Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Musnad Ahmad | Hadits No. : 9272
حَدَّثَنَا يَحْيَى قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرٍو قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيْسَ الْغِنَى عَنْ كَثْرَةِ الْعَرَضِ وَلَكِنَّ الْغِنَى غِنَى النَّفْسِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya} telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin ‘Amru} berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Salamah} dari {Abu Hurairah} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Bukanlah yang disebut kaya itu karena banyaknya harta, tetapi yang disebut kaya adalah kaya hati.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 9273
وَبِإِسْنَادِهِمَثَلُ الْمُجَاهِدِ فِي سَبِيلِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ مَثَلُ الْقَانِتِ الصَّائِمِ فِي بَيْتِهِ الَّذِي لَا يَفْتُرُ حَتَّى يَرْجِعَ بِمَا رَجَعَ مِنْ غَنِيمَةٍ أَوْ يَتَوَفَّاهُ اللَّهُ فَيُدْخِلَهُ الْجَنَّةَ
Terjemahan: Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya dari {Abu Hurairah} Dan dengan sanadnya, beliau bersabda: “Permisalah seorang mujahid di jalan Allah adalah seperti seorang yang shalat malam dan puasa di siang hari di rumahnya, ia tidak putus sehingga para mujahid kembali dengan membawa ghanimah atau ia syahid kemudian dimasukkan ke dalam surga.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 9274
حَدَّثَنَا يَحْيَى يَعْنِي ابْنَ سَعِيدٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ ثَنَا أَبُو سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ اللَّهُ تَعَالَى أَعْدَدْتُ لِعِبَادِي الصَّالِحِينَ مَا لَا عَيْنٌ رَأَتْ وَلَا أُذُنٌ سَمِعَتْ وَلَا خَطَرَ عَلَى قَلْبِ بَشَرٍ فَاقْرَءُوا إِنْ شِئْتُمْ{ فَلَا تَعْلَمُ نَفْسٌ مَا أُخْفِيَ لَهُمْ مِنْ قُرَّةِ أَعْيُنٍ }وَقَالَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ فِي الْجَنَّةِ شَجَرَةً يَسِيرُ الرَّاكِبُ فِي ظِلِّهَا مِائَةَ عَامٍ مَا يَقْطَعُهَا فَاقْرَءُوا إِنْ شِئْتُمْ{ وَظِلٍّ مَمْدُودٍ }قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَمَوْضِعُ سَوْطِ أَحَدِكُمْ فِي الْجَنَّةِ خَيْرٌ مِنْ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا وَقَرَأَ{ فَمَنْ زُحْزِحَ عَنْ النَّارِ وَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ }
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya} -yaitu Ibnu Sa’id- dari {Muhammad bin ‘Amru} berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Salamah} dari {Abu Hurairah} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Allah Ta’ala berfirman ‘Aku telah persiapkan bagi hamba-hamba-Ku yang shalih sesuatu yang tidak pernah dilihat oleh mata, tidak pernah didengar oleh telinga dan tidak pernah terbetik dalam hati seseorang, ‘ jika mau maka bacalah: “jiwa-jiwa itu tidaklah mengetahui apa yang disembunyikan bagi mereka dari penyejuk jiwa.” Lalu Nabi saw. bersabda: “Di surga ada sebuah pohon yang seorang penunggang kuda harus berjalan seratus tahun di bawah naungannya, jika mau maka bacalah: “dan naungan yang dihamparkan.” Rasulullah kemudian saw. bersabda: “Sedangkan tempat cambuk kalian di surga lebih baik daripada dunia seisinya, ” beliau kemudian membaca: “dan barangsiapa diselamatkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga sesungguhnya ia telah mendapatkan kemenangan, dan tidaklah dunia itu melainkan hanya harta yang melalaikan).”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 9275
وَبِإِسْنَادِهِقَالَ إِذَا كَبَّرَ الْإِمَامُ فَكَبِّرُوا وَإِذَا رَكَعَ فَارْكَعُوا وَإِذَا سَجَدَ فَاسْجُدُوا وَإِنْ صَلَّى جَالِسًا فَصَلُّوا جُلُوسًا
Terjemahan: Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya dari {Abu Hurairah} Dan dengan sanadnya, beliau bersabda: “Jika imam bertakbir maka bertakbirlah, jika ia ruku’ maka ruku’lah, jika ia sujud maka sujudlah dan jika ia shalat dengan duduk maka shalatlah kalian dengan duduk.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 9276
وَبِإِسْنَادِهِقَالَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ النَّاسُ مَعَادِنُ فَخِيَارُهُمْ فِي الْجَاهِلِيَّةِ خِيَارُهُمْ فِي الْإِسْلَامِ إِذَا فَقُهُوا
Terjemahan: Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya dari {Abu Hurairah} Dan dengan sanadnya, Rasulullah saw. bersabda: “Manusia adalah ibarat barang tambang, maka orang pilihan dimasa jahilliyahnya adalah orang pilihan dimasa keIslamannya, jika ia memahami Islam.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 9277
وَبِإِسْنَادِهِقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَقَدَّمُوا الشَّهْرَ بِيَوْمٍ وَلَا يَوْمَيْنِ إِلَّا أَنْ يُوَافِقَ أَحَدُكُمْ صَوْمًا كَانَ يَصُومُهُ صُومُوا لِرُؤْيَتِهِ وَأَفْطِرُوا لِرُؤْيَتِهِ فَإِنْ غُمَّ عَلَيْكُمْ فَأَتِمُّوا ثَلَاثِينَ يَوْمًا ثُمَّ أَفْطِرُوا
Terjemahan: Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya dari {Abu Hurairah} Dan dengan sanadnya, Rasulullah saw. bersabda: “Janganlah kalian mendahului Ramadhan dengan berpuasa satu atau dua hari kecuali bagi mereka yang bertepatan dengan hari puasa yang dilakukannya, puasalah kalian karena melihatnya dan berbukalah kalian karena melihatnya, maka jika kalian terhalang untuk melihatnya sempurnakanlah menjadi tiga puluh hari lalu berbukalah.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 9278
وَبِإِسْنَادِهِقَالَ فِي الْجَنِينِ غُرَّةٌ عَبْدٌ أَوْ أَمَةٌ فَقَالَ الَّذِي قُضِيَ عَلَيْهِ أَيَعْقِلُ مَنْ لَا أَكَلَ وَلَا شَرِبَ وَلَا صَاحَ وَلَا اسْتَهَلَّ فَمِثْلُ ذَلِكَ يُطَلُّ فَقَالَ إِنَّ هَذَا الْقَوْلَ لَقَوْلُ شَاعِرٍ فِيهِ غُرَّةٌ عَبْدٌ أَوْ أَمَةٌ
Terjemahan: Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya dari {Abu Hurairah} Dan dengan sanadnya, beliau bersabda: “Diyat pada janin yang meninggal adalah membebaskan seorang budak laki-laki atau perempuan, ” maka orang yang mendapat putusan itu berkata “Apakah harus ada tebusan seseorang yang belum makan dan belum minum, belum berteriak dan menangis, semacam itu darahnya adalah sia-sia (tidak perlu ada diat)!, ” maka beliau bersabda: “Sesungguhnya perkataan ini adalah perkataan seorang penya’ir, bagi janin ada diatnya dengan membebaskan seorang budak laki-laki atau perempuan.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 9279
وَبِإِسْنَادِهِقَالَ الرُّؤْيَا الصَّالِحَةُ يَرَاهَا الْمُسْلِمُ أَوْ تُرَى لَهُ جُزْءٌ مِنْ سِتَّةٍ وَأَرْبَعِينَ جُزْءًا مِنْ النُّبُوَّةِ
Terjemahan: Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya dari {Abu Hurairah} Dan dengan sanadnya, beliau bersabda: “Mimpi baik yang dilihat atau diperlihatkan kepada seorang muslim adalah satu dari empat puluh enam bagian kenabian.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 9280
حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنِ ابْنِ عَجْلَانَ قَالَ سَمِعْتُ أَبِي عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَقَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَنَامُ عَيْنِي وَلَا يَنَامُ قَلْبِي
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya} dari {Ibnu ‘Ajlan} aku mendengar {bapakku} dari {Abu Hurairah} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Mataku tidur, tetapi hatiku tidak.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 9281
حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنِ ابْنِ عَجْلَانَ قَالَ سَمِعْتُ أَبِي عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيُّ النِّسَاءِ خَيْرٌ قَالَ الَّتِي تَسُرُّهُ إِذَا نَظَرَ وَتُطِيعُهُ إِذَا أَمَرَ وَلَا تُخَالِفُهُ فِيمَا يَكْرَهُ فِي نَفْسِهَا وَمَالِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya} dari {Ibnu ‘Ajlan} aku mendengar {bapakku} dari {Abu Hurairah} berkata (suatu ketika) ditanyakan kepada beliau “Wahai Rasulullah, wanita yang bagaimana yang paling baik?” maka Beliau menjawab: “Wanita yang menyenangkan hati jika dilihat, taat jika diperintah dan tidak menyelisihi pada sesuatu yang ia benci terjadi pada dirinya (istri) dan harta suaminya.”