Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Musnad Ahmad | Hadits No. : 6902
حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ الْهَيْثَمِ حَدَّثَنَا هِشَامٌ عَنْ يَحْيَى عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تَقَدَّمُوا بَيْنَ يَدَيْ رَمَضَانَ بِيَوْمٍ وَلَا يَوْمَيْنِ إِلَّا رَجُلًا كَانَ يَصُومُ صَوْمًا فَلْيَصُمْهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Amru bin Al Haitsam} telah menceritakan kepada kami {Hisyam} dari {Yahya} dari {Abu Salamah} dari {Abu Hurairah}, bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Janganlah kalian mendahului puasa Ramadhan dengan puasa satu atau dua hari, kecuali bagi seseorang yang memang sebelumnya telah melakukan puasa maka ia boleh melakukannya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 6903
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنِ ابْنِ عَوْنٍ عَنْ مُحَمَّدٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَصَلَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِحْدَى صَلَاتَيْ الْعَشِيِّ قَالَ ذَكَرَهَا أَبُو هُرَيْرَةَ وَنَسِيَهَا مُحَمَّدٌ فَصَلَّى رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ سَلَّمَ وَأَتَى خَشَبَةً مَعْرُوضَةً فِي الْمَسْجِدِ فَقَالَ بِيَدِهِ عَلَيْهَا كَأَنَّهُ غَضْبَانُ وَخَرَجَتْ السَّرَعَانُ مِنْ أَبْوَابِ الْمَسْجِدِ قَالُوا قُصِرَتْ الصَّلَاةُ قَالَ وَفِي الْقَوْمِ أَبُو بَكْرٍ وَعُمَرُ فَهَابَاهُ أَنْ يُكَلِّمَاهُ وَفِي الْقَوْمِ رَجُلٌ فِي يَدَيْهِ طُولٌ يُسَمَّى ذَا الْيَدَيْنِ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَنَسِيتَ أَمْ قُصِرَتْ الصَّلَاةُ فَقَالَ لَمْ أَنْسَ وَلَمْ تُقْصَرْ الصَّلَاةُ قَالَ كَمَا يَقُولُ ذُو الْيَدَيْنِ قَالُوا نَعَمْ فَجَاءَ فَصَلَّى الَّذِي تَرَكَ ثُمَّ سَلَّمَ ثُمَّ كَبَّرَ فَسَجَدَ مِثْلَ سُجُودِهِ أَوْ أَطْوَلَ ثُمَّ رَفَعَ رَأْسَهُ وَكَبَّرَقَالَ فَكَانَ مُحَمَّدٌ يُسْأَلُ ثُمَّ سَلَّمَ فَيَقُولُ نُبِّئْتُ أَنَّ عِمْرَانَ بْنَ حُصَيْنٍ قَالَ ثُمَّ سَلَّمَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Abi ‘Adiy} dari {Ibnu ‘Aun} dari {Muhammad} dari {Abu Hurairah}, dia berkata “Rasulullah saw. melaksanakan salah satu shalat petang (antara shalat maghrib atau isya`), ” dia berkata Abu Hurairah menyebutkannya tetapi Muhammad lupa (apa yang diaktakan Abu Hurairah), “beliau shalat hanya dengan dua rakaat saja kemudian salam, Lalu beliau mendekat ke sebatang kayu yang tersandar di masjid lalu berkata dengan mengisyaratkan tangannya seakan-akan beliau marah, kemudian keluar dari pintu masjid dengan cepat. Para sahabat bertanya ‘apakah shalatnya di ringkas? ‘” dia melanjutkan “dan di antara para sahabat ada Abu Bakar dan Umar, keduanya takut untuk menegur Rasulullah saw., dan di antara mereka juga ada seorang laki-laki yang tangannya panjang yang disebut Dzul yadain, ia berkata “wahai Rasulullah, apakah engkau telah lupa atau memang shalatnya diringkas?” Beliau menjawab: “Aku tidak lupa dan shalatnya tidak diringkas.” Berkata “sebagaimana yang dikatakan oleh Dzul yadain” para sahabat berkata ‘Ya.” Maka Rasulullah bersegera shalat meneruskan yang tertinggal lalu salam, kemudian takbir dan sujud sebagaimana sujudnya (dishalat), atau bahkan lebih lama lagi, kemudian mengangkat kepalanya dan bertakbir. Dia berkata {Muhammad} ditanya “apakah beliau mengucapkan salam?” maka dia menjawab “aku diberitahu bahwa {Imron bin Hushain} berkata ‘kemudian salam’.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 6904
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنِ ابْنِ عَوْنٍ عَنْ مُحَمَّدٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَتَاكُمْ أَهْلُ الْيَمَنِ هُمْ أَرَقُّ أَفْئِدَةً الْإِيمَانُ يَمَانٍ وَالْحِكْمَةُ يَمَانِيَةٌ وَالْفِقْهُ يَمَانٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Abi ‘Adiy} dari {Ibnu ‘Aun} dari {Muhammad} dari {Abu Hurairah}, dia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Penduduk Yaman telah mendatangi kalian, mereka adalah orang-orang yang hatinya lembut. Iman itu dari Yaman, hikmah itu ada di Yaman, dan fiqh itu ada di Yaman.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 6905
حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنِ ابْنِ عَوْنٍ عَنْ مُحَمَّدٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَيْسَ أَحَدٌ مِنْكُمْ يُنَجِّيهِ عَمَلهُ قَالُوا وَلَا أَنْتَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ وَلَا أَنَا إِلَّا أَنْ يَتَغَمَّدَنِي رَبِّي بِمَغْفِرَةٍ وَرَحْمَةٍ وَلَا أَنَا إِلَّا أَنْ يَتَغَمَّدَنِي رَبِّي مِنْهُ بِمَغْفِرَةٍ وَرَحْمَةٍ مَرَّتَيْنِ أَوْ ثَلَاثًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Abi ‘Adiy} dari {Ibnu ‘Aun} dari {Muhammad} dari {Abu Hurairah} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Tidak seorangpun dari kalian dapat diselamatkan oleh amal amalnya.” Para sahabat bertanya: “Tidak juga dengan engkau wahai Rasulullah?” Beliau menjawab: “Ya, begitupun denganku, akan tetapi Rabbku telah melimpahkan ampunan dan rahmat-Nya kepadaku. Ya, begitupun juga denganku, akan tetapi Rabbku telah melimpah ampunan dan rahmatNya kepadaku.” Beliau mengulanginya hingga dua atau tiga kali.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 6906
حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ شُعْبَةَ عَنِ الْعَلَاءِ وَمُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ سَمِعْتُ الْعَلَاءَ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَتُؤَدُّنَّ الْحُقُوقَ إِلَى أَهْلِهَا يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُقْتَصَّ لِلشَّاةِ الْجَمَّاءِ مِنْ الشَّاةِ الْقَرْنَاءِ تَنْطَحُهَا وَقَالَ ابْنُ جَعْفَرٍ يَعْنِي فِي حَدِيثِهِ يُقَادَ لِلشَّاةِ الْجَلْحَاءِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Abi ‘Adiy} dari {Syu’bah} dari {Al Ala`} dan {Muhammad bin Ja’far}, dia berkata: aku mendengar {Al Ala`} menceritakan dari {bapaknya} dari {Abu Hurairah}, dia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Pada hari kiamat kelak masing-masing hak akan dikembalikan kepada yang berhak menerimanya, hingga seekor kambing yang bertanduk akan diqishash atas perbuatannya menanduk kambing yang tidak mempunyai tanduk.” Ibnu Ja’far berkata dalam hadits yang diriwayatkannya: “diberikan hak qishash bagi kambing yang tidak mempunyai tanduk.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 6907
حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ شُعْبَةَ عَنِ الْعَلَاءِ وَمُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ سَمِعْتُ الْعَلَاءَ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمُسْتَبَّانِ مَا قَالَا فَعَلَى الْبَادِئِ مَا لَمْ يَعْتَدِ الْمَظْلُومُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Abi ‘Adiy} dari {Syu’bah} dari {Al Ala`} dan {Muhammad bin Ja’far} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} berkata: aku mendengar {Al Ala`} menceritakan dari {bapaknya} dari {Abu Hurairah}, dia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Dua orang yang saling mencela, maka dosanya atas orang yang memulainya terlebih dahulu selama yang dizhalimi tidak membalasnya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 6908
حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ شُعْبَةَ عَنِ الْعَلَاءِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَبِي وَمُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ سَمِعْتُ الْعَلَاءَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا نَقَصَتْ صَدَقَةٌ مِنْ مَالٍ وَلَا عَفَا رَجُلٌ عَنْ مَظْلَمَةٍ إِلَّا زَادَهُ اللَّهُ عِزًّا وَلَا تَوَاضَعَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Abi ‘Adiy} dari {Syu’bah} dari {Al Ala`} dari {bapaknya} dari {Abu Hurairah} berkata Rasulullah saw. bersabda. Bapakku dan {Muhammad bin Ja’far} berkata telah menceritakan kepada kami {Syu’bah}, dia berkata aku mendengar {Al Ala`} dari {bapaknya} dari {Abu Hurairah} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Tidaklah sedekah itu akan mengurangi harta, dan tidaklah seseorang yang memaafkan kezhaliman orang lain kecuali Allah akan menambahkan baginya kemuliaan dan ia tidak akan dirugikan.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 6909
حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ شُعْبَةَ عَنِ الْعَلَاءِ وَابْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ سَمِعْتُ الْعَلَاءَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْيَمِينُ الْكَاذِبَةُ مَنْفَقَةٌ لِلسِّلْعَةِ مَمْحَقَةٌ لِلْكَسْبِ وَقَالَ ابْنُ جَعْفَرٍ الْبَرَكَةَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Abi ‘Adiy} dari {Syu’bah} dari {Al Ala`} dan {Ibnu Ja’far} berkata telah menceritakan kepada kami {Syu’bah}, aku mendengar {Al Ala`} dari {bapaknya} dari {Abu Hurairah}, dia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Sumpah palsu dapat melariskan barang dagangan tapi dapat melenyapkan pencaharian.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 6910
حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ شُعْبَةَ عَنْ الْعَلَاءِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ النَّذْرِ وَقَالَ إِنَّهُ لَا يُقَدِّمُ شَيْئًا وَلَكِنَّهُ يَسْتَخْرِجُ مِنْ الْبَخِيلِ وَقَالَ ابْنُ جَعْفَرٍ يُسْتَخْرَجُ بِهِ مِنْ الْبَخِيلِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Abi ‘Adiy} dari {Syu’bah} dari {Al Ala`} dari {bapaknya} dari {Abu Hurairah}, bahwa Nabi saw. melarang bernadzar seraya berkata: “Sesungguhnya ia tidaklah dapat menyegerakan sesuatu akan tetapi ia keluar dari orang yang bakhil.” Ibnu Ja’far berkata: “Ia dikeluarkan dari orang yang bakhil.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 6911
حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ شُعْبَةَ عَنِ الْعَلَاءِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَلَا أَدُلُّكُمْ عَلَى مَا يَرْفَعُ اللَّهُ بِهِ الدَّرَجَاتِ وَيُكَفِّرُ بِهِ الْخَطَايَا إِسْبَاغُ الْوُضُوءِ فِي الْمَكَارِهِ وَكَثْرَةُ الْخُطَا إِلَى الْمَسَاجِدِ وَانْتِظَارُ الصَّلَاةِ بَعْدَ الصَّلَاةِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Abi ‘Adiy} dari {Syu’bah} dari {Al Ala`} dari {bapaknya} dari {Abu Hurairah}, dia berkata Rasulullah saw. bersabda: “Maukah kalian aku tunjukkan pada suatu hal yang dengannya Allah akan mengangkat derajat dan menghapuskan dosa daripadanya? Tetap menyempurnakan wudhu meski pada saat yang susah, memperbanyak langkah menuju ke masjid, dan menunggu waktu shalat hingga datang waktu shalat berikutnya.”