Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7302
حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ عَنْ مَعْمَرٍ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ اتَّخَذَ كَلْبًا إِلَّا كَلْبَ صَيْدٍ أَوْ زَرْعٍ أَوْ مَاشِيَةٍ نَقَصَ مِنْ أَجْرِهِ كُلَّ يَوْمٍ قِيرَاطٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} dari {Ma’mar} dari {Az Zuhri} dari {Abu Salamah} dari {Abu Hurairah} dari Nabi saw. bersabda: “Barangsiapa memelihara anjing selain anjing pemburu atau anjing penjaga kebun atau binatang ternak maka pahalanya akan berkurang satu qiroth pada setiap harinya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7303
حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنِ الزُّهْرِيِّ قَالَ أَخْبَرَنِي أَبُو سَلَمَةَ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ وَالْأَغَرُّ صَاحِبُ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ أَخْبَرَهُمَاعَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الْآخِرُ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا فَيَقُولُ مَنْ يَدْعُونِي فَأَسْتَجِيبَ لَهُ مَنْ يَسْتَغْفِرُنِي فَأَغْفِرَ لَهُ مَنْ يَسْأَلُنِي فَأُعْطِيَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} telah menceritakan kepada kami {Ma’mar} dari {Az Zuhri} telah mengabarkan kepadaku {Abu Salamah bin Abdurrahman} dan {Al Aghor} murid Abu Hurairah, bahwa {Abu Hurairah} mengabarkan kepada mereka berdua dari Nabi saw., beliau bersabda: “Rabb kita Tabaraka Wa Ta’ala setiap malam turun ke langit bumi pada sepertiga malam akhir, Dia berfirman: ‘barangsiapa berdoa kepada-Ku maka akan Aku kabulkan, barangsiapa meminta ampun kepada-Ku maka akan Aku ampuni dan barangsiapa meminta kepada-Ku maka akan Aku beri.'”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7304
حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ ابْنِ سِيرِينَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ وَعَنْ هَمَّامِ بْنِ مُنَبِّهٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ لِلَّهِ تِسْعَةً وَتِسْعِينَ اسْمًا مِائَةً إِلَّا وَاحِدًا مَنْ أَحْصَاهَا دَخَلَ الْجَنَّةَ وَزَادَ فِيهِ هَمَّامٌ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّهُ وِتْرٌ يُحِبُّ الْوِتْرَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} telah menceritakan kepada kami {Ma’mar} dari {Ayub} dari {Ibnu Sirin} dari {Abu Hurairah}. Dan dari {Hammam bin Munabbih} dari {Abu Hurairah} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Sesungguhnya Allah mempunyai sembilan puluh Sembilan nama, seratus kurang satu, barangsiapa menghafal dan menjaganya maka ia akan masuk surga.” Dan Hammam menambahkan dalam hadits tersebut, dari Abu Hurairah dari Nabi saw., bahwa beliau bersabda: “Sesungguhnya Allah tunggal dan suka yang ganjil.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7305
حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنِ ابْنِ الْمُسَيَّبِ وَالْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَشَرُّ الطَّعَامِ طَعَامُ الْوَلِيمَةِ يُدْعَى الْغَنِيُّ وَيُتْرَكُ الْمِسْكِينُ وَهِيَ حَقٌّ وَمَنْ تَرَكَهَا فَقَدْ عَصَى وَكَانَ مَعْمَرٌ رُبَّمَا قَالَ وَمَنْ لَمْ يُجِبْ الدَّعْوَةَ فَقَدْ عَصَى اللَّهَ وَرَسُولَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} telah menceritakan kepada kami {Ma’mar} dari {Az Zuhri} dari {Ibnul Musayyab} dan {Al A’raj} dari {Abu Hurairah}, dia berkata “Seburuk-buruk makanan adalah makanan walimah yang di dalamnya orang kaya diundang sedangkan orang miskin ditinggalkan, dan ia (undangan) adalah sesuatu yang haq, maka barangsiapa meninggalkannya berarti ia telah bermaksiat.” Dan mungkin saja Ma’mar berkata “Maka barangsiapa tidak memenuhi undangan tersebut berarti ia telah bermaksiat kepada Allah dan Rasul-Nya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7306
حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ عَنْ مَعْمَرٍ عَنْ سُهَيْلِ بْنِ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ إِذَا أَحَبَّ عَبْدًا قَالَ لِجِبْرِيلَ إِنِّي أُحِبُّ فُلَانًا فَأَحِبَّهُ قَالَ فَيَقُولُ جِبْرِيلُ لِأَهْلِ السَّمَاءِ إِنَّ رَبَّكُمْ يُحِبُّ فُلَانًا فَأَحِبُّوهُ قَالَ فَيُحِبُّهُ أَهْلُ السَّمَاءِ قَالَ وَيُوضَعُ لَهُ الْقَبُولُ فِي الْأَرْضِ قَالَ وَإِذَا أَبْغَضَ فَمِثْلُ ذَلِكَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} dari {Ma’mar} dari {Suhail bin Abi Shalih} dari {bapaknya} dari {Abu Hurairah}, dia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya jika Allah mencintai seorang hamba maka Dia berkata kepada Jibril: ‘sesungguhnya Aku mencintai fulan maka cintailah dia.'” Rasulullah bersabda: “Lalu Jibril berkata kepada para penghuni langit ‘sesungguhnya Tuhan kalian mencintai fulan maka cintailah dia.'” Rasulullah bersabda: “Maka para penghuni langit mencintainya.” Rasulullah bersabda: “Hingga akhirnya ditetapkan bagi fulan untuk diterima di bumi.” Rasulullah bersabda lagi: “Maka seperti itu pula jika Allah membenci.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7307
حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلَا يُؤْذِي جَارَهُ مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيُكْرِمْ ضَيْفَهُ مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} telah menceritakan kepada kami {Ma’mar} dari {Az Zuhri} dari {Abu Salamah} dari {Abu Hurairah}, dia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir maka janganlah ia menyakiti tetangganya, dan barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir maka muliakanlah tamunya, dan barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir maka berkatalah yang baik atau (jika ia tidak mampu) hendaklah ia diam.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7308
حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ أَيُّوبَ عَنِ ابْنِ سِيرِينَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَتَاكُمْ أَهْلُ الْيَمَنِ هُمْ أَرَقُّ قُلُوبًا الْإِيمَانُ يَمَانٍ وَالْحِكْمَةُ يَمَانِيَةٌ وَالْفِقْهُ يَمَانٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} telah menceritakan kepada kami {Ma’mar} dari {Ayub} dari {Ibnu Sirin} dari {Abu Hurairah}, dia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Telah datang kepada kalian penduduk Yaman, mereka adalah orang-orang yang berhati lembut, iman itu dari Yaman, hikmah dari Yaman dan fikih juga dari Yaman.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7309
حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ وَعُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُتْبَةَ أَنَّهُمَا سَمِعَا أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَلَا أُخْبِرُكُمْ بِخَيْرِ دُورِ الْأَنْصَارِ قَالُوا بَلَى يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ بَنُو عَبْدِ الْأَشْهَلِ وَهُمْ رَهْطُ سَعْدِ بْنِ مُعَاذٍ قَالُوا ثُمَّ مَنْ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ ثُمَّ بَنُو النَّجَّارِ قَالُوا ثُمَّ مَنْ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ ثُمَّ بَنُو الْحَارِثِ بْنِ الْخَزْرَجِ قَالُوا ثُمَّ مَنْ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ ثُمَّ بَنُو سَاعِدَةَ قَالُوا ثُمَّ مَنْ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ ثُمَّ فِي كُلِّ دُورِ الْأَنْصَارِ خَيْرٌقَالَ مَعْمَرٌ أَخْبَرَنِي ثَابِتٌ وَقَتَادَةُ أَنَّهُمَا سَمِعَا أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ يَذْكُرُ هَذَا الْحَدِيثَ إِلَّا أَنَّهُ قَالَ بَنُو النَّجَّارِ ثُمَّ بَنُو عَبْدِ الْأَشْهَلِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} telah menceritakan kepada kami {Ma’mar} dari {Az Zuhri} dari {Abu Salamah bin Abdurrahman} dan {Ubaidillah bin Abdullah bin ‘Utbah} bahwa keduanya mendengar {Abu Hurairah} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Maukah kalian saya beri tahu tentang sebaik baik rumah orang orang anshor?”, mereka berkata “Tentu wahai Rasulullah.” Rasulullah bersabda: “Yaitu Bani Abdul Asyhal, mereka adalah keluarga (golongan) Sa’d bin Mu’adz.” Mereka berkata “Kemudian siapa lagi wahai Rasulullah?” Beliau bersabda: “Kemudian Bani An Najjar.” Mereka berkata “Kemudian siapa lagi wahai Rasulullah?” Beliau bersabda: “Kemudian Bani Al Harits bin Al Khazraj.” Mereka berkata “Kemudian siapa lagi wahai Rasulullah?” Beliau bersabda: “Kemudian Bani Sa’idah.” Mereka berkata “Kemudian siapa lagi wahai Rasulullah?” Beliau bersabda: “Kemudian pada setiap rumah orang orang Anshor terdapat kebaikan.” {Ma’mar} berkata: {Tsabit} dan {Qotadah} telah memberitahukan kepadaku, bahwa keduanya mendengar {Anas bin Malik} menyebutkan hadits ini, hanya saja dia berkata “Bani An Najjar kemudian Bani Abdul Asyhal.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7310
حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ زِيَادٍ مَوْلَى بَنِي جُمَحَ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَيْنَا رَجُلٌ يَتَبَخْتَرُ فِي حُلَّةٍ مُعْجَبٌ بِجُمَّتِهِ قَدْ أَسْبَلَ إِزَارَهُ إِذْ خَسَفَ اللَّهُ بِهِ فَهُوَ يَتَجَلْجَلُ أَوْ قَالَ يَهْوِي فِيهَا إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} telah mengabarkan kepada kami {Ma’mar} dari {Muhammad bin Ziyad} -pelayan Bani Jumah- bahwa ia mendengar {Abu Hurairah} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Ketika seorang laki laki berjalan bangga dengan baju indah yang dikenakannya dan rambut terurai hingga pundaknya yang mengagumkan dirinya serta sarung (celana) yang menutupi kedua mata kakinya, maka Allah akan menenggelamkannya ke dalam bumi dalam keadaan tergoncang, ” atau beliau saw. bersabda: “Ia jatuh ke dalamnya hingga hari kiamat.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7311
حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنِ الزُّهْرِيِّ حَدَّثَنِي ثَابِتُ بْنُ قَيْسٍ أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ قَالَأَخَذَتْ النَّاسَ رِيحٌ بِطَرِيقِ مَكَّةَ وَعُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ حَاجٌّ فَاشْتَدَّتْ عَلَيْهِمْ فَقَالَ عُمَرُ لِمَنْ حَوْلَهُ مَنْ يُحَدِّثُنَا عَنْ الرِّيحِ فَلَمْ يُرْجِعُوا إِلَيْهِ شَيْئًا فَبَلَغَنِي الَّذِي سَأَلَ عَنْهُ عُمَرُ مِنْ ذَلِكَ فَاسْتَحْثَثْتُ رَاحِلَتِي حَتَّى أَدْرَكْتُهُ فَقُلْتُ يَا أَمِيرَ الْمُؤْمِنِينَ أُخْبِرْتُ أَنَّكَ سَأَلْتَ عَنْ الرِّيحِ وَإِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ الرِّيحُ مِنْ رَوْحِ اللَّهِ تَأْتِي بِالرَّحْمَةِ وَتَأْتِي بِالْعَذَابِ فَإِذَا رَأَيْتُمُوهَا فَلَا تَسُبُّوهَا وَسَلُوا اللَّهَ خَيْرَهَا وَاسْتَعِيذُوا بِهِ مِنْ شَرِّهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} Telah menceritakan kepada kami {Ma’mar} dari {Az Zuhri} Telah menceritakan kepadaku {Tsabit bin Qois} bahwa {Abu Hurairah} berkata Di jalanan Makkah angin kencang menerjang orang-orang, sedang waktu itu Umar bin Al Khaththab sedang melakukan haji, angin itu begitu kencang menerpa mereka, maka Umar pun berkata kepada orang-orang yang ada disekelilingnya: “Siapa yang bisa membacakan hadits kepada kami tentang angin?” Tetapi tidak ada seorangpun yang bisa membacakan hadits tersebut, hingga akhirnya ada seorang yang menyampaikan kepadaku perihal hadits yang ditanyakan oleh Umar tersebut. Kemudian aku percepat langkah untaku sehingga aku bisa mengejarnya, lalu aku berkata “Wahai Amirul Mukminin, aku telah mendapatkan berita bahwa engkau bertanya tentang hadits yang berkenaan dengan angin, dan sungguh aku pernah mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya angin itu dari rahmat Allah, kadang ia membawa rahmat dan kadang membawa bencana, jika kalian melihatnya maka janganlah kalian mencelanya, tapi mintalah kepada Allah dari kebaikkannya dan berlindunglah kepada-Nya dari keburukkannya.”