Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Kembali ke Menu Sebelumnya

Musnad Ahmad | Hadits No. : 7282

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَجْلَانَ عَنْ سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيِّ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْعُطَاسَ وَيُبْغِضُ أَوْ يَكْرَهُ التَّثَاؤُبَ فَإِذَا قَالَ أَحَدُهُمْ هَا هَا فَإِنَّمَا ذَلِكَ الشَّيْطَانُ يَضْحَكُ مِنْ جَوْفِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} telah mengkabarkan kepada kami {Sufyan} dari {Muhammad bin ‘Ajlan} dari {Sa’id Al Maqburi} dari {Abu Hurairah}, dia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya Allah menyukai orang yang bersin dan marah atau membenci orang yang menguap, dan jika salah satu dari kalian berkata (ketika menguap): ‘hah hah’ maka hanyasanya yang demikian itu adalah setan yang tertawa dari dalam lambungnya”.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 7283

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنِ ابْنِ الْمُسَيَّبِ أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا اسْتَيْقَظَ أَحَدُكُمْ فَلَا يُدْخِلْ يَدَهُ فِي إِنَائِهِ أَوْ قَالَ فِي وَضُوئِهِ حَتَّى يَغْسِلَهَا ثَلَاثَ مَرَّاتٍ فَإِنَّهُ لَا يَدْرِي أَيْنَ بَاتَتْ يَدُهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} telah menceritakan kepada kami {Ma’mar} dari {Az Zuhri} dari {Ibnul Musayyab} bahwa {Abu Hurairah} berkata: Rasulullah saw. bersabda: “Jika salah seorang dari kalian bangun dari tidur maka janganlah memasukkan tangannya ke dalam bejananya, ” atau beliau bersabda: “ke dalam air wudhunya sehingga ia mencucinya tiga kali, sebab ia tidak tahu dimana tangannya bermalam.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 7284

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَسُئِلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْفَأْرَةِ تَقَعُ فِي السَّمْنِ فَقَالَ إِنْ كَانَ جَامِدًا فَأَلْقُوهَا وَمَا حَوْلَهَا وَإِنْ كَانَ مَائِعًا فَلَا تَقْرَبُوهُقَالَ عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنِي عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ بُوذَوَيْهِ أَنَّ مَعْمَرًا كَانَ يَذْكُرُهُ بِهَذَا الْإِسْنَادِ وَيَذْكُرُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ و قَالَ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ أَيُّوبَ عَنِ ابْنِ سِيرِينَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} telah mengkabarkan kepada kami {Ma’mar} dari {Az Zuhri} dari {Sa’id Ibnul Musayyab} dari {Abu Hurairah}, dia berkata Nabi saw. ditanya tentang tikus yang ada diminyak, maka beliau bersabda: “Jika minyak tersebut beku maka tikus tersebut dibuang beserta minyak yang ada disekitarnya saja, namun jika minyak itu cair maka janganlah kalian dekati.” {Abdurrazzaq} berkata telah mengkabarkan kepadaku {Abdurrahman bin Budzawaih}, bahwa {Ma’mar} menyebutkan dengan sanad ini dengan redaksi Rasulullah saw. bersabda. Dan {Abdurrazzaq} berkata telah menceritakan kepada kami {Ma’mar} dari {Ayub} dari {Ibnu Sirin} dari {Abu Hurairah}.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 7285

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ أَيُّوبَ عَنِ ابْنِ سِيرِينَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يَبُولَنَّ أَحَدُكُمْ فِي الْمَاءِ الدَّائِمِ ثُمَّ يَتَوَضَّأُ مِنْهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} telah menceritakan kepada kami {Ma’mar} dari {Ayub} dari {Ibnu Sirin} dari {Abu Hurairah}, dia berkata bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Janganlah sekali-kali salah seorang dari kalian kencing di air yang diam (tidak mengalir) kemudian dia berwudhu di situ.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 7286

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ حَسَّانَ عَنِ ابْنِ سِيرِينَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ و قَالَ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ أَيُّوبَ عَنِ ابْنِ سِيرِينَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا وَلَغَ الْكَلْبُ فِي الْإِنَاءِ فَاغْسِلْهُ سَبْعَ مَرَّاتٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} telah menceritakan kepada kami {Hisyam bin Hassan} dari {Ibnu Sirin} dari {Abu Hurairah}, dia berkata Rasulullah saw. bersabda. Dan {Abdurrazzaq} berkata telah menceritakan kepada kami {Ma’mar} dari {Ayub} dari {Ibnu Sirin} dari {Abu Hurairah} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Jika seekor anjing menjilat pada bejana maka cucilah ia sebanyak tujuh kali.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 7287

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُمَرَ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ قَارِظٍ قَالَمَرَرْتُ بِأَبِي هُرَيْرَةَ وَهُوَ يَتَوَضَّأُ فَقَالَ أَتَدْرِي مِمَّا أَتَوَضَّأُ مِنْ أَثْوَارِ أَقِطٍ أَكَلْتُهَا إِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ تَوَضَّئُوا مِمَّا مَسَّتْ النَّارُ
Terjemahan: telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} telah menceritakan kepada kami {Ma’mar} dari {Az Zuhri} dari {Umar bin Abdul Aziz} dari {Ibrahim bin Abdullah bin Qarizh}, dia berkata: saya bertemu dengan {Abu Hurairah} yang sedang berwudhu, maka dia berkata “Apakah kamu tahu kenapa saya berwudhu setelah memakan sepotong susu kering? sesungguhnya saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Berwudhulah kalian dari apa saja yang tersentuh oleh api.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 7288

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ وَابْنُ جُرَيْجٍ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ رَجُلًا قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ هَلْ يُصَلِّي الرَّجُلُ فِي الثَّوْبِ الْوَاحِدِ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوَلِكُلِّكُمْ ثَوْبَانِ قَالَ فِي حَدِيثِ ابْنِ جُرَيْجٍ حَدَّثَنِي ابْنُ شِهَابٍ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ حَدَّثَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} telah mengkabarkan kepada kami {Ma’mar} dan {Ibnu Juraij} dari {Az Zuhri} dari {Abu Salamah bin Abdurrahman} dari {Abu Hurairah}, dia berkata bahwa sorang laki-laki berkata “Wahai Rasulullah, bolehkan seorang laki-laki shalat dengan satu kain saja?” Maka Nabi saw. pun bersabda: “Apakah setiap dari kalian mempunyai dua kain?” Dia berkata dalam hadits Ibnu Juraij telah menceritakan kepadaku Ibnu Syihab dari Abu Salamah bahwa Abu Hurairah menceritakan.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 7289

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ عَنِ الْأَعْمَشِ عَنْ ذَكْوَانَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كُلُّ حَسَنَةٍ يَعْمَلُهَا ابْنُ آدَمَ تُضَاعَفُ عَشْرًا إِلَى سَبْعِ مِائَةِ ضِعْفٍ إِلَّا الصِّيَامَ فَهُوَ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ يَدَعُ شَهْوَتَهُ مِنْ أَجْلِي وَيَدَعُ طَعَامَهُ مِنْ أَجْلِي فَرْحَتَانِ لِلصَّائِمِ فَرْحَةٌ عِنْدَ فِطْرِهِ وَفَرْحَةٌ عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ عَزَّ وَجَلَّ وَلَخُلُوفُ فَمِ الصَّائِمِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} telah mengkabarkan kepada kami {Sufyan} dari {Al A’masy} dari {Dzakwan} dari {Abu Hurairah}, dia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Setiap amal kebaikkan yang dikerjakan oleh anak cucu adam akan dilipatgandakan menjadi sepuluh hingga tujuh ratus kali lipat kecuali puasa, dia untuk-Ku dan Akulah yang akan membalasnya, ia meninggalkan syahwatnya karena Aku dan meninggalkan makan juga karena Aku. Orang yang puasa mempunyai dua kebahagiaan satu kebahagiaanm ketika berbuka dan satu kebahagiaan ketika bertemu dengan Rabbnya Azza Wa Jalla, dan sungguh bau mulut orang yang berpuasa adalah lebih harum di sisi Allah dari wangi misik.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 7290

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا صَلَّى أَحَدُكُمْ فِي ثَوْبٍ فَلْيُخَالِفْ بَيْنَ طَرَفَيْهِ عَلَى عَاتِقِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} telah menceritakan kepada kami {Ma’mar} dari {Yahya bin Abu Katsir} dari {Ikrimah} dari {Abu Hurairah}, dia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Jika salah seorang dari kalian shalat dengan satu kain maka hendaklah ia selempangkan antara dua ujungnya di pundaknya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 7291

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ حُمَيْدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَأَى نُخَامَةً فِي قِبْلَةِ الْمَسْجِدِ فَحَتَّهَا بِمَرْوَةٍ أَوْ بِشَيْءٍ ثُمَّ قَالَ إِذَا قَامَ أَحَدُكُمْ إِلَى الصَّلَاةِ فَلَا يَتَنَخَّمَنَّ أَمَامَهُ وَلَا عَنْ يَمِينِهِ فَإِنَّ عَنْ يَمِينِهِ مَلَكًا وَلَكِنْ لِيَتَنَخَّمْ عَنْ يَسَارِهِ أَوْ تَحْتَ قَدَمِهِ الْيُسْرَى
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} telah menceritakan kepada kami {Ma’mar} dari {Az Zuhri} dari {Humaid bin Abdurrahman} dari {Abu Hurairah}, dia berkata bahwa Nabi saw. melihat ludah yang berada di kiblat masjid maka beliau menghilangkanya dengan kerikil atau dengan sesuatu, kemudian beliau saw. bersabda: “Jika salah seorang dari kalian hendak berdiri shalat maka janganlah meludah di depannya atau di sisi kanannya, karena di sisi kanannya terdapat malaikat, akan tetapi hendaklah ia meludah pada sisi kirinya atau di bawah telapak kaki kirinya.”