Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7652
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ سَمِعْتُ الْعَلَاءَ بْنَ عَبْدِ الرَّحْمَنِ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ أَتَى إِلَى الْمَقْبَرَةِ فَسَلَّمَ عَلَى أَهْلِ الْمَقْبَرَةِ فَقَالَ سَلَامٌ عَلَيْكُمْ دَارَ قَوْمٍ مُؤْمِنِينَ وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللَّهُ بِكُمْ لَاحِقُونَ ثُمَّ قَالَ وَدِدْتُ أَنَّا قَدْ رَأَيْنَا إِخْوَانَنَا قَالَ فَقَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ أَلَسْنَا بِإِخْوَانِكَ قَالَ بَلْ أَنْتُمْ أَصْحَابِي وَإِخْوَانِي الَّذِينَ لَمْ يَأْتُوا بَعْدُ وَأَنَا فَرَطُهُمْ عَلَى الْحَوْضِ فَقَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ كَيْفَ تَعْرِفُ مَنْ لَمْ يَأْتِ مِنْ أُمَّتِكَ بَعْدُ قَالَ أَرَأَيْتَ لَوْ أَنَّ رَجُلًا كَانَ لَهُ خَيْلٌ غُرٌّ مُحَجَّلَةٌ بَيْنَ ظَهْرَانَيْ خَيْلٍ بُهْمٍ دُهْمٍ أَلَمْ يَكُنْ يَعْرِفُهَا قَالُوا بَلَى قَالَ فَإِنَّهُمْ يَأْتُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ غُرًّا مُحَجَّلِينَ مِنْ أَثَرِ الْوُضُوءِ وَأَنَا فَرَطُهُمْ عَلَى الْحَوْضِ ثُمَّ قَالَ أَلَا لَيُذَادَنَّ رِجَالٌ مِنْكُمْ عَنْ حَوْضِي كَمَا يُذَادُ الْبَعِيرُ الضَّالُّ أُنَادِيهِمْ أَلَا هَلُمَّ فَيُقَالُ إِنَّهُمْ بَدَّلُوا بَعْدَكَ فَأَقُولُ سُحْقًا سُحْقًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} aku mendengar {Al ‘Ala` bin Abdurrahman} menceritakan dari {bapaknya} dari {Abu Hurairah} dari Nabi saw. bahwa beliau saw. mendatangi kuburan seraya mengucapkan salam kepada penghuninya, beliau bersabda: “Keselamatan atas kalian semua wahai kaum muslimin, dan sungguh insya Allah kami akan menyusul kalian”, kemudian beliau bersabda: “Aku senang kita telah berjumpa dengan saudara-saudara kita.” Abu Hurairah berkata para sahabat berkata “Wahai Rasulullah, bukankan kami adalah saudara-saudaramu?”, beliau bersabda: “Bahkan kalian adalah sahabat dan saudara-saudaraku yang tidak ada lagi orang-orang seperti kalian setelahnya, dan aku akan mendahului mereka menuju telaga.” Maka para sahabat berkata “Wahai Rasulullah, bagaimana engkau tahu ada orang-orang yang tidak datang dari umatmu setelahnya?” beliau bersabda: “Tidakkah kau tahu sekiranya ada seorang yang memiliki seekor kuda putih bersih kemudian pada bulunya ada bercak warna hitam yang pekat, tidak bisakah diketahui?” mereka menjawab, “Benar.” Beliau bersabda: “Sesungguhnya mereka pada hari kiamat kelak akan datang dengan keadaan putih bersih bekas air wudhu, dan aku akan mendahului mereka menuju telaga” kemudian beliau bersabda: “Sungguh akan ada seorang dari kalian yang terusir dari talagaku seperti unta tersesat yang diusir, aku panggil mereka “kemarilah”, lalu dikatakan “Sesungguhnya mereka telah murtad sepeninggalmu”, maka aku katakan: “Menjauhlah, menjauhlah.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7653
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ سَمِعْتُ الْعَلَاءَ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْمُؤْمِنُ الْمُؤْمِنُ مَرَّتَيْنِ أَوْ ثَلَاثًا يَغَارُ يَغَارُ وَاللَّهُ أَشَدُّ غَيْرًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} aku mendengar {Al ‘Ala`} menceritakan dari {bapaknya} dari {Abu Hurairah} berkata bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Seorang mukmin, seorang mukmin -beliau ucapkan hingga dua atau tiga kali-, pencemburu, pencemburu, dan Allah lebih pencemburu.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7654
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ سَمِعْتُ الْعَلَاءَ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ أَلَا أَدُلُّكُمْ عَلَى مَا يَرْفَعُ اللَّهُ بِهِ الدَّرَجَاتِ وَيَمْحُو بِهِ الْخَطَايَا كَثْرَةُ الْخُطَى إِلَى الْمَسَاجِدِ وَانْتِظَارُ الصَّلَاةِ بَعْدَ الصَّلَاةِ وَإِسْبَاغُ الْوُضُوءِ عَلَى الْمَكَارِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} aku mendengar {Al ‘Ala`} menceritakan dari {bapaknya} dari {Abu Hurairah} dari Nabi saw., bahwa beliau bersabda: “Sudikah kalian jika aku tunjukkan dengan suatu amalan yang dengannya Allah mengangkat derajat dan menghapus kesalahan memperbanyak langkah menuju masjid, menunggu shalat setelah shalat dan menyempurnakan wudhu di saat yang tidak mengenakkan.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7655
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ سَمِعْتُ الْعَلَاءَ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ لَتُؤَدُّنَّ الْحُقُوقَ إِلَى أَهْلِهَا يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُقَادَ لِلشَّاةِ الْجَلْحَاءِ مِنْ الْقَرْنَاءِ تَنْطَحُهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} aku mendengar {Al ‘Ala`} menceritakan dari {bapaknya} dari {Abu Hurairah} dari Nabi saw., bahwa beliau bersabda: “Sungguh, pada hari kimat kelak setiap hak akan dikembalikan kepada pemiliknya, sehingga seekor kambing akan membalas kambing bertanduk yang menanduknya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7656
حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ عَنْ يَعْقُوبَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الْقُمِّيِّ عَنْ حَفْصِ بْنِ حُمَيْدٍ قَالَ قَالَ زِيَادُ بْنُ حُدَيْرٍوَدِدْتُ أَنِّي فِي حَيِّزٍ مِنْ حَدِيدٍ مَعِي مَا يُصْلِحُنِي لَا أُكَلِّمُ النَّاسَ وَلَا يُكَلِّمُونِي
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman bin Mahdi} dari {Ya’qub bin Abdullah Al Qummi} dari {Hafsh bin Humaid} berkata {Ziyad bin Hudair} berkata “Alangkah senangnya jikalau aku berada dalam sebuah jeruji besi dan di dalamnya ada orang yang memperbaiki diriku, aku tidak berbicara kepada manusia dan mereka juga tidak berbicara kepadaku.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7657
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ سَمِعْتُ الْعَلَاءَ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ نَهَى عَنْ النَّذْرِ وَقَالَ لَا يَرُدُّ مِنْ الْقَدَرِ وَإِنَّمَا يُسْتَخْرَجُ بِهِ مِنْ الْبَخِيلِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah}, aku mendengar {Al ‘Ala`} menceritakan dari {bapaknya} dari {Abu Hurairah} dari Nabi saw., bahwa beliau melarang untuk mengucapkan nadzar, beliau bersabda: “Sesungguhnya tidak ada yang dapat menolak taqdir, hanyasannya nadzar itu adalah sesuatu yang dikeluarkan dari seorang bakhil.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7658
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ سَمِعْتُ الْعَلَاءَ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَرْوِيهِ عَنْ رَبِّهِ عَزَّ وَجَلَّ أَنَّهُ قَالَ أَنَا خَيْرُ الشُّرَكَاءِ فَمَنْ عَمِلَ عَمَلًا فَأَشْرَكَ فِيهِ غَيْرِي فَأَنَا بَرِيءٌ مِنْهُ وَهُوَ لِلَّذِي أَشْرَكَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah}, aku mendengar {Al ‘Ala`} menceritakan dari {bapaknya} dari {Abu Hurairah} berkata bahwa Nabi saw. meriwayatkan dari Rabbnya, bahwa Allah Azza Wa Jalla berfirman: “Aku adalah yang paling terbaik dari para sekutu, barangsiapa beramal untuk-Ku dengan satu amalan lalu ia sekutukan Aku dengan selain Aku, maka Aku berlepas diri darinya, dan sedangkan amalannya tersebut untuk sekutunya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7659
حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ حَدَّثَنَا الْعَلَاءُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ يَعْقُوبَ سَمِعْتُ أَبِي يُحَدِّثُ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ أَنَا خَيْرُ الشُّرَكَاءِ مَنْ عَمِلَ لِي عَمَلًا فَأَشْرَكَ فِيهِ غَيْرِي فَأَنَا مِنْهُ بَرِيءٌ وَهُوَ لِلَّذِي أَشْرَكَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Rauh} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} telah menceritakan kepada kami {Al ‘Ala` bin Abdurrahman bin Ya’qub} berkata aku mendengar {bapakku} menceritakan dari {Abu Hurairah} berkata Rasulullah saw. bersabda kepadaku: “Allah Azza Wa Jalla berfirman ‘Aku adalah yang paling terbaik dari para sekutu, barangsiapa beramal untuk-Ku dengan satu amalan lalu ia sekutukan Aku dengan selain Aku, maka Aku berlepas diri darinya, dan sedangkan amalannya tersebut untuk sekutunya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7660
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ أَبِي عُثْمَانَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ الصَّادِقَ الْمَصْدُوقَ أَبَا الْقَاسِمِ صَاحِبَ الْحُجْرَةِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَا تُنْزَعُ الرَّحْمَةُ إِلَّا مِنْ شَقِيٍّقَالَ شُعْبَةُ كَتَبَ بِهِ إِلَيَّ وَقَرَأْتُهُ عَلَيْهِ يَعْنِي مَنْصُورًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Manshur} dari {Abu Utsman} dari {Abu Hurairah} berkata aku mendengar Rasulullah yang jujur dan terpercaya Abul Qosim, pemilik kamar ini saw. bersabda: “Rahmat tidak akan dicabut kecuali dari seorang yang celaka.” Syu’bah berkata “ia menuliskannya untukku dan aku telah membacakannya di hadapannya – yaitu Manshur-.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7661
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي بِشْرٍ عَنْ شَهْرِ بْنِ حَوْشَبٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْكَمْأَةُ مِنْ الْمَنِّ وَمَاؤُهَا شِفَاءٌ لِلْعَيْنِ وَالْعَجْوَةُ مِنْ الْجَنَّةِ وَمَاؤُهَا شِفَاءٌ مِنْ السُّمِّ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Abu Bisyr} dari {Syahr bin Hausyab} dari {Abu Hurairah} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Al kam`ah (nama tumbuhan) berasal dari Al manna, airnya adalah obat untuk mata, al Ajwah berasal dari surga airnya adalah obat dari racun.”