَنَّةَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Isma’il} dari {Hisyam} dan {Yazid} -yaitu Ibnu Harun- berkata telah mengabarkan kepada kami {Hisyam} dari {Ibnu Sirin} dari {Abu Hurairah} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Allah ‘azza wajalla mempunyai sembilan puluh sembilan nama, seratus kurang satu, barangsiapa menghitung semuanya maka ia akan masuk surga.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 9149

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ أَخْبَرَنَا هِشَامٌ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ سِيرِينَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا ثُوِّبَ بِالصَّلَاةِ فَلَا يَسْعَى إِلَيْهَا أَحَدُكُمْ وَلَكِنْ لِيَمْشِ وَعَلَيْهِ السَّكِينَةُ وَالْوَقَارُ صَلِّ مَا أَدْرَكْتَ وَاقْضِ مَا سَبَقَكَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Isma’il} telah mengabarkan kepada kami {Hisyam} dari {Muhammad bin Sirin} dari {Abu Hurairah} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Jika shalat telah ditegakkan maka janganlah salah seorang dari kalian terburu-buru untuk mendatanginya, akan tetapi hendaknya ia berjalan dengan tenang dan tidak terburu buru, shalatlah apa yang engkau dapati dan sempurnakan apa yang engkau tertinggal.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 9150

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ عَنْ هِشَامٍ الدَّسْتُوَائِيِّ عَنْ يَحْيَى عَنْ رَجُلٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تُتْبَعُ الْجِنَازَةُ بِنَارٍ وَلَا صَوْتٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Isma’il} dari {Hisyam Ad Dastuwa`i} dari {Yahya} dari {seorang laki-laki} dari {Abu Hurairah} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Janganlah jenazah diiringi dengan api atau suara.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 9151

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ عَنْ يُونُسَ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ رَجُلًا جَاءَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ إِنَّ فُلَانًا نَامَ الْبَارِحَةَ وَلَمْ يُصَلِّ شَيْئًا حَتَّى أَصْبَحَ فَقَالَ بَالَ الشَّيْطَانُ فِي أُذُنِهِقَالَ يُونُسُ قَالَ الْحَسَنُ إِنَّ بَوْلَهُ وَاللَّهِ ثَقِيلٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Isma’il} dari {Yunus} dari {Al Hasan} dari {Abu Hurairah} berkata seorang laki-laki datang menemui Nabi saw. seraya berkata “Sesungguhnya si fulan tadi malam tidur dan tidak melaksanakan shalat sedikitpun sehingga menjelang subuh, ” maka beliau bersabda: “Setan telah kencing di telinganya.” Yunus berkata Al Hasan berkata “Sesungguhnya bentuk kencingnya dalah rasa berat.”