Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Kembali ke Menu Sebelumnya

Musnad Ahmad | Hadits No. : 7222

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْأَعْلَى حَدَّثَنَا يُونُسُ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَأَوْصَانِي خَلِيلِي بِثَلَاثٍ صَوْمُ ثَلَاثَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ وَالْوِتْرُ قَبْلَ النَّوْمِ وَالْغُسْلُ يَوْمَ الْجُمُعَةِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdul A’la} telah menceritakan kepada kami {Yunus} dari {Al Hasan} dari {Abu Hurairah}, dia berkata: “Kekasihku berwasiat kepadaku dengan tiga hal Puasa tiga hari dalam satu bulannya, shalat witir sebelum tidur dan mandi di hari jum’at.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 7223

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْأَعْلَى حَدَّثَنَا يُونُسُ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَذَكَرُوا عِنْدَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلًا أَوْ أَنَّ رَجُلًا قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ فُلَانًا نَامَ الْبَارِحَةَ وَلَمْ يُصَلِّ حَتَّى أَصْبَحَ قَالَ بَالَ الشَّيْطَانُ فِي أُذُنِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdul A’la} telah menceritakan kepada kami {Yunus} dari {Al Hasan} dari {Abu Hurairah}, dia berkata: mereka menyebut-nyebut seorang laki-laki di hadapan Nabi saw. atau seorang lelaki berkata “Wahai Rasulullah, sesungguhnya si fulan tadi malam tidur dan tidak bangun sehingga datang subuh.” Maka beliau bersabda: “Sesungguhnya setan telah mengencingi telinganya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 7224

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْأَعْلَى عَنْ مَعْمَرٍ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْفٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ أَدْرَكَ رَكْعَةً مِنْ صَلَاةِ الْفَجْرِ قَبْلَ أَنْ تَطْلُعَ الشَّمْسُ فَقَدْ أَدْرَكَهَا وَمَنْ أَدْرَكَ رَكْعَةً مِنْ صَلَاةِ الْعَصْرِ قَبْلَ أَنْ تَغْرُبَ الشَّمْسُ فَقَدْ أَدْرَكَهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdul A’la} dari {Ma’mar} dari {Az Zuhri} dari {Abu Salamah bin Abdurrahman bin ‘Auf} dari {Abu Hurairah} bahwa Nabi saw. bersabda: “Barangsiapa mendapatkan satu rakaat dari shalat subuh sebelum terbitnya matahari maka ia telah mendapatkan shalat subuh, dan barangsiapa mendapatkan satu rakaat dari shalat ‘ashar sebelum terbenamnya matahari maka ia telah mendapatkan shalat ‘ashar.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 7225

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْأَعْلَى عَنْ مَعْمَرٍ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَيْسَ الْمِسْكِينُ الَّذِي تَرُدُّهُ التَّمْرَةُ وَالتَّمْرَتَانِ وَالْأُكْلَةُ وَالْأُكْلَتَانِ قَالُوا فَمَنْ الْمِسْكِينُ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ الَّذِي لَا يَجِدُ غِنًى وَلَا يَعْلَمُ النَّاسُ بِحَاجَتِهِ فَيُتَصَدَّقَ عَلَيْهِقَالَ الزُّهْرِيُّ وَذَلِكَ هُوَ الْمَحْرُومُ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْأَعْلَى عَنْ مَعْمَرٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ زِيَادٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمِثْلِ هَذَا الْحَدِيثِ غَيْرَ أَنَّهُ قَالَ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ فَمَنْ الْمِسْكِينُ قَالَ الَّذِي لَيْسَ لَهُ غِنًى وَلَا يَسْأَلُ النَّاسَ إِلْحَافًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdul A’la} dari {Ma’mar} dari {Az Zuhri} dari {Abu Salamah} dari {Abu Hurairah}, bahwa Nabi saw. bersabda: “Bukanlah disebut miskin seseorang yang ditolak (gagal) untuk mendapatkan satu atau dua butir kurma, atau satu atau dua porsi makanan.” Para sahabat bertanya “lalu siapakah yang disebut miskin wahai Rasulullah?” Beliau menjawab: “Yaitu orang yang tidak mendapat kecukupan, tetapi orang-orang tidak tahu dengan kebutuhannya sehingga mereka bisa berinfaq kepadanya.” Az Zuhri berkata: “mereka itulah orang-orang yang tidak mendapatkan rizki.” Telah menceritakan kepada kami {Abdul A’la} dari {Ma’mar} dari {Muhammad bin Ziyad} dari {Abu Hurairah} dari Nabi saw., sebagaimana dalam hadits tersebut diatas, akan tetapi Abu Hurairah menyebutkan para sahabat bertanya “Wahai Rasulullah, lalu siapakah yang disebut miskin?” Beliau menjawab: “Orang yang tidak mendapat kecukupan, dan tidak meminta-minta kepada manusia dengan mendesak.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 7226

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْأَعْلَى عَنْ مَعْمَرٍ عَنْ هَمَّامِ بْنِ مُنَبِّهٍ أَخِي وَهْبٍ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَطْلُ الْغَنِيِّ ظُلْمٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdul A’la} dari {Ma’mar} dari {Hammam bin Munabbih} saudara Wahab, bahwa ia mendengar {Abu Hurairah} berkata: Rasulullah saw. bersabda: “Penundaan orang yang mampu untuk membayar hutang adalah kezhaliman.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 7227

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْأَعْلَى عَنْ مَعْمَرٍ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْيَهُودُ وَالنَّصَارَى لَا يَصْبُغُونَ فَخَالِفُوا عَلَيْهِمْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdul A’la} dari {Ma’mar} dari {Az Zuhri} dari {Abu Salamah} dari {Abu Hurairah}, dia berkata: Nabi saw., beliau bersabda: “Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak menyemir rambut, maka selisihilah mereka.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 7228

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ نُمَيْرٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ يَعْنِي ابْنَ عَمْرٍو عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ النَّاسُ مَعَادِنُ خِيَارُهُمْ فِي الْجَاهِلِيَّةِ خِيَارُهُمْ فِي الْإِسْلَامِ إِذَا فَقِهُوا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Numair} telah menceritakan kepada kami {Muhammad yaitu Ibnu ‘Amru} dari {Abu Salamah} dari {Abu Hurairah}, dia berkata: Rasulullah saw. bersabda: “Manusia itu ibarat barang tambang, orang terbaik dari mereka pada masa jahiliyyah, adalah orang yang terbaik pula di dalam Islam, jika mereka memahami Isalam.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 7229

حَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ وَيَزِيدُ قَالَا أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرٍو عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فُجِّرَتْ أَرْبَعَةُ أَنْهَارٍ مِنْ الْجَنَّةِ الْفُرَاتُ وَالنِّيلُ وَسَيْحَانُ وَجَيْحَانُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Numair} dan {Yazid} mereka berkata telah mengkabarkan kepada kami {Muhammad bin ‘Amru} dari {Abu salamah} dari {Abu Hurairah}, dia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Ada empat sungai yang mendapat aliran dari sungai surga efrat, nil, saihan, dan jaihan.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 7230

حَدَّثَنَا يَزِيدُ وَابْنُ نُمَيْرٍ قَالَا حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرٍو عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ غَيِّرُوا الشَّيْبَ وَلَا تَشَبَّهُوا بِالْيَهُودِ وَلَا بِالنَّصَارَى
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Numair} dan {Yazid}, mereka berkata telah mengkabarkan kepada kami {Muhammad bin ‘Amru} dari {Abu salamah} dari {Abu Hurairah}, dia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Ubahlah ubanmu (dengan memberi warna) dan jaganlah kalian menyerupai orang-orang Yahudi dan Nasrani.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 7231

حَدَّثَنَا يَزِيدُ وَابْنُ نُمَيْرٍ قَالَا حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرٍو عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُؤْتَى بِالْمَوْتِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَيُوقَفُ عَلَى الصِّرَاطِ فَيُقَالُ يَا أَهْلَ الْجَنَّةِ فَيَطَّلِعُونَ خَائِفِينَ وَجِلِينَ أَنْ يُخْرَجُوا وَقَالَ يَزِيدُ أَنْ يُخْرَجُوا مِنْ مَكَانِهِمْ الَّذِي هُمْ فِيهِ فَيُقَالُ هَلْ تَعْرِفُونَ هَذَا قَالُوا نَعَمْ رَبَّنَا هَذَا الْمَوْتُ ثُمَّ يُقَالُ يَا أَهْلَ النَّارِ فَيَطَّلِعُونَ فَرِحِينَ مُسْتَبْشِرِينَ أَنْ يُخْرَجُوا مِنْ مَكَانِهِمْ الَّذِي هُمْ فِيهِ فَيُقَالُ هَلْ تَعْرِفُونَ هَذَا قَالُوا نَعَمْ هَذَا الْمَوْتُ فَيَأْمُرُ بِهِ فَيُذْبَحُ عَلَى الصِّرَاطِ ثُمَّ يُقَالُ لِلْفَرِيقَيْنِ كِلَاهُمَا خُلُودٌ فِيمَا تَجِدُونَ لَا مَوْتَ فِيهِ أَبَدًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yazid} dan {Ibnu Numair} mereka berkata telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin ‘Amru} dari {Abu Salamah} dari {Abu Hurairah}, dia berkata: Rasulullah saw. bersabda: “Pada hari kiamat kelak kematian akan didatangkan dan ditempatkan di atas shiroth, lalu dikatakan ‘Wahai penduduk surga, ‘ lalu mereka memperhatikan dengan perasaan takut dan kawatir akan dikeluarkan dari dalam surga.” Yazid berkata “akan dikeluarkan dari tempat yang telah mereka diami. Lalu dikatakan kepada mereka ‘Apakah kalian tahu ini? ‘ mereka menjawab ‘Ya wahai Rabb kami, ini kematian. Kemudian dikatakan pula kepada para penduduk neraka ‘Wahai penduduk neraka, ‘ lalu mereka memperhatikan dengan perasaan penuh harap akan mendapatkan kabar gembira bahwa mereka akan dikeluarkan dari tempat yang mereka diami (neraka). Lalu dikatakan kepada mereka ‘Apakah kalian tahu ini? ‘ mereka menjawab ‘Ya wahai Rabb kami, ini adalah kematian.’ Kemudian Allah memerintahkan agar didatangkan kematian, lalu disembelihlah kematian itu di atas shiroth, selanjutnya dikatakan kepada keduanya, kelompok penghuni surga dan kelompok penghuni neraka ‘Kalian kekal di dalamnya dan tidak akan ada lagi kematian selama-lamanya.'”