Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Kembali ke Menu Sebelumnya

Musnad Ahmad | Hadits No. : 7662

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ أَخْبَرَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي زِيَادٍ الطَّحَّانِ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ رَأَى رَجُلًا يَشْرَبُ قَائِمًا فَقَالَ لَهُ قِه قَالَ لِمَهْ قَالَ أَيَسُرُّكَ أَنْ يَشْرَبَ مَعَكَ الْهِرُّ قَالَ لَا قَالَ فَإِنَّهُ قَدْ شَرِبَ مَعَكَ مَنْ هُوَ شَرٌّ مِنْهُ الشَّيْطَانُحَدَّثَنَا حَجَّاجٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي زِيَادٍ مَوْلَى الْحَسَنِ بْنِ عَلِيٍّ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ فَذَكَرَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} telah mengabarkan kepada kami {Syu’bah} dari {Abu Ziyad Ath Thohhan} berkata aku mendengar {Abu Hurairah} berkata dari Nabi saw., bahwasanya beliau melihat seorang laki-laki yang minum dengan berdiri, lalu beliau bersabda kepadanya: “Muntahkanlah”, laki-laki itu berkata “Kenapa?” Rasulullah bersabda: “Apakah kamu suka jika ada kucing yang minum bersamamu?” ia berkata “Tidak”, Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya telah minum bersamamu yang lebih jelek dari kucing, yaitu setan.” Telah berbicara kepada kami {Hajjaj}, telah berbicara kepadaku {Syu’bah} dari {Abu Ziyad} -pelayan Al Hasan bin Ali- berkata: saya telah mendengar {Abu Hurairah} lalu ia menyebutkan seperti hadits di atas.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 7663

مَضْرُوبٌ عَلَيْهِ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي التَّيَّاحِ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا زُرْعَةَ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يُهْلِكُ أُمَّتِي هَذَا الْحَيُّ مِنْ قُرَيْشٍ قَالُوا فَمَا تَأْمُرُنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ لَوْ أَنَّ النَّاسَ اعْتَزَلُوهُمْو قَالَ أَبِي فِي مَرَضِهِ الَّذِي مَاتَ فِيهِ اضْرِبْ عَلَى هَذَا الْحَدِيثِ فَإِنَّهُ خِلَافُ الْأَحَادِيثِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَعْنِي قَوْلَهُ اسْمَعُوا وَأَطِيعُوا وَاصْبِرُوا
Terjemahan: padanya ada koreksian, telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Abu At Tayyah} berkata aku mendengar {Abu Zur’ah} menceritakan dari {Abu Hurairah} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Umatku akan binasa oleh sekelompok orang dari bangsa Quraisy” para sahabat berkata “Lalu apa yang engkau perintahkan kepada kami wahai Rasulullah? ‘ beliau bersabda: “Yaitu jika orang-orang telah meninggalkan mereka, ” bapakku berkata di saat sakit menjelang kematiannya “peganglah hadits ini, sesungguhnya ia adalah menyelisihi hadits-hadits Nabi saw., yaitu perkataannya dengarkanlah, taatilah dan bersabarlah.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 7664

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ سُئِلَ عَنْ قِرَاءَةِ الْإِمَامِ فِي الصَّلَاةِ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي مُحَمَّدٍ عَنْ عَطَاءِ بْنِ أَبِي رَبَاحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَفِي كُلِّ الصَّلَوَاتِ يُقْرَأُ فَمَا أَسْمَعَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَسْمَعْنَاكُمْ وَمَا أَخْفَى عَلَيْنَا أَخْفَيْنَا عَلَيْكُمْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} bahwa ia ditanya tentang bacaan imam dalam shalat, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Abu Muhammad} dari {‘Atho` bin Abi Rabbah} dari {Abu Hurairah} berkata tentang setiap shalat dibacakan didalamnya “maka apa saja yang diperdengarkan oleh Rasulullah saw. kepada kami kami akan memperdengarkannya kepada kalian. Dan apa saja yang tidak disuarakan oleh Rasulullah saw. maka kami tidak akan menyuarakannya kepada kalian.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 7665

قَالَ قَرَأْتُ عَلَى عَبْدِ الرَّحْمَنِ : مَالِكٌ عَنِ ابْنِ شِهَابٍ عَنِ ابْنِ أُكَيْمَةَ اللَّيْثِيِّ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ انْصَرَفَ مِنْ صَلَاةٍ جَهَرَ فِيهَا بِالْقِرَاءَةِ فَقَالَ هَلْ قَرَأَ مَعِي أَحَدٌ مِنْكُمْ آنِفًا قَالَ رَجُلٌ نَعَمْ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ إِنِّي أَقُولُ مَا لِي أُنَازَعُ الْقُرْآنَ قَالَ فَانْتَهَى النَّاسُ عَنْ الْقِرَاءَةِ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِيمَا جَهَرَ فِيهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ الْقِرَاءَةِ فِي الصَّلَاةِ حِينَ سَمِعُوا ذَلِكَ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Terjemahan: berkata aku telah membacakan di hadapan {Abdurrahman} {Malik} berkata dari {Ibnu Syihab} dari {Ibnu Ukaimah Al Laitsi} dari {Abu Hurairah} berkata Rasulullah saw. selesai dari shalat yang padanya bacaan dikeraskan, lalu beliau bersabda: “Adakah dari kalian yang membaca bersamaku barusan?” seorang laki-laki berkata “Iya wahai Rasulullah.” Maka beliau bersabda: “Aku katakan bahwa aku tidak ingin ada yang menyelisihiku dalam membaca”, maka sejak mereka mendengar hal itu dari Rasulullah saw., orang-orang tidak ada lagi yang membaca berbarengan dengan Rasulullah saw. dalam shalat yang di dalamnya bacaan dikeraskan oleh Rasulullah saw.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 7666

قَالَ قَرَأْتُ عَلَى عَبْدِ الرَّحْمَنِ : مَالِكٌ عَنْ سُمَيٍّ مَوْلَى أَبِي بَكْرِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِي صَالِحٍ السَّمَّانِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ قَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ فِي يَوْمٍ مِائَةَ مَرَّةٍ كَانَتْ لَهُ عَدْلَ عَشْرِ رِقَابٍ وَكُتِبَ لَهُ مِائَةُ حَسَنَةٍ وَمُحِيَتْ عَنْهُ مِائَةُ سَيِّئَةٍ وَكَانَتْ لَهُ حِرْزًا مِنْ الشَّيْطَانِ يَوْمَهُ ذَلِكَ حَتَّى يُمْسِيَ وَلَمْ يَأْتِ أَحَدٌ بِأَفْضَلَ مِمَّا جَاءَ بِهِ إِلَّا أَحَدٌ عَمِلَ أَكْثَرَ مِنْ ذَلِكَ
Terjemahan: berkata aku telah membacakan di hadapan {Abdurrahman} {Malik} berkata dari {Sumay} -pelayan Abu Bakr bin Abdurrahman- dari {Abu Shalih As Samman} dari {Abu Hurairah} berkata bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa mengucapkan: LAA ILAAHA ILLAALLAHU WAHDAHU LAA SYARIIKALAH LAHUL MULKU WA LAHUL HAMDU WA HUWA ‘ALA KULLI SYAI`IN QODIIR (Tiada Tuhan (yang berhak disembah) kecuali Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan. Bagi-Nya pujiaan. Dialah Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu) seratus kali dalam sehari, maka baginya pahala seperti memerdekaan sepuluh budak, ditulis baginya seratus kebaikkan dan dihapuskan dari seratus kesalahan, dan pada hari tersebut ia mendapat penjagaan dari setan, serta tidak ada yang lebih utama dari apa yang ia baca kecuali orang yang lebih banyak darinya dalam membaca.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 7667

قَالَ قَرَأْتُ عَلَى عَبْدِ الرَّحْمَنِ : مَالِكٌ عَنْ سُمَيٍّ مَوْلَى أَبِي بَكْرٍ عَنْ أَبِي صَالِحٍ السَّمَّانِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ قَالَ سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ فِي يَوْمٍ مِائَةَ مَرَّةٍ حُطَّتْ خَطَايَاهُ وَإِنْ كَانَتْ مِثْلَ زَبَدِ الْبَحْرِ
Terjemahan: berkata aku telah membacakan di hadapan {Abdurrahman} {Malik} berkata {Sumay} pelayan Abu Bakr dari {Abu Shalih As Samman} dari {Abu Hurairah} berkata bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa mengucapkan: SUBHAANALLAAH WA BI HAMDIHI (Segala puji bagi Allah, aku memuji-Nya) dalam setiap hari seratus kali maka dosa-dosanya akan dihapuskan meski sebanyak buih di laut.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 7668

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ عَنْ مُوسَى يَعْنِي ابْنَ عَلِيٍّ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَبْدِ الْعَزِيزِ بْنِ مَرْوَانَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ شَرُّ مَا فِي رَجُلٍ شُحٌّ هَالِعٌ وَجُبْنٌ خَالِعٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman bin Mahdi} dari {Musa} -yaitu Ibnu Ali- dari {bapaknya} dari {Abdul Aziz bin Marwan} dari {Abu Hurairah} dari Nabi saw., beliau bersabda: “kejelekan yang ada pada seseorang adalah: kebakhilan yang membuat orang mengeluh ketika diambil hak Allah Azza Wa Jalla dari hartanya, dan ketakutan yang berlebihan.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 7669

حَدَّثَنَا أَبُو عَامِرٍ حَدَّثَنَا مَالِكٌ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنِ ابْنِ حُنَيْنٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَمِعَ رَجُلًا يَقْرَأُ قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ فَقَالَ وَجَبَتْ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا وَجَبَتْ قَالَ وَجَبَتْ لَهُ الْجَنَّةُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu ‘Amir} telah menceritakan kepada kami {Malik} dari {Abdullah bin Abdurrahman} dari {Ibnu Hunain} dari {Abu Hurairah} berkata bahwa Nabi saw. mendengar seorang laki-laki membaca “Qul huwallahu ahad”, maka beliau bersabda: “Telah wajib baginya” Para sahabat bertanya “Wahai Rasulullah apa maksud dari telah wajib baginya?”, Rasulullah bersabda: “Telah wajib baginya surga.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 7670

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَنْ أَبِي سِنَانٍ عَنْ أَبِي صَالِحٍ الْحَنَفِيِّ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ وَأَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ اللَّهَ اصْطَفَى مِنْ الْكَلَامِ أَرْبَعًا سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ فَمَنْ قَالَ سُبْحَانَ اللَّهِ كَتَبَ اللَّهُ لَهُ عِشْرِينَ حَسَنَةً أَوْ حَطَّ عَنْهُ عِشْرِينَ سَيِّئَةً وَمَنْ قَالَ اللَّهُ أَكْبَرُ فَمِثْلُ ذَلِكَ وَمَنْ قَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ فَمِثْلُ ذَلِكَ وَمَنْ قَالَ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ مِنْ قِبَلِ نَفْسِهِ كُتِبَتْ لَهُ ثَلَاثُونَ حَسَنَةً وَحُطَّ عَنْهُ ثَلَاثُونَ سَيِّئَةً
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman bin Mahdi} telah menceritakan kepada kami {Isra`il} dari {Abu Sinan} dari {Abu Shalih Al Hanafi} dari {Abu Sa’id Al Khudri} dan {Abu Hurairah} Bahwasanya Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya Allah telah memilih empat perkataan: SUBAHAANALLAAH (Maha suci Allah) dan ALHAMDULILLAAH (segala puji bagi Allah) dan LAA ILAAHA ILLA ALLAH (tidak ada Ilah selain Allah) dan ALLAAHU AKBAR (Allah maha besar). Barangsiapa mengucapkan subhaanallah, maka Allah akan menulis dua puluh kebaikan baginya dan menggugurkan dua puluh dosa darinya, dan barangsiapa mengucapkan Allahu Akbar, maka Allah akan menulis seperti itu juga, dan barangsiapa mengucapkan laa Ilaaha illa Allah, maka akan seperti itu juga, dan barangsiapa mengucapkan Alhamdulillahi Rabbil ‘aalamiin dari relung hatinya maka Allah akan menulis tiga puluh kebaikan untuknya dan digugurkan tiga puluh dosa darinya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 7671

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ عَنْ حَمَّادٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ زِيَادٍ وَعَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ زِيَادٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُسَمِعْتُ أَبَا الْقَاسِمِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ عَجِبَ رَبُّنَا مِنْ قَوْمٍ يُقَادُونَ إِلَى الْجَنَّةِ فِي السَّلَاسِلِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman bin Mahdi} dari {Hammad} dari {Muhammad bin Ziyad} dan {‘Affan} berkata telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Ziyad} berkata: aku mendengar {Abu Hurairah} berkata aku mendengar Abul Qosim saw. bersabda: “Tuhan kita ta’jub kepada suatu kaum yang digiring ke surga dalam keadaan terantai (orang yang meninggal dalam keadaan Islam dan masih tertawan) “.