Waktu-Waktu Shalat
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 620
أَخْبَرَنَا أَبُو عَاصِمٍ خُشَيْشُ بْنُ أَصْرَمَ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ حَسَّانَ قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ عَنْ نَافِعِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ أَبِيهِأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فِي سَفَرٍ لَهُ مَنْ يَكْلَؤُنَا اللَّيْلَةَ لَا نَرْقُدَ عَنْ صَلَاةِ الصُّبْحِ قَالَ بِلَالٌ أَنَا فَاسْتَقْبَلَ مَطْلَعَ الشَّمْسِ فَضُرِبَ عَلَى آذَانِهِمْ حَتَّى أَيْقَظَهُمْ حَرُّ الشَّمْسِ فَقَامُوا فَقَالَ تَوَضَّئُوا ثُمَّ أَذَّنَ بِلَالٌ فَصَلَّى رَكْعَتَيْنِ وَصَلَّوْا رَكْعَتَيْ الْفَجْرِ ثُمَّ صَلَّوْا الْفَجْرَ
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abu ‘Ashim Khusyaisy bin Ashram} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Hassan} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Salamah} dari {‘Amr bin Dinar} dari {Nafi’ bin Jubair} dari {bapaknya} bahwa Rasulullah saw. bersabda ketika dalam perjalanan, “Siapa yang menjaga kita pada malam ini, agar kita tidak tertidur dari shalat Subuh?” Bilal berkata, “Aku”. Tak tahunya kemudian waktu sudah dekat matahari terbit, telinga mereka tertutup hingga mereka terbangun karena sengatan terik matahari. Lalu mereka bangun dan berwudhu, kemudian Bilal adzan. Beliau saw. lalu shalat dua rakaat dan para sahabat ikut shalat Fajar dua rakaat. Setelah itu mereka semua shalat Subuh.
Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 621
أَخْبَرَنَا أَبُو عَاصِمٍ قَالَ حَدَّثَنَا حَبَّانُ بْنُ هِلَالٍ حَدَّثَنَا حَبِيبٌ عَنْ عَمْرِو بْنِ هَرِمٍ عَنْ جَابِرِ بْنِ زَيْدٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَأَدْلَجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ عَرَّسَ فَلَمْ يَسْتَيْقِظْ حَتَّى طَلَعَتْ الشَّمْسُ أَوْ بَعْضُهَا فَلَمْ يُصَلِّ حَتَّى ارْتَفَعَتْ الشَّمْسُ فَصَلَّى وَهِيَ صَلَاةُ الْوُسْطَى
Terjemahan: Telah mengabarkan kepada kami {Abu ‘Ashim} dia berkata telah menceritakan kepada kami {Habban bin Hilal} telah menceritakan kepada kami {Habib} dari {‘Amr bin Harim} dari {Jabir bin Zaid} dari {Ibnu ‘Abbas} dia berkata Pernah Rasulullah saw. berjalan semalam suntuk, kemudian beliau istirahat, dan beliau tidak bangun sampai matahari terbit atau muncul sebagian, beliau juga tidak shalat hingga matahari meninggi baru beliau melaksanakan shalat. Yaitu shalat subuh.