Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Kembali ke Menu Sebelumnya

Musnad Ahmad | Hadits No. : 7192

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا عَقِيلُ بْنُ مَعْقِلٍ عَنْ هَمَّامِ بْنِ مُنَبِّهٍ قَالَقَدِمْتُ الْمَدِينَةَ فَرَأَيْتُ حَلْقَةً عِنْدَ مِنْبَرِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَسَأَلْتُ فَقِيلَ لِي أَبُو هُرَيْرَةَ قَالَ فَسَأَلْتُ فَقَالَ لِي مِمَّنْ أَنْتَ قُلْتُ مِنْ أَهْلِ الْيَمَنِ فَقَالَ سَمِعْتُ حِبِّي أَوْ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا الْقَاسِمِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ الْإِيمَانُ يَمَانٍ وَالْحِكْمَةُ يَمَانِيَةٌ هُمْ أَرَقُّ قُلُوبًا وَالْجَفَاءُ فِي الْفَدَّادِينَ أَصْحَابِ الْوَبَرِ وَأَشَارَ بِيَدِهِ نَحْوَ الْمَشْرِقِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} telah mengkabarkan kepada kami {‘Aqil bin Ma’qil} dari {Hamam bin Munabbih}, dia berkata aku datang ke Madinah lalu aku melihat sekumpulan orang di samping mimbar Nabi saw., maka akupun bertanya maka diberitahukan kepadaku {Abu Hurairah}, dia berkata maka akupun bertanya, dan dia balik bertanya “Dari mana engkau datang?” “Dari penduduk Yaman.” Jawabku. Dia berkata aku mendengar kekasihku, -atau dia mengatakan – aku mendengar Abul Qosim saw. bersabda: “Iman itu dari Yaman, mereka adalah orang-orang yang hatinya lembut, dan orang-orang yang berhati keras ada pada para penggembala unta, mereka adalah orang-orang badui.” Lalu aku melihat beliau mengarahkan tangannya arah timur.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 7193

حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا ابْنُ عَوْنٍ حَدَّثَنِي أَبُو مُحَمَّدٍ عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ عُبَيْدٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَكُنْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي جَنَازَةٍ فَكُنْتُ إِذَا مَشَيْتُ سَبَقَنِي فَأُهَرْوِلُ فَإِذَا هَرْوَلْتُ سَبَقْتُهُ فَالْتَفَتُّ إِلَى رَجُلٍ إِلَى جَنْبِي فَقُلْتُ تُطْوَى لَهُ الْأَرْضُ وَخَلِيلِ إِبْرَاهِيمَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yazid} telah mengkabarkan kepada kami {Ibnu ‘Aun} telah menceritakan kepadaku {Abu Muhammad Abdurrahman bin Ubaid} dari {Abu Hurairah}, dia berkata: aku bersama Rasulullah saw. mengantar jenazah, jika aku berjalan beliau selalu mendahului aku maka akupun lari-lari kecil, jika aku lari-lari kecil maka aku dapat mendahuluinya, kemudian aku berpaling ke arah seorang laki-laki yang berada di sisiku, aku berkata kepadanya, “Demi kekasih Ibrahim, bumi telah dihimpitkan untuknya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 7194

حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا يَحْيَى يَعْنِي ابْنَ سَعِيدٍ أَنَّ أَبَا بَكْرِ بْنَ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرِو بْنِ حَزْمٍ أَخْبَرَهُ أَنَّ عُمَرَ بْنَ عَبْدِ الْعَزِيزِ أَخْبَرَهُ أَنَّ أَبَا بَكْرِ بْنَ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْحَارِثِ بْنِ هِشَامٍ أَخْبَرَهُ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ وَجَدَ مَالَهُ بِعَيْنِهِ عِنْدَ إِنْسَانٍ قَدْ أَفْلَسَ أَوْ عِنْدَ رَجُلٍ قَدْ أَفْلَسَ فَهُوَ أَحَقُّ بِهِ مِنْ غَيْرِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yazid} telah mengkabarkan kepada kami {Yahya yaitu Ibnu Sa’id} bahwa {Abu Bakr bin Muhammad bin ‘Amru bin Hazm} mengkabarkan kepadanya, bahwa {Umar bin Abdul Aziz} mengkabarkan kepadanya, bahwa {Abu Bakr bin Abdurrahman bin Al Harits bin Hisyam} mengkabarkan kepadanya, bahwa ia mendengar {Abu Hurairah} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa mendapati hartanya ada pada seseorang yang bangkrut, atau pada seorang laki-laki yang bangkrut, maka ia lebih berhak atas harta tersebut ketimbang orang lain.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 7195

حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا زَكَرِيَّا عَنْ سَعْدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ جِدَالٌ فِي الْقُرْآنِ كُفْرٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yazid} telah mengkabarkan kepada kami {Zakaria} dari {Sa’d bin Ibrahim} dari {Abu Salamah} dari {Abu Hurairah}, dia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Memperdebatkan Al Qur`an adalah kekafiran.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 7196

حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا هِشَامٌ وَعَبْدُ الْوَهَّابِ أَخْبَرَنَا هِشَامٌ عَنْ يَحْيَى عَنْ أَبِي جَعْفَرٍ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا بَقِيَ ثُلُثُ اللَّيْلِ نَزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلَى سَمَاءِ الدُّنْيَا فَيَقُولُ مَنْ ذَا الَّذِي يَدْعُونِي فَأَسْتَجِيبَ لَهُ مَنْ ذَا الَّذِي يَسْتَغْفِرُنِي فَأَغْفِرَ لَهُ مَنْ ذَا الَّذِي يَسْتَرْزِقُنِي فَأَرْزُقَهُ مَنْ ذَا الَّذِي يَسْتَكْشِفُ الضُّرَّ فَأَكْشِفَهُ عَنْهُ حَتَّى يَنْفَجِرَ الْفَجْرُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yazid} telah mengkabarkan kepada kami {hisyam} dan {Abdul Wahhab} telah mengkabarkan kepada kami {Hisyam} dari {Yahya} dari {Abu Ja’far}, bahwa ia mendengar {Abu Hurairah} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Jika telah tersisa sepertiga malam Allah Azza Wa Jalla turun ke langit dunia, Dia berfirman: ‘siapa yang berdoa kepada-Ku maka akan Aku beri, barangsiapa meminta ampun kepada-Ku maka akan Aku ampuni, barangsiapa meminta rizki kepada-Ku maka akan Aku beri rizki, barangsiapa meminta kepada-Ku agar dibukakan permasalahannya, maka akan Aku bukakan baginya.’ sehingga terbit matahari.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 7197

حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا هِشَامٌ عَنْ يَحْيَى عَنْ أَبِي جَعْفَرٍ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثَلَاثُ دَعَوَاتٍ مُسْتَجَابَاتٌ لَا شَكَّ فِيهِنَّ دَعْوَةُ الْمَظْلُومِ وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ وَدَعْوَةُ الْوَالِدِ عَلَى وَلَدِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yazid} telah mengkabarkan kepada kami {Hisyam} dari {Yahya} dari {Abu Ja’far} bahwa ia mendengar {Abu Hurairah} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Tiga doa yang pasti dikabulkan oleh Allah doa orang yang terzhalimi, doa seorang musafir dan doa orangtua kepada anaknya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 7198

حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا هِشَامٌ عَنْ يَحْيَى عَنْ أَبِي جَعْفَرٍ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَفْضَلُ الْأَعْمَالِ عِنْدَ اللَّهِ إِيمَانٌ لَا شَكَّ فِيهِ وَغَزْوٌ لَا غُلُولَ فِيهِ وَحَجٌّ مَبْرُورٌقَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ حَجٌّ مَبْرُورٌ يُكَفِّرُ خَطَايَا تِلْكَ السَّنَةِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yazid} telah mengkabarkan kepada kami {Hisyam} dari {Yahya} dari {Abu Ja’far} bahwa ia mendengar {Abu Hurairah} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Amalan yang paling utama di sisi Allah adalah beriman kepada-Nya tanpa disertai dengan keraguan, jihad dengan tidak mengambil harta ghonimah dan haji yang mabrur.” Abu Hurairah berkata: haji yang mabrur dapat menghapus dosa pada tahun tersebut.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 7199

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ الْحَدَّادُ عَنْ خَلَفِ بْنِ مِهْرَانَ قَالَ سَمِعْتُ عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ الْأَصَمِّ قَالَقَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ أَوْصَانِي خَلِيلِي بِثَلَاثٍ صَوْمِ ثَلَاثَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ وَصَلَاةِ الضُّحَى وَلَا أَنَامُ إِلَّا عَلَى وِتْرٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdul Wahid Al Haddad} dari {Khalaf bin Mihron}, dia berkata aku mendengar {Abdurrahman bin Al Ashom} berkata: {Abu Hurairah} berkata: “kekasihku memberiku tiga wasiat puasa tiga hari pada setiap bulan, shalat dhuha dan tidak tidur sebelum aku shalat witir.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 7200

حَدَّثَنَا أَبُو عُبَيْدَةَ الْحَدَّادُ كُوفِيٌّ ثِقَةٌ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرٍو عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَوْلَا أَنْ أَشُقَّ عَلَى أُمَّتِي لَأَمَرْتُهُمْ عِنْدَ كُلِّ صَلَاةٍ بِوُضُوءٍ أَوْ مَعَ كُلِّ وُضُوءٍ سِوَاكٌ وَلَأَخَّرْتُ عِشَاءَ الْآخِرَةِ إِلَى ثُلُثِ اللَّيْلِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu ‘Ubaidah Al Haddad} seorang yang terpercaya dari Kufah, dari {Muhammad bin ‘Amru} dari {Abu Salamah} dari {Abu Hurairah}, dia berkata: Rasulullah saw. bersabda: “Sekiranya tidak memberatkan umatku sungguh akan aku perintahkan kepada mereka untuk bersiwak pada setiap wudhu, ” atau beliau mengatakan “pada setiap kali berwudhu, dan aku perintahkan untuk mengakhirkan shalat isya` sehingga sepertiga malam.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 7201

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْأَعْلَى عَنْ مَعْمَرٍ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَصْلَحَ خَادِمُ أَحَدِكُمْ لَهُ طَعَامَهُ فَكَفَاهُ حَرَّهُ وَبَرْدَهُ فَلْيُجْلِسْهُ مَعَهُ فَإِنْ أَبَى فَلْيُنَاوِلْهُ أُكْلَةً فِي يَدِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdul A’la} dari {Ma’mar} dari {Az Zuhri} dari {Abu Salamah} dari {Abu Hurairah}, dia berkata: Rasulullah saw. bersabda: “Jika pembantu salah seorang dari kalian menghidangkan baginya makanan dan telah cukup antara panas dan dinginnya, maka hendaklah ia ajak dia duduk untuk makan, jika dia enggan maka hendaklah ia mengambilkan untuknya satu suap di tangannya.”