Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7092
حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنِ ابْنِ طَاوُسٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ وَأَبُو الزِّنَادِ عَنِ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَيَبْلُغُ بِهِ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَحْنُ الْآخِرُونَ وَنَحْنُ السَّابِقُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ بَيْدَ أَنَّ كُلَّ أُمَّةٍ أُوتِيَتْ الْكِتَابَ مِنْ قَبْلِنَا وَأُوتِينَاهُ مِنْ بَعْدِهِمْ ثُمَّ هَذَا الْيَوْمُ الَّذِي كَتَبَهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ عَلَيْهِمْ فَاخْتَلَفُوا فِيهِ فَهَدَانَا اللَّهُ لَهُ فَالنَّاسُ لَنَا فِيهِ تَبَعٌ فَلِلْيَهُودِ غَدًا وَلِلنَّصَارَى بَعْدَ غَدٍ قَالَ أَحَدُهُمَا بَيْدَ أَنَّ وَقَالَ الْآخَرُ بَايْدَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Ibnu Thawus} dari {bapaknya} dari {Abu Hurairah} dan {Abu Az Zinad} dari {Al A’raj} dari {Abu Hurairah} dan sanad hadits ini sampai kepada Nabi saw., beliau bersabda: “Kita datang terakhir dan kita yang pertama nanti di hari kiamat, Cuma mereka telah diberikan kitab sebelum kita sebagaimana kita telah diberikan kitab sesudah mereka. Dan inilah hari (jum’at) yang mana Allah `Azza Wa Jalla telah menetapkan atas mereka tetapi mereka menyeselisihinya. Lalu Allah memberikan kepada kita petunjuk atas penetapan itu, maka manusia adalah pengikut bagi kita, hari untuk Yahudi adalah besok dan untuk Nasrani adalah setelahnya.” Salah satu dari keduanya berkata “baida” dan yang lainnya berkata “baaida”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7093
حَدَّثَنَا ابْنُ إِدْرِيسَ قَالَ سَمِعْتُ سُهَيْلَ بْنَ أَبِي صَالِحٍ يَذْكُرُ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا صَلَّيْتُمْ بَعْدَ الْجُمُعَةِ فَصَلُّوا أَرْبَعًا فَإِنْ عَجِلَ بِكَ شَيْءٌ فَصَلِّ رَكْعَتَيْنِ فِي الْمَسْجِدِ وَرَكْعَتَيْنِ إِذَا رَجَعْتَقَالَ ابْنُ إِدْرِيسَ لَا أَدْرِي هَذَا الْحَدِيثُ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمْ لَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Idris} berkata aku mendengar {Suhail bin Abi Shalih} menyebutkan dari {bapaknya} dari {Abu Hurairah}, dia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Jika kalian shalat sunnah setelah jum’at maka shalatlah empat rakaat, jika kalain disibukkan dengn sesuatu maka shalatlah dua rakaat di masjid dan dua rakaat setelah sampai rumah.” Idris berkata: “aku tidak tahu apakah hadits ini dari Rasulullah saw. atau bukan.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7094
حَدَّثَنَا ابْنُ إِدْرِيسَ قَالَ سَمِعْتُ الْأَعْمَشَ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَحْنُ الْآخِرُونَ السَّابِقُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ بَيْدَ أَنَّهُمْ أُوتُوا الْكِتَابَ مِنْ قَبْلِنَا وَأُوتِينَاهُ مِنْ بَعْدِهِمْ وَهُوَ الْيَوْمُ الَّذِي أُمِرُوا بِهِ فَاخْتَلَفُوا فِيهِ فَجَعَلَهُ اللَّهُ لَنَا عِيدًا فَالْيَوْمَ لَنَا وَغَدًا لِلْيَهُودِ وَبَعْدَ غَدٍ لِلنَّصَارَى
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Idris} berkata aku mendengar dari {Al A’masy} dari {Abu Shalih} dari {Abu Hurairah}, dia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Kita datang terakhir dan kita yang pertama nanti di hari kiamat, Cuma mereka diberikan kitab sebelum kita dan kita diberikan kitab setelah mereka, dan inilah hari di mana mereka diperintahkan tetapi mereka menyelisihinya, sehingga Allah menjadikan hari ini sebagai hari raya buat kita, hari ini adalah untuk kita, besok bagi Yahudi dan setelah besoknya bagi Nasrani.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7095
حَدَّثَنَا ابْنُ إِدْرِيسَ قَالَ سَمِعْتُ مُحَمَّدَ بْنَ عَمْرٍو عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَكْمَلُ الْمُؤْمِنِينَ إِيمَانًا أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا وَخِيَارُهُمْ خِيَارُهُمْ لِنِسَائِهِمْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Idris} berkata aku mendengar dari {Muhammad bin ‘Amru} dari {Abu Salamah} dari {Abu Hurairah}, dia berkata: Rasulullah saw. bersabda: “orang-orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya, dan yang terbaik di antara mereka adalah yang terbaik terhadap istri-istrinya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7096
حَدَّثَنَا عَبْدَةُ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرٍو عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أُوتِيتُ جَوَامِعَ الْكَلِمِ وَجُعِلَتْ لِي الْأَرْضُ مَسْجِدًا وَطَهُورًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Abdah} telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin ‘Amru} dari {Abu Salamah} dari {Abu Hurairah}, dia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Aku diberikan perkataan yang padat penuh makna, dan bumi telah dijadikan sebagai masjid dan tempat bersuci bagiku.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7097
حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ حَدَّثَنَا الْحَجَّاجُ بْنُ أَبِي عُثْمَانَ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الثَّيِّبُ تُسْتَأْمَرُ فِي نَفْسِهَا وَالْبِكْرُ تُسْتَأْذَنُ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ كَيْفَ إِذْنُهَا قَالَ أَنْ تَسْكُتَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Isma’il} telah menceritakan kepada kami {Al Hajjaj Ibnu Abu Utsman} dari {Yahya bin Abu Katsir} dari {Abu Salamah} dari {Abu Hurairah}, dia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Seorang janda dimintai pendapat dan musyawarah dalam pernikahannya, sedangkan gadis diminta perizinannya.” Para sahabat bertanya “Wahai Rasulullah, bagaimana wujud perizinannya?” Beliau menjawab: “Jika dia diam.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7098
حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ حَدَّثَنِي الْقَاسِمُ بْنُ مِهْرَانَ عَنْ أَبِي رَافِعٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَأَى نُخَامَةً فِي قِبْلَةِ الْمَسْجِدِ فَأَقْبَلَ عَلَى النَّاسِ فَقَالَ مَا بَالُ أَحَدِكُمْ يَقُومُ مُسْتَقْبِلَ رَبِّهِ فَيَتَنَخَّعُ أَمَامَهُ أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ يُسْتَقْبَلَ فَيُتَنَخَّعَ فِي وَجْهِهِ إِذَا تَنَخَّعَ أَحَدُكُمْ فَلْيَتَنَخَّعْ عَنْ يَسَارِهِ أَوْ تَحْتَ قَدَمِهِ فَإِنْ لَمْ يَجِدْ فَلْيَتْفُلْ هَكَذَا فِي ثَوْبِهِفَوَصَفَ الْقَاسِمُ فَتَفَلَ فِي ثَوْبِهِ ثُمَّ مَسْحَ بَعْضَهُ بِبَعْضٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Isma’il} telah menceritakan kepadaku {Al Qosim bin Mihron} dari {Abu Rofi’} dari {Abu Hurairah} berkata: bahwa Rasulullah saw. melihat dahak pada arah kiblat masjid maka beliaupun berbalik dan mengahdap kearah sahabat seraya bersabda: “kenapa salah seorang dari kalian berdiri menghadap Rabbnya lalu membuang dahak di hadapan-Nya? Sukakah kalian seandainya seseorang membuang dahak di depan wajahnya? Jika kalian hendak berdahak hendaklah ia membuangnya ke arah samping kiri atau di bawah kakinya, dan jika memang tidak memungkinkan hendaklah ia meludahkannya di antara kainnya seperti ini, ” lalu beliu mempraktikkannya, beliau meludahkannya ke dalam kainnya kemudian membersihkan dengan sebagian kain yang lain.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7099
حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي الْعَلَاءُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ يَعْقُوبَ أَنَّ أَبَا السَّائِبِ أَخْبَرَهُ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ صَلَّى صَلَاةً لَمْ يَقْرَأْ فِيهَا بِأُمِّ الْكِتَابِ فَهِيَ خِدَاجٌ غَيْرُ تَمَامٍقُلْتُ يَا أَبَا هُرَيْرَةَ إِنِّي أَكُونُ أَحْيَانًا وَرَاءَ الْإِمَامِ فَغَمَزَ ذِرَاعِي وَقَالَ يَا فَارِسِيُّ اقْرَأْهَا فِي نَفْسِكَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Isma’il} dari {Ibnu Juraij} telah mengkabarkan kepadaku {Al ‘Ala` bin Abdurrahman bin Ya’qub}, bahwa {Abu As Sa`ib} telah mengkabarkankan kepadanya bahwasannya ia telah mendengar {Abu Hurairah} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa mengerjakan shalat kemudian ia tidak membaca Ummul Kitab (Al Fatiha) maka dia kurang, dan tidak sempurna.” Aku berkata “Wahai Abu Hurairah, sebenarnya kadang aku di belakang imam” lalu ia mencolek lenganku seraya berkata “Wahai Farisi, bacalah ia di dalam hatimu.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7100
حَدَّثَنَا جَرِيرُ بْنُ عَبْدِ الْحَمِيدِ عَنْ عُمَارَةَ بْنِ الْقَعْقَاعِ عَنْ أَبِي زُرْعَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَسُئِلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّ الصَّدَقَةِ أَفْضَلُ قَالَ لَتُنَبَّأَنَّ أَنْ تَتَصَدَّقَ وَأَنْتَ صَحِيحٌ شَحِيحٌ تَأْمُلُ الْبَقَاءَ وَتَخَافُ الْفَقْرَ وَلَا تَمَهَّلْ حَتَّى إِذَا بَلَغَتْ الْحُلْقُومَ قُلْتَ لِفُلَانٍ كَذَا وَلِفُلَانٍ كَذَا أَلَا وَقَدْ كَانَ لِفُلَانٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Jarir bin Abdul Hamid} dari {Umaroh bin Al Qa’qa’} dari {Abu Zur’ah} dari {Abu Hurairah}, dia berkata: Rasulullah saw. ditanya: “sedekah yang bagaimanakah yang paling utama?” Beliau menjawab: “Sungguh akan aku beritahukan bahwa sedekah yang paling utama adalah ketika engkau dalam kondisi sehat, bakhil, ingin hidup kekal dan tidak ingin jatuh miskin, janganlah engkau tunda-tunda sehingga nyawamu berada di tenggorokan, lalu engkau berkata untuk si fulan sekian, untuk si fulan sekian, padahal itu telah menjadi bagian si fulan.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7101
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ سُفْيَانَ قَالَ حَدَّثَنِي سَلْمُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِي زُرْعَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَكْرَهُ الشِّكَالَ مِنْ الْخَيْلِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Sa’id} dari {Sufyan} berkata telah menceritakan kepadaku {Salmu bin Abdurrahman} dari {Abu Zur’ah} dari {Abu Hurairah}, dia berkata Rasulullah saw. tidak menyukai tali belenggu yang ada di kaki kuda.”