Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7522
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بِشْرٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرٍو عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَمُرَّ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِجِنَازَةٍ فَقَالَ قُومُوا فَإِنَّ لِلْمَوْتِ فَزَعًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Bisyr} telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin ‘Amru} dari {Abu Salamah} dari {Abu Hurairah}, dia berkata ada jenazah yang melewati Rasulullah saw. maka Beliau bersabda: “Berdirilah kalian karena dalam kematian ada ketakutan.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7523
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بِشْرٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرٍو حَدَّثَنَا أَبُو سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ تَرَكَ مَالًا فَلِأَهْلِهِ وَمَنْ تَرَكَ ضَيَاعًا فَإِلَيَّ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Bisyr} telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin ‘Amru} berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Salamah} dari {Abu Hurairah}, dia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa meninggal mewariskan harta maka ia untuk keluarganya dan barangsiapa meninggal mewariskan hutang maka itu menjadi tanggunganku.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7524
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بِشْرٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرٍو حَدَّثَنَا أَبُو سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَمَرَّ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِرَجُلٍ مُضْطَجِعٍ عَلَى بَطْنِهِ فَقَالَ إِنَّ هَذِهِ لَضِجْعَةٌ مَا يُحِبُّهَا اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Bisyr} telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin ‘Amru} berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Salamah} dari {Abu Hurairah}, dia berkata Rasulullah saw. pernah melewati seorang laki-laki yang tidur dengan posisi tengkurap maka beliau saw. bersabda: “Sesungguhnya ini adalah posisi tidur yang tidak disukai oleh Allah Azza Wa Jalla.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7525
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بِشْرٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرٍو حَدَّثَنَا أَبُو سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَسُئِلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّ الْأَعْمَالِ أَفْضَلُ وَأَيُّ الْأَعْمَالِ خَيْرٌ قَالَ إِيمَانٌ بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ قَالَ ثُمَّ أَيٌّ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ سَنَامُ الْعَمَلِ قَالَ ثُمَّ أَيٌّ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ حَجٌّ مَبْرُورٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Bisyr} telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin ‘Amru} berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Salamah} dari {Abu Hurairah} berkata Rasulullah pernah ditanya amal apa yang paling utama dan amal apa yang baik untuk dilakukan? Beliau menjawab: “Iman kepada Allah dan Rasul-Nya.” Berkata “Lalu apa lagi wahai Rasulullah?” Beliau menjawab: “Jihad di jalam Allah adalah puncak suatu amalan.” Berkata “lalu apa lagi wahai Rasulullah?” Beliau menjawab: “Haji yang mabrur.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7526
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بِشْرٍ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ عَنْ أَبِي الزِّنَادِ عَنِ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَذَكَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْهِلَالَ قَالَ إِذَا رَأَيْتُمُوهُ فَصُومُوا وَإِذَا رَأَيْتُمُوهُ فَأَفْطِرُوا فَإِنْ غُمَّ عَلَيْكُمْ فَعُدُّوا ثَلَاثِينَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Bisyr} telah menceritakan kepada kami {Ubaidullah bin ‘Umar} dari {Abu Az Zinad} dari {Al A’raj} dari {Abu Hurairah}, dia berkata Rasulullah saw. menyebut-nyebut tentang hilal, beliau bersabda: “Jika kalian melihatnya maka puasalah, dan jika kalian melihatnya maka berbukalah. Maka jika terhalang dari penglihatan kalian karena mendung genapkanlah menjadi tiga puluh hari.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7527
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بِشْرٍ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ حَدَّثَنَا صَالِحُ بْنُ أَبِي صَالِحٍ السَّمَّانُ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَصْبِرُ أَحَدٌ عَلَى لَأْوَاءِ الْمَدِينَةِ وَجَهْدِهَا إِلَّا كُنْتُ لَهُ شَفِيعًا وَشَهِيدًا أَوْ شَهِيدًا وَشَفِيعًاقَالَ أَبِي حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا وُهَيْبٌ حَدَّثَنَا هِشَامٌ شَكَّ فِيهِ شَهِيدًا أَوْ شَفِيعًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Bisyr} telah menceritakan kepada kami {Hisyam bin ‘Urwah} telah menceritakan kepada kami {Shalih bin Abi Shalih As Samman} dari {Abu Hurairah}, dia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Tidaklah seseorang bersabar atas panas dan kerasnya madinah melainkan aku akan menjadi pemberi syafa’at atau saksi baginya”, atau beliau saw. bersabda: “Aku akan menjadi pemberi saksi atau pemberi syafaat baginya.” Bapakku berkata telah menceritakan kepada kami {‘Affan} telah menceritakan kepada kami {Wuhaib}, dia berkata telah menceritakan kepada kami {Hisyam} dan ia ragu di dalamnya, apakah Rasulullah bersabda: “sebagai saksi atau sebagai pemberi syafaat.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7528
حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ الْحُبَابِ حَدَّثَنِي حُسَيْنُ بْنُ وَاقِدٍ حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ زِيَادٍ أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ حَدَّثَهُ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْيَدُ الْعُلْيَا خَيْرٌ مِنْ الْيَدِ السُّفْلَى وَابْدَأْ بِمَنْ تَعُولُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Zaid bin Al Hubab} telah menceritakan kepadaku {Husain bin Waqid} berkata telah menceritakan kepadaku {Muhammad bin Ziyad} bahwa {Abu Hurairah} menceritakan kepadanya, ia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Tangan di atas itu lebih baik dari tangan yang di bawah, dan mulailah dari orang-orang yang ada dalam tanggunganmu.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7529
حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ الْحُبَابِ أَخْبَرَنَا مُعَاوِيَةُ بْنُ صَالِحٍ قَالَ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا مَرْيَمَ يَذْكُرُ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى أَنْ يُبَالَ فِي الْمَاءِ الرَّاكِدِ ثُمَّ يُتَوَضَّأَ مِنْهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Zaid bin Al Hubab} telah mengabarkan kepada kami {Mu’awiyah bin Shalih} berkata dia berkata Aku mendengar {Abu Maryam} menyebutkan dari {Abu Hurairah} bahwa, “Rasulullah saw. melarang seseorang kencing di air yang diam, kemudian ia berwudhu di situ.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7530
حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ الْحُبَابِ أَخْبَرَنِي مُحَمَّدُ بْنُ هِلَالٍ الْقُرَشِيُّ عَنْ أَبِيهِ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُكُنَّا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الْمَسْجِدِ فَلَمَّا قَامَ قُمْنَا مَعَهُ فَجَاءَهُ أَعْرَابِيٌّ فَقَالَ أَعْطِنِي يَا مُحَمَّدُ قَالَ فَقَالَ لَا وَأَسْتَغْفِرُ اللَّهَ فَجَذَبَهُ فَخَدَشَهُ قَالَ فَهَمُّوا بِهِ قَالَ دَعُوهُ قَالَ ثُمَّ أَعْطَاهُ قَالَ وَكَانَتْ يَمِينُهُ أَنْ يَقُولَ لَا وَأَسْتَغْفِرُ اللَّهَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Zaid bin Al Hubab} telah mengabarkan kepadaku {Muhammad bin Hilal Al Qurosyi} dari {bapaknya} bahwa ia mendengar dari {Abu Hurairah}, dia berkata kami bersama Rasulullah saw. di masjid, maka tatkala beliau saw. berdiri untuk shalat kamipun ikut berdiri, tetapi tiba-tiba ada seorang badui datang kepada beliau seraya berkata “berilah saya wahai Muhammad!” Abu Hurairah berkata lalu beliau bersabda: “Tidak, dan aku memohon ampunan kepada Allah.” Maka badui tersebut menarik Rasulullah dan melukainya, Abu Hurairah berkata hingga para sahabat bersiap-siap untuk memukulnya, tetapi beliaupun bersabda: “Biarkan dia”, kemudian beliau memberinya. Abu Hurairah berkata dan sumpah beliau hendak berkata “Tidak, dan saya memohon ampunan kepada Allah.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7531
حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ الْحُبَابِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ ثَوْبَانَ حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْفَضْلِ عَنِ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَتَعَوَّذُ مِنْ أَرْبَعٍ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ وَعَذَابِ الْقَبْرِ وَفِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ وَفِتْنَةِ الدَّجَّالِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Zaid bin Al Hubab} telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman bin Tsauban} telah menceritakan kepadaku {Abdullah bin Fadll} dari {Al A’raj} dari {Abu Hurairah}, dia berkata “bahwasannya Rasulullah saw. selalu berlindung dari empat hal dari siksa neraka jahannam, siksa kubur, fitnah kehidupan dan fitanah setelah mati, serta fitnah Al Masih Dajjal.”