Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7272
حَدَّثَنَا أَبُو كَامِلٍ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ حَدَّثَنَا ابْنُ شِهَابٍ عَنْ حُمَيْدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ احْتَجَّ آدَمُ وَمُوسَى عَلَيْهِمَا السَّلَام فَقَالَ لَهُ مُوسَى أَنْتَ آدَمُ الَّذِي أَخْرَجَتْكَ خَطِيئَتُكَ مِنْ الْجَنَّةِ فَقَالَ لَهُ آدَمُ وَأَنْتَ مُوسَى الَّذِي اصْطَفَاكَ اللَّهُ بِكَلَامِهِ وَبِرِسَالَتِهِ تَلُومُنِي عَلَى أَمْرٍ قُدِّرَ عَلَيَّ قَبْلَ أَنْ أُخْلَقَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَحَجَّ آدَمُ مُوسَى فَحَجَّ آدَمُ مُوسَىحَدَّثَنَا أَبُو الْيَمَانِ حَدَّثَنَا شُعَيْبٌ عَنِ الزُّهْرِيِّ حَدَّثَنِي حُمَيْدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَ الْحَدِيثَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Kamil} telah menceritakan kepada kami {Ibrahim} telah menceritakan kepada kami {Ibnu Syihab} dari {Humaid bin Abdurrahman} dari {Abu Hurairah}, dia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Adam dan Musa Alaihimas Salam saling berdebat, Musa berkata kepada Adam ‘Engkaulah Adam yang kesalahan-kesalahanmu telah mengeluarkan kamu dari surga.’ Lalu Adam berkata kepada Musa ‘Engkau Musa yang Allah telah memilihmu dengan di ajak berbicara (secara langsung) dan diberi risalah-Nya, engkau mencelaku dengan suatu perkara yang Allah telah mentaqdirkannya atasku sebelum aku dicipta.’ Rasulullah saw. bersabda: “maka Adam mendebat Musa, maka Adam mendebat Musa.” Telah menceritakan kepada kami {Abul Yaman} telah menceritakan kepada kami {Syu’aib} dari {Az Zuhri} telah menceritakan kepadaku {Humaid bin Abdurrahman} bahwa {Abu Hurairah} berkata: Nabi saw. bersaba, lalu ia menyebutkan hadits tersebut diatas.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7273
حَدَّثَنَا أَبُو كَامِلٍ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ حَدَّثَنَا ابْنُ شِهَابٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَسُئِلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّ الْأَعْمَالِ أَفْضَلُ قَالَ إِيمَانٌ بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ قَالَ ثُمَّ مَاذَا قَالَ ثُمَّ الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ قِيلَ ثُمَّ مَاذَا قَالَ ثُمَّ حَجٌّ مَبْرُورٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Kamil} telah menceritakan kepada kami {Ibrahim} telah menceritakan kepada kami {Ibnu Syihab} dari {Sa’id Ibnul Musayyab} dari {Abu Hurairah}, dia berkata Nabi saw. pernah ditanya “Amal apa yang paling utama?” Beliau menjawab: “Beriman kepada Allah dan Rasul-Nya.” Dia berkata “lalu apa lagi? Beliau menjawab: “Jihad di jalan Allah.” Ditanya: “lalu apa lagi?” Beliau menjawab: “Haji yang mabrur.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7274
حَدَّثَنَا أَبُو كَامِلٍ حَدَّثَنَا لَيْثٌ حَدَّثَنِي سَعِيدٌ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقُولُ يَا نِسَاءَ الْمُسْلِمَاتِ لَا تَحْقِرَنَّ جَارَةٌ لِجَارَتِهَا وَلَوْ فِرْسِنَ شَاةٍ
Terjemahan: telah menceritakan kepada kami {Abu Kamil} telah menceritakan kepada kami {Laits} telah menceritakan kepada kami {Sa’id} dari {bapaknya} dari {Abu Hurairah} berkata: bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Wahai para wanita muslimah, janganlah tetangga wanita yang satu dengan yang lainnya saling meremehkan meskipun hanya dengan memberi tulang kambing.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7275
حَدَّثَنَا أَبُو كَامِلٍ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ حَدَّثَنَا ابْنُ شِهَابٍ عَنِ الْأَغَرِّ وَأَبِي سَلَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ اسْمُهُ كُلَّ لَيْلَةٍ حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الْآخِرُ إِلَى سَمَاءِ الدُّنْيَا فَيَقُولُ مَنْ يَدْعُونِي فَأَسْتَجِيبَ لَهُ مَنْ يَسْأَلُنِي فَأُعْطِيَهُ مَنْ يَسْتَغْفِرُنِي فَأَغْفِرَ لَهُ حَتَّى يَطْلُعَ الْفَجْرُ فَلِذَلِكَ كَانُوا يُفَضِّلُونَ صَلَاةَ آخِرِ اللَّيْلِ عَلَى صَلَاةِ أَوَّلِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Kamil} telah menceritakan kepada kami {Ibrahim} telah menceritakan kepada kami {Ibnu Syihab} dari {Al Aghor} dan {Abu Salamah bin Abdurrahman} dari {Abu Hurairah}, dia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Rabb kita Yang Maha suci nama-Nya turun setiap malam pada sepertiga malam akhir ke langit dunia, Dia berfirman: ‘siapa berdoa kepada-Ku maka akan Aku kabulkan, siapa meminta kepada-Ku maka akan Aku beri, siapa meminta ampun kepada-Ku maka akan Aku ampuni, ‘ hal itu hingga matahari terbit, dan mereka lebih mengutamakan shalat diakhir malam ketimbang shalat diawal malam.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7276
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلَمَةَ عَنِ ابْنِ إِسْحَاقَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ قَالَ أَتَيْتُ سَعِيدَ ابْنَ مَرْجَانَةَ فَسَأَلْتُهُ فَقَالَ سَمِعْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ صَلَّى عَلَى جَنَازَةٍ فَلَمْ يَمْشِ مَعَهَا فَلْيَقُمْ حَتَّى تَغِيبَ عَنْهُ وَمَنْ مَشَى مَعَهَا فَلَا يَجْلِسْ حَتَّى تُوضَعَ
Terjemahan: telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Salamah} dari {Ibnu Ishaq} dari {Muhammad bin Ibrahim} berkata: saya datang kepada {Sa’id Ibnu Marjanah} lalu saya bertanya kepadanya dan dia berkata saya pernah mendengar {Abu Hurairah} berkata: Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa menshalati jenazah lalu ia tidak ikut mengiringnya ke kubur maka hendaklah ia berdiri hingga jenazah itu hilang darinya, dan barang siapa ikut mengiringinya maka janganlah ia duduk hingga mayat tersebut diletakkan.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7277
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلَمَةَ عَنِ ابْنِ إِسْحَاقَ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ عِرَاكِ بْنِ مَالِكٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ أَدْرَكَ مِنْ الصَّلَاةِ رَكْعَةً فَقَدْ أَدْرَكَهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Salamah} dari {Ibnu Ishaq} dari {Yazid bin Abu Habib} dari {‘Irak bin Malik} dari {Abu Hurairah}, dia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa mendapatkan satu rakaat dalam shalat, sungguh ia telah mendapatkan shalat tersebut.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7278
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ فُضَيْلٍ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ أَبِي زِيَادٍ حَدَّثَنِي مَنْ سَمِعَ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُأَوْصَانِي خَلِيلِي بِثَلَاثٍ وَنَهَانِي عَنْ ثَلَاثٍ أَوْصَانِي بِالْوِتْرِ قَبْلَ النَّوْمِ وَصِيَامِ ثَلَاثَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ وَرَكْعَتَيْ الضُّحَى قَالَ وَنَهَانِي عَنْ الِالْتِفَاتِ وَإِقْعَاءٍ كَإِقْعَاءِ الْقِرْدِ وَنَقْرٍ كَنَقْرِ الدِّيكِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Fudhail} telah menceritakan kepada kami {Yazid bin Abu Ziyad} telah menceritakan kepadaku {orang yang telah mendengar} dari {Abu Hurairah}, dia berkata “Kekasihku mewasiatkan kepadaku dengan tiga hal, dia mewasiatkan agar aku shalat witir sebelum tidur, puasa tiga hari dalam sebulannya dan dua rakaat dhuha, dan dia melarangku dari berpaling ketika shalat, duduk layaknya duduknya kera, dan mematuk layaknya ayam.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7279
حَدَّثَنَا أَبُو الْعَبَّاسِ مُحَمَّدُ بْنُ السَّمَّاكِ حَدَّثَنَا الْعَوَّامُ بْنُ حَوْشَبٍ حَدَّثَنِي مَنْ سَمِعَ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُأَوْصَانِي خَلِيلِي صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِصَوْمِ ثَلَاثَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ وَبِالْوِتْرِ قَبْلَ النَّوْمِ وَبِصَلَاةِ الضُّحَى فَإِنَّهَا صَلَاةُ الْأَوَّابِينَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abul ‘Abbas Muhammad bin As Sammak} telah menceritakan kepada kami {Al Awwam bin Hausyab} telah menceritakan kepadaku {orang yang telah mendengar} dari {Abu Hurairah}, dia berkata “Kekasihku saw. mewasiatkan kepadaku dengan puasa tiga hari dalam setiap bulannya, shalat witir sebelum tidur dan shalat dhuha, sebab ia adalah shalatnya orang-orang yang bertaubat.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7280
حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنِ الْأَعْمَشِ عَنْ ذَكْوَانَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَيَرْفَعُهُ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَقُولُ اللَّهُ مَنْ أَذْهَبْتُ حَبِيبَتَيْهِ فَصَبَرَ وَاحْتَسَبَ لَمْ أَرْضَ لَهُ بِثَوَابٍ دُونَ الْجَنَّةِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Al A’masy} dari {Dzakwan} dari {Abu Hurairah} dan ia memarfu`kan hadits ini kepada Nabi saw., bahwasanya beliau saw. bersabda: “Allah Azza Wa Jalla berfirman: ‘Barang siapa yang Aku hilangkan kedua kekasihnya (kedua matanya) lalu ia bersabar dan berharap pahala (dariKu) maka Aku tidak akan merelakan suatu pahala baginya kecuali syurga.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7281
حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ عَنْ لَيْثٍ عَنْ كَعْبٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا صَلَّيْتُمْ عَلَيَّ فَاسْأَلُوا اللَّهَ لِي الْوَسِيلَةَ قِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَا الْوَسِيلَةُ قَالَ أَعْلَى دَرَجَةٍ فِي الْجَنَّةِ لَا يَنَالُهَا إِلَّا رَجُلٌ وَاحِدٌ وَأَرْجُو أَنْ أَكُونَ أَنَا هُوَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} telah mengkabarkan kepada kami {Sufyan} dari {Laits} dari {Ka’ab} dari {Abu Hurairah}, dia berkata bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Jika kalian bershalawat atasku maka mohonlah wasilah kepada Allah untukku.” Maka beliau ditanya “Wahai Rasulullah apa itu wasilah?” Rasulullah saw. menjawab: “Yaitu derajat yang tinggi di dalam surga yang tidak akan didapatkan kecuali satu orang laki-laki saja, dan saya berharap bahwa dia adalah saya.”