Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7602
حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا الْحَجَّاجُ بْنُ أَرْطَاةَ عَنْ عَطَاءٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ سُئِلَ عَنْ عِلْمٍ فَكَتَمَهُ جَاءَ يَوْمَ الْقِيَامَةَ مُلْجَمًا بِلِجَامٍ مِنْ نَارٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yazid} telah mengabarkan kepada kami {Al Hajjaj bin Arthoh} dari {‘Atho`} dari {Abu Hurairah}, dia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa ditanya tentang suatu ilmu lalu ia menutupinya maka pada hari kiamat ia akan dicambuk dengan cambuk yang terbuat dari api.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7603
حَدَّثَنَا يَزِيدُ حَدَّثَنَا جَرِيرُ بْنُ حَازِمٍ عَنْ غَيْلَانَ بْنِ جَرِيرٍ عَنْ أَبِي قَيْسِ بْنِ رِيَاحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ خَرَجَ مِنْ الطَّاعَةِ وَفَارَقَ الْجَمَاعَةَ فَمَاتَ فَمِيتَتُهُ جَاهِلِيَّةٌ وَمَنْ قَاتَلَ تَحْتَ رَايَةٍ عِمِّيَّةٍ يَغْضَبُ لِعَصَبَتِهِ وَيُقَاتِلُ لِعَصَبَتِهِ وَيَنْصُرُ عَصَبَتَهُ فَقُتِلَ فَقِتْلَةٌ جَاهِلِيَّةٌ وَمَنْ خَرَجَ عَلَى أُمَّتِي يَضْرِبُ بَرَّهَا وَفَاجِرَهَا لَا يَتَحَاشَى لِمُؤْمِنِهَا وَلَا يَفِي لِذِي عَهْدِهَا فَلَيْسَ مِنِّي وَلَسْتُ مِنْهُ
Terjemahan: telah menceritakan kepada kami {Yazid} telah menceritakan kepada kami {Jarir bin Hazim} dari {Ghoilan bin Jarir} dari {Abi Qois bin Riyah} dari {Abu Hurairah}, dia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa keluar dari ketaatan (pemimpin kaum muslimin) dan memisahkan diri dari jama’ah kaum muslimin maka ia mati dalam keadaan jahiliyyah, dan barangsiapa berperang di bawah bendera yang tidak jelas (selain bendera Islam), marah karena golongan, berperang karena golongan, dan menolong golongannya, lalu terbunuh maka ia telah mati dalam keadaan jahiliyah. Dan barangsiapa memberontak umatku, membunuh yang baik dan yang fajir, tidak peduli dengan yang mukmin serta tidak melindungi orang kafir yang berada di bawah perjanjian maka dia bukan golonganku dan saya juga bukan golongannya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7604
حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا مُبَارَكُ بْنُ فَضَالَةَ عَنْ عَلِيِّ بْنِ زَيْدٍ عَنْ أَبِي عُثْمَانَ النَّهْدِيِّ قَالَأَتَيْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ فَقُلْتُ لَهُ إِنَّهُ بَلَغَنِي أَنَّكَ تَقُولُ إِنَّ الْحَسَنَةَ تُضَاعَفُ أَلْفَ أَلْفِ حَسَنَةٍ قَالَ وَمَا أَعْجَبَكَ مِنْ ذَلِكَ فَوَاللَّهِ لَقَدْ سَمِعْتُهُ يَعْنِي النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَذَا قَالَ أَبِي يَقُولُ إِنَّ اللَّهَ لَيُضَاعِفُ الْحَسَنَةَ أَلْفَيْ أَلْفِ حَسَنَةٍ
Terjemahan: telah menceritakan kepada kami {Yazid} telah mengabarkan kepada kami {Mubarak bin Fadlalah} dari {Ali bin Zaid} dari {Abu Utsaman An Nahdi} berkata aku mendatangi {Abu Hurairah} dan berkata kepadanya “Sesungguhnya telah sampai kabar kepadaku bahwa satu kebaikan akan dilipat gandakan dengan sejuta kebaikan” Abu Hurairah berkata “Apa yang membuatmu heran dengan itu, demi Allah aku telah mendengar Nabi saw. bersabda seperti itu.” Bapakku (Ahmad) berkata Abu Hurairah berkata “Sesungguhnya Allah melipat gandakan satu kebaikan dengan dua juta kebaikan.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7605
حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرٍو عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدْخُلُ فُقَرَاءُ الْمُؤْمِنِينَ الْجَنَّةَ قَبْلَ أَغْنِيَائِهِمْ بِخَمْسِ مِائَةِ عَامٍ
Terjemahan: telah menceritakan kepada kami {Yazid} telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin ‘Amru} dari {Abu Salamah} dari {Abu Hurairah}, dia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Orang-orang fakir dari kauam mukminin akan masuk surga sebelum orang-orang kaya dari mereka dengan selisih lima ratus tahun.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7606
حَدَّثَنَا يَزِيدُ عَنْ حَمَّادِ بْنِ سَلَمَةَ عَنْ ثَابِتٍ عَنْ أَبِي رَافِعٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ كَانَ زَكَرِيَّا عَلَيْهِ السَّلَام نَجَّارًا
Terjemahan: telah menceritakan kepada kami {Yazid} dari {Hammad bin Salamah} dari {Tsabit} dari {Abu Rofi’} dari {Abu Hurairah}, dia berkata bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Zakaria ‘Alaihis Salam adalah seorang tukang kayu.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7607
حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا هَمَّامُ بْنُ يَحْيَى عَنْ إِسْحَاقَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي طَلْحَةَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي عَمْرَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّ رَجُلًا أَذْنَبَ ذَنْبًا فَقَالَ رَبِّ إِنِّي أَذْنَبْتُ ذَنْبًا أَوْ قَالَ عَمِلْتُ عَمَلًا ذَنْبًا فَاغْفِرْهُ فَقَالَ عَزَّ وَجَلَّ عَبْدِي عَمِلَ ذَنْبًا فَعَلِمَ أَنَّ لَهُ رَبًّا يَغْفِرُ الذَّنْبَ وَيَأْخُذُ بِهِ قَدْ غَفَرْتُ لِعَبْدِي ثُمَّ عَمِلَ ذَنْبًا آخَرَ أَوْ أَذْنَبَ ذَنْبًا آخَرَ فَقَالَ رَبِّ إِنِّي عَمِلْتُ ذَنْبًا فَاغْفِرْهُ فَقَالَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى عَلِمَ عَبْدِي أَنَّ لَهُ رَبًّا يَغْفِرُ الذَّنْبَ وَيَأْخُذُ بِهِ قَدْ غَفَرْتُ لِعَبْدِي ثُمَّ عَمِلَ ذَنْبًا آخَرَ أَوْ أَذْنَبَ ذَنْبًا آخَرَ فَقَالَ رَبِّ إِنِّي عَمِلْتُ ذَنْبًا فَاغْفِرْهُ فَقَالَ عَلِمَ عَبْدِي أَنَّ لَهُ رَبًّا يَغْفِرُ الذَّنْبَ وَيَأْخُذُ بِهِ قَدْ غَفَرْتُ لِعَبْدِي فَلْيَعْمَلْ مَا شَاءَ
Terjemahan: telah menceritakan kepada kami {Yazid} telah mengabarkan kepada kami {Hammam bin Yahya} dari {Ishaq bin Abdullah bin Abi Tholhah} dari {Abdurrahman bin Abu ‘Amroh} dari {Abu Hurairah} dari Nabi saw.: “Sesungguhnya ada seorang laki-laki yang melakukan sebuah dosa lalu ia berkata ‘Wahai Tuhanku sesungguhnya aku telah melakukan suatu dosa, ‘ atau ia berkata ‘Sesungguhnya aku telah melakukan suatu amalan dosa maka ampunilah dosa itu.’ maka Allah Azza Wa Jalla berfirman: ‘hamba-Ku telah melakukan dosa lalu dia tahu bahwa ia memiliki Tuhan yang mengampuni dosa dan menyiksanya, Aku telah mengampuni hamba-Ku.’ Kemudian hamba tersebut melakukan dosa yang lain, atau dia berdosa dengan dosa yang lain lalu ia berkata ‘Wahai Tuhanku sesungguhnya aku telah melakukan suatu dosa maka ampunilah dosa itu.’ kemudian Allah Tabaaroka wa ta`ala berfirman: ‘hamba-Ku telah melakukan dosa lalu dia tahu bahwa ia memiliki Tuhan yang mengampuni dosa dan menyiksanya, Aku telah mengampuni hamba-Ku.’ Kemudian hamba tersebut melakukan dosa yang lain, atau berdosa dengan dosa yang lain lalu berkata ‘Tuhanku sesungguhnya aku telah berbuat dosa maka ampunilah dosa itu.’ maka Allah berfirman: ‘hamba-Ku telah melakukan dosa lalu dia tahu bahwa ia memiliki Tuhan yang mengampuni dosa dan menyiksanya, Aku telah mengampuni hamba-Ku, dan berbuatlah sekehendaknya.'”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7608
حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ وَحُسَيْنٌ قَالَا حَدَّثَنَا عَوْفٌ عَنْ أَبِي قَحْذَمٍ قَالَوُجِدَ فِي زَمَنِ زِيَادٍ أَوْ ابْنِ زِيَادٍ صُرَّةٌ فِيهَا حَبٌّ أَمْثَالُ النَّوَى عَلَيْهِ مَكْتُوبٌ هَذَا نَبَتَ فِي زَمَانٍ كَانَ يُعْمَلُ فِيهِ بِالْعَدْلِ
Terjemahan: telah menceritakan kepada kami {Muhammad} dan {Husain} mereka berkata telah menceritakan kepada kami {‘Auf} dari {Abu Qohdzam} ia berkata “Pada zaman Ziyad atau Ibnu Ziyad ditemukan sebuah kantong yang berisi biji bijian (gandum) besarnya seperti biji kurma, di atasnya tertulis ini adalah biji yang tumbuh pada zaman yang ditegakkan keadilan di dalamnya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7609
حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ يُوسُفَ وَهُوَ الْأَزْرَقُ أَخْبَرَنَا عَوْفٌ عَنْ شَهْرِ بْنِ حَوْشَبٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَسَمِعْتُهُ يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَوْ كَانَ الْعِلْمُ بِالثُّرَيَّا لَتَنَاوَلَهُ أُنَاسٌ مِنْ أَبْنَاءِ فَارِسَ
Terjemahan: telah menceritakan kepada kami {Ishaq bin Yusuf} -yaitu Al Azroq, telah mengabarkan kepada kami {‘Auf} dari {Syahr bin Hausyab} dari {Abu Hurairah}, Syahr bin Hausyab berkata aku mendengar Abu Hurairah berkata Rasulullah saw. bersabda: “Sekiranya ilmu itu dengan perbintangan niscaya akan dicerna oleh orang-orang keturunan Persi.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7610
حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ يُوسُفَ حَدَّثَنَا عَوْفٌ عَنْ شَهْرِ بْنِ حَوْشَبٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اطَّلَعْتُ فِي النَّارِ فَوَجَدْتُ أَكْثَرَ أَهْلِهَا النِّسَاءَ وَاطَّلَعْتُ فِي الْجَنَّةِ فَرَأَيْتُ أَكْثَرَ أَهْلِهَا الْفُقَرَاءَ
Terjemahan: telah menceritakan kepada kami {Ishaq bin Yusuf} telah menceritakan kepada kami {‘Auf} dari {Syahr bin Hausyab} dari {Abu Hurairah}, dia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Aku telah melihat neraka maka aku mendapatkan kebanyakan penghuninya adalah wanita, dan aku juga telah melihat surga dan kebanyakan penghuninya adalah orang-orang fakir.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7611
حَدَّثَنَا صَفْوَانُ بْنُ عِيسَى أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَجْلَانَ عَنِ الْقَعْقَاعِ بْنِ حَكِيمٍ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ الْمُؤْمِنَ إِذَا أَذْنَبَ كَانَتْ نُكْتَةٌ سَوْدَاءُ فِي قَلْبِهِ فَإِنْ تَابَ وَنَزَعَ وَاسْتَغْفَرَ صُقِلَ قَلْبُهُ وَإِنْ زَادَ زَادَتْ حَتَّى يَعْلُوَ قَلْبَهُ ذَاكَ الرَّيْنُ الَّذِي ذَكَرَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ فِي الْقُرْآنِ{ كَلَّا بَلْ رَانَ عَلَى قُلُوبِهِمْ مَا كَانُوا يَكْسِبُونَ }
Terjemahan: telah menceritakan kepada kami {Shafwan bin Isa} berkata telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin ‘Ajlan} dari {Al Qo’qo’ bin Hakim} dari {Abu Shalih} dari {Abu Hurairah}, dia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya seorang mukmin jika berbuat dosa maka akan ada satu noda hitam di hatinya, jika ia bertaubat dan berlepas dari dosanya maka hatinya akan menjadi bersih, namun jika dosanya bertambah maka noda hitam tersebut akan semakin bertambah hingga menutupi hatinya, itulah noda yang disebutkan oleh Allah Azza Wa Jalla dalam Al Qur`an: “Sekali-kali tidak (demikian), Sebenarnya dosa yang mereka perbuat itu menutupi hati mereka.””