Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Kembali ke Menu Sebelumnya

Musnad Ahmad | Hadits No. : 9212

حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنِ ابْنِ عَجْلَانَ قَالَ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ اقْتَطَعَ شِبْرًا مِنْ الْأَرْضِ بِغَيْرِ حَقِّهِ طُوِّقَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِلَى سَبْعِ أَرَضِينَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya} dari {Ibnu ‘Ajlan} {bapakku} telah menceritakan kepada kami dari {Abu Hurairah}, ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa mengambil (merampas) sejengkal tanah yang bukan haknya, maka pada hari kiamat ia akan dihimpit dengan tujuh lapis bumi.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 9213

حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنِ ابْنِ أَبِي ذِئْبٍ قَالَ حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ أَبِي سَعِيدٍ عَنْ إِسْحَاقَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا جَلَسَ قَوْمٌ مَجْلِسًا فَلَمْ يَذْكُرُوا اللَّهَ فِيهِ إِلَّا كَانَ عَلَيْهِمْ تِرَةً وَمَا مِنْ رَجُلٍ مَشَى طَرِيقًا فَلَمْ يَذْكُرْ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ إِلَّا كَانَ عَلَيْهِ تِرَةً وَمَا مِنْ رَجُلٍ أَوَى إِلَى فِرَاشِهِ فَلَمْ يَذْكُرْ اللَّهَ إِلَّا كَانَ عَلَيْهِ تِرَةًقَالَ أَبِي حَدَّثَنَاه رَوْحٌ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي ذِئْبٍ عَنِ الْمَقْبُرِيِّ عَنْ إِسْحَاقَ مَوْلَى عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْحَارِثِ وَلَمْ يَقُلْ إِذَا أَوَى إِلَى فِرَاشِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya} dari {Ibnu Abi Dzi`b} berkata telah menceritakan kepada kami {Sa’id bin Abi Sa’id} dari {Ishaq} dari {Abu Hurairah} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Tidaklah suatu kaum bermajlis lalu mereka tidak berdzikir kepada Allah kecuali mereka akan mendapatkan kerugian, tidaklah seseorang berjalan serta tidak berdzikir kepada Allah ‘azza wajalla melainkan ia akan mendapatkan kerugian, dan tidaklah seseorang berbaring di tempat tidurnya kemudian ia tidak berdzikir kepada Allah kecuali ia akan mendapatkan kerugian.” Bapakku berkata dan {Rauh} telah menceritakannya kepada kami, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Ibnu Abi Dzi`b} dari {Al Maqburi} dari {Ishaq} mantan budak Abdullah bin Al Harits, dan (dalam haditsnya) ia tidak menyebutkan “jika ia berbaring di atas kasurnya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 9214

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ الْقَطَّانُ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرٍو قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَنَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ بَيْعَتَيْنِ فِي بَيْعَةٍ وَعَنْ لِبْسَتَيْنِ أَنْ يَشْتَمِلَ أَحَدُكُمْ الصَّمَّاءَ فِي ثَوْبٍ وَاحِدٍ أَوْ يَحْتَبِيَ بِثَوْبٍ لَيْسَ بَيْنَهُ وَبَيْنَ السَّمَاءِ شَيْءٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Sa’id Al Qaththan} berkata telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin ‘Amru} berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Salamah} dari {Abu Hurairah} berkata Rasulullah saw. melarang dua jual beli dalam satu transaksi, dan (melarang) dari dua cara berpakaian yaitu salah seorang dari kalian membungkus badannya dengan satu kain sehingga tidak terlihat kedua tangannya, dan berihtiba` dengan satu kain, antara dirinya dengan langit tidak sesuatu apapun.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 9215

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ عَوْفٍ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ وَالْحَسَنِعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ التَّسْبِيحُ لِلرِّجَالِ وَالتَّصْفِيقُ لِلنِّسَاءِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Sa’id} dari {‘Auf} berkata telah menceritakan kepada kami {Muhammad} dari {Abu Hurairah} dan {Al Hasan} dari Nabi saw., bersabda: “Mengucapkan tasbih adalah untuk laki-laki, dan bertepuk tangan adalah untuk perempuan.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 9216

حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ هِشَامٍ عَنْ مُحَمَّدٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تُنْكَحُ الْمَرْأَةُ عَلَى عَمَّتِهَا وَلَا عَلَى خَالَتِهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya} dari {Hisyam} dari {Muhammad} dari {Abu Hurairah} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Seorang wanita tidak boleh dinikahi dengan memadu bibinya, baik dari garis ayah ataupun ibu.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 9217

حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنِ ابْنِ عَجْلَانَ قَالَ حَدَّثَنِي سَعِيدٌ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ سُئِلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّ النِّسَاءِ خَيْرٌ قَالَ الَّتِي تَسُرُّهُ إِذَا نَظَرَ إِلَيْهَا وَتُطِيعُهُ إِذَا أَمَرَ وَلَا تُخَالِفُهُ فِيمَا يَكْرَهُ فِي نَفْسِهَا وَلَا فِي مَالِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya} dari {Ibnu ‘Ajlan} telah menceritakan kepadaku {Sa’id} dari {Abu Hurairah} dari Nabi saw., ia berkata Nabi saw. pernah ditanya “Wanita yang bagaimana yang paling baik?” beliau bersabda: “Wanita yang menyenangkan hati jika dilihat, taat jika diperintah, dan tidak menyelisihinya pada sesuatu yang ia benci terjadi pada dirinya (istri) dan hartanya (suami).”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 9218

حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنِ ابْنِ عَجْلَانَ قَالَ سَمِعْتُ أَبِي عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا سَالَمْنَاهُنَّ مُنْذُ حَارَبْنَاهُنَّ مَنْ تَرَكَ شَيْئًا خَشْيَةً فَلَيْسَ مِنَّا يَعْنِي الْحَيَّاتِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya} dari {Ibnu ‘Ajlan} aku mendengar {bapakku} dari {Abu Hurairah} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Kami tidak pernah mengampuninya (damai) semenjak kami memeranginya, maka barangsiapa meninggalkan sesuatu karena takut ia bukan dari golongan kami, yaitu ular.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 9219

حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ حَدَّثَنِي سَعِيدٌ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَوَى أَحَدُكُمْ إِلَى فِرَاشِهِ فَلْيَنْفُضْ فِرَاشَهُ بِدَاخِلَةِ إِزَارِهِ وَلْيَتَوَسَّدْ يَمِينَهُ ثُمَّ لِيَقُلْ بِاسْمِكَ رَبِّ وَضَعْتُ جَنْبِي وَبِكَ أَرْفَعُهُ اللَّهُمَّ إِنْ أَمْسَكْتَهَا فَارْحَمْهَا وَإِنْ أَرْسَلْتَهَا فَاحْفَظْهَا بِمَا حَفِظْتَ بِهِ عِبَادَكَ الصَّالِحِينَحَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ وَهُوَ الْحَرَّانِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ قَالَ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ قَالَ حَدَّثَنِي سَعِيدُ بْنُ أَبِي سَعِيدٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَوَى أَحَدُكُمْ إِلَى فِرَاشِهِ فَذَكَرَ الْحَدِيثَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya} dari {Abdullah} berkata telah menceritakan kepadaku {Sa’id} dari {Abu Hurairah} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Jika salah seorang dari kalian ingin tidur hendaklah mengibas-ngibaskan sarungnya ke tempat tidurnya, lalu hendaknya ia baringkan badannya pada sebelah kanan seraya berdoa: BISMIKA RABBI WADHA’TU JANBI WA BIKA ARFA’UHU ALLAHUMMA IN AMSAKTAHA FARHAMHA WA IN ARSALTAHA FAHFAZHHA BIMA HAFIZHTA BIHI ‘IBAADAKA ASH SHALIHIIN (Dengan menyebut nama-Mu Rabbi aku baringkan rusukku, dan dengan menyebut nama-Mu aku mengangkatnya, Ya Allah jika Engkau ambil maka sayangilah ia dan jika Engkau kembalikan maka jagalah ia sebagaimana Engkau menjaga hamba-hamba-Mu yang shalih).” Telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin Abdul Malik} -yaitu Al Harrani berkata telah menceritakan kepada kami {Zuhair} telah menceritakan kepada kami {Ubaidullah bin Umar} berkata telah menceritakan kepadaku {Sa’id bin Abi Sa’id} dari {bapaknya} dari {Abu Hurairah} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Jika salah seorang dari kalian merebahkan badannya di atas kasurnya…”lalu ia menyebutkan hadits tersebut diatas.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 9220

حَدَّثَنَا يَحْيَى قَالَ أَخْبَرَنِي عُبَيْدُ اللَّهِ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَوْلَا أَنْ أَشُقَّ عَلَى أُمَّتِي لَأَمَرْتُهُمْ بِالسِّوَاكِ مَعَ الْوُضُوءِ وَلَأَخَّرْتُ الْعِشَاءَ إِلَى ثُلُثِ اللَّيْلِ أَوْ نِصْفِ اللَّيْلِ فَإِذَا مَضَى ثُلُثُ اللَّيْلِ أَوْ نِصْفُ اللَّيْلِ نَزَلَ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا جَلَّ وَعَزَّ فَقَالَ هَلْ مِنْ سَائِلٍ فَأُعْطِيَهُ هَلْ مِنْ مُسْتَغْفِرٍ فَأَغْفِرَ لَهُ هَلْ مِنْ تَائِبٍ فَأَتُوبَ عَلَيْهِ هَلْ مِنْ دَاعٍ فَأُجِيبَهُحَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ قَالَ أَخْبَرَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ عَنْ سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيِّ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَوْلَا أَنْ أَشُقَّ فَذَكَرَ مَعْنَاهُ وَقَالَ فَإِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يَنْزِلُ فِي كُلِّ لَيْلَةٍ إِلَى سَمَاءِ الدُّنْيَا وَقَالَ فِيهِ حَتَّى يَطْلُعَ الْفَجْرُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya} telah mengabarkan kepadaku {Ubaidullah} dari {Sa’id} dari {Abu Hurairah} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Sekiranya tidak memberatkan umatku sungguh akan aku perintahkan kepada mereka untuk bersiwak setiap kali wudhu, dan akan aku akhirkan shalat isya` hingga sepertiga atau pertengahan malam. Jika telah lewat sepertiga atau pertengahan malam Allah ‘azza wajalla turun ke langit dunia, lalu Ia akan berfirman ‘Apakah ada yang meminta, sungguh Aku akan memberinya? Apakah ada yang meminta ampunan, sungguh Aku akan mengampuninya? Apakah ada yang bertaubat, sungguh Aku akan menerimanya? Apakah ada yang berdoa, sungguh Aku akan mengabulkannya.” Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Numair} telah mengabarkan kepada kami {Ubaidullah} dari {Sa’id Al Maqburi} dari {Abu Hurairah} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Sekiranya tidak memberatkan, ” lalu ia menyebutkan makna hadits diatas. Dan beliau bersabda: “Sesungguhnya Allah ‘azza wajalla pada setiap malam turun ke langit dunia, ” dan beliau menyebutkan dalam hadits tersebut “sehingga terbit fajar.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 9221

حَدَّثَنَا يَحْيَى قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي ذِئْبٍ قَالَ حَدَّثَنَا الْقَاسِمُ عَنْ نَافِعِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ النَّاسُ تَبَعٌ لِقُرَيْشٍ فِي هَذَا الشَّأْنِ خِيَارُهُمْ أَتْبَاعٌ لِخِيَارِهِمْ وَشِرَارُهُمْ أَتْبَاعٌ لِشِرَارِهِمْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya} telah menceritakan kepada kami {Ibnu Abi Dzi`b} berkata telah menceritakan kepada kami {Al Qasim} dari {Nafi’ bin Jubair} dari {Abu Hurairah} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Manusia akan mengikuti bangsa Quraisy dalam perkara ini (kepemimpinan), orang yang baik dari mereka mengikuti orang yang baik dari Quraisy, dan orang yang buruk dari mereka mengikuti orang yang butuk dari Quraisy.”